Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
Bab 36


__ADS_3

Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya Asi6 datang membawakan sebuah suntik yang berisi nutrisi yang dapat membuat perut Angel tidak lapar dalam seharian. Nutrisi tersebut sudah jauh jauh hari diciptakan Asi6.


"Ini" Ujar Asi6 sembari memberikan suntik itu


"Apa ini?" Memegang suntik tersebut kemudian menciumnya


"Aromanya asing bagiku" Ujar Angel


Kemudian Asi6 mengambil suntik tersebut, kemudian membuka baju Angel.


"Apa yang kau lakukan?" Tanya Angel


"Apakah ini yang membedakan jenis kalian?" Tanya Asi6 memeras buah dada Angel


"Begitu lembut" Lanjutnya sembari ******* ***** tubuh Angel


"Kalian begitu sempurna" Ujarnya lagi pelan


"Apa yang kau lakukan, hentikan" Ujar Angel


Kemudian Asi6 menusuk suntik tersebut tepat di sebelah kiri perut Angel. Nutrisi buatan Asi6 sangat manjur, perut Angel semakin lama semakin tidak terasa lapar.


"Wow apa ini" Kagum Angel

__ADS_1


"Kau seharusnya berterimakasih denganku" Ucap Asi6


"Itu tidaklah penting untuk saat ini" Ujar Angel


"Bagaimana kau bisa menciptakan ini" Tanya Angel


"Seorang Panglima menghampiri RSoM. Aku mempelajarinya" Jawab Asi6


"Panglima? Felix, Panglima Felix? Apakah dia masih hidup?" Tanya Angel menahan tangis


"Panglima, Felix dia sudah tiada" Jawab Asi6 menyesal


"Bagaimana bagaimana kau bisa melakukan hal itu" Tanya Angel setelah melihat ekspresi Asi6


"Kecerdasan A1 sampai A12 sudah melampaui batas, mereka sangat cerdas. Mereka yang membuat ekspresi ini" Ujar Asi6


"Aku bersumpah, aku yang akan melepaskan kepala mereka dari tubuhnya. Aaaa!" Ujar Angel dengan amarah


"Aku membawa setidaknya 30 kali suntikan nutrisi ke tubuhmu" Sembari memberikan koper berisi suntik yang penuh nutrisi


"Untuk apa kau melakukan hal itu terhadapku. Aku datang ke sini bukan untuk menyuntikkan tubuhku dengan benda itu" Ujar Angel


"Kau memerlukan ini, tidak mudah bagimu untuk menang dalam peperangan ini. Butuh waktu yang sangat panjang untuk membalaskan dendamu" Ujar Asi6

__ADS_1


"Sampai semua keturunan Manusia musnah!" Teriak Angel


"Manusia yang menciptakan mereka. Manusia juga yang harus mengehentikannya!" Teriak Angel


"Itu bukan sebuah kesalahan Angel" Ujar Asi6


"Bukan sebuah kesalahan?!" Menghampiri Asi6 dengan emosi


"Tenangkan dirimu" Ujar Asi6


"Ba, bagai..." Ujar Angel sembari meneteskan air mata


"Angel aku akan membantumu sesuai dengan apa yang telah diprogramkan terhadapku. Berhentilah menangis" Tangkas Asi6


"Bukankah kau harus pergi?" Ujar Angel menoleh kearah lampu yang rusak dan memperbaikinya


"Jaga dirimu baik baik, aku akan meninggalkan sebuah senjata setrum padamu. Pergunakanlah ini untuk mereka yang ingin menyakitimu" Ujar Asi6 sembari meletakkan senjata itu di balik pintu


Angel belum mengetahui kelemahan dari pada robot. Dia juga belum mengetahui cara untuk memiliki Mula.


Hati Angel masih sangat terasa sakit, mengingat dia tidak dapat berbuat apa apa terhadap kaumnya. Penyesalan yang dia alami juga akan berkepanjangan sangat lama. Bagaimana dia dapat menahan siksaan batin ketika melihat siksaan seorang anak kecil yang seharusnya bermain, tetapi malah hidup di dalam jeruji.


Bahkan hati Angel terasa sangat tersayat ketika mengingat bahwa anak tersebut dipaksa untuk berhubungan intim ketika belum waktunya.

__ADS_1


Hal yang paling kejipun akan mereka hadapi. Tanpa mengetahui bahwa mereka akan mengalami hal itu.


Angel menangis mengingat hal tersebur hingga membuat dia sesekali teriak. Tak satu robotpun mendengar karena rumah tersebut kedap suara.


__ADS_2