Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
Kelahiran Raja Sada generasi Ke 8


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu perut Putri terlihat semakin membesar, menandakan dia akan melahirkan Sada.


"Anakku, berhentilah berlatihan. Perutmu sudah semakin membesar" Ujar Mark


Putripun berhenti berlatihan pedang dengan Panglima.


"Panglima" Ujar Putri memberikan penghormatan


"Tidak perlu begitu Tuan Putri" Ujar Panglima tersenyum dan mengantar Putri menghadap raja Mark yang sedang menunggu Putri.


Putri dan Rajapun pergi meninggalkan arena belajar dan berjalan jalan dengan Putri.


"Masih memiliki dendam anakku?" Tanya raja Mark


"Selamanya akan terus dendam, dan aku sudah merencanakan sesuatu untuk hal itu" Tukas Putri dan berhenti berjalan


"Apapun keputusanmu Anakku. KNI selalu ada untukmu sembari melanjutkan perjalanan.


"Berbaringlah Anakku biarkan pewaris itu istirhat sejenak" Ujar raja Mark


Tiba tiba perut Putri terasa sangat sakit, hingga membuat dia nyaris terjatuh.

__ADS_1


"Anankku kau tidak apa" Tanya Putri sembari merangkulnya agar tidak terjatuh.


Mark melihat ketuban Putri pecah memenuhi seluruh kaki Putri.


"Tabib! Tabib! Tabib!" Teriak raja Mark


Tabib yang biasa merawat Putripun bergegas datang dan membawa Putri masuk ke dalam kamarnya.


"Maaf Baginda, silahkan tunggu di sebelah sana, sepertinya tuan Putri akan melahirkan" Ujar Tabib sembari memberikan hormat


Marekapun pergi menuju sudut ruangan untuk menunggu proses kelahiran dari Putri.


"Ahhh syukurlah" Ujar Mark dengan tenang


Kemudian Markpun masuk ke dalam kamar untuk memastikan bahwa mereka baik baik saja.


"Pengawal! Jaga di sini, jangan ada yang keluar ruangan ini bahkan masuk ruangan ini sampai aku memberikan perintah" Ujar Mark


"Paham!" Tegasnya lagi


"Selamat Anakku, kau sekarang telah menjadi seorang Ibu" Ujar Mark tersenyum

__ADS_1


"Coba kakek ingin menggendongnya" Ujar Mark


"Mirip sekali dengan Panglima Felix" Ujar Mark


"Iya Ayah, bahkan sesekali aku melihat wajah Felix ketika aku melihat wajah Anakku" Tangkas Putri


"Sada kau akan Kakek beri nama Sada, sesuai hukum yang berlaku" Ujar Mark tersenyum sembari mengangkat Sada lebih tinggi dari kepalanya.


"Ahh sepertinya dia rindu denganmu" Ujar Mark kemudian tertawa kecil


Pemeran utama dari Novel ini telah lahir dan akan menjadi salah satu icon yang di tunggu tunggu.


Wajah Sada begitu tampan dan berkharisma. Rambutnya yang pirang membuat dia begitu menawan. Matanya yang coklat seperti biji salak membuat setiap orang yang melihatnya merasa terhipnotis dan ingin terus menatapnya. Senyumnya yang begitu indah membuat hati seorang wanita berpaling padanya. Anak bayi mungil tersebut akan membawa perubahan besar dalam sejarah dalam kehidupan Manusia setelah meteor mengahantam bumi.


Setelah mengetahui kelahiran Sada. Zalong Raja dari KNC beserta beberapa Panglima langsung menuju KNI untuk memberikkan penghormatan kepada bayi mungil tersebut.


Tidak disangka Raja Zalong dan Raja Mark memiliki kestiaan yang sangat kuat dengan keturunan asli dari Kerajaan Nusantara. Faktanya mereka juga berasal dari orang yang sama.


Mereka tidak menginginkan untuk menyingkirkan anak tersebut, tetapi malah sebaliknya. Itu adalah salah satu bentuk kesetiaan Zalong dan Mark yang harus diapresiasi. Bagaimana tidak? Mereka akan kehilangan kekuasaan jika Bayi mungil ini menjadi dewasa. Bukan Tahta yang mereka inginkan, tetapi Kekeluargaan. Karena mereka terdahulunya adalah Panglima. Ya Panglima keturunan asli Raja pertama Sada dan SiSada. Tetapi mereka belum mengetahui kebenaran tersebut.


Jikapun mereka mengetahui kebenaran tersebut. Mungkin mereka adalah generasi dari keturunan kesekian dari Raja Sada dan Ratu Sisada.

__ADS_1


__ADS_2