ROYALTY : Penguasa Elemen Air Yang Mulia

ROYALTY : Penguasa Elemen Air Yang Mulia
BAB DUA PULUH ENAM : KEMAMPUAN UNIK PANGERAN WILLIAM


__ADS_3

Edward sedikit menggeram menahan diri untuk tidak marah. Ia tahu jika rencananya untuk menyingkirkan Roni akan semakin sulit. Tetapi Edward tak menyerah. Ia sepertinya harus menyusun rencana baru yang lebih cermat untuk mencapai tujuannya. Dan akan terus mencari cara agar Roni tersingkirkan dari Kerajaan Andora. Bagaimana pun caranya, Royalty harus menderita! Hahaha, batinnya.


Roni masih melihat Edward dengan waspada, tetapi mencoba tidak menunjukkan ketidaknyamanannya. "Kita harus berusaha mencari tahu siapa pelakunya. Bagaimana pun juga, itu sudah menjadi urusan kerajaan."


Edward tersenyum penuh ketertarikan, "Jangan khawatir, aku tentu akan membantu jika dibutuhkan. Keamanan kerajaan juga dalam kepentinganku."


Pangeran Henry mengangguk mengapresiasi tawaran bantuan dari Edward. "Terima kasih, Edward. Setiap bantuan akan sangat berarti."


Edward berusaha mempertahankan senyum ramahnya. "Semoga berhasil, ya. Aku harus melanjutkan kegiatan pagiku. Sampai jumpa, Pangeran Henry, Royalty." Lalu Edward melambaikan tangannya dan berjalan menjauh sambil tersenyum ramah. Sementara itu, di balik senyuman Edward yang ramah, Roni masih merasa ada yang tidak beres dengan sikap Edward.


Setelah Edward menjauh, Roni memandang Henry dengan keraguan. "Apa kau merasa aneh dengan sikap Edward tadi? Dia terlalu ramah denganku. Sebelumnya dia tidak pernah menyapaku."


Henry mengangguk setuju. "Iya, aku menyadari sikap Edward yang tiba-tiba ramah denganmu. Tapi kita tidak bisa menuduhnya tanpa bukti yang jelas."


Roni kembali mengutarakan keraguannya kepada Pangeran Henry. "Aku tidak yakin dengan niat Edward. Sepertinya dia menyimpan sesuatu."


Pangeran Henry mendengus ringan. "Iya. Kita harus tetap waspada. Tapi sekarang, fokus kita adalah menemukan orang yang mencoba mencuri cincinmu."


Roni mengangguk setuju, dan mereka berdua melanjutkan perbincangan.


Menyadari suasana yang berubah membosankan, Pangeran Henry kemudian menyarankan. "Bagaimana jika kita berkeliling di sekitar taman? Mari kita sejenak melupakan masalah tadi dan nikmati suasana yang tenang."


"Ide bagus, aku juga ingin berkeliling taman," jawab Roni kemudian berdiri.


Pangeran Henry dan Roni berjalan bersisian, melewati jalan bebatuan di taman istana, dan menuju ke arah timur. Sambil melangkah mereka membicarakan tentang taman istana yang indah dan memanjakan mata.


Saat tak sengaja melihat Pangeran William yang sedang melakukan sesuatu di tengah-tengah taman, Roni menjadi penasaran dan tertarik.


"Apa yang sedang dilakukan Pangeran William di sana?" tanya Roni sembari memicingkan mata.


"Oh ya, Pangeran William sedang menari bersama tanaman," jawab Pangeran Henry yang juga ikut menatap Pangeran William dari kejauhan.


"Menari bersama tanaman?" beo Roni yang kebingungan.


"Iya, Pangeran William mempunyai kemampuan sihir yang dapat mengontrol tanaman. Misalnya, ia dapat mengontrol akar pohon, seolah-olah akar pohon itu bergerak dan hidup seperti ular," jawab Pangeran Henry seraya tersenyum.


"Wah, kemampuannya benar-benar unik ya!" Roni begitu takjub dan semakin penasaran. Kemudian segera mengajak Pangeran Henry untuk mendatangi Pangeran William.


Kemudian mereka melangkah menuju ke tempat Pangeran William yang sedang mengontrol tanaman dan tampak menari-nari mengikuti gerakan tangannya. Pangeran William menghentikan gerakannya ketika melihat kedatangan mereka.


"Pangeran Henry, Royalty, apa yang membawa kalian ke sini?" tanya Pangeran William sambil tersenyum ramah.


Roni tak sabar berbagi rasa ingin tahunya, "Aku melihatmu menari bersama tanaman. Kemampuan Pangeran William mengontrol tanaman sangat luar biasa! Boleh kah aku melihat lebih dekat?"


Pangeran William mengangguk setuju, lalu mengajak mereka mendekati tanaman yang tiba-tiba bergerak seolah merespons kehadiran mereka. Mereka pun terpesona oleh keajaiban yang tercipta di tengah-tengah taman istana.

__ADS_1


"Hei tanaman bunga itu bergerak," ungkap Roni sedikit terkejut ketika tanaman bunga yang dilewati Pangeran William bergerak melambai.


"Tenang saja, Pangeran William masih mengaktifkan ilmu sihirnya, sehingga tanaman apa pun yang dilewatinya akan bergerak," ujar Pangeran Henry yang berjalan di belakang Roni.


Pangeran William berhenti di depan segerombolan rumput ilalang yang tumbuh di sudut taman istana. Lalu ia berkata, "Aku akan menunjukkan trik sihir mengontrol tanaman kepada kalian."


Dengan gerakan tangannya yang lembut, Pangeran William mengayunkan tangannya ke arah rumput ilalang. Secara ajaib, rumput itu mulai meliukkan batangnya dari kiri ke kanan seperti tarian yang halus dan indah. Roni dan Pangeran Henry memandang takjub sementara rumput ilalang terus bergerak mengikuti irama sihir Pangeran William.


"Wow, luar biasa!" seru Roni, mata penuh kagum. "Bagaimana kau bisa mengendalikan tanaman seperti itu?"


Pangeran William tersenyum dan menjawab, "Ini adalah warisan kemampuan sihir keluarga kerajaan. Dari generasi ke generasi, kita belajar untuk berkomunikasi dengan alam dan menghormati kehidupan tanaman. Ini adalah cara kita menjaga keindahan taman istana."


Pangeran Henry menambahkan, "Pangeran William telah menjadikan taman ini lebih hidup dengan kemampuannya. Tidak hanya itu, tanaman yang dikontrolnya juga menjadi penjaga setia istana."


Roni memandang sekitar, melihat bagaimana tanaman lainnya merespons kehadiran Pangeran William, sangat menakjubkan dan ajaib. "Sungguh luar biasa, aku tidak pernah membayangkan bahwa ilmu sihir bisa seperti ini."


Pangeran William tersenyum lembut. "Tentu saja, Royalty. Namun, ilmu sihir memerlukan penghormatan dan tanggung jawab terhadap alam."


Begitu kata-kata Pangeran William terlontar, mereka pun duduk bersama di tengah taman istana. Mereka duduk di atas rumput layaknya tikar hijau yang terawat dan bersih.


"Bagaimana jika sihir elemen air dan elemen tanaman disatukan?" ucap Pangeran William. Lalu melanjutkan, "Itu akan sangat menarik."


"Bagaimana bisa?" Roni semakin bingung.


"Tentu saja bisa. Aku dan Pangeran Henry akan menunjukkan kepadamu bagaimana cara menyatukan elemen tanaman dan air," jawab Pangeran William yang kemudian mengambil posisi duduk yang nyaman.


"Pangeran Henry, mari kita tunjukkan trik sihir itu kepada Royalty," ucap Pangeran William dengan serius.


Pangeran Henry dan Pangeran William dengan serius memulai pertunjukan sihir mereka untuk Roni. Pangeran William berfokus mengendalikan tanaman di sekitarnya, sementara Pangeran Henry memanggil bola air dari air mancur di taman dengan gerakan tangan yang halus.


Roni, duduk di antara keduanya, menyaksikan keajaiban yang terjadi di depan matanya. Tanaman-tanaman merespons perintah Pangeran William, dan sejurus kemudian, elemen air mulai melayang di udara, membentuk pola yang elegan.


Pangeran William dan Pangeran Henry saling berkolaborasi, menciptakan harmoni antara tanaman dan air. Air memantulkan cahaya matahari dan menghasilkan spektrum warna yang memukau, sementara tanaman terus menari menyesuaikan diri dengan alunan sihir.


Pangeran William kemudian mengarahkan tanaman-tanaman di sekitarnya untuk merespons keberadaan air. Sejenak kemudian, tanaman-tanaman itu terlihat meresapi kelembutan air yang mengalir di antara akarnya.


Perlahan-lahan, di depan mereka terbentuk semacam air mancur tanaman. Air terciprat dan terus keluar dari tanaman-tanaman itu, sehingga menghasilkan pertunjukan air yang indah dan mengagumkan.


Roni memandang gabungan sihir itu dengan takjub. "Ini luar biasa, seakan-akan kita berada di dalam dongeng!"


Pangeran Henry tersenyum. "Sihir ini adalah penggabungan kekuatan alam. Dengan menghormati dan memahami elemen-elemen ini, kita dapat menciptakan keindahan yang tak terbayangkan."


Pangeran William menambahkan, "Ilmu sihir bukan hanya tentang kekuatan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap alam dan kehidupan di sekitar kita."


Saat pertunjukan sihir mencapai puncaknya, tanaman dan air menghasilkan pemandangan yang menakjubkan. Pangeran Henry kemudian mengakhiri sihir dengan gerakan tangan yang lembut.

__ADS_1


Lalu Pangeran William menatap Roni dengan tulus. "Sihir ini adalah rahasia istana yang kita perlihatkan padamu, Royalty."


Roni tersenyum, merasa terhormat dapat berbagi momen ini dengan dua pangeran tersebut.


Kemudian Roni bertanya dengan penasaran, "Lalu, jika seandainya terjadi pertempuran, apakah sihir elemen tanaman dapat membantu dengan baik?"


Pangeran William sedikit terkejut kemudian segera menjawab, "Apa yang kau tanyakan? Tentu saja bisa. Bahkan lebih baik dibanding elemen lain."


"Wah, apakah itu benar!?" Roni kaget sekaligus kagum.


"Benar, Royalty," jawab Pangeran Henry kemudian melanjutkan, "Elemen tanaman memiliki kekuatan yang luar biasa dalam pertempuran. Tanaman dapat menjadi sekutu yang kuat, membentuk perisai hidup, atau bahkan menyerang musuh dengan cepat. Pangeran William telah menguasai seni mengarahkan tanaman untuk melibatkan diri dalam pertempuran."


Penuh semangat dan percaya diri, Pangeran William kemudian menunjukkan sedikit contoh dari sihir elemen tanaman yang dapat berguna di medan pertempuran. Dengan gerakan tangannya yang terarah, tanaman-tanaman di sekitar mereka merespons dan mulai membentuk benteng hijau yang melingkupi mereka. Barikade itu terlihat kuat dan kokoh, seakan memberikan perlindungan yang efektif.


Roni takjub. "Itu sungguh luar biasa! Bagaimana Pangeran William bisa menggunakan elemen tanaman dengan cara yang sangat berguna?"


Pangeran Henry menjelaskan, "Ini semua tentang pemahaman terhadap kekuatan alam. Tanaman adalah bagian hidup dari alam, dan dengan menghormati serta bekerja sama dengan mereka, kita dapat membangun aliansi yang kuat."


"Tapi, kita selalu mengutamakan perdamaian dan hanya menggunakan sihir ini untuk melindungi kerajaan kita. Keindahan taman ini adalah simbol harmoni dan keseimbangan yang kita pertahankan," tambah Pangeran William.


Kemudian Pangeran William mengontrol tanaman-tanaman yang sebelumnya membentuk barikade kembali seperti semula. Tanaman-tanaman itu meliuk bersamaan dengan efek sihir yang perlahan memudar.


"Inilah salah satu cara kita melibatkan elemen tanaman dalam pertahanan kerajaan," kata Pangeran William sambil tersenyum. "Tanaman ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik, tetapi juga dapat mendeteksi kehadiran musuh."


Roni, semakin terkesima, menyadari potensi besar dari kemampuan sihir elemen tanaman. "Luar biasa! Ini bisa menjadi keuntungan besar dalam menjaga keamanan istana."


Pangeran Henry kemudian berkata, "Sihir elemen tanaman juga dapat digunakan untuk penyembuhan dan pemulihan setelah pertempuran. Mereka memiliki kekuatan alam yang mempercepat proses regenerasi."


"Wah, aku tak menyangka, ternyata elemen tanaman sangat berguna untuk membantu di medan pertempuran," ungkap Roni dengan ekspresi wajah kagum yang tidak dibuat-buat.


"Iya tentu saja. Tak hanya tanaman, semua elemen dapat bermanfaat untuk di medan pertempuran," jawab Pangeran William.


Roni yang semakin tertarik bertanya lagi, "Bagaimana dengan elemen air? Apa peran mereka dalam pertempuran?"


Pangeran Henry menjawab, "Energi air dapat digunakan untuk mengendalikan cuaca, membuat hujan yang mendukung pasukan kita atau bahkan membuat medan perang menjadi licin bagi musuh."


"Aku yakin kemampuan ini akan sangat berguna dalam menjaga keamanan kerajaan. Terima kasih atas pengetahuan yang berharga ini, Pangeran William dan Pangeran Henry." Roni menyatakan dengan penuh semangat.


Pangeran Henry tersenyum lembut dan menatap Roni. "Kita senang bisa berbagi pengetahuan ini denganmu, Royalty. Dan ingatlah, kekuatan sihir harus selalu diimbangi dengan kebijaksanaan dan tanggung jawab."


Sementara itu di tempat yang cukup jauh dari taman istana, Edward memicingkan mata saat melihat Roni yang terlihat sangat akrab dengan Pangeran William, merasa sangat geram. Edward sejujurnya iri karena Pangeran Henry dan William yang notabene-nya adalah pamannya tapi mereka tidak akrab dengannya, dan lebih banyak mengabaikannya.


"Ah, Royalty benar-benar membuatku muak! Lihat saja! Jika seandainya aku berhasil mencuri cincin pemberian dari ibuku, aku pastikan hidupnya akan hancur! Malam ini aku harus menyusun taktik baru untuk mengambil cincin itu. Hahaha..."


****

__ADS_1


Notes : Cerita fantasi itu bebas ya, mau kekuatannya berupa elemen tanaman, elemen bunga, elemen cahaya, bebas... Tapi harus mengedepankan nilai-nilai manfaat dan setidaknya sedikit masuk akal. Thank you bagi yang udah baca sampai bab ini.


__ADS_2