ROYALTY : Penguasa Elemen Air Yang Mulia

ROYALTY : Penguasa Elemen Air Yang Mulia
BAB DUA PULUH TUJUH : KEKUATAN UTAMA DAN BUKAN UTAMA


__ADS_3

"Ah, Royalty benar-benar membuatku muak! Lihat saja! Jika seandainya aku berhasil mencuri cincin pemberian dari ibuku, aku pastikan hidupnya akan hancur! Malam ini aku harus menyusun taktik baru untuk mengambil cincin itu. Hahaha..." Kemudian Edward kembali melangkah dan menjauh.


Sementara itu Pangeran Henry, Pangeran William, dan Roni tetap melanjutkan perbincangan mereka di taman istana.


"Bagaimana dengan kemampuan sihir elemen lain? Misalnya elemen es, elemen angin, atau elemen lain," kata Roni kepada kedua pangeran di depannya.


Pangeran Henry menjawab, "Elemen es, elemen angin, dan elemen lainnya memiliki keunikannya masing-masing. Elemen es dapat digunakan untuk membekukan atau menciptakan hambatan. Elemen angin memungkinkan kita untuk mengendalikan pergerakan atau bahkan menciptakan kesejukan di sekitar kita."


Pangeran William melanjutkan, "Setiap elemen memiliki karakteristik yang unik. Misalnya, elemen tanaman lebih terhubung dengan kehidupan alam dan pertumbuhan, sementara elemen es lebih cenderung pada ketenangan dan kekuatan beku."


"Luar biasa! Aku sangat tertarik untuk memahami lebih dalam tentang elemen-elemen ini!" ujar Roni dengan semangat.


Pangeran Henry tersenyum. "Tentu saja, Royalty. Pengetahuan ini adalah warisan yang bisa kita bagi bersama."


"Setiap elemen memiliki energi dan karakteristik yang berbeda. Keahlian seseorang dalam mengendalikan elemen tertentu tergantung pada hubungan mereka dengan alam dan latihan yang dilakukan. Itu sebabnya, di dalam Kerajaan Andora memiliki beragam ahli sihir dengan keahlian yang berbeda," tambah Pangeran William.


Roni mendengarkan dengan antusias. "Itu sungguh menarik! Bagaimana jika kita menggabungkan kekuatan elemen-elemen tersebut?"


Pangeran Henry tersenyum lalu menjawab, "Gagasan yang menarik, Royalty. Menggabungkan elemen-elemen sihir dapat menciptakan kekuatan yang lebih besar. Tapi, harus hati-hati agar keseimbangan tetap terjaga."


"Aku ingin bertanya lagi, apakah keluarga Kerajaan Andora ada yang memiliki kekuatan elemen angin atau es?" tanya Roni yang seakan ingin mengulik lebih dalam tentang elemen.

__ADS_1


"Tentu, ada anggota keluarga kerajaan yang memiliki elemen angin dan es. Salah satunya, Pangeran Andrew memiliki keahlian mengendalikan elemen angin, sedangkan Putri Isabella memiliki kekuatan es yang luar biasa," jawab Pangeran William.


Pangeran Henry menambahkan, "Setiap anggota kerajaan memiliki warisan sihir yang berbeda. Itulah yang membuat kerajaan ini kaya akan keahlian sihir yang beragam."


"Kemampuan elemen tertentu sering kali menjadi ciri khas keluarga kerajaan. Ini bukan hanya warisan sihir, tapi juga tanggung jawab untuk memahami kekuatan alam yang ada di dalam diri kita," sahut Pangeran William.


"Wah, benar-benar luar biasa," ujar Roni dengan ekspresi wajah yang menunjukkan ketertarikan, "Lalu, apakah prajurit kerajaan juga memiliki kekuatan elemen?" tanya Roni sudah seperti seorang pewawancara.


Pangeran Henry sedikit tertawa karena pertanyaan Roni yang seharusnya tidak penting dipertanyakan, tapi ia tetap menjawab, "Prajurit kerajaan tidak memiliki kekuatan sihir. Mereka ahli dalam ilmu bela diri dan pedang."


Roni mengangguk mengerti, "Ah, begitu. Tapi, mungkin mereka dapat memanfaatkan kekuatan elemen dalam strategi pertempuran."


"Benar, Royalty. Walaupun mereka tidak memiliki kekuatan sihir, prajurit kerajaan dapat bekerja sama dengan ahli sihir untuk menciptakan taktik yang lebih efektif. Bisa saja, prajurit bersama ahli sihir elemen dapat membuat hambatan yang melibatkan musuh dalam pertempuran." Pangeran William menimpali.


Ketiga pria itu pun melanjutkan perbincangan mereka, sesekali mereka bercanda untuk suasana yang semakin akrab.


Sedikit informasi. Setiap keluarga di Kerajaan Andora memiliki dua jenis kemampuan sihir: utama dan bukan utama. Kemampuan sihir utama adalah bakat bawaan sejak lahir dan diwariskan secara turun-temurun. Sebagai contoh, Pangeran Henry memiliki kemampuan sihir elemen tanah sebagai kekuatan utama yang dimilikinya sejak lahir. Sementara kekuatan air yang dimilikinya diperoleh melalui latihan sejak masa kecil.


Berbeda dengan kemampuan utama, setiap keluarga kerajaan tidak selalu memerlukan media elemen untuk mengaktifkan kekuatan sihir utama mereka. Mereka dapat dengan mudah menciptakan kekuatan tersebut, dan apabila terdapat media elemen, maka kekuatan utama mereka akan bertambah sangat hebat. Namun, untuk kemampuan sihir bukan utama, keluarga kerajaan harus menggunakan media elemen sebagai katalisator. Sebagai contoh, Pangeran Henry harus mengandalkan air sebagai media untuk menciptakan kekuatan sihir elemen air yang dimilikinya. Tanpa air, ia tidak dapat menghasilkan kekuatan tersebut, dan hal ini berlaku untuk semua keluarga kerajaan.


Bagaimana dengan Roni? Roni kekuatan utamanya adalah elemen air yang didapatkan dari jiwa Royalty. Jika Roni ingin berlatih sihir elemen lain, selain air, maka ia bisa saja menguasai dua elemen sekaligus atau beberapa elemen. Tetapi mungkin untuk saat ini Roni belum tertarik menguasai elemen lain. Ia saja belum sepenuhnya pandai menguasai elemen air dan kalau perlu berlatih lagi, terkecuali saat Royalty yang mengambil alih raganya, maka kekuatan air yang sesungguhnya akan terlihat. Royalty sendiri hanya memberikan 50% kekuatan airnya kepada jiwa Roni. Kalau Roni ingin mengasah kekuatan air pemberian Royalty secara terus-menerus, tidak menutup kemungkinan Roni akan sehebat Royalty saat menciptakan elemen air.

__ADS_1


Pangeran Henry, Pangeran William, dan Roni sudah puas berbincang membahas mengenai kekuatan elemen yang dimiliki oleh keluarga kerajaan. Kemudian mereka bertiga memutuskan untuk melakukan aktivitas lain hingga menjelang siang, lalu mereka makan siang bersama keluarga kerajaan. Kemudian pada malam hari, setelah makan malam, mereka pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


Tidak lupa, sebelumnya Pangeran Henry sudah meminta satu prajurit keamanan untuk mengawasi kamar Roni malam ini, sampai benar-benar dipastikan aman dari orang misterius yang masuk ke kamar Roni dan berniat mencuri cincinnya. Kejadian itu tidak boleh terulang kembali demi keamanan kerajaan, termasuk Roni sendiri.


"Jangan khawatir, aku sudah memerintahkan prajurit keamanan untuk mengawasi kamarmu," ucap Pangeran Henry kepada Roni.


Keduanya sekarang sedang bercengkrama di depan kamar Roni.


Roni mengangguk menghargai, tetapi kekhawatiran masih tergambar di wajahnya. "Terima kasih, Pangeran Henry. Aku benar-benar tidak ingin terjadi hal yang sama lagi."


Pangeran Henry memberikan senyum penuh dukungan. "Kita akan pastikan keamanan istana ini terjaga. Tidurlah dengan tenang, Roni."


Tanpa disadari oleh mereka bahwa Edward sekarang tengah bersembunyi di balik pilar koridor yang tinggi. Edward mendengarkan pembicaraan Pangeran Henry dan Roni sambil tertawa pelan. "Hahah, mereka pikir semudah itu. Aku sudah merencanakan taktik yang lebih baik kali ini. Tunggu saja Royalty. Aku akan membuat hidupmu hancur. Hahah."


Saat Pangeran Henry melewati pilar tempat persembunyiannya, Edward sangat panik dan segera menyembunyikan diri di dalam kegelapan yang kebetulan tidak tersorot lampu koridor.


"Uh selamat," ucapnya seraya mengelus-elus dada.


Tiba-tiba saja.


"Hei siapa itu!?"

__ADS_1


****


Notes : Kalimat tebal di dalam deskripsi penjelasan di atas, sebagai tanda bahwa itu penting untuk diingat.


__ADS_2