
malam ini fallix mendatangi hany,
hany adalah salah satu teman dekat nilam, selain indigo hany juga seorang yang bisa mengendalikan aura negatif mahluk gaib
"eh lik udah lama.,??".
hany duduk behadapan dengan fallix.
"baru kok.,"
jawab fallix.
"lix gue mau nunjukin vidio yang gue ambil saat nilam siaran langsung.,"
fallix menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya saat melihat banyang seorang perempuan berdiri dibelakang nilam yang tak sengaja terekam kamera.
"apa dia pemilik rumah itu.,"
tanya fallix penasaran.
"sepertinya bukan, apa ini rumah yang nilam tempati saat in.?? "
hany menunjukan sebuah foto disebuah situs penjualan online kepada fallix.,
"ia ini rumah nilam.,"
fallix menunjuk salah satu gambar.
"tadi gue sempet nyari informasi disitus ini rumah ini dijual dengan harga sangat murah apa bener lix .??"
tanya hany.
"ia memang betul.,"
fallix menganggukan pernyataan hany.
"kalo gitu gue yakin rumah itu kurang beres.."
Hany
__ADS_1
"maksud kamu.,??"
fallix menatap Hany meminta penjelasan.
"ada aura negatif yang sangat kuat dirumah itu.,"
Hany.
"apa itu berbahaya.,??"
tanya fallix semakin penasaran.
"sepertinya ia."
jelas Hany.
fallix terdiam memikirkan beberapa kejanggalan yang ia alami dan berkaitan dengan nilam.
"lix darah dibaju loe.,"
Hany menyentuh bagian kerah baju fallix yang terdapat bercak darah.
"darah pengantin.,"
"darah pengantin.,"
"ia gue lupa bilang, saat gue bersentuhan dengan nilam gue merasakan aura negatif begitu kuat gue juga melihat ada dua perempuan mengikuti nilam dan salah satunya
perempuan memakai baju pengantin.,"
"perempuan memakai baju pengantin.,??"
falik kembali teringat pada perempuan yang ada dalam mimpinya.
"loe harus hati-hati lik, sepertinya pengantin ini memiliki denam pada seorang lelaki yang belum ia penuhi sebelum ia mati bisa saja dia memanfaatkan tubuh orang lain untuk membalaskan dendamnya..,"
pernyataan Hany mejawab pertanyaan besar yang mengganggu fikiran fallix akhir-akhir ini..
"apa yang harus kita lakukan..??"
__ADS_1
tanya fallix.
"apa nilam harus pindah.,??"
"jika mereka pindah tanpa mengendalikan aura negatif dirumah itu maka akan ada orang lain mengalami hal yang sama bahkan jika mereka tidak bisa mengendalikan aura itu bukan tidak mungkin akan ada korban jatuh."
"jadi., "
fallix.
"kita harus mencoba mengendalikan aura itu., "
"caranya..,??"
tanya fallix.
"kita cari tau apa alasan arwah itu mengganggu semoga saja ada jalan keluar dari msalah ini.,"
percakapan dengan Hany masih terngiang ditelinga fallix apa yang dikatakan Hany semua nya memang benar, fallix dapat mengetahi alasan perubahan sikap nilam akhir-akhir ini.
fallix menepikan mobiln saat handphone nya berdering
"fallix nak., "
Bachtiar terdengar panik.
"ada apa yah..??"
tanya fallix.
"nilam, nilam bunuh diri.,"
tanpa berfikir panjang fallix melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh hingga hilang kontrol dan menabrak sosok perempuan berbaju putih, dengan fikiran panik fallix berusaha turun dari mobil melihat perempuan yang tak sengaja ia tabrak, hendak mencari tau siapa sosok perempuan itu fallix mengangkat dan membalik kan kepala korban untuk melihat wajahnya, fallix terkejut setengah mati saat mendapati wajah itu nampak hancur, fallix terperanjat dari tidurnya kemudian duduk diatas ranjangnya sambil berusaha mengatur nafas.,
"perempuan itu.,"
ucap fallix.
tak lama kemudian fallix mendapat panggilan telpon dari Bachtiar yang mengatakan nilam hilang, tanpa berfikir panjang fallik langsung menyambar kunci dilaci tempat tidur
__ADS_1
fallix melajukan kemudinya menyusuri jalan yang kemungkinan dilewati nilam.