
Nilam teriak semua orang yang ada disana bersamaan, nilam tertawa seraya terus menyeret Ratih, Tangan kanan dileher ratih sedangkan tangan kiri mengancamnya.
"aku mau semua orang ma**i ha ha ha. "; Nilam tertawa lepas.
Nilam teriak semua orang mencoba menghentikannya.
"Diaaam.. !!, kau telah lancang memakai gaun ku wanita tua, kau harus m*t*.."
"hentikan., !!";
teriak disertai tangis perempuan yang baru datang bersama Hany seketika menghentikan nilam,
"mamah.. "; nilam menangis pilu kemudian pingsan..
"Nilam.. "; lagi-lagi mereka dibuat panik karena kini nilam pingsan dan bersimbah darah.
sedangkan perempuan paruh baya yang baru sampai bersama Hany masih terduduk lemas tak bisa menahan kesedihannya.
"Sinta ..";
nama itu tak henti ditangisinya..
flashback
setelah fallix memberikan dompet itu kepada hany, hany membuka dan melihat isi dompet tersebut dengan maksud mencari informasi pemiliknya, saat itulah dia menyadari sesuatu, orang yang selama ini dia cari adalah pemilik dompet yang tengah dipegangnya selain photo sang pemilik disana tersemat sebuah photo yang hampir usang persis dengan photo ditangannya.
__ADS_1
setelah memohon dan mengiba akhirnya ibu yang diketahui bernama Lina itu mau menolong Hany,
flashback off
"ibu aku mohon tolong kami.., ";
Hany kembali mengiba dan memohon.
ibu tersebut hanya diam dan berurai airmata.
"saya minta maaf.."; meremas jemari Hany.
"kami sudah mencari jasad Sinta selama setahun ini tetapi kami tidak tau dia dimana, hari itu tidak ada yang melihat Sinta kami semua sibuk dengan pesta pernikahan sinta Dan dirga, hingga tak ada yang melihat dia keluar dari gedung ibu tak pernah menyangka hari itu hari terakhir melihat Putri ibu. "; Lina menangis tersedu-sedu.
tercengkram rindu, terbatas waktu, semua bergulir seumpama antrian panjang, pada hakikatnya kita hanya menunggu itulah HIDUP dan MATI.
suara itu terdengar antara dalam mimpi dan dalam nyata.
Bachtiar terbangun seketika, Bachtiar melihat kesekeliling nampak masih sangat gelap tanda yang lain masih terlelap dalam tidur, malam ini hanya Zainab dan dirinya didalam rumah sedangkan nilam dirawat inap di rumah sakit ditemani fallix dan Ratih.
setelah yakin tak ada orang lain Bachtiar memutuskan kembali kedalam rumahnya, saat hendak melangkah kedalam kamar ekor matanya melihat seseorang berpakaian putih memasuki kamar Nilam lantas Bachtiar berhenti dan memilih mendatangi kamar nilam, karena masih gelap Bachtiar memetik saklar disampingnya, namun ternyata kamar itu kosong Bachtiar berdiri beberapa detik memikirkan hal yang baru saja ia lihat tiba-tiba bulu kuduknya berdiri darahnya berubah menjadi panas dingin (merinding).
"sinta. .."; panggil Lina saat melihat anaknya berjalan menjauh, Lina mencoba mengejar Sinta yang sejak tadi tak menghiraukan panggilannya, Sinta akhirnya berhenti. karena Sinta tidak juga merespon panggilan Lina, Lina mencoba untuk meraih pundak Putri semata wayang nya,Sinta berbalik dengan wajah menyeramkan.
"astagfirulloh.. "; Lina terbangun dari mimpi buruknya.
__ADS_1
pagi ini Kiki dan Hany datang menjenguk Nilam yang masih terbaring tak sadarkan diri, terlihat fallix mondar mandir tak jelas sedangkan Ratih terduduk dengan mata sembab.
setelah melihat keadaan Nilam Hany kemudian mengajak fallix berbicara berdua.
"lix ternyata sinta belum ditemukan.,";
"apa.. ??"; fallix hampir tak percaya dengan kata-kata Hany.
"Iya ibu itu bilang, hari itu sinta pergi dihari pernikahannya dan sampai saat ini dia belum ditemukan..";
"terus apa yang harus kita lakukan..??;
fallix duduk disamping Hany.
"mungkin kita harus mengungkap kematian ini..";
"apa..?? itu tugas polisi Han lagian kita nggak tau apa dia masih hidup atau sudah mati.";
"seseorang yang bernama Dirga, aku yakin dia ada sangkutannya dengan kasus ini. ";
"aku akan temui ibu lina untuk menanyakan hal ini padanya..";
__ADS_1
"aku antar.."; pinta fallix.