Ruang Kegelapan,

Ruang Kegelapan,
penentuan hari pernikahan


__ADS_3

"kebaya itu..??"; gumam hany.


"ada apa dengan kebaya ini nak. ??";


Hany mencoba memasuki dunia sebelumnya, dimana seorang perempuan tengah memakai kebaya dengan bangga nya, tak Lama perempuan itu keluar menuruni anak tangga namun tidak kembali lagi.


Hany terperanjat ketika melihat seseorang melepas paksa kebaya itu.


"apa ada barang lain Yang ibu temukan".


"ya ada.. "


jawab Ratih penuh keyakinan.


Ratih menyerahkan dua photo berbeda.


"apa ibu tau siapa Yang menjual rumah ini..??"..


Tanya Hany lalu mengambil kedua foto tadi.


"ayah tau, tapi ibu dengar mereka tengah berobat diluar negri.";


hari keDua,hari ketiga mereka mencari tau siapa keluarga perempuan didalam photo ditangannya, namun hasilnya masih nihil, Hany juga fallix hendak mencari kemana lagi mereka juga bingung.


"Han kita cari kemana lagi..??"


fallix duduk diatas tembok pinggir jalan.


"ya kemana aja kita harus temukan kuburan mereka berdua.. ";


Hany bersandar sisamping fallix Yang hampir frustasi.


"apa gax ada cara lain selain menyiram kuburan nya dengan air do'a..?? ";

__ADS_1


"gak ada_lah lix..";


"tapi butuh berapa Lama lagi Han.. "??.


"cari ke' cara lain, gimana kalau dia gax punya kuburan.. "


fallix menyodorkan air mineral ditangan nya kpd Hany.


"semangat dong lix Demi Nilam.. "


"ngomong-ngomong maksih Loh Han, loe udah ngebantu gue.";


"udah santai aja lix gue ngelakuin ini buakn karena loe seorang kok tapi karena gue gak tega liat nilam, gue takut kalo dia gax bisa lepas.. "


"emang kenapa kalo nilam gax bisa lepas..??"; fallix menatapn hany penuh tanya.


"tapi sebelumnya maaf ni ya lix, dari kasus-kasus yang gue perhatikan disekeliling gue kalo jiwa seseorang dirasuki dan gak dilepas mereka lambat laun akan semakin mencintai jiwa tersebut dan orang dengan tubuh yang ia rasuki akan berubah menjadi gila.";


"apa seserius itu.??"


"ayah nelpon Han gue pergi dulu ya.,"


setelah menyerahkan dompet temuan nya kepada Hany lantas fallix pergi,.


"fallix bagai mana kalau kalian menikah ditanggal ini.."


Abimanyu menunjukan tanggal pada kalender ditangan nya.,


"aku setuju saja ditanggal berapapun fallix setuju, bagai mana dengan kamu sayang,??";


fallix menoleh kearah nilam yang mulai tak bisa mengendalikan diri.


"jangan ada yang menikah disini..!!";

__ADS_1


tatapan tajam diiringi suara deretan gigi yang dikuatkan mengarah kepada mereka secara bergantian.


"Nilam.."


Bachtiar mulai mencium hal kurang beres pada diri nilam.


tiba-tiba nilam tertawa dengan sangat lantang lalu melempar gelas dihadapan nya kearah fallix, tak hanya itu nilam meremas gelas lain hingga pecah dan melukai tangan nya.,


"nilam hentikan., !!";


bukannya menurut nilam malah menghunuskan sisa pecahan ditangan nya dan lagi-lagi nilam tertawa lepas.


"kalian mundur atau aku sakiti dia., "


nilam mengarahkan serpihan kaca itu pada urat nadi lehernya.


"aku mohon jangan sakiti dia., ";


mohon fallix seraya merendah.


"kau.. ";


tiba-tiba nilam menangis ketika melihat fallix tertunduk memohon, tak lama kemudian nilam kembali tertawa kini ia mengarahkan kaca ditangannya pada wajah dan menggoreskannya,


"nilam,..!!"


teriak fallix semakin merendahkan diri.


"aku mohon kasihani aku jangan sakiti dia..!!";


"kau laki-laki Ber**g**k kau tidak berhak dikasihani,.."


nilam menyatakan beberapa luka ditangannya,sedangkan mereka hanya menjerit histeris,mereka tidak ada yang berani melawan nilam kecuali fallix rasa cintanya membuat ia rela dalam ambang bahaya, falik mencoba merebut gelas ditangan nilam namun bukannya terlepas fallix malah mendapatkan beberapa luka pada lengannya, nilam semakin murka setelah fallix mencoba menahannya, nilam mengancam semua orang tak terkecuali Ratih.

__ADS_1


"kau perempuan lancang.., " teriak nilam mengarah kepada Ratih dan mengancamnya .


__ADS_2