Ruang Kegelapan,

Ruang Kegelapan,
kebaya putih


__ADS_3

Pembantu menyodorkan beberapa gelas kehadapan Hany fallix juga Kiki mereka bertiga memikirkan alasan kenapa Nilam tiba-tiba mengakhiri hubungan nya dengan fallix.


"apa mungkin nilam di jodohkan., ??"


fikir kiki


"gue yakin semua ini ada hubungan nya dengan rumah itu."


hany


"apaan sih masa hubungan putus gara-gara rumah."


"loe diem dulu deh atau mau gue pindahin itu jin ke jidat lo yang lebar ini."


Hany menunjuk kearah kiki.


"apaan sih hany jangan nakut-nakutin deh.,"


"ekh bentar deh.,"


fallix mengangkat telpon yang berasal dari Ratih dengan nada panik.


"nak, nilam kerasukan.,".


"ia, saya segera datang."


fallix menutup telponnya.


"kenapa lix..??" tanya Hany heran dengan nada suara fallix yang berubah panik.


"nilam kerasukkan gue segera kesana.,"


fallix menyambar kunci mobil didepannya


"gue ikut lix teriak Hany."


fallix menganggukan permintaan hany.


"loe ki,..??;"


tanya fallix


"sorry ya nyali gue masih dibawah mormal, gue lain kali aja ya..."

__ADS_1


kiki meringis ketakutan.


"kau lancang ...!!"; teriak nilam menggedor-gedor pintu dengan deru nafas memburu.


nilam berusaha memasuki kamar Ratih .


"kau menyentuh milik ku..., "


Nilam sangat murka, tentunya bukan nilam tetapi arwah perempuan yang merasukinya.


sekuat tenaga Ratih dan Zubaidah menahan pintu agar nilam tidak masuk kedalam kamarnya, pada akhirnya mereka kewalahan tak bisa menandingi kekuatan nilam.


Nilam men***ik Ratih penuh emosi Zubaidah yang menyaksikan hal tersebut tak bisa melakukan apa-apa selain berteriak minta tolong, orang-orang yang mendengar teriakan Zubaidah akhirnya berdatangan untuk membantu tetapi tak ada seorang pun mampu mengimbangi amukan nilam, melihat orang lain berkumpul nilam semakin murka hingga datanglah fallix dan hany.


"Kau...!!"


teriak hany kepada sosok perempuan dalam tubuh nilam, seketika membuat nilam berbalik kearah nya


"apa urusan mu....??"


kemudian nilam tertawa lepas.


"ha ha ha.. "


"Ba**i**an, Ber*****k.."


teriak nilam matanya menatap tajam penuh kebencian..


"kau harus mati.. !!" teriak nilam.


saat nilam mulai mendekat kearah fallix orang-orang berusaha memegangi nilam tapi tak Ada Yang Sanggup menandinginya, mereka terlempar Dan tak mampu menahan nilam..


"siapa kau..??"; kali ini Hany maju menghadang nilam.


pertanyaan Hany ditanggapi nilam dengan tertawa lepas..


"aku,??";


tiba-tiba nilam berubah menangis.


"dirga..."; teriak nilam...


"apa hubungan mu.,??" Hany melangkah menmojokkan nilam

__ADS_1


nilam kembali terisak-isak kemudian kembali tertawa


" ha ha ha ha. dirga akan ku bunuh kau dia merebut kesucian ku..,"


menatap lurus kearah fallix.


"siapa kau..??"; tanya Hany


"aku, aku, aku Sinta.," jawab nilam cengengesan.


"sinta mengapa kau tinggal ditubuh perempuan ini..???";


"aku tak suka mereka, akan ku bu***h orang yang melangkahi ku aaaaa...";


nilam kembali berteriak.


"siapa kau ..???";


kini tatapan tajam itu beralih kepada Hany.


sempat menunjukkan reaksi kepada dirinya, hany segera melumpuhakan nilam dengan menciumkan daun pandan Yang telah ia remas,Dan nilam terkulai lemas.


tak terasa cuaca semakin malam nilam masih belum sadarkan diri, fallix yang menunggu nilam sadar nampak begitu pucat Dan panik.


"Han apa nilam akan sadar...??"


"dia akan sadar kok kamu tenang saja,.. "


"tanteu tadi nilam kenapa? kok bisa tiba-tiba kesurupan.. "


hany menatap Ratih menuntut penjelasan.


"tadi tatneu..


flash back


saat merapihkan lantai dua Ratih menemukan sehelai kebaya berwarna putih lengkap dengan rok batik sebagai Par nya,ratih merasa kebaya itu sangat cantik hingga Ratih ber inisiatip mencobanya Dan saat itulah nilam kerasukan Dan meneriaki Ratih karena telah lancang.";


flashback off


"apa Hany boleh melihat kebaya itu.,??? "


"tentu nak.,"

__ADS_1


kemudian Ratih mengambil kebaya Yang ia ceritakan.


__ADS_2