
Alam Dewa*
Terilihat Dewa Samsara bosan menunggu dan menyenderkan kepalanya di atas meja dengan tangan sebagai bantalannya, tiba - tiba terdengar pintu terbuka dari belakangnya.
“ Kenapa lama sekali..? “ tanya Dewa Samsara kurang puas
“ Apa kau sudah lama di sini..? “ tanya pria itu
“ Ku pikir otakmu cukup cerdas, dan tidak perlu ku jawab harusnya kau sudah mengerti “ kata Dewa Samsara dengan malas
“ Ya ya, aku mengaku salah. Ada apa kau datang kesini..? Apakah ada berita penting..? “ tanya pria tersebut bertubi - tubi
“ Maaf jika aku tidak menggunakan tata krama, karena mengingat kita hanya berdua saja di sini dan ini ada sangkut pautnya denganmu! “ kata Dewa Samsara
“ Bai Hao saudaraku, aku semalam mendapatkan pengelihatan bahwa kau akan mati tidak lama lagi oleh orang terdekatmu “ lanjut Dewa Samsara dengan serius
“ Apa maksudmu? Apa kau berkata bahwa aku akan di hianati oleh orangku sendiri? “ tanya Bai Hao
“ Secara garis besar seperti itu, aku hanya mengingatkanmu untuk berhati - hati mulai sekarang “ kata Dewa Samsara dan beranjak pergi meninggalkan ruang pertemuan
“ Adik Chen! Tolong berhenti sebentar ! “ teriak Bai Hao
Long Chen menoleh kebelakang, “ Ada apa saudara..? “ tanya Long Chen
“ Tolong kau lihat dengan kekuatan Daomu dan cari siapa penghianat tersebut “ minta Bai Hao
Long Chen menghela nafas panjang, “ Bukannya aku tidak mau, tetapi itu akan membuatku mengalami luka dalam dan menurunkan kekuatanku sebanyak 2 tingkat meskipun sekarang aku berada di Dewa Bergelar puncak, tetapi resikonya sangat besar “ jawab Long Chen
“ Aku akan meminta saudara kita yang sudah terbukti setia dan telah lama mengikutimu untuk mengawasi gerak gerik yang mencurigakan dari beberapa kenalan dan orang terdekatmu “ lanjut Long Chen memberi solusi
Bai Hao menghela nafas panjang, “ Baiklah jika itu yang terbaik, aku tidak akan memaksamu dan kekuatanmu masih dibutuhkan untuk saat ini karena kita baru saja menyelesaikan perang besar dengan Ras Iblis dan aku khawatir akan terjadi pergolakan selama keadaan belum kondusif “ jawab Bai Hao pasrah
Setelah mendengar jawaban itu Long Chen hanya mengangguk dan keluar dari ruang pertemuan, Bai Hao juga berjalan menuju kamar pribadinya untuk menenangkan diri.
Satu tahun berlalu sejak pertemuan Bai Hao dan Long Chen, tetapi menurut elite yang Bai Hao sebar. Tidak terdapat pergerakan mencurigakan dari ke 5 Dewa yang di curigainya.
Tepat pada malam bulan purnama, Bai Hao memanggil semua bawahan kepercayaannya dan Petinggi Istana untuk berkumpul di aula singgasana, tidak lupa Su’er yang merupakan kekasihnya juga ikut di panggil.
Setelah semua berkumpul di aula singgasana, Bai Hao membuka pembicaraan.
__ADS_1
“ Besok aku akan memulai latihan tertutup untuk meningkatkan kultivasi menjadi ranah Dewa Agung dan tidak lama setelah itu akan menuju ke Alam Nirwana, aku akan menyerahkan sementara jabatan ini kepada Dewa Samsara selama aku menjalani pelatihan tertutup, dan untuk Le Kong tolong bantu saudaraku untuk mengurusnya. Dan aku berharap agar kalian tetap bersiaga karena kita tidak tahu apakah ada musuh yang akan menyerang kekaisaran ini! “ ujar Bai Hao dengan jelas dan tegas
“ Baik Yang Mulia! “ jawab seluruh orang yang berada disana secara serempak
Setelah pertemuan singkat itu, Bai Hao duduk di taman belakang istana bersama dengan kekasihnya. “ Sayang, apa kau tega meninggalkan aku..? “ rengek Su’er
“ Su’er, aku hanya pergi sebentar untuk melakukan pelatihan tertutup dan setelah menerobos aku akan kembali “ jawab Bai Hao mengelus pucuk kepala Su’er
Su’er memeluk Bai Hao, “ Lalu dimana tempatmu melakukan pelatihan tertutup..? “ tanya Su’er penasaran
“ Aku ingin menemani Hao gege disana “ lanjut Su’er sembari menatap mata Bai Hao
Bai Hao pun menatap lekat mata Su’er, “ Jika kau ingin ikut maka aku akan membawamu, tetapi jangan bosan menunggu dan aku memintamu menjagaku selama proses menerobos “ kata Bai Hao
Su’er hanya mengangguk dan pandangan mereka saling bertatapan, perlahan tapi pasti wajah ke dua orang itu mulai mendekat.
Tapi saat akan berciuman, dari jauh terlihat Le Kong menatap tidak senang dengan hal tersebut. Le Kong segera berjalan mendekat dan membuyarkan momen Bai Hao.
“ Maaf mengganggu waktu Yang Mulia, hamba mendapat kabar dari prajurit mata - mata bahwa Jendral Yu tengah di kepung oleh sekelompok orang yang menamai mereka dengan julukan Iblis Sesat di dekat Kota Baja “ kata Le Kong sambil berlutut dan menundukkan kepalanya
Bai Hao memegang pundak Le Kong, “ Aku akan segera kesana untuk membantunya, terimakasih sudah memberi tahuku saudara Kong. Su’er aku harus pergi sebentar “ tanpa menunggu jawaban ke duanya, Bai Hao melesat terbang ke arah Kota Baja
“ Kong gege, sebentar lagi kita akan bisa menguasai kekaisaran ini, Su’er harap Kong gege bersabar “ kata Su’er sembari memberikan pelukan hangat kepada Le Kong
Su’er hanya mengangguk, kemudian Su’er mengajak Le Kong ke kediamannya untuk melakukan olahraga malam.
Di sisi lain, Bai Hao sampai di dekat Kota Baja dan mendapati bahwa jantung Yu Jiang telah tertusuk oleh pedang dan tembus hingga ke punggung, dengan emosi yang meledak Bai Hao mengeluarkan kekuatannpenuhnya.
Ruang mulai terbelah saat aura Bai Hao meledak, “ Berani kau menyakiti saudaraku! “ teriak Bai Hao ke 3 orang yang berpakaian seperti ninja
Mereka terkejut dan segera melesat kabur, tetapi Bai Hao tidak membiarkan hal itu terjadi.
Jurus Kekosongan Abadi!
Teriak Bai Hao, segera setelah itu tercipta sebuah lingkaran yang lebarnya hampir mencapai 1/3 Alam Dewa dan mengunci pergerakan ke 3 orang pengepung itu.
“ Sial, kita terjebak jurus laknatnya “ maki salah seorang pengepung
“ Tidak ada cara lagi, kita harus meledakkan di..” sebelum rekannya sempat membalas ucapnya, tiba - tiba dia melihat bahwa tubuhnya melayang tanpa kepala dan perlahan pandangannya mulai kabur.
__ADS_1
“ Jangan harap kalian bisa selamat dari kematian setelah mengeroyok saudaraku! “ kata Bai Hao dingin
Bai Hao segera mencengkram ke dua leher musuh yang tersisa, “ Cepat katakan, siapa yang menyuruh kalian! “
“ Jangan berharap kami sudi memberi tahu, bahkan jika kau membunuh kami. Kami tetap akan bungkam! “ gertak pria yang di cengkram tangan kanan Bai Hao
Bai Hao segera melakukan jurus Jiwa Iblis dan menarik paksa Jiwa orang tersebut, orang yang di tark jiwanya berteriak kesakitan dan setelah jiawanya keluar. Bai Hao memusnahkannya sehingga orang tersebut tidak bisa bereinkarnasi.
Bai Hao melihat ke rekan musuhnya yang tersisa, “ Apa kau tetap akan bungkam..? “ tanya Bai Hao dengan tatapan tajam
Pria tersebut cuma diam dan tidak berbicara, Bai Hao mulai geram dan melirik ke Yu Jiang. Bai Hao merasakan bahwa energi kehidupan Yu Jiang mulai menipis.
Tanpa pikir panjang Bai Hao melakukan tekhnik cuci otak, dan akhirnya dia mendapat sedikit informasi bahwa kelompok yang menyergap Yu Jiang adalah Organisasi bawah tanah dan memilik pemimpin yang misterius serta satu tingkat dibawah Bai Hao.
Bai Hao melesat ke arah Yu Jiang, dan memasukkan pil penyembuhan ke mulut Yu Jiang. Yu Jiang akhirnya membuka mata, “ Saudara, kau harus berhati - hati dengan Su’er dan penasehat Le Kong. Aku tidak bisa bertahan lebih lama karena organ dalamku terluka parah dan jantungku pun bocor, uhuk “ kata Yu jiang sambil memuntahkan seteguk darah
“ Bertahanlah adik Jiang! “ kata Bai Hao dan membawa pergi Yu Jiang ke Kota Baja, tetapi baru mendarat di gerbang Kota. Yu Jiang sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
Dengan berat hati Bai Hao membawa jasad Yu Jiang dan menyerahkan kepada Komandan disana, Bai Hao menyuruh mereka untuk membawa jasad Yu Jiang ke kediaman istrinya dan memakamkannya dengan layak sebagai pahlawan ke kaisaran.
Setelah itu, Bai Hao melesat terbang kembali ke istana dan memikirkan ucapan terakhir Yu Jiang. “ Sebaiknya aku fokus untuk menerobos besok, masalah ini akan aku urus setelah kekuatanku meningkat “ gumam Bai Hao
Ke esokan paginya, Bai Hao menunggu Su’er di depan aula singgasana. Su’er datang dengan senyum cerah dan langsung memeluk Bai Hao, “ Apakah semua urusanmu sudah beres sayang..? “ tanya Su’er
Bai Hao mengangguk dan menggandeng tangan Su’er, seteah itu dia menggunakan token teleportasi dan langsung berpindah ke planet kosong yang merupak satelit alami Alam Dewa.
“ Aku akan memulainya, dan tolong jaga aku selama proses menerobos “ ujar Bai Hao sembari mengambil posisi lotus
Su’er hanya mengangguk dan duduk si batu yang tidak jauh dari tempat Bai Hao bermeditasi, Su’er mengeluarkan sebuah giok keci berwana emas lalu dia menyuntikkan energi yang cukup. Sehingga giok itu lenyap tanpa ada jeja aura sedikitpu, Su’er menatap Bai Hao dengan sinis.
Di sisi Lain, Le Kong menerima singal yang di kirim Su’er. Segera Le Kong memecahkan giok merah di sakunya.
5 Dewa Bergelar mendapat tanda dan segera melakukan aksi mereka, yaitu menghabisi saudara sumpah Bai Hao.
Setelah kematian ke 2 saudara sumpah Bai Hao, ke 5 Dewa Bergelar menuju lokasi Bai Hao menerobos. Di sana Le Kong sudah menunggu di atmosfer planet, “ Mari kita lakukan “ ujar Le Kong singkat
Serentak 6 orang dengan kekuatan Dewa Bergelar menerjang ke arah planet mati, di dalam sana hanya ada Bai Hao dan Su’er.
Su’er yang melihat ke 6 orang itu hanya mengangguk dan mereka bertujuh menerjang ke arah Bai Hao dan melancarkan serangan mematikan.
__ADS_1
“ Ugh…” Bai Hao membuka mata karena fokusnya dalam penerobosan tingkat terganggu dan memuntahkan seteguk darah hitam tanda gagal menerobos dan mengalami penurunan kultivasi
“ Su’er, Le Kong…. Apa maksudnya ini! “ kata Bai Hao menatap lekat 2 orang tersebut sambil menahan rasa sakit akibat tertusuk 7 senjata tingkat dewa dan salah satunya mengandung racun yang sangat ganas