Ruler To Immortality

Ruler To Immortality
Final Kompetisi


__ADS_3

Teriakan memilukan terdengar oleh semua orang, tetapi mereka tidak mengetahui apa yang terjadi sebab pandangan mereka saat ini hanyalah sebuah Galaxy yang luas dan ada rasa bintanh membentuk serigala.


Setelah jiwa dari orang Alam Dewa itu lenyap, Bai Hao menghentikan jurusnya.


“ Batal! “ kata Bai Hao lemas dan langsung membuat tumpuan menggunakan pedangnya.


Seketika, keadaan kembali seperti semula dan seluruh penonton yang ada di sana berteriak histeris karena melihat jurus ilusi yang begitu dasyat dari orang yang mereka sebut aib.


Bai Mubai juga sempat tidak mempercayai apa yang dia alami, tetapi mau menyangkal seperti apapun, itu tetap tidak mungkin karena dia juga merasakan dampak dari jurus Bai Hao.


“ Pemenangnya adalah Ai….Tuan Muda Bai Hao! “ teriak wasit yang masih sedikit linglung san hampir melepaskan kata aib.


Setelah mendengar pengumuman wasit, Bai Hao langsung jatuh terduduk di sudut arena.


Seorang pengawal menghampirinya atas perintah dari Bai Mubai.


“ Maaf jika saya lancang Tuan Muda, saya di perintahkan Patriak untuk membawa Anda menuju ruang pemulihan karena setelah ini pertandingan akan dilanjutkan dan setelah itu akan ada jeda selama 2 jam! “ kata pengawal itu penjang lebar menjelaskan.


Dia tidak berani lagi memandang remeh Bai Hao setelah apa yang ditampilkan tadi.


“ tolong bantu aku untuk kesana! “ jawab Bai Hao lemas


“ Siap Tuan Muda! “ kata pengawal itu tegas dan segera membantu Bai Hao ke arah ruang pemulihan.


Di sisi lain, Bai Zie sedang dalam keadaan sekarat karena jiwanya rusak parah dan dantiannya telah retak.


Sekalipun bisa berkultivasi, maka dia akan berhenti di tingkat Bumi Puncak sebab kerusakan dari Dantiannya.


Tetua ke 2 hanya bisa menatap iba ke arah anaknya yang terlalu bernafsu, sebenarnya Tetua ke 2 adalah orang yang baik dan loyal terhadap Klan Bai.


Tetapi dia terlalu memanjakan ke dua putranya sehingga menyebabkan mereka semena - mena karena dengan latar belakang orang tua mereka yaitu Tetua ke 2 yang merupakan orang terkuat ke 3 di Klan Bai.


Setelah arena kondusif, wasit kembali memanggil peserta terakhir untuk bertarung.


Di sisi lain, Bai Hao telah sampai di ruang pemulihan dan menyuruh penjaga untuk keluar dan menjaganya dari depan pintu.


“ Kau sangat ceroboh Hao’er! “ kata Long Hao Chen sedikit heran dengan keceroboha muridnya itu


“ Maafkan Murid Guru! Murid terlalu terbawa suasana dan lupa bahwa masih ada syarat yang belum terpenuhi untuk mengeksekusi jurus tersebut “ jawabnya menyesal

__ADS_1


“ Hahh…. Jadikanlah ini pelajaran, jangan terlalu mengikuti insting anak - anak yang ada di dalam tubuhmu sekarang! “ kata Long Hao Chen


“ Ingatlah bahwa jiwamu telah berusia ratusan bahkan ribuan tahun, dan selesaikan apa yang menjadi tujuanmu! “ lanjutnya memberi nasehat sekaligus mengingatkan Bai Hao


“ Baik Guru! Murid akan mengingatnya! “ jawabnya dengan tegas dan bertekad untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.


Bai Hao lantas memasuki Pagoda Obat dan mencari pil yang berguna untuk memperbaiki jiwanya yang rusak dan memperkuat tubuhnya yang sedikit terkena efek samping.


“ Baiklah, akh sudah mendapatkan semua yang ku butuhkan! “ gumamnya sembari melihat 4 buah pil yanb berupa Pil Jiwa Teratai, Pil Tubuh Baja, Pil Pengumpul Qi dan Pil Pemulihan tingkat Galaxy.


Bai Hao naik ke lantai 5 dan memakan semua pil itu, dia lalu melakukan posisi lotus sembari bermeditasi untuk menyerap manfaat dari pil.


Di arena, pertarungan telah selesai dan sorakan penonton terdengar sangat keras.


“Harap tenang, ini kompetisi buka pasar! “ teriak wasit


“ Peserta akan diberikan jeda 2 jam untuk pemulihan di ruangan yang sudah kamu sediakan! “ kata wasit itu


“ Tolong manfaatkan waktu sebaik mungkin, nanti saat waktunya tiba maka saya akan memberi tahh kalian. Bubar! “ lanjutnya


Dalam 2 jam jeda itu, Bai Hao memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.


Sekarang kekuatan jiwanya sudah mulai pulih walaupun belum sembuh sepenuhnya akibat cidera yang dia derita.


“ aku sungguh tidak menyangka bahwa salah satu bawahan Choi Han akan datang ke Alam ini, dahulu aku merasa bahwa hal ini tidak pernah terjadi! “ gumam Bai Hao


“ apa mungkin masa depan berubah akibat beberapa tindakan yang ku perbuat “ lanjutnya sembari memikirkan apa yang harus dia lakukan ke depannya sebab kemungkinan besar tidak akan sesuai dengan apa yang di ingat oleh Bai Hao


Dua jam berlalu dengan cepat dan wasit memanggil para peserta untuk bertarung.


“ baiklah, ini adalah momen yang paling kita tunggu! Mari kita sambut kuda hitam kita! “ teriak wasit dengan penuh semangat


“ Tuan Muda Bai Hao “ teriak wasit itu dan seluruh penonton langsung bersorak meriah karena Tuan Muda yang mereka anggap sampah dan aib Klan Bai ternyata diam - diam menyembunyikan kekuatannya.


“ dan peserta selanjutnya! “ teriak wasit tersebut


Wasit kemudian menyebutkan nama 2 peserta terakhir dari Klan Bai, sebenarnya terdapat 3 tetapi karenai kondisi Bai Zie jadi hanya 2 orang yang lolos.


“ Baiklah, semua peserta telah berada di atas arena. Untuk pertandingan pembuka pada final sore hari ini, berikan tepuk tangan yang meriah! “ kata wasit itu memicu semangat penonton agar tidak bosan

__ADS_1


Semua penonton memberikan tepuk tangan, “ dari sudut sebelah kiri, kita sambut Tuan Muda Bai Hao dan untuk sudut sebelah kanan ada seorang jenius dari Klan Utama yang merupakan anak dari Tetua Agung “ lanjutnya


“ Kita sambut, Bai Er’ling ! “


Whoaaaaa…..


Seluruh penonton kembali histeris, sebab Bai Er’ling adalah kecantikan nomor 1 di Klan Bai.


Sudah banyak Tuan Muda dari beberapa Keluarga dan Klan serta Sekte Besar yang ada di Kekaisaran Bulan datang untuk meminangnya.


Tetapi selalu mendapatkan penolakan, sebab Bai Er’ling sendiri memiliki selera yang tinggi!.


Bai Hao dan Bai Er’ling telah berada di tengah arena dan mengambil posisi masing - masing.


“ Kalah kan dia Dewi Er’ling! “ teriak salah seorang penonton


“ Aku mencintaimu Dewi Er’ling “ teriak penonton lainnya


Bai Hao yang mendengar itu tersenyum kecut, “ sepertinya anak ini sangat populer di Klan “ gumamnya


“ Apakah peserta siap?! “ tanya wasit dan menatap ke dua belah pihak


“ Siap! “ jawab Bai Hao


“ Aku ingin menyerah saja, kekuatan Tuan Muda bukanlah hal yang dapat ku lawan! “ kata Er’ling mengejutkan semua orang


“ Aku tidak akan menggunakan kekuatan seperti sebelumnya, jika kau tidak berniat membunuhku! “ kata Bai Hao meyakinkan gadis yang ada di depannya


“ benarkah itu?, jika memang benar maka mohon bimbingan Saudara! “ jawab Er’ling sembari mengedipkan mata untuk menggoda Bai Hao


Para penonton terutama kaum pria yang melihat itu segera panas dada karena Dewi mereka mengedipkan mata ke aib Klan.


“ Awas saja jika kau melukai Dewi Er’ling! “ teriak seorang penonton


“ Benar, kami akan mengeroyokmu hingga babak belur! “ teriak yang lain


Lagi - lagi Bai Hao harus dibuat heran dan menggelengkan kepala akibat tingkah para penggemar fanatik Bai Er’ling.


“ Ku harap kau tidak membuatku kesusahan nantinya! “ kata Bai Hao pelan tetapi cukup untuk di dengar Er’ling

__ADS_1


Bai Er’ling yang mendengar itu menutup mulutnya dan tertawa ringan.


“ hihihi…. Tuan Muda bisa tenang, aku akan menjamin itu! “ jawabnya


__ADS_2