
“Terimakasih atas penjelasan Senior “ ujar Bai Hao menangkupkan tinjunya
“Tidak masalah anak muda, sekarang naiklah ke lantai 2 Pagoda ini, karena ujian sebenarnya berada disana dan semoga kau berhasil “ kata Kaisar Surga Obat
“ Baik Senior, Junior ini mohon undur diri! “ jawab Bai Hao membungkuk hormat
“ Jangan kecewakan ekspetasiku bocah! “ gumam Kaisar Surga Obat saat melihat Bai Hao mulai menaiki anak tangga
Sesampainya di lantai dua, Bai Hao merasakan tekanan yang sangat kuat di jiwanya.
Tidak lama setelah itu, jiwa Bai Hao ditarik dan masuk kedalam sebuah Domain ilusi.
“ Kenapa aku bisa berada disini?” heran Bai Hao saat melihat bahwa dirinya berada di Aula Singgasana.
Tepatnya saat dia masih menjadi seorang Kaisar para Dewa di alam Dewa.
Bai Hao mulai menyadari bahwa semua ini adalah ilusi tentang hal terburuk semasa hidupmya dahulu.
Saat melihat Su’er dan Le Kong yang sedang berjalan menuju arahnya, Bai Hak tanpa pikir panjang segera menebaskan pedang Taring Serigala yang sudah ia aliri dengan Qi yang sangat padat dan ganas.
Wushh…
Hembusan Qi menyapu leher ke dua orang itu dan membuat mereka berdua terkejut karena Bai Hao yang secara tiba - tiba menyerang mereka.
Efek yang dihasilkan serangan Bai Hao membuat dua orang yang tidak siap itu sekarat dengan luka yang dalam berada di leher mereka masing - masing.
Bai Hao berjalan mendekati Su’er dan Le Kong.
“ Sa….sayang, kenapa kau menyerang kami.? “ tanga Su’er terbata - bata karena nyawanya berada di ujung tanduk
“ Sa…saudar… “ belum sempat Le Kong bertanya, Bai Hao segera menebas leher Le Kong hingga kepalanya terpental akibat efek tebasan.
“ Dan ini untukmu, wanita murahan!! “ geram Bai Hao segera menusuk jantung Su’er dan membuat pandangan mata Su’er perlahan kehilangan cahaya.
Setelah Bai Hao menghabisi ke dua orang itu tanpa ampun, jiwanya langsung melesat masuk ke dalam tubuh.
Bai Hao yang merasakan pergolakan di dalam jiwanya segera mengambil posisi lotus untuk melakukan meditasi.
__ADS_1
Dia bermeditasi selama 1 minggu, dan kekuatan jiwa Bai Hao sekarang meningkat ke level yang lebih tinggi dari tingkat kultivasinya.
“ Sungguh manfaat yang memuaskan “ gumamnya sembari tersenyum senang dan melanjutkan perjalanan menaiki tangga yang berada di depannya.
Sesampainya di lantai 3, Bai Hao dihadapkan dengan sebuah lentera yang menyimpan api berwarna merah darah.
Saat mendekat ke lentera tersebut, dia melihat secarik kertas dan mebaca tulisan yang berada di kertas itu.
“ Api ini berada di tingkat yang tidak ku ketahui, tetapi setelah membaca beberapa catatan kuno yang ku peroleh. Api ini disebut Api Penyucian yang menurut mitos berada di atas tingkatan Api Surgawi “ gumam Bai Hao melihat paragraf pertama
“ Api ini sangat unik, dia akan berkembang dan berevolusi tergantung bakat Tuannya. Sampai akhir hayatku, aku hanya bisa mencapai tingkatan Api Racun Kehidupan yang berwarna hijau muda. Meski bakatku dalam alkemis termasuk tinggi, tetapi tidak dapat disandingkan dengan para jenius alkemis yang bersembunyi dari dunia! “ gumamnya membaca paragraf terakhir.
Dari situ Bai Hao paham bahwa surat tersebut adalah tulisan yang ditinggalkan Kaisar Surga Obat.
Selesai membaca surat tersebut, Bai Hao memegang api yang berada di dalam lentera dengan tangannya yang sudah di lapisi Qi.
Secara mengejutkan, saat api itu bersentuhan dengan Qi Bai Hao. Api tersebut seperti memiliki kesadaran sendiri dan melesat menuju kening Bai Hao.
Bai Hao yang terkejut tidak sempat menghindar, hingga akhirnya api tersebut masuk ke dalam keningnya.
Perlahan, tubuhnya terasa hangat dan lama kelamaan menjadi panas hingga membuatnya tidak dapat menahan rasa panas dari dala tubuhnya.
Bai Hao berteriak kesakitan, beberapa jam berlalu dan muncul aura merah darah dari sekitar tubuhnya.
Perlahan kulit Bai Hao meleleh seperti plastik yang terkena api secara langsung.
Bai Hao masih berusaha mempertahankan kesadaran walu pun rasa sakit yang dia derita sudah melebihi nalar.
2 bulan berlalu dengan sangat cepat dan sekarang Bai Hao berada dalam posisi lotus serta pakaian yang dia kenakan sudah compang camping seperti para tunawisma di kota besar.
hufft…
Bai Hao menghembuskan nafas yang mengeluarkan asap tipis.
“ ternyata perjuanganku selama ini tidak sia - sia “ gumamnya
“ Kau harusnya bangga Hao’er, siapa yang menyangka bahwa keberuntunganmu sangat bagus bahkan aku sendiri iri! “ kata Ling Hao Chen di benak Bai Hao
__ADS_1
Bai Hao menggaruk belakang kepalanya, “ hehehe… Guru seharusnya yang merasa bangga karena mempunya murid yang memiliki keberuntungan tingkat dewa! “ candanya tertawa renyah
Long Hao Chen yang mendengar jawaban Bai Hao memutar bola matanya, “ terserah kau saja, Gurumu ini akan melanjutkan kegiatan yang tertunda dari 2 bulan lalu! “ katanya lalu koneksi Bai Hao dengan Long Hao Chen seperri tersegel
Sebab selama 2 bulan itu, Long Hao Chen membantu Bai Hao menjaga kesaradarannya agar tidak pingsan.
Jika tidak dibantu oleh Gurunya, maka dapat dipastikan dalam 3 hari saja maka Bai Hao akan pingsan dan hanya mendapatkan api kelas tinggi.
Tiba - tiba sosok Kaisar Surga Obat muncul di depan anak tangga menuju lantai 4.
Bai Hao memberinya hormat.
“ salam Senior! Apakah ada hal yang bisa Junior ini bantu..?” kata Bai Hao
Kaisar Surga Obat menggelengkan kepala pelan, “ tidak ada, dan selamat telah menguasai api itu dan menbuatnya mencapai tingkat diatas Api Surgawi yang terkenal “ katanya
“ Jika bukan berkat Senior, mungkin Junior inj tudak akan mendapatkan barang bagus! “ jawab Bai Hao jujur
“ Kau berikan nama sendiri untuk api itu, sebab tidak ada yang mengetahui namanya termasuk aku! “ kata Kaisar Surga Obat berterus terang
“ lanjutan perjalanan ke lantai 4! “ perintahnya dan langsung menghilang dari hadapan Bai Hao.
Tanpa berpikir 2 kali, Bai Hao melanjutkan perjalanan ke lantai 4.
Di lantai 4 Bai Hao berkelut dengan dunia penyulingan pil selama hampir 1 bulan penuh dan sekarang dia sudah mencapai tahap alkemis tingkat Galaxy sehingga membuatnya dapat membuat pil peningkatan kultivasi untuk dirinya.
Selama di lantai 4 Bai Hao terus di tempa dengan berbagai tekhnik dan berbagai pengetahuan mengenai alkemis.
“ sepertinya ini telah cukup, aku akan naik ke lantai 5 jika semua yang ada di sini telah selesai “ gumamnya
Saat Bai Hao akan berjalan menuju tangga lantai 5, Kaisar Surga Obat muncul di depan tangga dan sedikit mengejutkan Bai Hao.
“ Ambil lah ini anak muda, setelah itu kau bisa mempelajari sesuatu yang ada di lantai 5 “ kata Kaisar Surga Obat
Bai Hao menerima sebuah token dengan penuh tanda tanya.
“Sebenarnya yang ada disana apa Senior..? “ tanya Bai Hao penasaran
__ADS_1
“ Nanti Kau juga akan tahu! “ jawab Kaisar Surga Obat tersenyum misterius dan menghilang dari situ