Ruler To Immortality

Ruler To Immortality
Warisan Kaisar Surga Obat II


__ADS_3

Setelah Bai Hao naik ke lantai 5, hanya ada sebuah altar yang diatasnya terdapat sebuah kitab.


Kitab itu mengambang seperti tidak terkena tekanan gravitasi, Bai Hao mendekatinya dan melihat sebuah tulisan di kitab tersebut.


“ Kitab 1001 Alkemis “ gumam Bai Hao


Bai Hao mencoba mengambilnya tetapi seperti ada penolakan dari altar tersebut.


“Kau harus menyalurkan kekuatan inti api yang ada di tubuhmu dan menggabungkannya dengan kekuatan jiwamu! “ kata suara Kaisar Surga Obat terdengar menggema di ruangan lantai 5


Bai Hao segera mengeluarkan kekuatan inti api yang dimilikinya, tidak terlihat bentuk dari api tersebut tetapi jika orang mendekat ke Bai Hao.


Maka 1000% akan langsung meleleh sebab suhu panas yang sangat ekstrem melebihi panasnya Api Surgawi.


Bai Hao sendiri belum bisa mengendalikan api aneh itu secara penuh, dan dia masih merasakan rasa panas.


Segera Bai Hao menyalurkan inti apinya beserta kekuatan jiwa yang dimilikinya ke altar.


Altar tersebut bersinar terang dan kitab yang melayang di atasnya segera melesat ke kepala Bai Hao.


Bai Hao mulai mengambil posisi lotus untuk menyerap semua pengetahuan yang masuk kedalam kepalanya.


7 jam kemudian, semua pengetahuan dari dasar hingga tingkat tertinggi tekhnik alkemis telah di pahami dan di kuasai oleh Bai Hao.


Lalu Bai Hao menunggu selama beberapa menit, tetapi tidak terjadi hal apa pun di dalam ruangan lantai 5, segera dia naik menuju lantai 6.


Dan di lantai 6, Bai Hao dikejutkan oleh banyaknya herbal langka hingga yang super langka.


Semua herbal itu berusia sangat tua, dan yang paling berharga adalah pohon yang berada di tengah - tengah taman herbal tersebut.


Pohon itu memiliki dahan dan batang berwarna emas, sedangkan daunnya perak ke emasan.


“ Pohon Kehidupan! “ pekik Bai Hao gembira karena menemukan harta surgawi yang diperebutkan kalangan kultivator baik di Alam Rendah atau pun Alam Dewa.


“ keberuntunganmu cukup bagus Hao’er “ puji Long Hao Chen saat melihat bahwa Bai Hao menemukan Pohon Kehidupan yang notabenya di alam tempat Long Hao Chen berada sangat sulit untuk mendapatkannya.


Dan tidak sedikit pula nyawa yang melayang untuk memperebutkan pohon itu.


“ Terimakasih Guru! “ jawab Bai Hao tersenyum


Bai Hao segera mengambil herbal yang berguna untuk perkembangannya kedepan dan untuk perkembangan Klannya.


Setelah cincin ruangnya penuh, Bai Hao melanjutkan langkah untuk menaiki lantai ke 7.


Disana dia hanya mendapati sebuah bola seukuran genggaman tangan yang berada diatas tangan tengkorak manusia.

__ADS_1


Tidak lama setelah itu, Kaisar Surga Obat muncul di samping Bai Hao yang membuatnya agak terkejut akibat kemunculan yang tiba - tiba itu.


Kaisar Surga Obat tersenyum sendu saat menatap tengkorak itu, “ Ini adalah lantai terakhir sekaligus pintu keluar dari tempat dan dimensi ini “ katanya


“ Dimensi ini sendiri aku ciptakan dengan kekuatanku saat itu, dan yang berada di depan sana adalah tubuhku yang dahulu tewas karena gagal menahan sambaran petir dari pembabtisan pil tingkat Dewa! “ lanjutnya


“ Lalu bagaimana caranya agar aku bisa keluar Senior..? “ tanya Bai Hao penasaran


“ cukup teteskan darahmu di bola itu, karena bola tersebut adalah inti dari pagoda ini dan kau akan menjadi pemiliknya. Sehingga kau dapat bebas keluar masuk ke dalam pagoda “ ujar Kaisar Surga Obat tersenyum hangat


“ tetapi sebelum sisa jiwaku hancur, aku memiliki permintaan kepadamu “ lanjutnya


“ apa permintaan Senior, jika Junior ini mampu. Maka akan Junior lakukan “ jawab Bai Hao dengan tatapan tegas


“tolong kuburkan jasadku yang tersisa itu, dan aku ingin kau bersumpah atas nama langit dan bumi bahwa kau akan menikah dengan keturunanku jika itu perempuan dan jika laki - laki maka angkatlah menjadi saudara angkatmu! “ lanjutnya


Bai Hao tampak merenung untuk memenuhi permintaan Kaisar Surga Obat, untuk permintaan yang pertama, Bai Hao sanggup memenuhinya.


Sedangkan yang ke dua, dia perlu mempertimbangkan baik dan buruknya.


Setelah beberapa menit berpikir, Bai Hao mengangkat jari tengah dan telunjuknya menghadap langit.


“ Aku Bai Hao, Putra dari Bai Mubai dan Mei Lin serta murid dari Long Hao Chen bersumpah atas nama Langit dan Bumi bahwa… “ ucap Bai Hao lantang dan keras mengucapkan sumpahnya


Selesai mengucapkan sumpah, terdengar petir menyambar saling bersautan dan itu pertanda bahwa sumpahnya telah di terima.


“ terimakasih atas sumpahmu! Kau bisa meneteskan darah di atas bola itu dan bisa segera keluar lalu ambil lah cincin ruangku karena disana ada beberapa barang yang tidak berguna bagi jiwa sepertiku! “ kata Kaisar Surga Obat


“ jika kau telah keluar, maka kuburkan sisa jasadku di halaman belakang Istana Kekaisaran Ling yang berada di tengah benua ini! Di dalam cincin itu ada barang yang membuatmu mudah untuk memasuki Istana Kekaisaran “ lanjutnya


“ Baik Senior, dan terimakasih atas semua yang Senior berikan “ jawab Bai Hao dan memberikan hormat


Bai Hao segera menuju ke arah tengkorak itu dan bersujud 3 kali sebagai bentuk penghormatan lalu mengambil cincin ruang berserta bola inti pagoda lalu meneteskan darahnya di sana.


Seketika pagoda itu bergetar lumayan keras, dan perlahan jiwa Kaisar Surga Obat mulai pudar.


Pertanda bahwa dimensi yang dibuatnya pun mulai runtuh.


“ Jika mereka bertanya, katakan kau adalah murid dari Ling Kun! “ kata terakhir Ling Kun atu yang dikenal sebagai Kaisar Surga Obat


Bai Hao membungkuk hormat sekali lagi dan segera menggunakan benaknya untuk keluar dari dalam pagoda.


Sesampainya di luar, terlihat Bai Hao sedang berada di mulut goa yang ada di sela tebing.


Segera saja Bai Hao keluar dari sana dan menuju ke Kota Lao Tze, laludia menuju ke penginapan saat pertama kali masuk ke Kota Lao Tze.

__ADS_1


Bai Hao mencari informasi sebab dia merasabahwa telah melewatkan turnamen jenius Klan Bai.


Setelah cukup mendapatkan informasi, Bai Hao memesan kamar selama 1 hari dan memesan portal lintas provinsi yang beberapa dekade baru ada setelah dilakukan riset dan pengembangan oleh para ahli terkemuka.


“ untung saja waktu di pagoda tempat Senior Ling Kun sangat lah cepat, dan 2 hari lagi adalah Turnamen Jenius Klan Bai “ gumamnya sembari merebahkan diri di atas kasur


Karena kelelahan akhirnya Bai Hao tertidur dan bagun saat ayam berkokok tetapi matahari belum menampakkan batang hidungnya.


“ aku akan memeriksa cincin ini “ gumam Bai Hao melihat cincin barunya itu


Setelah di periksa, betapa terperanjatnya Bai Hao saat mendapati tumpukan koin emas yang seperti gunung dan tumpukkan pil yang seperti bukit.


Bai Hao menelan ludahnya, “ jika aku belum pernah hidup di alam dewa sebelumnya, pasti aku akan muntah darah dengan semua kekayaan ini “ gumamnya


Sebab harta dan sumber daya yang ada di dalam cincin Ling Kun sangat tidak normal untuk ukuran orang terkaya sekalipun di Alam Rendah ini.


Tanpa banyak pikir, Bai Hao mengeluarkan botol pil Penempa Tubuh untuk meningkatkan fisiknya dan Pil Naga.


“ Dengan Pil Naga ini, maka setidaknya aku akan mencapai tingkat Langit Awal, aku tidak menduga bahwa orang di Alam Rendah ini dapat membut Pil Naga yang lumrahnya berada di Alam Dewa “ kagum Bai Hao terhadap kecakapan Ling Kun dalam menyuling Pil.


Tanpa berpikir dua kali, Bai Hao masuk ke dalam pagoda yang baru dia dapatkan kemarin dengan cara menyalurkan kekuatan jiwanya.


“ Aku akan menaimu Pagoda Obat! “ gumamnya setelah berada di lantai ke 5


Bai Hao mengambil posisi lotus dan menelan ke dua pil itu secara bersamaan.


Energi dan Qi mulai terserap ke dalam tubuh Bai Hao dengan cepat.


Boomm….


Boomm….


Setelah 7 hari, terdengar ledakan beruntundi dalam benaknya.


Bai Hao membuka mata dan tersenyum lebar, “ akhirnya, tingkat Langit Awal dan tubuhku sudah sekuat tingkat Langit Puncak “ gumamnya dan langsung keluar dari dalam Pagoda Obat


Sesampainya di luar, matahari sudah mulai tinggi dan hampir mencapai pertengahan hari.


Bai Hao dengan cepat membersihkan diri dan keluar dari penginapan, lalu berjalan menuju tempat portal teleportasi antar provinsi.


“ Maaf Tuan, ada yang bisa saya bantu..? “ tanya penjaga tempat teleportasi


Bai Hao mengeluarkan tiket dan segera di tuntun masuk oleh penjaga.


Sesampainya di depan portal, telihat 4 orang yang juga berada disana.

__ADS_1


“ Baik, karena semua sudah datang dan sesuai jadwal. Maka 10 menit lagi, gerbang ini akan saya aktifkan! “ ujar operator gerbang


__ADS_2