
Setelah puas membuat luka di tubuh Bai Zie, Bai Hao mengambil jarak dan memberikan Bai Zie kesempatan untuk bernafas.
“ Apa kau sudah menyadari perbedaan antara kita..?” ujar Bai Hao menatap sinis Bai Zie
“ Kau yang memaksaku melakukan ini! “ jawab Bai Zie marah dan mengeluarkan pil yang berwarna hitam
Segera setelah itu, Qi kegelapan meledak dengan sangat ekstrem.
Seluruh orang yang berada di tempat penonton sontak terkejut melihat kejadian itu.
Sebelum kompetisi dimulai, wasit dan Patriak Klan Bai telah menjelaskan peraturan dan larangan dari kompetisi ini.
Tetapi Bai Zie dengan nekat memakan pil yabg entah apa jenis dan namanya sehingga memunculkan Qi Kegelapan yang lebih condong ke Qi Iblis.
Hal itu di lakukan oleh Bai Zie karena dia termakan emosi dan harga dirinya menolak untuk kalah dari Bai Hao, karena seperti yabg semua orang tahu.
Bai Hao adalah aib Klan Bai, meski dia anak dari Patriak Bai Mubai tetapi itu tidak merubah fakta bahwa dia adalah aib dan sampah yang sebenarnya.
Tetapi kenapa sekarang dia memiliki kekuatan yang dapat mengimbangi kultivator jenius yang ada di angkatannya.
Mungkin itu yang menjadi pertanyaan di benak para penonton dan musuh Bai Hao, kecuali keluarganya sendiri.
Kembali ke tengah arena, setelah Bai Zie menelan pil itu.
Perubahan drastis terlihat, matanya mulai merah dan semua energi murni di dalam tubuhnya berubah menjadi hawa membunuh, selain itu kekuatannya juga meningkat menjadi tingkat Bumi Awal.
Bai Hao sebenarnya tidak kesulitan sama sekali melawan tingkat Bumi Awal tetapi dengan adanya Qi kegelapan, mungkin pertarungan akan menjadi lebih sulit untuk dia menangkan.
“ apakah aku harus mengeluarkan jurus jiwa serigala “ gumam Bai Hao
Di sudut seberangnya, Bai Zie hanya menggeram seperti binatang buas dan menatap Bai Hao dengan tatapan tajam.
Jika tatapan itu bisa membunuh, mungkin Bai Hao sudah mati berkali - kali akibat dari tatapan Bai Zie.
Bai Mubai segera menatap tajam ke arah Tetua ke 2, dan Tetua ke 2 paham bahwa Patriaknya menginginkan kejelasan tentang pil yang dipakai anaknya.
Tetua ke 2 juga khawatir jika putra semata wayang Patriak terbunuh akibat ulah anaknya, maka dia tidak tahu nasib apa yang akan menimpanya dan keluarga kecilnya.
Graahhhh….
Teriak Bai Zie seperti hewan marah.
Bai Zie melesat dan berubah menjadi bayangan hitam, dalam sekejap mata telah sampai di samping kanan Bai Hao dan dia mengayunkan tangannya dengan bentuk seperti mencakar.
Reflek Bai Hao melantingkan tubuhnya ke belakang.
__ADS_1
“ apa kau kehilangan kewarasanmu! “ bentak wasit karena dia tahu bahwa serangan yang baru saja dilancarkan Bai Zie adalah untuk membunuh
Bukan melumpuhkan lawan.
Bai Zie yang di bentak segera menatap tajam ke arah wasit itu, sang wasit kakinya bergetar setelah mendapatkan tatapan maut yang membuat jiwanya bergetar juga.
“ Lawanmu adalah aku! Jangan sesekali kau mengalihkan pandangan saat berhadapan denganku! “ kata Bai Hao yang tanpa di sadari oleh siapapun telah berada di belakang Bai Zie dan menendang punggungnya dengan sangat keras.
Tendangan itu membuat Bai Zie terpental dan menabrak tembok pembatas arena.
Aarrgghhh….
Bai Zie meraung marah dan energi kegelapan serta aura membunuhnya semakin pekat.
“ Patriak! Ijinkan saya… “ kata Tetua ke 2 memohon ijin tetapi diberhentikan oleh Bai Mubai
“ tidak perlu! Setelah semua ini berakhir, kau harus menjelaskan semuanya padaku atau kau tahu hukuman apa yang akan menimpamu jika berkhianat! “ kata Bai Mubai dingin
Bulu kuduk Tetua ke 2 berdiri dan dia merasa bahwa nyawanya di ujung tanduk.
Di sisi lain, Bai Zie yang kekuatan serta auranya bertambah mengerikan tiba - tiba berbicara dengan bahasa yang tidak di ketahui oleh orang dari Alam Rendah.
“ ko koe tōku tinana whakakapi i muri i tēnei e mau ana ahau i te mate! “ kata Bai Zie dengan tatapan penuh minat ke Bai Hao
( Arti dari bahasa yang dipakai Bai Zie : kau akan menjadi tubuh penggantiku setelah yang kupakai ini mati )
“ Sepertinya aku harus menggunakan jurus itu! “ gumam Bai Hao setelah menyadari itu bukanlah Qi Iblis tetapi Qi Dendam yang sangat mirip dengan Qi Kegelapan dan Qi Iblis.
Jurus Serigala Perak Nirwana - Jiwa Serigala!
Teriak Bai Hao dan mengarahkan ujung pedangnya ke arah langit.
Seketika jiwa serigala keluar dari pedangnya dan masuk ke dalam tubuh Bai Hao,
Penampilan Bai Hao segera berubah, rambutnya yang pendek menjadi panjang se punggung.
Dan rambutnya berubah menjadi putih, serta pupil matanya juga ikut berubah seperti mata serigala.
“ Roh sejata! “ gumam salah satu Tetua Wilayah Surgawi dan menatap serakah pedang yang ada di tangan Bai Hao.
“ setelah semua ini selesai, aku akan mengiming - iminginya dengan sumber daya lalu membawanya pergi dan membunuhnya saat di jalan “batin Tetua itu karena sangat berminat dengan Pedang Taring Serigala.
Jurus Terlarang - Galaxy Serigala Suci!
Dungg!!
__ADS_1
Seketika luapan energi Qi yang padat menyebar ke seluruh penjuru arena, semua orang tanpa terkecuali mendapatkan dampak dari jurus yang di keluarkan Bai Hao.
“ Setelah ini aku harus segera memulihkan diri, sebab jurus terlarang ini menghabiskan Qi ku dan sedikit membuat meredianku tersumbat akibat menggunakan keistimewaan dari Pedang Taring Serigala “ gumam Bai Hao
Pedang Taring Serigala selain terdapat dimensi tersendiri, pedang itu juga dapat menyerap Qi dari alam saat Tuannya sangat membutuhkan.
Karena memiliki roh di dalamnya, jadi secara otomatis pedang tersebut akan mengerti jika Tuannya benar - benar butuh asupan Qi yang lebih besar.
Tetapi efeknya hanya bertahan selama 2 menit saja.
Kembali lagi ke Bai Hao, setelah dia mengeksekusi jurus terlarang.
Pemandangan di sekitarnya berubah menjadi luar angkasa akibat dari ilusi yang dia buat.
Bai Hao segera muncul di belakang Bai Zie, “ Saatnya kau mati! “ kata Bai Hao
Dia segera menembakkan sebuah cahaya yang keluar dari keningnya, dan masuk ke dalam tengkuk Bai Zie.
“ ini… “ Bai Hao tidak dapat melukiskan tentang laut kesadaran Bai Zie.
Yang ada disana hanya kehancuran total, setelah Bai Zie menelan pil itu. Otomatis Dantian dan laut kesadarannya rusak dengan imbalan kekuatan yang hanya sekejap mata.
Sungguh bayaran yang mahal hanya untuk kekuatan sesaat.
Bai Hao melihat jiwa seseorang sedang duduk di atas laut kesadaran Bai Zie.
“ Aku tau kau dari Klan apa di alam dewa, cih hanya Kasim Klan saja kau sudah berlagak sombong di depan Kaisar ini! “ kata Bai Hao menggunakan Bahasa kuno.
“ Hahahaha…. Semut sepertimu mengaku sebagai Kaisar! Tidak dapatkah kau melihat Dewa yang ada di hadapanmu! “ jawab jiwa itu dengan angkuh
“ Dewa ya…. Aku beritahu kepadamu apa itu yang disebut Dewa! “
Bai Hao segera melakukan segel tangan dan menggunakan tekhnik kekosongan yang dapat melenyapkan jiwa.
Meski bayarannya adalah sedikit kerusakan di jiwanya, tetapi tidak masalah bagu Bai Hao karena dia memiliki Pagoda Obat dan pasti disana ada banyak herbal untuk meperbaiki jiwanya yang rusak sedikit.
Tekhnik Kekosongan - Ruang Akhir Dunia!
Teriak Bai Hao dan segera jiwa tersebut terhisap kedalam pusaran yang ada di atas Bai Hao.
Seketika pemandangan di sekitar jiwa itu berubah, hanya ada kegelapan total tanpa cahaya sedikitpun.
Tiba - tiba, jiwa tersebut terikat rantai dan dimasukkan kedalam lava panas.
Arrghhhhh…..
__ADS_1
Teriak jiwa itu kesakitan, “ apa kau beranj mengaku Dewa saat berhadapan denganku! Mungkin Choi Han belum mengetahuiku karena aku belum naik! Tetapi ingatlah suatu saat kalian akan hancur! “ kata Bai Hao dingin
Jiwa itu hanya melotot, tidak berkomentar sedikitpun karena merasakan sakit yang teramat.