Ruler To Immortality

Ruler To Immortality
Ujian Lencana


__ADS_3

10 menit pun berlalu, Bai Hao dan beberapa orang lainnya memasuki gerbang teleportasi sesuai nomor urut tiket.


Sebelum masuk gerbang, mereka diharuskan menempelkan tiket di kristal yang memancarkan cahaya biru agar tidak terlempar secara acak.


Bai Hao pun mulai masuk di dalam gerbang dan berada di lorong dimensi, “ Sebaiknya aku memanfaatkan ini untuk meningkatkan pemahaman Dao Kekosonganku, sebab lorong ruang sendiri mengandung Dao Kekosongan sebagai pondasinya dan Dao Ruang sebagai intinya “ gumam Bai Hao dan mulai mengolah tekhnik kultivasinya


4 jam berlalu dengan cepat dan Bai Hao telah sampai di tempat tujuan, tepatnya sekarang dia berada di gedung teleportasi Kota Anhui yang berjarak 2 jam perjalanan menuju kediaman Klan Bai.


Setelah keluar dari gedung, Bai Hao segera bergegas keluar dan langsung melesat ke arah timur menuju Klan Bai.


Tetapi saat melewati Balai Surga Harta, Bai Hao berhenti dan memutuskan untuk masuk ke dalam.


“ Selamat Datang Tuan! Ada yang bisa saya bantu..? “ tanya seorang pelayan sopan walau pun penampilan Bai Hao cukup meragukan


Sebab pakaian yang di pakai oleh Bai Hao terlihat sangat lusuh.


“ Bisa kau panggil Managermu? Katakan aku ingin berbisnis! “ jawab Bai Hao acuh tak acuh


“ Mohon Maaf Tuan, Manager sepertinya sedang sibuk karena sebelum anda datang terdapat tamu dari Kekaisaran Bulan! “ kata pelayan itu


Bai Hao mengangguk, dan sepertinya dia harus menunda dahulu rencana untuk menjual pil.


“ Apa disini bisa melakukan ujian Alkemis..? “ tanya Bai Hao penasaran


“ Bisa Tuan, jika Anda ingin. Maka saya akan memberitahu kepada Kepala Penguji terlebih dahulu “ jawabnya lebih sopan karena menduga bahwa Bai Hao adalah seorang Alkemis sebab dia menanyakan tentang ujian


“ Aku akan menunggu dan segera beritahu Kepala Penguji. Oh satu lagi, maksimal tingkat apa yang dapat diberikan oleh Balai Surga Harta..? “ kata Bai Hao penasaran dengan kualitas rumah dagang tersebut.


Karena di kehidupan pertamanya dulu, Balai Surga Harta sangatlah terkenal sebelum dia berhasil naik ke Alam Dewa.


Tetapi semenjak di Alam Dewa, Bai Hao tidak pernah turun ke Alam Rendah untuk mencampuri segala hal disana dan tidak tahu menahu tentang Balai Surga Harta lagi.


“ kalau soal tingkatan, Saya tidak mengetahuinya Tuan. Nanti Tuan bisa bertanya kepada Kepala Penguji “ jawab pelayan


Bai Hao mengangguk, dan pelayan itu segera memberitahu bagian Alkemis jika ada seseorang yang ingin melakukan ujian.


Setelah 15 menit menunggu, pelayan itu kembali lagi dan menuntun Bai Hao ke depan sebuah ruangan dengan bau herbal yang sangat pekat.


“ Saya hanya bisa mengantar sampai sini, silahkan Tuan masuk dan bawa token ini! “ ujar pelayan sembari menyerahkan token kayu yang pertanda bahwa Bai Hao masihlah seorang Alkemis magang atau belum bisa disebut sebagai Alkemis karena belum melakukan ujian.


“ Terimakasih Nona, dan ini untukmu! “ jawab Bai Hao sembari meraih token dan menyelipkan 3 keping emas.


Tanpa menunggu lama, Bai Hao segera masuk ke dalam ruangan itu dan dia melihat 5 orang yang salah satunya berusia sekitar 50 tahun dengan jenggot putih yang panjang.

__ADS_1


“ Silahkan duduk Anak Muda, perkenalkan nama, asal, dan juga ingin mengambil ujian tingkat berapa..? “ kata Pria Tua yang duduk di tengah - tengah


“ Salam para Senior, nama saya adalah Bai Hao dan berasal dari Klan Bai yang berada di timur Kota Anhui, kalau boleh tahu apa tingkat tertinggi yang dapat diambil disini..? “ kata Bai Hao penuh percaya diri


Para Penguji dan Kepala Penguji sedikit terkejut dengan asal dan nama Bai Hao.


Tetapi mereka tidak berpikir jauh, sebab semua orang tahu wajah dari aib Klan Bai yang tidak bisa kultivasi.


Dan di depan mereka bukanlah Bai Hao sang aib Klan Bai meski dia menggunakan topeng tidak mungkin dia membuat onar dengan para Alkemis. Itulah yang ada di pikiran para Penguji.


Mereka mengira bahwa mungkin asal dan namanya memang sama dengan Tuan Muda Klan Bai yang dianggap aib itu.


“ Memangnya kau memiliki kualifikasi apa bocah! Hingga bertanya tentang tingkat paling tinggi yang dapat diambil di Balai Surga Harta! “ kata salah seorang Penguji dengan tidak senang karena dia merasa orang di depannya terlau memandang rendah Balai Surga Harta


Bai Hao yang mendengar ucapan itu tersenyum geli di dalam hati, karena orang dari Alam Rendah sangat arogan.


Pria Tua yang duduk di tengah segera mengangkat tangan kanannya agar tidak terjadi keributan yang tidak perlu.


“ Aku akan menjelaskan dari awal, kayu adalah untuk yang belum diakui sebagai Alkemis meski dia bisa membuat pil, selanjutnya ada Perunggu, Perak, Emas, Berlian, Tungku Obat, dan yang tidak pernah ada semenjak kematian sang Legenda Alkemis yaitu Api Suci” kata Pria Tua tersebut


“ setiap tingkatan lencana menandakan pangkat dan derajat Alkemis, serta ada 2 bintang di tingkatan Berlian dan Tungku Obat “ lanjutnya


“ lalu siapa Legenda Alkemis itu..? Jika Junior ini boleh mengetahuinya “ tanya Bai Hao penasaran


Bai Hao tersenyum dalam hati karena dia adaah pewaris dari Ling Kun.


“ Dan untuk yang tingkat tertinggi yang dapat kau ambil adalah tingkat Emas, karena kau tau sendiri betapa susahnya menjadi seorang Alkemis dan di Kekaisaran ini saja yang tertinggi adalah Berlian Bintang 1 serta untuk menemukan tingkat Emas sudah sangat sulit jika tidak menuju Ibukota lalu ke Serikat Alkemis “ lanjut Pria Tua itu


“ Jika seperti itu adanya, Mari segera kita mulai! “ kata Bai Hao sembari melirik lencana yang terpasang di sebelah kanan baju dari Pria Tua itu.


Bai Hao tahu bahwa Pria Tua di depannya adalah Alkemis Berlian Bintang 1.


“ Ku beri kau waktu persiapan selama 30 menit yang berada disana, dan setelah itu. Kami para Penguji akan menilai kualitas pil dan menentukan lencana yang layak diberikan! “ kata Pria Tua dengan menunjuk sudut kiri ruangan yang terdapat bilik khusus.


Bai Hao hanya mengangguk dan masuk ke sana, di dalam bilik tersebut. Bai Hao mengecek kekuatan jiwanya dengan cara manual, sebab setelah mengalami ujian di Pagoda Obat.


Bai Hao tidak sempat memeriksa kekuatan jiwanya, tetapi dia merasakan bahwa kekuatan jiwanya meningkat secara drastis.


Setelah di periksa, Bai Hao sangat terkejut sebab kekuatan jiwanya berada di tingkat Langit Puncak dan hampir menyentuh tingkat Galaxy yang artinya kekuatan jiwa Bai Hao telah setara dengan para Alkemis tingkat Berlian bintang 2.


Setelah siap, Bai Hao segera keluar.


“ Baik, kau bisa memulainya! “ ujar Pria Tua tadi

__ADS_1


Bai Hao mengeluarkan bahan obat yang akan di buat pil.


Terlihat api hijau keluar dari tangannya, Bai Hao mulai memasukkan semua bahan obat itu.


Semua penguji sangat terkejut karena Bai Hao tidak menggunakan Tungku dan api yang dia kuasai termasuk jenis api yang lumayan langka.


Karena api hijau keberadaannya adalah 10:100, jika mereka tahu Bai Hao menguasi api tingkat tertinggi. Dapat dipastikan semua penguji akan muntah darah dan pingsan.


Tekhnik yang penyulingan yang dipakai Bai Hao pun sangat aneh dan baru pertama kali ini mereka melihatnya!.


Tangan kiri Bai Hao membentuk segel tangan, “ padatkan! “ ucapnya lumayan nyaring


Lalu semua bahan yang di suling menjadi cairan mulai menggumpal membentuk pil dan Bai Hao mengangkatnya ke atas menggunakan energi Qi nya.


Lalu tangan Kiri Bai Hao mulai membentuk segel lagi.


“ Jadi! “ ucap Bai Hao sedikit keras


Seketika, setelah Bai Hao mengucapkan kata itu.


Aura langit dan bumi terserap dengan hebat dan terlihat Petir Surgawi menyambar pil buatan Bai Hao sebanyak 4 kali.


Fenomena Petir Surgawi membuat heboh Kekaisaran Bulan, sedangkan 5 orang penguji segera gemetar melihat keajaiban di depannya.


“ Semua sudah selesai Senior, ini adalah Pil Darah Besi yang berguna untuk memperkuat fondasi orang yang berada di tingkat Langit dan kualitasnya bisa Senior nilai sendiri! “ ujarnya sembari memasukkan 4 pil yang dia suling tadi ke dalam botol giok dan menyisakan 1 yang terbaik untuk di nilai.


Karena proses penyulingan Bai Hai tadi menghasilkan 5 buah pil Darah Besi.


Pria Tua yang menjadi Kepala Penguji segera turun dan menerima pil itu dengan tubuh gemetar.


Saat pil telah berada di atas tangannya, dia dapat melihat dengan jelas Nadi Pil yang berupa garis emas.


Segera di bersujud di hadapan Bai Hao.


“ Maafkan kelancangan Junior ini karena tidak dapat melihat tingginya gunung! “ ujar Pria Tua itu


Karena ada aturan tidak tertulis di dalam dunia Alkemis, siapa yang memiliki lencana lebih tinggi maka dia adalah orang yang wajib dihormati sekalipun kultivasinya rendah.


Sebab para Alkemis tidak terlalu memperdulikan Kultivasi, dan hanya berkutat di dunia obat dan pil.


Semakin tinggi lencana maka semakin banyak ilmu dan pengetahuan orang tersebut.


“ Saya bernama Hong, atau orang biasa mengenal saya dengan sebutan Master Hong sang Golok Naga “ katanya masih bersujud

__ADS_1


__ADS_2