
Bai Hao melanjutkan perjalanan menuju Hutan Neraka.
Selama berada di perjalanan, Bai Hao tidak mendapatkan rintangan yang berarti. Hanya ada beberapa kelompok begal dan bandit kelas teri yang menghadangnya.
Setelah sampai di pinggaran Hutan Neraka, Bai Hao segera melompat ke atas pohon dan duduk di batang pohon tersebut.
“ Baiklah, mari kita lihat dan amati apa yang menarik dari tekhnik ini “ gumamnya sembari membuka kitab Tekhnik 4 Elemen Pengguncang Surga.
Di dalam kitab tekhnik tersebut dijelaskan bahwa tekhnik ini hanya bisa di kuasai oleh orang yang berjodoh dan memiliki elemen atau dantian kekosongan yang notabenya dapat menerima semua jenis elemen dan tidak terpengaruh oleh energi Yin atau Yang yang ada di setiap elemen yang berbeda.
Sebagai contoh adalah elemen api, elemen api memiliki energi Yang dan elemen es memiliki energi Yin.
Ke dua energi tersebut saling bertolak belakang, tetapi dapat berdampingan jika menemukan komposisi yang tepat untuk penggabungan setiap energi.
“ Sepertinya orang di Alam Rendah ini telah salah menilai kitab tekhnik “ gumam Bai Hao
“ Bahkan di Alam Dewa, tidak ada tekhnik yang seperti ini “ lanjutnya terkagum setelah membaca bagian awal berupa penjelasan kitab tersebut.
Saat Bai Hao membaca bagian pertama berupa penguasaan tekhnik dasar dari semua elemen, dia mengerutkan kening karena merasa heran.
“ Metodenya sangat berbeda dari yang selama ini aku pelajari, apakah kitab ini sebetulnya adalah tekhnik surgawi..? “ gumam Bai Hao dipenuhi rasa penasaran.
Setelah berkelut dengan rasa penasaran dan ke bimbangan atas kitab tersebut, Bai Hao memutuskan untuk mencari sebuah goa agar dia dapat bermalam dengan nyaman tanpa gangguan dari binatang buas atau hewan roh yang ada di sana.
Bai Hao melompat dari satu batang pohon ke batang pohon yang lain layaknya ninja.
Setelah 3 jam menyusuri pinggiran Hutan Neraka, Bai Hao melihat ada sebuah goa di dekat jurang yang dalam.
Grrrrrr…..
Terdengar suara geraman saat Bai Hao mendekati goa tersebut.
“ Anak manusia, ada urusan apa kau memasuki wilayahku! “ kata sosok di dalam goa
Bai Hao terkejut mendengar suara tersebut, karena setahunya hanya hewan roh yang telah berevolusi saja yang dapat berbicara.
“ Maafkan kelancangan Junior ini, junior hanya mencari tempat untuk bermalam. Tetapi siapa sangka bahwa goa yang Junior ini tuju ternyata adalah kediaman Senior dan termasuk daerah teritori Senior “ jawab Bai Hao sembari menangkupkan tinju dan melangkah pergi secara pelahan agar sosok di dalam goa tidak semakin terganggu.
Bai Hao cukup sadar diri, bahwa tingkat kekuatannya saat ini masih lah sangat rendah.
“ Tunggu Manusia! “ Kata sosok di dalam goa
__ADS_1
“ Aku ingin meminta bantuanmu! “ lanjutnya
“ Bantuan apa Senior..? Jika Junior ini bisa, maka akan Junior lakukan! “ jawab Bai Hao sedikit tertarik karena makhluk yang masuk dalam jajaran atas meminta bantuan kepadanya.
Keadaan di depan goa tersebut sempag hening beberapa saat, karena sosok di dalam goa mencoba memeriksa tingkatan Bai Hao.
Dia tidak ingin membawa maut untuk dirinya sendiri, karena saat ini dia telah terluka parah dan kekuatannya turun hingga tingkat Bumi Awal.
“ Kenapa aku tidak dapat merasakan kultivasi manusia itu “ batinnya heran karena sosok yang berada di luar goa sangat aneh menurut penglihatan presepsinya.
Seolah sosok manusia di luar sana terlindungi oleh tembok besar dan kokoh, sehingga sangat sulit untuk menembusnya.
“ aku akan mencoba peruntungan dengannya, dari suara yang ku dengar. Sepertinya dia masih muda, dan kebanyakan pemuda terlalu naif “ gumam sosok tersebut menyeringai jahat.
“ Kau bisa masuk untuk berbicara langsung denganku! “ kata sosok tersebut dengan keras dan Bai Hao yang berada di luar goa segera masuk dengan kesiagaan tinggi sembari menggenggam gagang pedangnya
Setelah berjarak 50 meter dari sosok tersebut, Bai Hao sangat terkejut karena yang ada di depannya adalah Serigala Bulan Darah yang merupakan percampuran 2 Ras yaitu setengah Iblis dan setengah Hewan Roh.
“ tidak perlu bersiaga manusia, aku sedang terluka parah karena melakukan pertarungan dengan kultivator kuat beberapa waktu lalu di ujung utara sana! “ tungkas sosok tersebut
“ Maaf jika Junior ini kurang sopan, bantuan apa yang di inginkan oleh Senior..? “ tanya Bai Hao
“ Ahh… dimana sopan santunku, aku dikenal sebagai Serigala Bulan Darah. Kau pasti belum pernah bertemu sosok sepertiku karena kekaisaran ini bukan kekaisaran besar “ lanjutnya
Bai Hao hanya mengangguk, “ Lantas apa yang aku dapatkan jika membantu Senior..? Senior pasti tahukan bahwa tidak ada makan siang gratis “ kata Bai Hao
“Cih, anak manusia ini tidak senaif yang aku pikirkan. Jika saja aliran Qi di tubuhku tidak kacau serta tidak terkena racun si brengsek itu, tidak sudi aku meminta bantuan kepada makhluk lemah ini “ batin Serigala Bulan Darah
“ Tentu aku akan memberikan beberapa herbal untukmu berkultivasi sebagai bayaran“ jawabnya tersenyum agar terlihat ramah di depan Bai Hao
“ Lantas, dari mana Senior tahu bahwa ada dimensi kecil disana..? “ tanya Bai Hao penasaran
“ Tentu saja aku tahu, karena itu adalah sebuah dimensi yang ku perebutkan dengan orang kuat tersebut. Dan setelah aku membunuhnya, aku mendapatkan luka yang parah seperti ini “ jawabnya sambil mengeluarkan peta kasar Hutan Neraka dan melemparnya ke Bai Hao
“ Kau tidak perlu tahu aku berasal dari Klan atau Organisasi apa, yang jelas asal usulku tidak bisa kau bayangkan ! “ lanjut Serigala Bulan Darah
Memang benar apa yang dikatakan serigala Bulan Darah, dulu sebelum Bai Hao meninggalkan Alam Rendah dan menuju Alam Dewa.
Dia sempat berpetualang ke seluruh penjuru benua tempatnya tinggal, disana dia menemukan beberapa keajaiban. Tetapi sayangnya saat belum terpuaskan rasa penasaran Bai Hao akan misteri Alam Rendah, Dao Surgawi menariknya secara paksa sebab tingkatannya telah melebihi batas dari Alam itu sendiri.
Mungkin kali ini adalah kesempatan bagi Bai Hao untuk melanjutkan rasa penasaran akan misteri Alam Rendah yang belum tuntas tersebut.
__ADS_1
“ Baiklah, Junior ini akan membantu Senior. Apakah ada cara atau syarat untuk keluar dan masuk dari sana..? “ tanya Bai Hao memastikan karena setiap dimensi kecil memiliki karakteristik berbeda.
“ Tidak ada, tetapi perbedaan waktu di dalam sana adalah 7:1, jika kau berada di dalam dimensi itu selama 7 hari. Maka di dunia nyata hanya satu hari saja, karena perputaran waktu disana lebih cepat “ jawab Serigala Bulan Darah
“ yang perlu kau waspadai adalah Hewan Roh di perbatasan, setelah kau masuk di dalam dimensi kecil itu. Maka teteskan darahmu dibalik peta, seketika itu juga akan tergambar daerah yang aman dan berbahaya yang ada di dalam sana “ jelasnya panjang lebar
“ sebab di dalam sana terdapat beberapa Ras penguasa dimensi, yang terkuat berada di ranah Penempaan Tubuh Puncak “ lanjutnya
Bai Hao cukup penasaran dengan penuturan Serigala Bulan Darah, “ jika seperti itu, kenapa senior tidak bersembunyi di sana saja..? “ tanya nya heran,dan Bai Hao yakin pasti ada persyaratan lain yang belum dijelaskan oleh serigala ini.
“ Sebenarnya, batasan kultivasi maksimal yang bisa memasukinya adalah Penempaan Tulang Puncak, jika lebih dari itu. Maka orang yang memaksa masuk akan hancur oleh badai ruang “ jawab Serigala Bulan Darah sambil menghela nafas panjang sebab manusia di depannya lumayan jeli saat mendengar puncak rantai makanan di dimensi tersebut.
“ Dan jika melihat dari usia tulang serta fisikmu secara sekilas, maka aku pastikan kau masih di tahap Awal Menengah, atau maksimal berada di tahap Awal Puncak “ lanjutnya
Bai Hao hanya mengangguk dan tidak ingin membuka semua kartu Asnya meskipun sekarang ini dia masih lemah.
“ Kalau begitu, Junior ini akan berangkat sekarang! “ ujar Bai Hao menangkupkan tinjunya dan setelah dibalas anggukan oleh Serigala Bulan Darah. Dia lekas pergi menuju perbatasan antara bagian tengah dan pinggir Hutan Neraka.
Saat hampir menjelang malam, Bai Hao memutuskan berhenti dan membuat api unggun.
Bai Hao duduk dalam posisi lotus dan mulai memahami bagian pertama dari tekhnik 4 Elemen Pengguncang Surga tersebut.
Di bagian pertama kitab tekhnik tersebut, dijelaskan bahwa cara untuk menguasai Elemen petir adalah dengan memusatkan energi di dantian kemudian menarik aura atau hawa dari alam yang merupakan partikel petir dan menyebarkannya ke seluruh tubuh.
Setelah tersebar merata ke seluruh tubuh, energi yang tersebar di setiap meredian tubuh itu di tarik masuk ke dalam dantian.
3 jam pun berlalu dengan cepat, “ Huffttt… ternyata metode ini sangat sulit. Dan melebihi ekspetasi yang ku bayangkan, masih ada beberapa ruang kosong di ruang dantian yang harus ku isi dengan aura alam berupa partikel petir “ gumam Bai Hao
Setelah itu dia langsung berdiri dan melanjutkan perjalanan menuju daerah perbatasan wilayah luar dan tengah Hutan Neraka.
Tetapi baru berjalan sekitar 15 menit, Bai Hao mendapatkan serangan dadakan yang hampir membuatnya terluka parah.
“ Sial! Untung saja aku bisa menghindari serangan tersebut! “ gumamnya sembari melirik bekas serangan yang menimbulkan lubang cukup dalam.
Boomm….
Terlihat dari jarak 1 kilo di depan Bai Hao ada ledakan - ledakan yang besar, kemungkinan itu adalah pertarungan entah dari hewan roh atau kultivator yang bertarung.
“ Sebaiknya aku mengintai mereka terlebih dahulu, siapa tau ada kesempatan emas yang akan ku dapatkan! “ gumam Bai Hao dan melesat ke arah pertarungan tersebut.
“ Apa!! “ pekik Bai Hao terkejut
__ADS_1