
Bai Er’ling dan Bai Hao saling jual beli serangan di atas arena.
Bai Hao yang mengandalkan kecepatan serta kelincahan sedangkan Bai Er’ling mengandalkan kelincahan dan pertahanan.
Sangat jarang seorang kultivator wanita yang memakai pedang panjang dengan ukuran sedang, karena diperlukan tenaga serta kekuatan fisik yang lumayan besar untuk ukuran wanita.
Tetapi Bai Er’ling menjadi salah satu dari 1000 orang itu.
Trang….
Pedang Bai Hao dan Bai Er’ling saling berbenturan dan mereka mengambil jarak untuk menstabilkan nafas sejenak.
“ aku merasa kita sudahi saja sampai disini, sebab terlalu lama juga akan membuang - buang waktu! “ kata Bai Hao serius
“ jika itu kemauan Tuan Muda, maka gadis ini tidak dapat menolaknya. Sebaiknya Tuan Muda lebih fokus agar tidak terkena tekhnik yang akan aku lancarkan! “ jawab Bai Er’ling percaya diri
“ Kau tidak perlu khawatir, dan jangan salahkan aku jika kau mengalami luka atau kulitmu yang putih itu tergores! “ kata Bai Hao dan segera menghimpun Qi di pedangnya
Bai Er’ling tidak menjawab dan fokus untuk melancarkan serangan pamungkasnya agar dapat menjadi Matriak ( sebutan seorang wanita Kepala Keluarga/Sekte/Klan ) .
Mereka berdua serentak maju dan melancarkan serangan terakhir.
Jurus Pedang Serigala Perak Surgawi - Taring Salju!
Jurus Penghancur Surga - Pedang Dewa!
Kedua serangan saling berbenturan, butiran salju turun saat Bai Hao megeksekusi jurusnya sedangkan tekanan yang teramat kuat muncul ketika Bai Er’ling mengeksekusi jurusnya.
Blar….
Ledakan dasyat terjadi di tengah arena, para penonton yang tadinya sedikit gaduh langsung terdiam membisu karena benturan ke dua jurus anak muda yang ada di tengah arena sama dengan serangan dari Kultivator tingkat Galaxy Awal.
Nampak disana Bai Hao berdiri dengan tegak dan dari bahu kanannya mengalir darah segar.
Bagi Bai Hao, luka seperti itu tidaklah menyakitkan.
Berbeda dengan Bai Er’ling yang mengalami kondisi lumayan buruk, beberapa bagian dari bajunya sobek dan rambutnya berantakan.
__ADS_1
Pedang yang digunakan oleh Bai Er’ling mengalami keretakan padahal senjata tersebut berada di tingkat Bumi.
Tetua dari Sekte Cahaya Suci semakin berminat dengan pedang yang ada di tangan Bai Hao.
Sebab pedang tingkat Bumi saja mengalami keretakan, hal itu membuktikan bahwa pedang yang ada di tangan Bai Hao memiliki tingkatan setidaknya Langit Tinggi.
Itulah pikir Tetua Sekte Cahaya Suci.
“ A…aku menyerah! “ kata Bai Er’ling lalu dia kehilangan kesadaran
Para tim medis segera membawanya untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan jikalau ada hal yang membahayakan.
Wasit segera mengumumkan pemenang pada kompetisi internal Klan Bai tersebut.
Semua penonton menyambutnya dengan sorak gembira, dan banyak dari mereka yang tidak menyangka bahwa sang aib Klan Bai akan menjadi pemangku jabatan Patriak Klan Bai selanjutnya setelah ayahnya turun dari kursi jabatan.
“ Baiklah, karena pemenang sekalikus penerus jabatan Patriak telah ada. Maka aku Bai Mubai sebagai Patriak Klan Bai Generasi ke 15 menyatakan Bai Hao sebagai penerus Patriak Klan Bai generasi ke 16 ! “ teriak Bai Mubai lantang dan nada bangga saat menyebut nama anaknya.
Bai Hao menuju tengah arena dan menangkupkan tinju sebagai tanda terimakasih.
Para penonton berbisik, mereka mengira bahwa akan ada kompetisi lagi setelah ini.
“ di sebelah kanan ku adalah Tetua ke 6 dari Sekte Cahaya Suci, sedangkan di sebelah kiriku adalah teman sekaligus sahabatku dahulu. “ kata Bai Mubai menjeda perkataannya untuk melihat respon para penonton.
“ dia adalah Tetua ke 4 dari Sekte Surgawi Emas “ lanjutnya
Seketika keadaan di sekitar arena kembali menjadi riuh karena Sekte Surgawi Emas sendiri merupakan Sekte kelas 1 yang ada di Wilayah Dewa sedangkan Sekte Cahaya Suci adalah juga merupakan Sekte kelas 1.
“ Untuk juara 1 berhak memilih di sekte mana dia akan pergi, karena aku tadi sudah membuat kesepakatan dengan ke dua Tetua! “ kata Bai Mubai
Seketika Bai Er’ling yang menjadi juara 2, dan Bai Cui yang menjadi juara 3 menuju ke tengah arena juga meskipun keadaan mereka berdua belum pulih sepenuhnya.
“ untuk juara 1 bisa memilih sekte mana yang akan dimasuki! “ kata wasit dengan lantang
Tana pikir panjang, Bai Hao segera memilih Sekte Surgawi Emas.
Meski roda takdir kemungkinan berubah, tetapi dia mengingat bahwa dahulu Sekte Cahaya Surgawi bekerjasama dengan makhluk asing yang berniat menguasai benua tempat Bai Hao tinggal.
__ADS_1
Lalu untuk juara 2 dan 3, para Tetua Sekte Wilayah Dewa lah yang memilih mereka.
Tetua ke 6 Sekte Cahaya Suci agak kesal karena Bai Hao tidak memilih untuk memasuki Sektenya, memang kelas Sekte Cahaya Suci dan Sekte Surgawi Emas berada di tingkat yang sama.
Tetapi terdapat perbedaan pada kekuatan Tetua yang dikirim ke Klan Bai saat ini.
Tetua ke 4 Sekte Surgawi Emas sendiri memiliki kekuatan Galaxy Menengah sedangkan Tetua ke 6 Sekte Cahaya Suci hanya Galaxy Awal.
Terdapat jurang yang lebar terhadap tingkatan tersebut.
Setelah Semua selesai, Sekte Cahaya Suci mengambil Bai Er’ling dan Bai Cui. Tetua Ke 4 Sekte Surgawi Emas hanya menghela nafas.
Semoga saja anak dari sahabatnya tidak mengecewakan Patriak Sekte.
“ kemarilah Hao’er! “ kata Bai Mubai setelah semua penonton kembali ke rumah masing - masing dan hanya menyisakan Bai Mubai, Tetua ke 4 Sekte Surgawi Emas dan Bai Hao yang sengaja berdiam diri disana ketika melihat kode Ayahnya tadi.
“ Ada apa Ayah..? “ tanya Bai Hao setelah memberi hormat
“ Perkenalkan, dia adalah Ling Di adik dari Kaisar Kekaisaran Ling sekaligus sahabat dari ayahmu ini! “ kata Bai Mubai
“ Salam paman Di! “ ujar Bai Hao menangkupkan tinjunya dengan hormat
“ Tidak perlu terlalu sopan Nak, anggap saja aku sebagai paman kandungmu! “ jawab Ling Di tersenyum hangat
“ Bisakah aku memeriksa kondisimu yang tiba - tiba berubah..? Jujur saja, ayahmu sudah sering meminta bantuanku untuk mencarikan seorang Alkemis tingkat Tinggi di Sekte atau Kekaisaran Ling sana, tetapi kau tau. Setelah aku menceritakan mengenai kondisimu, mereka semua menyerah! Dan berkata tidak sanggup “ lanjutnya sembari merasa iba akibat kondisi anak sahabatnya itu
Tetapi semua sudah berubah, Bai Mubai bercerita ketika dia dan Ling Di membahas tentang keadaan Kekaisaran dan Benua.
Bai Hao lantas mengulurkan tangannya, Ling Di memegang pergelangan tangan Bai Hao dan melebarkan matanya saat mengetahui bahwa Bai Hao telah mencapai tingkat Langit Awal.
“ Sungguh Monster yang sesungguhnya! “ batin Ling Di
“ Aku tau apa yang Paman Di pikirkan, tetapi aku harap bahwa Paman Di tidak mengatakan ini kepada siapapun “ kata Bai Hao
Ling Di terhenyak daru keterkejutannya, “ Memang apa yang ingin kau lakukan! Dengan kekuatanmu itu. Seharusnya kau akan menjadi Murid Elite di Sekte! “ ujar Ling Di
Bai Hao tersenyum misterius, “ Sebenarnya… “
__ADS_1