
Xiao Chujiu membuka mata nya pelan,lalu bangun untuk mengambil posisi duduk. Mata nya menyapu keseluruh ruangan dan menyadari kini dia tengah berada di atas kasur.
Xiao Chujiu segera bangkit dan mencari sosok Qin Wujing. Saat ini wajah nya masih seperti anak kecil yang benar-benar baru bangun dari tidur, otak nya masih tidak sepenuhnya bekerja.
Mata nya mencari Qin Wujing kesana kemari,padahal di dalam hati nya dia juga tidak tahu mencari untuk apa. Tubuh dan pikiran nya spontan melakukan ini.
"Apa yang anda cari?," Suara berat datang dari arah pintu.
Xiao Chujiu segera menoleh dan menghela nafas saat melihat Qin Wujing.
"Tidak tahu," jawab Xiao Chujiu asal,lalu dia berjalan ke arah kolam pemandian.
"Cepat bersiap,kita harus kembali ke Qin Wangfu," ujar Qin Wujing,lalu dia berjalan ke arah meja belajar Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu hanya mengangguk ringan dan meneruskan langkah nya ke arah kolam pemandian. Dia mandi dengan santai seperti biasa,namun dia juga merasakan kesedihan. Biasanya Wanwan selalu berada di samping nya,namun sekarang dia masih harus beristirahat untuk pemulihan luka bakar nya.
Xiao Chujiu menggertakan gigi nya marah saat mengingat Wanwan tersiram air panas. Jika bukan karena ulah Xiao Meng, Wanwan tidak akan menderita luka bakar yang parah seperti ini!.
Luka bakar di paha Xiao Chujiu tidak terlalu parah,namun jika di sentuh kasar tentu saja masih sakit.
Xiao Chujiu buru-buru menyudahi ritual mandi nya agar pria yang tengah membaca buku di meja itu tidak berkicau pedas.
Beruntung ruangan membaca tempat Qin Wujing dan kamar Xiao Chujiu terpisah karena adanya pembatas. Xiao Chujiu jadi bisa lebih mudah dan lancar untuk mengganti Hanfu nya.
Setelah selesai memakai Hanfu,Xiao Chujiu berjalan ke arah cermin. Sekarang dia termenung dan memandang bayangan nya sendiri di cermin. Dia diam seperti orang bodoh.
Xiao Chujiu tidak bisa menyanggul rambut!. Selama ini yang menyanggul rambut nya adalah Wanwan, namun sekarang Wanwan tidak ada. Jadi apa yang harus dia lakukan?.
Di Kekaisaran Timur. Wanita yang telah menikah harus menyanggul rambut nya,tidak boleh ada pria lain selain suami nya yang melihat rambut panjang mereka tergerai bebas. Jadi sekarang tidak mungkin Xiao Chujiu keluar tanpa menyanggul rambut nya.
Xiao Chujiu menghela nafas dan dengan asal menyanggul rambutnya sendiri. Setelah selesai dia berjalan menuju Qin Wujing.
"Wangye, qie sudah siap. Ayo!."
Qin Wujing mengangkat pandangan nya ke arah Xiao Chujiu,saat melihat penampilan rambut Xiao Chujiu yang berantakan, kedua alis nya menyatu.
"Apa kamu berniat mempermalukan Qin Wangfu?,model rambut apa yang kamu kenakan?," Cibir Qin Wujing.
Xiao Chujiu tersenyum lebar hingga menampilkan deretan gigi putih nya,dengan nada pelan dia menjawab,"a-aku tidak bisa menyanggul rambut."
Qin Wujing mengangkat alis kiri nya,"kamu adalah wanita namun tidak bisa menyanggul rambut?," Ini adalah pertama kalinya Qin Wujing mendengar lelucon seperti ini. Seorang wanita bangsawan tidak bisa menyanggul rambut?,bahkan seorang pelayan rendahan saja bisa.
"Panggil Mi mama untuk menyanggul rambut anda. Cepat," ujar Qin Wujing.
Xiao Chujiu menggeleng,"Su yiniang menempatkan dia di pekerjaan kasar, qie tidak mau mengganggu nya hanya karena untuk menyanggul rambut."
Qin Wujing,"kalau begitu panggil pelayan wanita lain."
Xiao Chujiu menggeleng lagi,"tidak bisa!,sebagian besar pelayan di Xiao Fu adalah kaki tangan Su yiniang!. qie tidak sudi !."
Qin Wujing mengerutkan keningnya lalu menatap Xiao Chujiu dengan tatapan dingin,"cepat panggil. Benwang akan mengawasi mereka selagi mereka menyanggul rambut kamu,jika berani macam-macam tangan mereka akan Benwang potong di tempat!."
Xiao Chujiu tertegun sejenak,lalu dia mengangguk dan berlari ke arah pintu. Xiao Chujiu memerintahkan pelayan wanita yang berjaga di pintu luar untuk masuk dan menyanggul rambut nya.
Sesuai dengan perkataan Qin Wujing, pria itu duduk tepat di samping meja rias Xiao Chujiu. Tangan nya memegang buku,sesekali Qin Wujing melirik dingin ke arah Xiao Chujiu.
"Wangfei,sudah selesai," pelayan wanita itu merapikan kotak perhiasan Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu mengangguk,"anda boleh pergi."
__ADS_1
"Baik."
Xiao Chujiu memandang bayangan diri nya lalu menoleh ke arah Qin Wujing,"Wangye,ayo!."
Qin Wujing melirik Xiao Chujiu sebentar lalu segera menutup buku nya dan berjalan keluar meninggalkan Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu dengan wajah mencemooh Qin Wujing karena kebiasaan nya yang pelit bicara segera menyusul Qin Wujing dari belakang.
Saat mereka telah berada di gerbang Xiao Fu, Xiao He dengan nada lembut menawarkan Qin Wujing dan Xiao Chujiu untuk sarapan lebih dulu sebelum pergi. Namun Qin Wujing segera menolak tawaran Xiao He mentah-mentah dan segera berjalan masuk kedalam kereta.
Xiao Chujiu tersenyum tipis saat melihat ini,lalu dia mengucapkan salam perpisahan sebelum naik kedalam kereta.
"Ayah, Chujiu dan Wangye akan kembali ke Qin Wangfu. Ayah tolong jaga kesehatan dengan sangat baik,karena jika ayah sakit, Chujiu akan merasa sangat khawatir," nada bicara nya sengaja dia buat sedih, seolah tidak mau berpisah dengan Xiao He.
Xiao He yang mendengar nada bicara putri nya yang sedih merasa tersentuh,dengan lembut dia mengelus pundak Xiao Chujiu dan berkata,"Chujiu,anda sudah menikah dan menjadi Qin Wangfei. Anda tidak perlu mengkhawatirkan ayah, ayah di sini akan baik-baik saja bersama dengan saudara mu yang lain."
Xiao Chujiu mengangguk,kedua bibir nya terangkat untuk tersenyum manis,kemudian dia segera berjalan masuk kedalam kereta.
Gerbong kereta Qin Wangfu mulai berjalan menyusuri jalanan kekaisaran Timur. Banyak pasang mata yang melirik ke arah kereta karena terdapat lambang Qin Wangfu. Mereka bertanya-tanya,apa Adipati Qin sang dewa perang yang terkenal dengan kedinginan dan keganasan nya benar-benar menemani seorang tunangan buangan Putra Mahkota ke rumah orang tua nya?.
Setelah setengah jam. Gerbong kereta yang di naiki Qin Wujing dan Xiao Chujiu telah sampai dengan selamat,mereka berhenti di depan Gerbang Qin Wangfu. Saat Qin Wujing dan Xiao Chujiu turun,pasang mata mulai melirik penasaran ke arah mereka.
Qin Wujing telah keluar lebih dulu,saat Xiao Chujiu hendak menyusul, tiba-tiba tangan Qin Wujing terulur ke arah nya untuk membantu Xiao Chujiu turun.
Xiao Chujiu dengan santai meraih tangan Qin Wujing dan berjalan turun keluar dari kereta dengan gaya seanggun mungkin.
Ratusan pasang mata yang melihat ini melotot kaget. Qin Wangye memperlakukan tunangan buangan Putra Mahkota dengan sebegitu baik?.
Xiao Chujiu dengan acuh masuk kedalam Qin Wangfu bersama Qin Wujing. Dia malas menghadapi mereka.
Saat dia dan Qin Wujing telah menginjakan kaki dan masuk kedalam,gerbang Qin Wangfu juga sudah di tutup, suara yang sangat manis datang menghampiri mereka.
"Wujing Gege,lama tidak berjumpa!."
Gu Jingyi,nama itu terlintas di dalam otak Xiao Chujiu. Gu Jingyi adalah keponakan Gu Huangtaihou. Dia adalah Junzhu yang sangat di hormati,namun 'Xiao Chujiu' dulu pernah terlibat perselisihan yang hebat dengan wanita ini. Jika bukan karena Xiao He adalah Perdana Mentri,mungkin Xiao Chujiu telah kehilangan kepala dari dulu.
Saat mata Xiao Chujiu dan Gu Jingyi bertabrakan, Xiao Chujiu bisa melihat ada kebencian di mata Gu Jingyi untuk nya.
Perasaan Xiao Chujiu mulai merasa gelisah kala melihat Gu Jingyi adalah wanita yang sangat cantik. Walaupun Xiao Chujiu juga terkenal sangat cantik di tanah Kekaisaran Timur,namun jika mata yang jeli menilai,Xiao Chujiu masih kalah telak.
Tunggu. Untuk apa dia khawatir?. Apa diri nya mengkhawatirkan Qin Wujing tertarik dengan wanita ini?. Tidak tahu rasa khawatirnya di dasari oleh apa,yang terpenting sekarang adalah hati Xiao Chujiu benar-benar merasa gelisah.
"Ada apa?," Tanya Qin Wujing setelah melihat kehadiran Gu Jingyi. Siapapun yang mendengar nada bicara Qin Wujing saat ini,tentu saja mereka akan tahu bahwa Qin Wujing malas bicara dengan Gu Jingyi.
Seolah telah terbiasa oleh sifat Qin Wujing, Gu Jingyi tersenyum dan menjawab,"tidak ada. Aku hanya mampir kemari untuk menemui anda setelah pulang dari perguruan Kun Lun. Siapa sangka anda tidak ada di Qin Wangfu dan tengah menemani Jiu Meimei mengunjungi Xiao Fu," mata Gu Jingyi melirik ke arah Xiao Chujiu di akhir kalimat.
Qin Wujing tidak merespon apapun dan berjalan maju untuk masuk ke Qin Liyun dan malah berkata,"Chujiu,kamu bisa kembali ke Qin Lian. Benwang tahu kamu lelah."
Xiao Chujiu mengangguk mengerti,"baik."
Qin Wujing telah berjalan menjauh,saat Xiao Chujiu hendak melangkahkan kaki, Gu Jingyi mencengkeram tangan Xiao Chujiu.
"Apa anda tidak puas dengan Putra Mahkota sehingga merebut Wujing Gege dari saya?," Nada suara nya sangat penuh kebencian.
Xiao Chujiu melepas cengkraman Gu Jingyi dengan tenaga dan menjawab dengan senyum,"merebut Wangye dari anda?. Gu Junzhu, sepertinya anda keliru. Pernikahan saya dengan Wangye di atur sendiri oleh Kaisar, dan soal mengapa saya bisa putus pertunangan dengan Putra Mahkota, seharusnya anda jangan marah kepada saya,namun marah kepada orang yang memiliki rencana untuk memutuskan pertunangan saya dengan Putra Mahkota. Gu Junzhu,coba anda pikirkan. Jika saya dan Putra Mahkota tidak putus pertunangan,akankah Kaisar menurunkan Dekrit pernikahan saya dengan Wangye?. Tidak kan?. Maka dari itu,anda seharusnya marah kepada orang licik yang menjebak saya sehingga putus pertunangan dengan Putra Mahkota," Xiao Chujiu sedang melemparkan bola api kepada Liu Pingle dan Xiao Meng. Jika Gu Junzhu berhasil termakan hasutan nya,maka dia tidak perlu repot-repot membuang tenaga untuk membuat hidup Liu Pingle dan Xiao Meng susah.
Gu Jingyi adalah orang yang memiliki sifat sama seperti Xiao Meng dan 'Xiao Chujiu' yang dulu. Tiga wanita itu mudah sekali terhasut,hal ini membuat Wu Ruyi mudah menangani Gu Jingyi dan Xiao Meng.
Gu Jingyi melirik ke arah Xiao Chujiu dengan tajam,"maksud anda. Anda di jebak oleh seseorang sehingga pertunangan anda dan Putra Mahkota rusak?."
__ADS_1
Xiao Chujiu mengangguk,raut wajah nya berubah sedih dan membalas,"benar. Gu Junzhu,apa anda tidak pernah mendengar gosip terbaru tentang saya?."
Gu Jingyi menaikan alis kiri nya,"apa?."
Xiao Chujiu menghela nafas,mata nya seketika menjadi berkaca-kaca.
"Saya sempat melakukan bunuh diri sehari sebelum menikah dengan Wangye,namun bunuh diri saya gagal. Gu Junzhu,jika anda berpikir saya merebut Wangye dari anda, apa anda lupa tentang perasaan saya untuk Putra Mahkota sebesar dan setulus apa?. Bahkan sudah sempat beberapa kali Wangye dan Putra Mahkota telah hadir bersama namun mata dan hati saya masih fokus dan terus memuja Putra Mahkota."
Gu Junzhu yang mendengar ini terdiam sebentar. Menurut nya,apa yang di katakan Xiao Chujiu semua masuk akal. Di tanah Timur ini, siapa yang tidak tahu tentang seorang Nona besar keluarga Xiao yang tergila-gila dengan Putra Mahkota?.
Xiao Chujiu yang melihat Gu Jingyi terdiam, tersenyum di dalam hati. Gu Jingyi sangat mudah di hasut dengan trik kecil seperti ini!. Jika dia tinggal di Harem Kaisar,mungkin dia tidak dapat bertahan lebih dari tiga hari!.
"Siapa yang menghancurkan pertunangan anda?," Tanya Gu Jingyi,mata nya masih menatap tajam Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu mengelap air mata nya dan menjawab,"ti-tidak Junzhu,saya tidak bisa mengatakan nya."
Gu Jingyi yang melihat Xiao Chujiu tanggung-tanggung di akhir merasa kesal. Segera dia berkata,"jawab saja!. Anda tidak perlu khawatir!. Untuk kali ini saya akan melupakan kebencian di antara kita. Saya akan membalas mereka atas ketidakadilan yang anda alami!."
Xiao Chujiu tertawa di dalam hati. 'ketidak adilan' katanya ?.
"Namun Junzhu, berjanjilah pada saya bahwa ini akan menjadi rahasia kita berdua," ujar Xiao Chujiu,nada bicaranya sangat sedih.
Gu Junzhu mengangguk,perlahan ekspresi dan tatapan tajam wajah nya hilang.
"I-ini karena rencana Liu Pingle dan Meimei saya," cicit Xiao Chujiu.
Gu Jingyi membelalakan mata nya,"Liu Pingle dan Meimei anda?, Xiao Meng?!."
Xiao Chujiu mengangguk lemah seperti orang tertindas.
Gu Jingyi menggertakan gigi nya marah. Ternyata dalang di balik semua ini adalah Liu Pingle dan Xiao Meng!. Gu Jingyi tidak akan melepaskan mereka!. Jika bukan karena ulah mereka, mungkin Gu Jingyi akan menjadi Qin Wangfei sekarang!.
Xiao Chujiu menepuk pundak Gu Jingyi dan berkata,"Junzhu,saya harus kembali ke Qin Lian untuk beristirahat. Perjalanan tadi sangat melelahkan."
Gu Junzhu mengangguk,"silahkan,maaf telah membuat Istirahat anda tertunda."
Xiao Chujiu mengangguk ringan,bibir nya tersenyum. Orang manapun yang melihat senyum Xiao Chujiu sekarang akan menyadari bahwa itu adalah senyum kesedihan. Xiao Chujiu membuat senyum ini agar Gu Jingyi semakin percaya bahwa dia adalah korban,dan orang yang pantas di basmi adalah Liu Pingle dan Xiao Meng.
Xiao Chujiu berjalan ke arah Qin Lian. Setelah masuk kedalam kamar, ekspresi wajah nya berubah menjadi normal kembali. Dengan nada pelan dia mencibir,"anda cantik namun bodoh. Xiao Meng dan anda benar-benar tidak ada bedanya."
'saat kalian bertarung,saya akan menjadi penonton yang paling setia!,' ujar Xiao Chujiu di dalam hati.
*
"Wangye, Wangfei mampu menghadapi Gu Junzhu dengan tenang. Bahkan Wangfei merubah jalan pikir Gu Junzhu, dia melempar bola api ke arah Liu Pingle dan Xiao Meng!," Ujar Bai Shu.
Qin Wujing yang mendengar ini tersenyum miring,"wanita itu benar-benar licik."
Yang Li yang juga salah satu dari mereka membalas ucapan Qin Wujing,"bukan licik,tapi bijak," lalu dia tertawa di akhir kalimat.
Qin Wujing tidak menjawab dan hanya tersenyum tipis. Dia semakin tertarik dan ingin menonton ulah wanita itu lebih.
"Senior Qin, menurut anda apa cincin dan surat kemarin itu asli?," Tanya Yang Li, yang membuat suasana ruangan menjadi dingin seketika.
Bai Shu yang mendengar Yang Li bertanya sesuatu yang tidak tepat seperti ini segera melotot ke arah Yang Li.
Yang Li yang mulai sadar bahwa dia salah melontarkan pertanyaan segera meneguk air liur nya diam-diam.
"Bisa iya dan bisa tidak. Apa anda menemukan sesuatu?," Mata Qin Wujing bergeser ke arah Yang Li.
__ADS_1
Yang Li mengangguk,lalu tatapan dan suasana mulai kembali serius,"saat saya telah melakukan penyelidikan belakangan ini,saya menemui....."
...-Bersambung-...