Rumor Istri Pangeran Ketujuh

Rumor Istri Pangeran Ketujuh
Pesta ulang tahun Gu Junzhu yang meriah


__ADS_3

Hari-hari terus berjalan sampai akhirnya ulang tahun Gu Jingyi datang.


Pesta itu diadakan saat malam hari, Xiao Chujiu dengan Hanfu biru Dongker yang elegan berjalan menuju gerbang Qin Wangfu, kereta menunggu di sana.


Saat sampai di sana, Xiao Chujiu melihat Bai Shu namun tidak ada Qin Wujing, jadi segera dia bertanya,"mengapa tuan muda Bai di sini?, dimana Wangye?."


Bai Shu tersenyum dan membungkuk hormat sebelum menjawab,"Wangye memerintahkan saya untuk menjaga Wangfei dari jauh, dan untuk pertanyaan kedua, Wangye tidak bisa hadir. Namun Wangye berkata, Wangfei tidak perlu cemas dan cukup nikmati pesta itu, Wangye akan selalu mendukung dan menanggung segalanya untuk anda bahkan jika anda mau menghancurkan langit dan gunung, atau bahkan jika anda mau menghancurkan Istana Kekaisaran."


Xiao Chujiu mencibir,"nyeh, kata-kata yang manis."


Xiao Chujiu masuk kedalam kereta, Bai Shu segera melompat ke atas pohon dan hilang di kegelapan untuk memantau Xiao Chujiu dari jauh.


Selama satu setengah jam lamanya kereta itu berjalan dan akhirnya tiba di Gu Fu, kediaman besar keluarga Gu.


Xiao Chujiu turun dari kereta di bantu oleh Bu mama, saat menginjakkan kaki, kehadiran nya di umumkan.


"Salah satu tamu terhormat!, Qin Wangfei datang!," Teriak penjaga gerbang.


Tiba-tiba segerombolan wanita muda datang mendekat ke arah nya, dengan lembut mereka memberi hormat,"salam kepada Qin Wangfei."


Xiao Chujiu tersenyum,"bangkit."


Gu Jingyi datang dan membelah kerumunan,"Qin Wangfei," bibir nya tersenyum.


Saat melihat Gu Jingyi, dia mengingat dendam wanita itu dengan Liu Pingle dan Xiao Meng. Kedua sudut bibir Xiao Chujiu jadi terangkat karena memikirkan hal ini.


"Gu Junzhu, apa kabar?," Senyum di wajah Xiao Chujiu dan Gu Jingyi saling melemparkan arti tersembunyi.


Gu Jingyi menggenggam tangan Xiao Chujiu,"sangat baik, ayo cepat masuk, tidak baik membiarkan tamu terhormat terus berdiri."


Xiao Chujiu tertawa kecil,"Gu Junzhu sangat perhatian."


"Ck, hanya masalah kecil," balas Gu Jingyi.


Liu Pingle dan Xiao Meng yang melihat ini mengerutkan keningnya, sejak kapan kedua elemen berlawanan seperti api dan air itu sangat akrab?.


Ada perasaan tidak enak yang mulai menghantui hati Liu Pingle dan Xiao Meng.


Saat Xiao Chujiu dan Gu Jingyi berjalan bersama, Gu Jingyi berbisik,"saya dengar kemarin anda di culik dan di selamatkan langsung oleh Wujing Gege?."


Pancaran mata keduanya berubah dingin, Xiao Chujiu menjawab dengan nada tenang,"benar, Wangye melakukan ini karena saya anak dari perdana menteri, apa lagi saya juga mempunyai hubungan dengan Wu Gongfu."


Gu Jingyi mengangguk,"saya mengerti itu, maka dari itu saya yakin Wangye tidak mencari anda karena rasa pribadi. Bagaimana?, apa anda baik-baik saja?."


Xiao Chujiu mengangguk,"tentu saja, hanya punggung saya menyisakan beberapa luka cambuk yang samar."


Gu Jingyi,"saya mendengar putri Qin Rouxue yang mencambuk anda?. Cih, putri itu memang sangat sombong, dia selalu merengek kepada Huangtaihou untuk mengabulkan keinginan nya jika kemari. Dia juga pernah menuduhku hanya untuk mendapatkan perhatian lebih Huangtaihou."


Xiao Chujiu tersenyum,"sepertinya jika kalian berdua berkelahi Huangtaihou akan sakit kepala?."


Gu Jingyi tersenyum kecil,"tentu saja, namun pada akhirnya dia membela Qin Rouxue."


Xiao Chujiu tiba di ruang utama, saat masuk dia melihat Kaisar, Huanghou, Huangtaihou, dan Huang Guifei. Xiao Chujiu tersenyum tipis saat melihat Huang Guifei di undang.


Gu Jingyi ini ingin mengambil perhatian Huang Guifei agar di angkat menjadi menantunya, jika bukan karena Huang Guifei adalah ibu kandung Qin Wujing, apakah seorang selir akan di undang juga?, tentu saja tidak. Walaupun gelar Huang Guifei hanya berbeda satu tingkat, namun pada akhirnya tetaplah hanya seorang selir.


Xiao Chujiu memberi hormat singkat kepada para penguasa tanah timur itu, lalu dia berjalan ke kursi yang sudah tersedia khusus untuknya.


Huang Guifei yang melihat Xiao Chujiu dekat-dekat dengan Gu Jingyi merasa tidak senang sekali, dia ingin memanggil Xiao Chujiu dan memerintahkan menantu nya itu duduk di samping nya, namun lebih baik jangan melakukan itu di depan Gu Jingyi. Huang Guifei takut Xiao Chujiu akan di persulit dengan Gu Jingyi.


Huang Guifei bersedia datang kemari karena untuk melindungi Xiao Chujiu, takut jika menantu nya itu di persulit oleh Huangtaihou, Huanghou, dan paling penting Gu Jingyi.


Mata Xiao Chujiu menyapu seluruh sudut ruangan, namun saat melihat kursi barisan Pangeran Kekaisaran, dia melihat pria bermata biru, hal ini mengingatkan dia pada pria yang pernah menolongnya waktu itu.


Kursi Putra Mahkota dan Liu Pingle berada di depan Xiao Chujiu, hal ini membuatnya muak karena melihat Liu Pingle terus menerus berusaha membuatnya iri, padahal Xiao Chujiu tidak merasakan apapun sama sekali.


"Qin Wangfei, bagaimana dengan luka anda?," Huanghou bertanya dengan nada yang sangat perhatian, hal ini membuat Huang Guifei tidak senang dan membuat hati Xiao Chujiu ngeri.


"Sudah sangat baik, namun mungkin hanya meninggalkan beberapa bekas luka samar," jawab Xiao Chujiu.


Huangtaihou yang mendengar ini tersenyum diam-diam. Bekas luka?, jika tubuh seorang wanita mempunyai bekas luka itu bisa di cap sebagai wanita cacat, bahkan jika luka nya samar sekalipun.


Untuk ini Huangtaihou segera membuka mulut nya,"Aiya, bagaimana bisa?, apa bekas luka itu tidak bisa hilang?, jika tidak bisa, aija takut Jing'er merasa tidak puas dengan anda."


Xiao Chujiu mengangkat alis kiri nya, apa maksud Huangtaihou?.


Pancaran mata Huang Guifei berubah dingin saat mendengar ini, segera dia angkat bicara,"Huangtaihou tidak perlu khawatir, selir ini akan memberikan krim Ning Zhi kepada Chujiu nanti."


Niat Huangtaihou untuk menjadikan Gu Jingyi sebagai selir Qin Wujing batal karena Huang Guifei, tatapan mata wanita tua itu menjadi dingin.


Xiao Chujiu tersenyum di dalam hati saat melihat ekspresi kesal Huangtaihou.


Tanpa ada satupun orang yang menyadari, ada sepasang mata biru yang terus menatap Xiao Chujiu.

__ADS_1


Xiao Chujiu tidak menyadari tatapan itu sama sekali, namun saat Huanghou menyebutkan sebuah nama, dahi nya segera berkerut.


"Di Fuyi, di sini banyak sekali nona muda dari keluarga bangsawan, tidak tahu mana yang cocok di hati anda?," Huanghou tersenyum.


Xiao Chujiu segera melirik kesana kemari untuk mencari sosok Di Fuyi berambut merah, namun tidak ada?. Tatapan mata nya berhenti dan menatap lekat pada pria bermata biru yang segera berdiri dan menjawab ucapan Huanghou.


"Huanghou tidak perlu khawatir, pangeran ini telah menemukan wanita yang cocok, namun tidak tahu apakah wanita itu menyukai pangeran ini atau tidak?," Nada bicara Di Fuyi sangat santai.


Xiao Chujiu yang mendengar suara pria itu mengangkat alis kirinya, suara ini sangat mirip dengan pria bermata biru yang menyelamatkan nya.


'astaga!, apa benar dia!?. Dia seorang Pangeran!?, pangeran keberapa?!,' ujar Xiao Chujiu di dalam hati.


"Pangeran ketiga Di Fuyi terlalu rendah hati, nona muda mana yang tidak menyukai anda?," Gu Jingyi berbicara dengan nada memuji.


Xiao Chujiu yang mendengar 'Pangeran ketiga Di Fuyi' segera melotot kaget.


Ada apa ini?, Pangeran ketiga Di Fuyi?!, bukankah itu yang tertulis di surat Wu Mingxiang?!.


Bukankah Di Fuyi berambut merah?, mengapa pria itu berambut hitam?. Dan lagi, mata Di Fuyi tidak biru!.


Xiao Chujiu berpikir keras, apa ini?, mengapa dia bernama Di Fuyi?., Yang paling penting adalah pangeran ketiga sudah lama hilang.


Kertas yang 'Di Fuyi' bawa saat itu, di kertas tertulis Pangeran ketiga Di Fuyi, berarti 'Di Fuyi' adalah seorang pangeran. Namun Di Fuyi itu berambut merah!.


Xiao Chujiu masih tidak mengerti, otak nya terus berpikir dan menebak apa yang terjadi.


Huang Guifei yang mendengar Gu Jingyi memuji Di Fuyi tersenyum, rencana bagus terlintas di otak nya," Aiya Gu Junzhu, apa anda memuji Pangeran ketiga karena mempunyai perasaan khusus?. Astaga anak muda ini tidak berani berterus terang," lalu kepala Huang Guifei menoleh ke arah Kaisar," Yang mulia, tidakkah anda melihat Gu Junzhu dan Pangeran ketiga sangat serasi?, selir ini pikir mereka benar-benar cocok."


Huangtaihou dan Gu Jingyi menatap dingin Huang Guifei, Xiao Chujiu menonton ini dengan penuh minat, dia ingin tahu seperti apa akhirnya?.


Kaisar yang mendengar ucapan selir tercinta nya tersenyum,"ide yang bagus, sepertinya mereka memang benar-benar cocok."


Di Fuyi melirik ke arah Xiao Chujiu, lalu dia menggeser tatapan nya ke arah Kaisar dan berkata,"ayah, anak ini merasa harus di pertimbangkan kembali. Mengingat saya baru kembali dan tidak terlalu mengenal Gu Junzhu."


Gu Junzhu yang mendengar ini mengangguk setuju, dia tidak bisa menikah dengan Di Fuyi, dia hanya bisa menikah dengan Qin Wujing!.


"Kaisar, aija setuju kepada Pangeran ketiga," ujar Huangtaihou.


Huang Guifei menatap sengit ke arah Huangtaihou, Huang Guifei tidak akan membiarkan anak nya menikah dengan bidak catur kekuasaan wanita tua itu, Gu Jingyi!.


Kaisar berpikir sejenak, lalu kemudian kepala pria agung itu mengangguk,"baik, Zhen akan menarik kata-katanya. Ketiga, lalu siapa wanita yang anda katakan itu?."


Di Fuyi tersenyum,"untuk saat ini saya tidak bisa mengatakan nya, tolong Yang mulia memberi waktu."


Kaisar tertawa, lalu dia mengangguk,"baiklah!. Ingat, jangan terlalu lama!."


Huang Guifei tidak sengaja melihat Di Fuyi yang melirik Xiao Chujiu, hal ini membuatnya tidak senang. Huang Guifei segera menanyakan Qin Wujing pada Xiao Chujiu untuk memberi tahu Di Fuyi, Xiao Chujiu adalah Istri dari Adipati Qin.


"Chujiu, dimana Jing'er?."


Xiao Chujiu yang mendengar Huang Guifei bertanya segera berdiri dan menjawab,"Wangye memiliki beberapa halangan untuk hadir, saya kemari mewakili Qin Wangfu dan meminta maaf atas nama Wangye yang tidak bisa datang di acara ulang tahun Gu Junzhu."


Tatapan Gu Jingyi berubah sedih saat mendengar ini.


"Tidak masalah, Qin Wujing adalah pria yang sangat sibuk karena dia memikul tanggung jawab besar, yaitu keamanan perbatasan Kekaisaran Timur, kami semua mengerti," ujar Kaisar, senyum di wajahnya sangat tulus.


Xiao Chujiu mengangguk dan tersenyum ke arah Kaisar, lalu dia kembali duduk.


Pesta berlangsung lama, para anak muda di persilahkan untuk berkeliling Gu Fu, Xiao Chujiu, Gu Jingyi dan Qing Yun Yan berjalan bersama.


Qing Yun Yan awalnya merasa sangat terkejut melihat kedekatan Gu Jingyi dan Xiao Chujiu, namun perlahan dia mengerti saat Gu Jingyi selalu membahas dan menjelek-jelekan Liu Pingle dan Xiao Meng. Qing Yun Yan tersenyum tipis saat mengetahui tujuan Xiao Chujiu.


Liu Pingle dan Xiao Meng berjalan dari arah berlawanan, hal ini membuat hati Xiao Chujiu semakin penasaran, Gu Jingyi akan melakukan hal apa untuk dua tikus ini?.


"Yo, bukankah ini Nona Liu dan nona kedua Xiao?," Kedua sudut bibir Gu Junzhu ke atas.


Liu Pingle dan Xiao Meng membungkuk untuk memberi salam kepada Xiao Chujiu.


Xiao Chujiu hanya mengangguk dan tersenyum, kedua matanya menatap mereka berdua lekat.


"Nona Liu, tolong jelaskan kepada saya bagaimana rasanya merebut tunangan orang?," Tanya Gu Jingyi, ada nada mengejek di dalam bicaranya.


Xiao Chujiu tertawa keras di dalam hati, namun dia merasa menjadi pemeran antagonis di sini. Ck, tapi lupakan, disini dia seperti ini karena ulah mereka sendiri yang memintanya, jika mereka tidak mengusik, maka Xiao Chujiu juga tidak akan pernah mengusik.


Liu Pingle tersenyum kaku, tangan nya mengepal diam-diam,"apa maksud Gu Junzhu?, saya tidak begitu mengerti."


Gu Jingyi tersenyum sinis,"menusuk teman sendiri, itu sangat menjijikan, anda tahu?," lalu tatapan nya bergeser ke arah Xiao Meng,"dan anda, Xiao Chujiu adalah kakak anda, namun kamu berani melawan dan bahkan bersekongkol dengan orang luar untuk menjatuhkan saudari anda?."


Xiao Chujiu tersenyum samar,lalu dia memasang wajah sedih,"Junzhu, apa yang anda katakan barusan?, Meimei dan sahabat saya tidak pernah memiliki niat seperti itu."


Gu Junzhu yang mengira raut wajah sedih Xiao Chujiu itu asli merasa tidak senang, dia menepuk pundak Xiao Chujiu dan menatao tajam Liu Pingle dan Xiao Meng,"mengapa anda terus berbelas kasih dengan kedua orang ular ini?, anda adalah orang baik, tidak pantas jika harus mengenal mereka."


Xiao Chujiu menghitung mundur di dalam hati, omongan Gu Jingyi sudah sangat pedas dan sangat berterus terang. Xiao Chujiu yakin Liu Pingle dan Xiao Meng sudah memanas, mereka adalah tipe manusia yang gampang terpancing emosi hanya dengan kata-kata murah. Kali ini mari kita bertaruh, siapa yang bereaksi lebih dulu?.

__ADS_1


Xiao Meng maju dan menampar pipi Gu Jingyi!.


Xiao Chujiu dan Qing Yun Yan terkejut saat melihat ini, Gu Jingyi segera menatap tajam Xiao Meng,"lancang!, anda sangat berani!," lalu dia berbalik dan berjalan ke arah ruangan utama, sebelum itu berkata,"saya akan mengadukan hal ini pada Huangtaihou!, biar para yang mulia mengurus masalah ini!."


Xiao Chujiu dan Qing Yun Yan mengikuti Gu Jingyi menuju ruangan utama, keadaan menjadi hening saat teriakan Gu Jingyi datang.


"Bibi !!!."


Huangtaihou yang melihat keponakan nya menangis segera berdiri dan mengerutkan keningnya,"mengapa anda menangis?, siapa yang berani mengganggu anda!?."


Huang Guifei yang melihat ini memutar bola matanya malas, jika wanita seperti ini menjadi Wangfei anaknya, entah seperti apa Qin Wangfu di buatnya.


"Itu Xiao Meng!, dia sangat berani sehingga menampar pipi saya!," ujar Gu Junzhu.


"Apa!?, bawa wanita itu kemari!," Titah Huangtaihou.


Beberapa pelayan segera keluar dan kembali membawa Xiao Meng dan Liu Pingle.


Liu Pingle dan Xiao Meng segera berlutut di lantai, suasana ruangan menjadi serius.


Xiao Chujiu dan Qing Yun Yan telah kembali ke kursi mereka masing-masing, Xiao Chujiu merasa sangat puas karena mendapat kursi yang sangat pas untuk menonton.


"Pingle Meimei?," Putra mahkota berdiri dari kursi nya saat melihat Liu Pingle ikut berlutut dan terlibat dalam kasus ini.


Xiao Meng dengan bodoh berkicau,"Huangtaihou, saya tidak salah!, dia duluan yang mencaci saya dan Nona Liu!."


Kaisar yang melihat Xiao Meng tidak sopan merasa marah,"lancang!, dimana sopan santun anda sebagai Xiao xiaojie?!."


Xiao Chujiu yang melihat ini segera beridiri dan berlutut,"Kaisar, Meng'er masih kecil, dia memang belum terlalu mengerti aturan, tolong Kaisar segera memaafkan adik saya."


Bagaimana?, apa penampilan nya sebagai kakak perempuan yang baik hati sudah sempurna?.


Gu Jingyi yang melihat Xiao Chujiu masih membela Xiao Meng merasa tidak senang. Xiao Meng benar-benar tidak tahu malu hingga mengkhianati kakak yang baik seperti Xiao Chujiu!.


Gu Jingyi segera membuka mulutnya,"Qin Wangfei, anda tidak bersalah, berdirilah. Qin Wangfei, adik anda memang harus di beri beberapa pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan di masa depan, anggap saja ini sebagai pembelajaran untuk menjadi orang yang mengerti sopan santun!, jika terus di manja maka dia tidak akan pernah mengerti!. Mengkhianati kakak sendiri, itu sangat jahat!. Ditambah dia hanya seorang putri Selir, anda tidak perlu membela wanita dengan status lemah seperti ini!."


Huangtaihou yang melihat Gu Jingyi membela Xiao Chujiu mengerutkan keningnya, mengapa Gu Jingyi membela Xiao Chujiu!?.


Putra mahkota yang mendengar Xiao Chujiu ikut terlibat dalam masalah ini segera mempunyai pikiran liar tentang Xiao Chujiu. Dia berpikir Xiao Chujiu menghasut Liu Pingle dan Xiao Meng sehingga berbuat kasar kepada Gu Jingyi!.


Putra mahkota segera berjalan kedepan dan berkata,"Huangtaihou, ini pasti ulah Xiao Chujiu!. Xiao Chujiu masih tidak bisa menerima fakta jika harus putus dengan saya, dia sengaja membuat skenario untuk menyulitkan tunangan saya dan Meng meimei," lalu kepalanya menoleh ke arah Xiao Chujiu,"saya tidak menyangka anda adalah wanita yang sangat jahat. Mungkin anda kesal dengan Liu Pingle, namun Meng meimei adalah adik perempuan anda, anda tega melakukan ini pada nya?."


Xiao Chujiu mengangkat alis kirinya, putra mahkota ini bodoh atau apa?, dia menuduh dirinya di depan umum tanpa bukti?.


Xiao Chujiu tertawa di dalam hati dan membalas Putra Mahkota dengan ekspresi menahan tangis,"Yang mulia, saya tidak tahu bahwa di pikiran anda saya selicik itu!."


Huang Guifei yang melihat Xiao Chujiu di tuduh di muka umum oleh Putra Mahkota merasa marah.


"Putra mahkota, anda baru saja menuduh menantu saya tanpa bukti!."


Xiao Chujiu menunduk sedih, air mata nya menggenang, lalu kemudian dia diam-diam tersenyum samar.


Putra mahkota menoleh ke arah Huang Guifei,"saya tidak bermaksud seperti itu, hanya saja bukankah memang seperti itu?."


Gu Jingyi yang melihat Xiao Chujiu di fitnah seperti ini merasa iba, di tambah wajah Xiao Chujiu yang menahan tangis. Dia berpikir hati Xiao Chujiu sedang sangat hancur karena di fitnah di muka umum oleh orang yang Xiao Chujiu cintai.


Gu Jingyi segera maju dan berjalan kesamping Xiao Chujiu,"saya korban nya dan saya saksi nya, Xiao Chujiu tidak mengatakan sepatah katapun, bahkan dia membela Xiao Meng tadi!. Disini memang nona Liu dan nona kedua Xiao yang memulai lebih dulu dan menampar pipi saya!."


Liu Pingle yang mendengar ini mengerutkan keningnya dan berkata,"omong kosong!, anda menghina saya dan Xiao Meng tadi!," lalu kepalanya menoleh ke Putra Mahkota," yang mulia, percayalah pada ku!."


Gu Jingyi yang melihat Liu Pingle berani berbicara dengan nada tinggi padanya segera dia bentak balik,"lancang!, anda berani membentak saya di depan umum!?, apa anda berniat mempermalukan wajah saya!?."


Liu Pingle menatap Gu Jingyi sengit, lalu membalas,"anda menghina saya dan Xiao Meng, ular di ganggu saja menggigit, apa lagi saya!?."


Gu Jingyi tertawa,"apa anda menyamakan diri anda dengan ular!?," dia tertawa lagi sebentar sebagai jeda lalu melanjutkan,"memang ular!. Berani merebut tunangan teman sendiri, perbuatan apa yang lebih tidak tahu malu dari pada itu!?."


Putra mahkota yang mendengar ini segera menampar pipi Gu Jingyi,"hanya seorang Junzhu namun sangat berani!, apa anda melupakan saya!?. Liu Pingle adalah Tunangan saya!."


Huangtaihou yang melihat Gu Jingyi di tampar Putra Mahkota hanya karena membela Xiao Chujiu memijit pelipis kepalanya dengan kesal. Mengapa Gu Jingyi menjadi sangat bodoh seperti itu!?, sudah jelas dia di peralat Xiao Chujiu!.


Putra mahkota menggeser tatapan nya ke Xiao Chujiu,"Chujiu, cepat berlutut dan minta maaf pada Liu Pingle!."


Huang Guifei yang mendengar ini menggebrak meja,"tidak masuk akal!," Wanita itu segera berdiri dan berjalan ke arah Xiao Chujiu.


"Chujiu, Mufei akan membela anda!," Ujar Huang Guifei terang-terangan.


Xiao Chujiu mengerutkan keningnya diam-diam, untuk apa Huang Guifei membelanya sekarang?. Gu Jingyi pasti akan merasa cemburu dan marah padanya!. Ini tidak sesuai rencana!.


Kaisar yang melihat selir nya ikut serta dalam masalah ini memijit dahi nya pusing.


"Pangeran, Xiao Chujiu adalah Qin Wangfei, istri dari adik ketujuh anda!. Namun sekarang lihat!, anda tega menyuruh seorang Qin Wangfei berlutut kepada tunangan anda?, Nona Liu bahkan belum menyandang gelar Putri Mahkota, status nya masih nona bangsawan biasa, Xiao Chujiu masih berdiri di atas nya!. Jika hari ini kabar Qin Wangfei berlutut kepada wanita itu bocor ke publik, apa anda mengharapkan wajah anak saya dan Qin Wangfu tercoreng!?," Huang Guifei menatap marah ke arah Putra Mahkota, kali ini Putra Mahkota telah kelewatan!.


Huanghou yang melihat anak nya di bentak Huang Guifei di depan umum merasa marah dan segera berjalan ke arah Putra Mahkota.

__ADS_1


"Huang Guifei, mengapa anda membentak anak saya di depan umum seperti ini?, apa anda berniat membuat malu anak saya?. Huang Guifei, ini adalah masalah darah muda, kita tidak perlu ikut campur."


Huang Guifei tersenyum, kedua mata bulat nya yang cantik menatap mata Phoenix tajam Huanghou. Kedua wanita tersohor di tanah Timur itu saling menatap sengit.


__ADS_2