
Waktu berjalan cepat bagi orang-orang di luar sana, namun bagi Xiao Chujiu, waktu berjalan sangat lama hanya untuk mencapai malam hari.
Malam ini Xiao Chujiu sedang menuju Qin Liyun, siang dan sore hari dia habiskan bersama Huang Guifei. Huang Guifei terus menerus menceritakan hal tentang Qin Wujing dari yang kecil hingga besar, lalu wanita kaisar itu juga mengajarkan dia menyulam layaknya Istri para bangsawan lain.
Xiao Chujiu berjalan menuju Qin Liyun dengan penuh rasa malas, saat masuk dia di suguhkan oleh pria tampan berambut hitam yang panjang.
Xiao Chujiu yang terkejut segera masuk dan menutup pintu,"mengapa anda melepas topeng?."
Qin Wujing mengangkat tatapan nya ke arah Xiao Chujiu,"bukan urusan anda, cepat kemari dan pijat Benwang!," Qin Wujing berdiri dan melepas pakaian atas nya.
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas dan berjalan ke arah Qin Wujing.
Xiao Chujiu memijat punggung Qin Wujing yang penuh bekas luka sayatan pedang, hal ini membuatnya kembali bergidik ngeri.
"Anda takut?," Tanya Qin Wujing, mata nya masih terpejam.
Xiao Chujiu menggeleng,"tidak, saya hanya membayangkan bagaimana sulit nya keadaan kamu di tengah Medan perang untuk mempertahankan keamanan dan wilayah negara."
"Bagaimana jika Benwang mati di Medan perang?," Tanya Qin Wujing tiba-tiba.
Xiao Chujiu tiba-tiba menghentikan tangan nya, dia terdiam sejenak, kemudian dia tersenyum,"hal seperti itu tidak akan terjadi."
Qin Wujing membuka mata nya,"sangat yakin?."
Xiao Chujiu mengangguk,"suami saya adalah orang yang tangguh."
Qin Wujing hanya tersenyum samar dan tidak lagi membalas.
Xiao Chujiu melanjutkan memijat punggung Qin Wujing, namun setelah itu ada bunyi benda jatuh dari luar ruangan.
Qin Wujing segera mengambil sikap duduk dan menarik Xiao Chujiu ke sisi nya.
"Ada penyusup?," tanya Xiao Chujiu pelan.
Qin Wujing tidak menjawab, dia segera mengambil topeng nya dan menatap tajam ke arah suara berasal.
"Diam di sini," ujar Qin Wujing pelan dan hendak berdiri.
Xiao Chujiu menggeleng dan segera menahan tangan Qin Wujing,"saya ikut!," Nada nya berbisik.
Qin Wujing menggeleng tidak setuju,"bagaimana jika ada pembunuh di sana?."
"Bagaimana jika itu hanya umpan dan pembunuh sebenarnya ada di sini menunggu anda keluar dan meninggalkan saya sendiri?," Balas Xiao Chujiu.
Qin Wujing menatap Xiao Chujiu sebentar, lalu dia menarik tangan Xiao Chujiu dan berjalan pelan ke arah pintu,"tetap di belakang Benwang."
Xiao Chujiu mengangguk patuh dan membuntuti Qin Wujing di belakang.
Saat Qin Wujing hendak membuka pintu, suara bisik-bisik dari luar terdengar.
"Nyonya, jangan terlalu berisik. Jika Wangfei dan Wangye tahu, kita akan ketahuan."
"Shutt, maka dari itu anda jangan berbicara lagi."
"Baiklah-baiklah, saya akan menutup mulut!."
"Kali ini saya akan memastikan sendiri mereka benar-benar sudah melakukan itu atau belum!, jika belum besok pagi saya akan menginterogasi mereka!."
Qin Wujing dan Xiao Chujiu yang mendengar ini terdiam, lalu mereka saling pandang dengan tatapan rumit.
Qin Wujing menarik Xiao Chujiu kembali ke kasur.
"Mufei benar-benar ingin memastikan?," Tanya Xiao Chujiu dengan nada frustasi.
Qin Wujing diam, dia sedang berpikir apa yang harus dilakukan.
"Dimana anda meletakan barang yang di berikan Mufei tadi pagi?," Tanya Qin Wujing.
Xiao Chujiu yang mendengar Qin Wujing bertanya seperti ini segera melotot garang dan menyilangkan kedua tangan nya di dada,"apa yang akan anda lakukan!?."
Qin Wujing mencibir,"dan apa yang anda pikirkan?, tubuh kamu tidak bagus sama sekali!."
Xiao Chujiu menembakkan tatapan tajam,"cerewet!."
Qin Wujing membuka topeng nya lagi, saat ini pria itu masih bertelanjang dada.
Xiao Chujiu merasa ada beban berat di kepalanya, kedatangan Huang Guifei ini membuatnya sangat pusing.
"Katakan, apa anda membawa barang itu?," Tanya Qin Wujing.
Xiao Chujiu melotot lagi,"untuk apa anda bertanya!?."
Qin Wujing,"kita harus meletakkan nya di bawah bantal, ada kemungkinan besar besok pagi Mufei akan datang kemari."
Xiao Chujiu menghela nafas lega,"beruntung aku membawanya kemari."
Qin Wujing yang mendengar ini segera menatap Xiao Chujiu terkejut,"anda niat membawa itu?."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"apa yang anda pikirkan Wangye?, saya membawa ini karena takut akan bertemu Mufei saat menuju Qin Liyun!."
Qin Wujing,"kalau begitu cepat taruh di bawah bantal Benwang."
Xiao Chujiu mengangguk, dan segera berjalan ke tumpukan selimutnya yang berada di atas bangku panjang.
__ADS_1
Namun setelah dia selesai mengambil dan hendak berjalan ke arah Qin Wujing lagi, entah ada angin apa kaki nya keseleo, hal ini membuat Xiao Chujiu meringis,"ah!, sshh...."
Qin Wujing segera berdiri dan menggendong Xiao Chujiu,"berapa umur anda?, sudah dewasa namun jalan masih serampangan."
Xiao Chujiu tidak menanggapi dan hanya fokus menahan rasa sakit di pergelangan kaki nya.
Sementara itu di luar, Huang Guifei dan Dong mama membulatkan matanya saat mendengar ringisan Xiao Chujiu.
"Nyonya, sepertinya mereka benar-benar melakukannya!."
Huang Guifei menggeleng,"saya masih tidak percaya, otak kedua orang itu cerdas, saya takut mereka hanya sengaja membuat suara."
Dong mama menatap ke arah Huang Guifei terkejut,"lalu apa yang akan anda lakukan?."
Huang Guifei tersenyum,"mengecek nya sendiri!."
Dong mama melotot kaget,"namun nyonya, ini..."
Huang Guifei menepuk pundak Dong mama,"santai saja."
Huang Guifei segera menegakkan badan nya dan mengetuk pintu.
Xiao Chujiu dan Qin Wujing segera menoleh ke arah pintu saat mendengar ini.
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya,"untuk apa Mufei mengetuk pintu?."
Qin Wujing menggeleng tidak tahu, dia segera berdiri dan mengambil buntalan selimut dan bantal Xiao Chujiu yang berada di atas bangku, dengan cepat dia menyembunyikan buntalan itu di bawah kasur.
Qin Wujing menoleh ke arah Xiao Chujiu,"lepas pakaian luar anda, namun tinggalkan lapisan dalam. Cepat!," Qin Wujing dengan pelan berjalan ke arah pintu untuk memberi waktu Xiao Chujiu.
(*Orang China zaman dulu memakai tiga lapis pakaian, yaitu: 1. Lapisan luar. 2. Lapisan tengah. 3. Lapisan dalam.)
Xiao Chujiu dengan terburu-buru segera melepaskan dua lapisan baju nya, sekarang hanya tersisa Hanfu putih polos sebagai lapisan dalam.
Xiao Chujiu melepas seluruh tusuk rambutnya dan menarik selimut sampai ke paha nya.
Saat pintu terbuka, Huang Guifei masuk, Xiao Chujiu buru-buru meletakkan jimat itu di bawah bantal.
Huang Guifei sedikit terkejut saat melihat Qin Wujing bertelanjang dada tanpa menggunakan topeng nya, dirinya semakin terkejut saat melihat Xiao Chujiu duduk di atas kasur dan hanya memakai baju lapisan dalam nya.
Huang Guifei tersenyum puas dan menggoda ,"apa Mufei mengganggu?."
Qin Wujing tersenyum tipis dan menggeleng,"apa yang Mufei katakan?."
"Ah ya, apa Mufei memerlukan sesuatu?," sambung Qin Wujing.
Huang Guifei mengangguk,"Lilin di Qin Tang habis, saya tidak tahu gudang penyimpanan Qin Wangfu dimana, jadi saya terpaksa mengganggu anda dan Xiao Chujiu."
Qin Wujing mengangguk dan segera mengambil sepuluh batang Lilin dan segera dia serahkan ke Dong mama.
Huang Guifei menggeleng,"tidak ada, maaf telah mengganggu kalian."
Xiao Chujiu hendak memaksakan berdiri walaupun pergelangan kaki nya sakit, namun Huang Guifei menahan nya,"Chujiu, anda tidak boleh lelah, tidak perlu membungkuk pada ku untuk saat ini," nada bicaranya sangat perhatian.
Xiao Chujiu mengangguk dan tersenyum canggung,"baik Mufei."
Huang Guifei mengangguk dan segera berbalik untuk keluar, senyum di wajahnya tidak bisa berhenti saat dia memikirkan tahun depan dapat menggendong cucu.
Xiao Chujiu segera menghela nafas lega, Qin Wujing segera berbalik menatap Xiao Chujiu,"bangkit dari kasur itu."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"jika bisa maka aku akan bangkit dari pertama kali Mufei datang!. Wangye, pergelangan kaki ku terkilir."
Qin Wujing berjalan mendekat dan memegang pergelangan kaki Xiao Chujiu pelan, lalu dia berkata,"jangan berteriak keras, tahan."
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya dan hendak protes, namun dia terlambat saat bunyi..
Crack!
"Ahhh!!!," Xiao Chujiu menjerit, matanya segera menatap tajam Qin Wujing,"tidak bisakah anda lembut sedikit?!."
Qin Wujing tidak menjawab dan segera mengusir Xiao Chujiu untuk pindah.
Sedangkan Huang Guifei yang belum terlalu jauh mendengar jeritan dan Omelan Xiao Chujiu barusan.
Dong mama tersenyum,"sepertinya Wangye sangat bersemangat."
Huang Guifei menggeleng,"darah muda memang menyenangkan."
"Saya harap Xiao Chujiu baik-baik saja nanti pagi," sambung Huang Guifei, senyum di wajahnya tidak bisa hilang.
*
Xiao Chujiu bangun saat matahari belum terbit, namun para pelayan sudah bangun, khususnya para staf dapur.
Xiao Chujiu menoleh ke arah kasur Qin Wujing,pria itu masih memejamkan matanya.
Xiao Chujiu bangkit dan berjalan ke arah jendela, dia menghirup udara segar sampai puas. Lalu Xiao Chujiu kembali berjalan ke arah kasur Qin Wujing dan menatap pria itu.
"Anda Pangeran hanya tahu menuntut!, anda pria yang memiliki ego tinggi!, anda pria yang sangat menyebalkan!," Setelah puas memaki Qin Wujing, dia menghirup nafas dan menghembuskan nya dengan lega,"sungguh pagi yang indah di awali dengan memaki Qin-Wu-Jing," kedua sudut bibir nya naik.
Xiao Chujiu berjalan ke arah kolam mandi, menurutnya ini tidak akan menjadi masalah karena pria itu masih tertidur pulas, justru akan menjadi masalah jika dia kembali ke Qin Lian hanya untuk mandi, Huang Guifei pasti akan curiga.
Xiao Chujiu melepas Hanfu putih nya dan berjalan masuk kedalam kolam, air nya sejuk karena dia tidak memerintahkan pelayan untuk menyiapkan air hangat.
__ADS_1
Tetapi tidak masalah, agar menjadi manusia segar di pagi hari ini, Xiao Chujiu harus mandi dengan air sejuk agar mata nya lebih terbuka.
Saat sedang sibuk menggosok kulit lengan nya, bayangan manusia di air terlihat. Xiao Chujiu segera menoleh dan berteriak,"Wangye!!."
Qin Wujing yang tadi masih setengah sadar dan sedang memijit pelipis nya segera tersentak kaget,"apa!?."
Qin Wujing menyadari bahwa Xiao Chujiu sedang mandi, segera dia berbalik memunggungi Xiao Chujiu,"bodoh!, untuk apa anda mandi di sini!?."
Xiao Chujiu melotot ke punggung Qin Wujing,"jika saya kembali ke Qin Lian hanya untuk mandi, itu akan membuat Mufei curiga!."
Qin Wujing berdecak,"mengapa anda tidak izin sebelum mandi!?."
Xiao Chujiu membalas,"tadi anda sedang tertidur pulas!, dan lagi!, cepat pergi!, untuk apa anda tetap di situ!?."
Qin Wujing menekan rasa kesalnya dan segera berjalan pergi kembali ke kasurnya.
"Wanita bodoh!," gumam Qin Wujing.
Xiao Chujiu masih menatap ke arah Qin Wujing pergi untuk memastikan pria itu tidak akan datang kembali.
Xiao Chujiu segera buru-buru menyudahi ritual bersih-bersih nya dan segera keluar dari kolam, dia dengan cepat memakai Hanfu putih nya yang tadi lalu berjalan keluar.
Karena rambut Xiao Chujiu yang panjang dan kebetulan basah, hal ini membuat Hanfu itu menjadi sedikit transparan karena tetesan air dari rambut Xiao Chujiu.
Sebelum Qin Wujing menoleh kepadanya, dia segera berteriak,"Jangan menoleh!, tetap dengan posisi itu!."
Qin Wujing mengerutkan kening nya kesal,"kali ini apa lagi!?."
"Hanfu saya basah, hal ini menyebabkan itu menjadi transparan!," balas Xiao Chujiu dengan wajah memerah.
Qin Wujing menutup matanya dan berdiri, Xiao Chujiu segera berteriak,"apa yang anda lakukan?!, kembali duduk!."
Qin Wujing,"saya tidak akan mengintip!," Lalu dia berjalan ke arah kolam pemandian dengan mata tertutup.
Xiao Chujiu memunggungi Qin Wujing saat pria itu melewatinya. Saat Qin Wujing sudah masuk kedalam kolam, Xiao Chujiu segera berlari ke arah pintu.
Di depan pintu sudah ada Bu mama dengan wajah segar.
"Bu mama, tolong ambilkan pakaian baru untuk ku," ujar Xiao Chujiu.
Bu mama mengangguk,"baik," wajahnya berseri-seri.
Xiao Chujiu menatap aneh ke arah Bu mama, karena wanita paruh baya itu terus menerus tersenyum dan melemparkan tatapan aneh ke arah nya.
Xiao Chujiu menunggu lama sampai akhirnya Bu mama kembali, segera Xiao Chujiu mengambil baju itu dan memakainya.
Setelah selesai, Qin Wujing tiba-tiba keluar dengan telanjang dada, rambut panjang hitam nya basah, dia berjalan ke arah lemari baju dengan celana panjang berwarna hitam.
Xiao Chujiu tertegun saat melihat ini, penampilan Qin Wujing sangat sexy!.
Xiao Chujiu tertawa di dalam hati, dia berpikir jika Qin Wujing hidup di zaman modern pria itu akan menjadi top model!.
Qin Wujing yang menyadari terus di tatap menoleh dan menaikan alis kirinya,"apa lihat-lihat?."
Xiao Chujiu segera tersadar dan menatap sinis Qin Wujing,"sangat galak!."
Qin Wujing menggeleng pelan dan menghela nafas, lalu dia mulai mengambil baju baru nya. Qin Wujing berjalan ke arah ruang sebelah yang di batasi tirai untuk memakai baju.
Xiao Chujiu berjalan ke arah meja rias dan mulai menyisir rambut nya.
*
Di ruangan dengan interior berwarna hitam, pria cantik berambut merah duduk di kursi ketua.
Mata nya menatap ke arah lukisan seorang wanita cantik, wanita cantik itu adalah Xiao Chujiu.
"Tuan Long, jika anda merindukan dia maka temui," ujar bawahan Long Hang.
Long Hang menggeleng,"saya tidak bisa menemui dia dengan identitas Di Fuyi lagi," tangan kanan nya terangkat untuk memijit pelipis kepalanya.
"Kalau begitu, anda harus jujur dengan nya," jawab bawahan Long Hang.
Long Hang tersenyum pahit,"bagaimana jika dia malah membenci ku?."
Bawahan itu menghela nafas sebelum menjawab,"namun jika anda tidak berani jujur, maka anda akan membohongi dia selamanya. Tuan Long, hidup di benci karena kejujuran lebih baik dari pada hidup senang penuh kebohongan."
Long Hang mengepalkan tangan kanan nya diam-diam dan terus menatap ke arah lukisan Xiao Chujiu.
'tidak pernah terpikir dimana ada hari saya jatuh kedalam pesona anda. Xiao...Chujiu...'
...🍃...
...Angin berbicara seperti mu, berbicara tentang hujan di kejauhan yang turun....
...Aku berhenti dalam mimpiku menghitung tahun-tahun kenangan....
...Menunggu beberapa kata penuh cinta yang penuh gairah, bersedia menukar kemakmuran seumur hidup dengan kehidupan tertinggi dan terendah, biarkan sebotol anggur menutup cerita. Cinta hanyalah kehangatan dari dunia fana ini....
...Bunga mekar dan gugur meninggalkan kesan, dengan naif membiarkan tahun-tahun berlalu untuk satu orang....
...Cinta adalah mata air menuju tanah tak bernyawa, membuka pintu hatiku tanpa suara atau pemberitahuan. Bintang mengubah posisi, waktu berlalu....
...Aku ingin menjadi hamba setia-mu....
__ADS_1
Judul lagu: Only For You(为 一 人)
Dinyanyikan oleh: 叶 炫 清