
*Huangtaihou\= Ibu Suri
* Zumu\= Nenek
*Laotaijun\= nyonya tua
__________________
Setelah makan siang,Qin Wujing telah pergi untuk kembali ke ruang kerja nya,Xiao Chujiu memilih untuk bersantai di atas kasur sambil membaca buku cerita bergambar.
Alis nya berkali-kali merajut,jantung nya berkali-kali berdegup kencang karena kesal yang tidak dapat di jelaskan,hal ini di sebabkan oleh buku cerita yang dia baca.
Judul buku yang dia baca adalah 'Chu Wangfei,' buku ini menceritakan tentang Istri utama dari seorang Adipati terhormat bernama Yun Qian Meng,sedangkan Adipati itu bernama Chu Tang Li. Dia bergelut dengan para selir suami nya. Berbagai macam trik licik di mainkan oleh mereka,Xiao Chujiu tiba-tiba teringat bahwa Qin Wujing adalah seorang pangeran,di tambah lagi dia menyandang gelar 'Pangeran Qin,' pasti banyak para wanita yang ingin menjadi selir nya.
Jika di masa depan Qin Wujing benar-benar memiliki selir,Xiao Chujiu lebih memilih pergi dari pada harus bergelut dengan para selir.
Tiba-tiba Wanwan datang dan mengganggu waktu serius nya,dengan malas dia bertanya,"ada apa?."
Wanwan memberikan amplop cokelat yang dimodifikasi semenarik mungkin,lalu berkata,"Nyonya, besok lusa Huangtaihou merayakan hari ulang tahun nya yang ke lima puluh,pihak kerajaan mengirim undangan ini secara pribadi ke Qin Wangfu."
Xiao Chujiu menaikan alis kiri nya,"mengapa tidak di berikan ke Wangye?."
Wanwan,"Wangye berkata hal-hal seperti ini seharusnya di urus oleh Wangfei. Wangye berkata mulai saat ini anda akan mengurus setiap hal di Qin Wangfu,jadi jika ada undangan seperti ini anda lah yang memutuskan."
Xiao Chujiu tersenyum samar,dia sekarang sudah mendapat kekuasaan di Qin Wangfu,hidup nya mungkin akan sedikit tenang. Dia juga tidak perlu khawatir jika keluarga kerajaan yang lain dan Xiao Mansion menyenggol nya,karena ada Qin Wangfu di tangan nya. Siapa yang berani menyinggung perasaan Istri dari seorang dewa perang?!.
Lalu kemudian dia terkikik sendiri karena pikiran nya, walaupun dia suda mendapat kekuasaan penuh di Qin Wangfu,dia juga tidak bisa bertindak gegabah dan sembrono,apa lagi sombong,itu hanya menggali kuburan sendiri.
Lalu pikiran Xiao Chujiu kembali kepada undangan ulang tahun Huangtaihou,setelah itu otak nya mengingat Liu Pingle dan Putra Mahkota,rasa muak mulai dia rasakan. Apa lagi saat dia mengingat Huang Guifei,rasanya ingin menangis seperti orang bodoh.
Xiao Chujiu mengangguk ringan,bola mata hitam nya yang jernih menatap Wanwan,"katakan pada Wangye bahwa saya setuju."
Wanwan mengangguk dan segera pergi keluar untuk menyampaikan pesan Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu kembali berbaring di kasur nyaman nya dan lanjut membaca buku cerita bergambar.
Mata nya berkaca-kaca karena terbawa emosi sedih saat membaca buku itu,di sana Chu Wangfei dan suami nya memutuskan untuk berpisah. Sang Adipati itu lebih memilih selir nya dari pada Istri utama nya,membuat hati Xiao Chujiu terasa tercabik-cabik.
Wanwan kembali dan masuk sembari membawa cemilan ringan,dia terkejut saat melihat Xiao Chujiu sedang sesenggukan sambil membaca buku cerita.
"Nyonya, ada apa?."
Xiao Chujiu menutup buku cerita itu dan mengelap air mata nya,dia segera menggeleng dan tertawa,"hati ku terbawa suasana alur cerita ini."
Wanwan menghela nafas lega,"Nyonya,apa anda sedang membaca buku cerita bergambar Chu Wangfei?," Tanya Wanwan.
Xiao Chujiu mengangguk dengan semangat,"ya benar!,pangeran ini sangat berengsek!, seharusnya Yun Qian Meng tidak menikah dengan Adipati itu!."
Wanwan mengangguk setuju,"benar-benar!, Yun Qian Meng selalu bersabar di awal, Adipati Chu benar-benar sangat mengecewakan!."
__ADS_1
Xiao Chujiu mengangguk lagi,"jika rumah tangga seorang Adipati saja sudah sangat merepotkan,apalagi dengan Harem Kaisar?. Saya sangat bersyukur tidak menikah dengan Putra Mahkota," ujar Xiao Chujiu lalu bergidik ngeri.
Wanwan tiba-tiba tersenyum,"apa anda senang menikah dengan Adipati Qin?,Nyonya...apa anda mencintai Wangye?."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"mata anda yang mana melihat saya senang menikahi dia?."
Wanwan mengerucutkan bibirnya,"saya pikir anda bahagia,mengingat anda selalu berusaha bersikap lembut di depan Wangye."
Xiao Chujiu tertawa,"tentu saya harus bersikap baik di depan dia,tidak ada orang lain yang bisa saya gunakan untuk menopang hidup saya. Xiao Mansion?,omong kosong!."
Wanwan terdiam sejenak kemudian membuka mulutnya lagi,"Nyonya,apa anda melupakan Wu Gongfu keluarga ke ibuan ibu anda?."
Xiao Chujiu terdiam sesaat,lalu pikiran asing berputar di otak nya. Wu Gongfu adalah keluarga asal Ibu Xiao Chujiu. Keluarga ini masuk kedalam peringkat keluarga terkemuka di tanah Kekaisaran Timur. Hanya keluarga ini yang sangat peduli dengan Xiao Chujiu,namun karena sifat Xiao Chujiu yang dulu sangat keras kepala,di tambah hasutan dari selir ayah nya,Su yiniang yang menyebabkan dia sedikit jauh dari Wu Gongfu.
Xiao Chujiu tersenyum,"aku adalah cucu durhaka. Aku tidak pernah menemui Zumu,tidak mungkin Wu Gongfu tetap menerima aku."
Wanwan menggeleng,"Nyonya,tidak perlu bersedih, bagaimana jika kita pergi menuju Wu Gongfu untuk menemui Wu Laotaijun Minggu depan?."
Xiao Chujiu mengangguk ringan dengan setuju,benar juga,dia harus membangun hubungan yang baik dengan Wu Gongfu. Jika di masa depan dia tiba-tiba di ceraikan oleh Qin Wujing,dia bisa pergi dengan hati santai ke Wu Gongfu.
Xiao Chujiu kembali berbaring di atas kasur dan membaca buku cerita yang lain. Wanwan memutuskan untuk menyulam selimut baru,mengingat sebentar lagi akan tiba musim dingin.
Tiga jam kemudian,Xiao Chujiu masih berkutat dengan buku cerita nya. Tiba-tiba Bu mama datang dan mengatakan bahwa Liu Pingle datang dan ingin bertemu dengan nya.
Xiao Chujiu segera bangkit dari tempat tidur dan menjawab Bu mama dengan nada kesal,"katakan pada Nona Liu untuk menunggu saya di halaman Qin Lian,saya harus berdandan sedikit."
Bu mama mengangguk patuh,"baik."
"Entah siasat licik apa lagi yang akan di lakukan Nona Liu," ujar Wanwan dengan nada penuh kebencian.
Xiao Chujiu tertawa kecil,"apa anda membenci Liu Pingle?."
Wanwan mendengus,"tentu saja!, bagaimana tidak?!. Wanita itu tanpa tak tahu malu merebut tunangan anda dan membuat jebakan bersama er xiaojie!."
Xiao Chujiu terkekeh,"tidak perlu memikirkan hal itu lagi, status saya sudah lebih tinggi di bandingkan mereka berdua. Liu Pingle baru hanya berstatus tunangan Putra Mahkota,dia masih harus membungkuk saat bertemu dengan ku."
Wanwan mengangguk bangga,"benar-benar!."
Liu Pingle menunggu Xiao Chujiu di halaman,hati nya merasa kesal karena di buat menunggu lama oleh Xiao Chujiu. Liu Pingle sudah menunggu hingga satu setengah jam,namun Xiao Chujiu tak kunjung muncul!,ini benar-benar membuat hati nya kesal.
"Apa Qin Wangfei masih lama?," Tanya Liu Pingle kepada Bu mama.
Bu mama tersenyum,"tolong Nona Liu sedikit bersabar,Wangfei mungkin memiliki beberapa kendala di pakaian nya."
Liu Pingle mendengus diam-diam,dirinya sudah lama bersabar namun Xiao Chujiu tak kunjung muncul. Dia merasa Xiao Chujiu sengaja melakukan hal ini padanya, sepertinya Xiao Chujiu sudah berani melawan diri nya!.
Namun kemudian suara lembut dan halus muncul,"apa saya telah membuat Nona Liu menunggu lama?,maaf,tadi ada beberapa kendala di pakaian dan rambut saya."
Liu Pingle menoleh dan menatap penampilan Xiao Chujiu. Xiao Chujiu hanya memakai Hanfu biru polos dan rambut yang di sanggul sederhana,ini membuatnya semakin geram. Xiao Chujiu butuh waktu selama satu setengah jam hanya untuk memakai Hanfu sederhana!?,itu membuat Liu Pingle merasa kesal,namun dia tidak berkomentar tentang hal ini dan malah memilih tersenyum.
__ADS_1
"Tentu saja tidak. Jiu'er,mengapa anda memanggil saya dengan sangat formal?,kita adalah teman dekat dan sudah banyak berbagi kebahagiaan."
Xiao Chujiu tersenyum,"ah... benarkah?," Kemudian dia terkekeh kecil dan melanjutkan,"ya benar,kita sudah banyak berbagi banyak hal bahkan sampai pasangan."
Liu Pingle tersenyum kaku saat mendengar ini,lalu dia segera mengalihkan pembicaraan,"Jiu'er, bagaimana dengan hubungan anda dan Qin Wangye?."
Xiao Chujiu tersenyum sebelum menjawab,kaki nya berjalan mendekati kursi dan duduk di sana,"sangat baik, bagaimana dengan anda dan putra mahkota?."
Liu Pingle terkekeh pelan,wajah nya nampak malu-malu,"saya dan Feiye Gege baik-baik saja, kemungkinan bulan depan upacara pernikahan segera di mulai."
Xiao Chujiu mengangguk dengan tenang,"sangat bagus."
"Jiu'er,mengapa Wangye menempatkan anda di Qin Lian?,tempat ini agak jauh dari tempat Qin Wangye bukan?," Tanya Liu Pingle,ada nada mengejek yang sekilas muncul.
Xiao Chujiu menjawab dengan tenang,"saya yang memilih tempat ini sendiri,Qin Lian sangatlah damai dan tidak berisik,sangat cocok untuk orang seperti saya yang suka membaca buku," Xiao Chujiu dan Wu Ruyi sebenarnya mempunyai hobi yang sama,yaitu membaca buku.
Liu Pingle tersenyum,"anda tidak pernah berubah."
Mata Liu Pingle melirik ke arah pergelangan tangan kanan Xiao Chujiu,saat melihat tanda titik merah dia tersenyum penuh arti.
"Jiu'er,apa anda masih perawan?."
Xiao Chujiu hampir jatuh dari kursi saat mendengar ini,tentu saja dia masih perawan!,dia tidak akan membiarkan Qin Wangye mengunboxing diri nya!.
Xiao Chujiu tersenyum canggung,"dari mana anda tahu?."
Liu Pingle terkekeh,"lihatlah pergelangan tangan kanan anda,masih ada titik perawan."
Xiao Chujiu segera melirik ke arah pergelangan tangan nya dan tersenyum canggung,"tentu saja,saya dan Wangye tidak mungkin melakukan nya dengan cepat."
Liu Pingle menepuk tangan Xiao Chujiu,"sebaiknya anda harus segera mempunyai anak,atau orang-orang akan beranggapan bahwa hubungan anda dan Qin Wangye sangat buruk,serta mungkin ada anggapan lain jika anda tidak subur."
Xiao Chujiu tertawa kecil,"anda terlalu berpikiran jauh,tenang saja."
Xiao Chujiu dan Liu Pingle terus mengobrol hingga sore hari. Liu Pingle terus menerus mencari kekurangan nya dan bertanya dengan nada perhatian padahal sesungguhnya dia sedang mengejek.
Xiao Chujiu juga sesekali membalas pertanyaan Liu Pingle dengan pedas,dia tidak terima jika harus di sindir secara tersirat terus menerus.
"Jiu'er,saya harus kembali sekarang,saya memiliki janji dengan Feiye Gege sore ini," ujar Liu Pingle bertujuan pamer.
Xiao Chujiu mengangguk,"silahkan, kebetulan saya juga harus menemui Wangye untuk beberapa urusan," balas Xiao Chujiu,dia selalu menggunakan Qin Wujing jika Liu Pingle terus menerus pamer hubungan dengan Putra Mahkota. Hal ini dia lakukan agar Liu Pingle tahu bahwa Xiao Chujiu tidak tertarik dengan Putra Mahkota dan sudah mempunyai suami.
Liu Pingle hanya tersenyum dan berjalan keluar dari Qin Lian,Xiao Chujiu menghela nafas lega,mata nya memandang langit sore yang masih biru.
Dia benar-benar lelah dengan cara bertarung wanita di era ini,mereka saling menyapa dan tersenyum di depan umum namun di belakang mereka saling menyumpah serapahi dengan kasar.
"Nyonya, nona Liu tadi sangat sombong!,dia berusaha terus menerus mencari kekurangan anda dan pamer hubungan nya dengan Putra Mahkota!," Ujar Wanwan,nada nya sudah sangat kesal.
Xiao Chujiu tersenyum,"benar-benar wanita merepotkan. Wanwan,ayo kembali masuk dan bersantai."
__ADS_1
Wanwan menjawab dengan nada ceria,"baik!," Kemudian mereka berbalik dan berjalan ke arah kamar Xiao Chujiu.