
"perintahkan Xie Rong untuk selalu dekat dengan Xiao Chujiu kemanapun wanita itu pergi."
Yang Li mengangguk lagi, sebelum berjalan keluar bersama Bai Shu dia berkata,"saya akan menyampaikan pesan anda padanya sekarang."
Bai Shu dan Yang Li telah keluar, Qin Wujing kembali termenung seperti sedang memikirkan sesuatu yang dapat memecahkan kepala dan membuat hati lebur.
...__________________...
Xiao Chujiu berjalan ke arah ruang kerja Qin Wujing, saat masuk dia melihat pria berpakaian biru Dongker tengah duduk sambil memegang buku di tangan nya.
Tangan Xiao Chujiu memegang nampan yang berisi teko yang telah terisi teh dan gelas untuk meminum teh.
"Wangye."
Qin Wujing mengangkat pandangan nya,"kemari."
Xiao Chujiu mengangguk dan tersenyum, lalu dia segera mempercepat sedikit langkah nya dan duduk di samping Qin Wujing.
Xiao Chujiu menuangkan teh kedalam gelas sambil berkata,"ini adalah teh kesukaan anda, Tie Guan Yin, qie mengetahui ini dari Mufei."
Qin Wujing mengangguk, tangan nya menyambut segelas teh yang Xiao Chujiu berikan padanya,"terimakasih."
Xiao Chujiu mengangguk santai, lalu dia mengelus pundak Qin Wujing,"belakangan ini saya perhatikan anda seperti memikirkan banyak masalah, ada apa?."
Qin Wujing menggeleng,"tidak ada, namun saya hanya memikirkan nama bayi yang cocok?."
Xiao Chujiu tertawa,"anda tidak pandai berbohong kepada saya!."
Qin Wujing tersenyum tipis, dia kembali meneguk teh.
Xiao Chujiu menatap mata Qin Wujing,"ceritakan saja, tidak perlu anda harus tutup-tutupi."
Qin Wujing menggeleng,"benar-benar tidak ada yang serius, saya hanya memikirkan nama bayi yang cocok."
Xiao Chujiu mengangkat alis kirinya,"anda pikir sekali cetak jadi?."
Qin Wujing mengerutkan keningnya,"maksudnya?."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"tidak ada."
Qin Wujing tersenyum samar saat ini, dia terus meneguk teh dengan santai sambil menatap wajah Xiao Chujiu.
Tiba-tiba Bai Shu mengetuk pintu dan masuk, hal ini membuat Qin Wujing menggeser tatapan nya ke arah Bai Shu dan bertanya,"ada apa?."
Bai Shu berjalan mendekat dan menaruh kertas tagihan di meja Qin Wujing,"Wangye, ini kertas tagihan bayaran untuk buku cerita bergambar Wangfei."
Xiao Chujiu membulatkan matanya saat mendengar ini,"astaga, aku lupa!."
Qin Wujing mengambil kertas tagihan itu dan membaca total harga nya, alis nya menyatu saat melihat harga yang harus di bayar hanya untuk sebuah buku.
"Chujiu, anda menghabiskan lima puluh tael perak hanya untuk buku-buku itu?."
Xiao Chujiu mengangguk dan tersenyum,"iya, Wangye, jika anda tidak ada niat untuk membayarnya maka saya akan kembali ke Qin Lian untuk mengambil uang sebentar."
Saat Xiao Chujiu hendak berdiri, Qin Wujing menahan,"Bai Shu, ambil lima ratus tael perak, bayar tagihan ini dan beli toko nya."
Xiao Chujiu dan Bai Shu yang mendengar ini melotot kaget.
"Wangye, qie tidak membutuhkan toko nya!. Lagi pula mengeluarkan uang sebanyak itu sangat boros!," ujar Xiao Chujiu.
Bai Shu,"Wangye, bagaimana dengan seratus tael perak saya?," nada nya penuh kesedihan.
Qin Wujing menjawab ucapan Xiao Chujiu lebih dulu,"ini lebih baik dari pada anda harus mengeluarkan uang setiap Minggu nya hanya untuk membeli buku bodoh itu, namun jika anda memiliki toko nya, maka anda tidak perlu mengeluarkan uang jika ingin membaca," setelah itu Qin Wujing baru menjawab Bai Shu,"anda boleh ambil sendiri."
Xiao Chujiu menghela nafas, dia tidak tahu harus senang atau kesal. Di sisi lain dia senang karena tidak perlu mengeluarkan uang kedepan nya jika ingin membaca buku baru, namun sisi yang lain lagi merasa kesal karena Qin Wujing melakukan pemborosan yang berlebihan.
Sedangkan Bai Shu, pria itu sekarang sedang tersenyum penuh dengan cahaya dan sinar ilahi, senyum nya sangat manis.
*
__ADS_1
"Bodoh!!, karena otak anda yang bodoh saya menjadi lelucon kemarin malam!," Putra mahkota membentak Qu Ruo Li, tangan nya menampar pipi wanita itu.
Qu Ruo Li menangis,"Yang mulia, wanita itu sangat licik, dia pasti menjelek-jelek kan saya, jelas-jelas dia mengusir saya dan pangeran terang-terangan!."
Putra mahkota melotot marah,"masih tidak mau mengakui kesalahan dan kebodohan anda?!, jelas-jelas anda memasuki Istana Huang Guifei tanpa menyadari status anda!. Xiao Chujiu mengusir anda untuk menyelamatkan wajah saya anda tahu!?. Jika Xiao Chujiu tidak mengusir anda, maka orang-orang berpikir anda dan Qin Wujing menjalin hubungan dan saya tidak memperlakukan anda dengan baik!."
Qu Ruo Li menangis,"bukankah dari dulu seperti itu!?, anda tidak pernah memperlakukan saya dengan baik dan tulus!, anda hanya peduli kepada Putri Mahkota!."
Putra mahkota mencengkeram bahu Qu Ruo Li,"saya melakukan ini karena anda tidak pernah bisa melupakan adik Kekaisaran saya!, saya tidak bisa menerima wanita yang mencintai pria lain!. Saya sudah memberi anda banyak perhatian sebelumnya kepada anda, saya bahkan mengizinkan anda untuk melahirkan anak saya!, namun apa!?. Anda masih menyukai Qin Wujing!."
Qu Ruo Li diam sembari menangis, putra mahkota memijit pelipis kepalanya.
"Qu Ruo Li, saya sudah lelah bersabar dengan sikap anda," Putra Mahkota berbalik sembari berkata,"selanjutnya hak asuh Qin Wuling di serahkan kepada Putri Mahkota, anda harus di hukum."
Qu Ruo Li melebarkan matanya saat mendengar ini, segera dia merangkak menuju putra mahkota,"Yang mulia, saya mohon, jangan ambil Qin Wuling dari saya. Saya mohon," lirih Qu Ruo Li.
Putra mahkota berjalan pergi, pancaran matanya sangat dingin, dengan nada acuh dia berkata,"anda sudah berani mencintai pria lain, Qu Ruo Li, anda adalah wanita saya, mencintai pria lain selain saya adalah bentuk pengkhianatan besar. Saya tidak bisa mentolelir ini."
Qu Ruo Li menatap sendu kepergian putra mahkota, hati nya hancur. Dia sudah kehilangan orang yang dia cintai, dan sekarang adalah anak nya. Qu Ruo Li membenci hidup nya, setelah ini dia hanya bisa menghabiskan sisa hidupnya di dalam istana yang buruk ini.
Dia juga sangat muak dengan Liu Pingle, wanita itu belum menyandang gelar resmi menjadi Putri Mahkota, namun Putra Mahkota sudah memanggil wanita itu Putri Mahkota?!, Ini bahkan lebih tidak tahu aturan dari pada perbuatan nya!.
*
"Katakan pada Pangeran ketiga bahwa saya setuju."
Bawahan Long Hang mengangguk,"baik," saat hendak berbalik pergi, bawahan itu terdiam sebentar lalu bertanya,"Tuan Long, apa anda yakin?."
Long Hang mengangguk,"lebih yakin dari yang anda bayangkan."
Bawahan itu menatap Long Hang sulit, ada perasaan tidak setuju dan khawatir di hati nya untuk Long Hang.
Setelah bawahan Long Hang pergi, Long Hang menatap lukisan Xiao Chujiu yang dia gantung di dinding ruangan nya.
"Kamu harus bahagia."
Sementara Di Fuyi yang mendengar jawaban Long Hang dari bawahan pria itu, merasa puas. Kedua sudut nya naik dan berkata,"bagus, kalau begitu sampaikan rencana saya. Singkirkan putra mahkota, ambil hati Kaisar dan kekuatan militer Qin Wujing, setelah itu sikat bersih," Di Fuyi memberi jeda sebentar untuk kalimat selanjutnya,"katakan padanya lakukan ini dengan hati-hati, Qin Wujing sangat teliti, jika ketahuan sedikit saja, maka kita akan gagal total. Dan juga, saat pemberontakan terjadi, bawa Xiao Chujiu keluar dari tanah timur, dia tidak boleh terluka."
*
Keesokan harinya, entah bagaimana kasus korupsi muncul, semua bukti mengarah kepada Putra Mahkota.
Qin Wujing, Putra Mahkota, dan Di Fuyi sedang berada di ruangan takhta bersama para pejabat lain.
Putra mahkota membantah,"omong kosong!, Yang mulia, saya bersumpah tidak pernah melakukan hal seperti ini!."
Qin Wujing diam, dia memperhatikan wajah-wajah semua orang.
Kaisar menatap dingin ke arah Putra Mahkota,"Zhen benar-benar kecewa kepada anda, berulang kali anda menghancurkan kepercayaan ayah mu ini!. Putra mahkota!, jika anda terus seperti ini maka posisi anda tidak dapat di pertahankan anda tahu!?."
Perdana menteri Su dari sayap kiri maju,"Yang mulia, jika seperti ini Putra Mahkota tidak bisa lagi menyandang gelar Pangeran Mahkota. Jika saat ini dia berani melakukan korupsi, bagaimana jika dia sudah menduduki takhta?, bagaimana masa depan Kekaisaran Timur kita jika di pimpin oleh seorang koruptor?."
Xiao He yang sebagai perdana menteri dari sayap kanan maju,"namun Perda menteri Su, kita harus menyelidiki ini dengan benar. Putra mahkota sudah menyandang gelar nya sangat lama, namun baru ini kasus korupsi datang?."
Perdana menteri Su tersenyum tipis,"mungkin saja baru terungkap sekarang."
Xiao He tersenyum,"semua orang tahu bahwa anda tidak berdiri di pihak Putra Mahkota."
Perdana menteri Su membalas,"mengapa anda terus membelanya?, apa anda terlibat di dalam kasus ini juga?."
Xiao He melotot marah,"asal bicara!."
Kaisar merasa pusing, segera dia membentak,"diam!, apa kalian masih menganggap Zhen ada di ruangan ini!?."
Semua menteri segera membungkuk,"mohon yang mulia meredakan amarah anda!."
Kaisar mendengus dingin, dia sangat pusing.
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, menampilkan seorang pria paruh baya berpakaian seperti seorang pejabat kecil masuk.
__ADS_1
"Yang rendah ini menyapa yang mulia Kaisar!."
Kaisar,"bangkit. Sekarang katakan, ada apa?."
Pria itu berlutut,"Kaisar, saya meminta dana bantuan untuk korban bencana banjir di perbesar sedikit!. Pihak kami hanya mendapatkan seratus tael perak, hal ini menyebabkan ratusan ribu warga kota Shanghai kelaparan."
Kaisar yang mendengar ini terkejut, segera dia berdiri karena marah,"bukankah saya mengirim sertaus tael emas!?, mengapa berubah menjadi perak!?. Katakan!, siapa yang mengurus hal ini!."
Para pejabat diam, mata mereka menatap ke arah Putra Mahkota.
Kaisar menoleh ke arah putra sulung nya,"Apa anda!?."
Putra mahkota menggeleng, dia segera berlutut,"Ayah, saya di jebak!. Saya jelas-jelas sudah mengirimkan dan memastikan bahwa itu adalah seratus tael emas!, bagaimana mungkin berubah menjadi perak!?. Ayah!, tolong beri keadilan untuk saya!."
Kaisar memejamkan matanya untuk menekan seluruh amarah dan rasa kecewa yang besar di hati nya, dia dengan nada dingin bertanya kepada seluruh orang yang ada di ruangan,"apa ada yang menangani masalah bencana kota Shanghai?."
Tidak ada yang menjawab, namun Perdana menteri Su maju,"tidak ada yang mulia, tidakkah yang mulia ingat jika yang mulia memberikan tugas ini hanya kepada Putra Mahkota sebagai bentuk rasa kepercayaan?," Perdana menteri Su menekan kata 'kepercayaan'
Kaisar diam, dia tahu dan ingat ini, namun dia bertanya hanya untuk sedikit berharap bahwa ada pejabat lain yang membantu Putra Mahkota. Jika sudah seperti ini, nama baik anak pertama nya sudah menjadi buruk, gelar nya benar-benar sudah tidak bisa di pertahankan.
Dengan berat hati Kaisar menjatuhkan keputusan akhirnya,"seret Putra Mahkota ke penjara!, Zhen akan mengurus dia nanti!."
Putra mahkota menatap tidak percaya kepada ayah nya, dia kecewa karena ayah nya lebih mempercayai bukti bodoh dan omongan para pejabat busuk!.
Putra mahkota menatap marah ke arah Di Fuyi, dia menembakkan tatapan penuh kebencian yang luar biasa.
Di Fuyi yang di tatap seperti ini tersenyum tipis, tatapan matanya seperti merendahkan dan mengolok Putra Mahkota.
*
Sementara Xiao Chujiu, dia sedang duduk santai di halaman depan Qin Lian nya sembari menunggu kabar Qin Wujing kembali.
Namun tiba-tiba dia mendengar pengumuman kedatangan Liu Pingle, hal ini membuatnya mengerutkan kening karena terkejut.
Xiao Chujiu segera berdiri kala melihat Putri Mahkota berjalan mendekat ke arah nya dengan penuh air mata.
"Chujiu."
Xiao Chujiu memberi salam singkat lalu bertanya,"nona Liu, ada apa?."
Putri Mahkota menangis," Putra mahkota di jebak!, dia di fitnah melakukan Korupsi untuk bantuan kota Shanghai. Kaisar mengirim nya kedalam penjara, saya khawatir gelar dan nyawa nya tidak dapat di selamatkan. Chujiu, tolong bujuk Qin Wangye untuk membantu Putra Mahkota, saya mohon," Liu Pingle hendak berlutut, namun Xiao Chujiu tahan.
"Nona Liu, tolong tenang dan duduk dulu."
Liu Pingle menatap Xiao Chujiu dengan penuh harap dan permintaan tolong, Xiao Chujiu merasa pening, ada apa lagi sebenarnya?.
Xiao Chujiu menatap Liu Pingle dingin,"sebenarnya ada apa?."
Liu Pingle menarik nafas untuk memenangkan hati nya, kemudian dia menjelaskan semua yang dia dengar.
Xiao Chujiu tersenyum dingin di dalam hati, menurutnya ini karma dari Tuhan untuk mereka!. Liu Pingle ingin diri nya membantu?, mimpi.
"Chujiu, tolong bujuk suami anda, saya mohon. Walaupun kita saat ini sedang bertengkar, tapi tolong jangan lupa seluruh kenangan kita, dan bagaimana pun Putra Mahkota adalah kakak ipar anda. Saya berjanji jika saya dan Putra Mahkota telah naik takhta, saya akan memberikan kemakmuran untuk Qin Wangfu anda."
Xiao Chujiu menggeleng,"Nona Liu, saya tidak bisa membantu, saya tidak memiliki hak apapun tentang masalah politik, Wangye juga tentunya tidak akan memberi saya izin untuk ikut campur."
Liu Pingle menggeleng, air mata nya jatuh lagi,"tidak-tidak, anda tidak perlu ikut berkecimpung di dunia politik, saya hanya meminta anda untuk membujuk suami anda agar mau menolong Putra Mahkota. Saat ini hanya Qin Wangye lah yang dapat membantu." lirih Liu Pingle.
Xiao Chujiu menatap Liu Pingle,"mengapa anda meminta tolong kepada kami?, bukankah Putra Mahkota dan Wangye adalah musuh?, bagaimana jika Wangye yang mengatur jebakan ini untuk Putra Mahkota?."
Liu Pingle menggeleng keras,"menurut saya Qin Wangye tidak akan melakukan hal licik seperti itu, saya tahu Qin Wangye tidak memiliki selera untuk menaiki takhta, saya yakin yang melakukan hal licik ini adalah Pangeran ketiga!. Chujiu, tolong...."
Xiao Chujiu menggeleng, dia berdiri dan hendak berjalan ke arah kamar nya, namun Liu Pingle menahan tangan nya dan segera berlutut,"Chujiu, saya mohon...."
Xiao Chujiu menepis kasar,"tidak bisa!. Untuk apa saya mempedulikan masalah anda!?, apa anda mempedulikan masalah saya dulu?, apa sebelum merebut Putra Mahkota anda mempedulikan perasaan saya!?. Tidak!," lalu kepala Xiao Chujiu menoleh ke arah Bu mama,"Bu mama, seret Nona Liu keluar!, saya merasa sakit kepala!."
Bu mama mengangguk,"baik," lalu dia berjalan ke arah Liu Pingle dan menarik Liu Pingle agar berdiri dengan sedikit tenaga.
Liu Pingle menangis,"Chujiu, saya mohon!, saya tahu saya salah!. Chujiu!."
__ADS_1
Xiao Chujiu tidak mengindahkan jeritan Liu Pingle, dia menekan rasa kepedulian dan simpati nya untuk Liu Pingle, walaupun di dalam hati kecilnya dia ingin menolong, namun Liu Pingle sudah berbuat sangat jahat kepada Xiao Chujiu, Wu Ruyi tidak akan pernah memaafkan Liu Pingle untuk Xiao Chujiu.
Di dunia ini, karma berlaku.