
Xiao Chujiu menyudahi sarapan nya dan bangkit berdiri dari bangku, Qin Wujing hanya melirik sekilas dan kembali menunduk untuk membaca buku.
"Wangye."
Qin Wujing tidak menjawab, namun Xiao Chujiu tetap meneruskan.
"Apa anda mau menemani saya memilih buku?."
Qin Wujing mengangkat tatapan nya,"Benwang tidak akan mengizinkan anda keluar mulai sekarang."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"tidak,bukan di pasar, pemilik toko buku itu akan kemari dan membiarkan saya memilih."
Qin Wujing mengangkat alis kiri nya,"anda berani memasukan orang asing ke Qin Wangfu tanpa izin Benwang?."
Xiao Chujiu tersenyum miring,"memangnya kenapa?, Aku Qin Wangfei!."
Qin Wujing menutup buku nya dan menatap Xiao Chujiu dengan tangan menopang dagu,"begitu yakin?."
Xiao Chujiu mengangguk,"tentu saja, jika tidak anda tidak perlu menyelamatkan saya kemarin."
"Saya menyelamatkan anda, karena kamu anak Perdana Menteri Xiao," jawab Qin Wujing.
Xiao Chujiu tersenyum tipis,"ego anda terlalu tinggi, Wangye ayo," Xiao Chujiu menarik tangan Qin Wujing keluar.
Terkadang setiap Xiao Chujiu menggerakkan lengan nya, nyeri di punggung nya terasa, dan itu sangat mengganggu.
"Yang tua ini memberi salam kepada Qin Wangye dan Qin Wangfei."
Xiao Chujiu tersenyum,"aish sudahlah berdiri, sekarang tolong tunjukan padaku buku terbaru apa yang anda bawa?."
Pria tua pemilik toko buku itu mengangguk dan mengeluarkan semua buku yang dia bawa di tas.
Mata Xiao Chujiu berbinar, Qin Wujing menatap wajah Xiao Chujiu yang sangat bahagia hanya dengan buku-buku halu ini.
Xiao Chujiu membaca judul buku satu persatu, alis nya menyatu dan tatapan nya terpaku pada buku bersampul merah.
"Rumor Istri Pangeran ketujuh?," Tanya Xiao Chujiu.
Qin Wujing yang mendengar ini segera ikut menatap buku itu.
Pria tua itu tersenyum,"ya Wangfei, buku ini sangat laris di pasaran. Buku ini menceritakan tentang anda, pembelian semakin laris saat kasus penculikan anda kemarin. Banyak para gadis muda yang membeli ini, mereka sangat terbawa suasana dan puas karena peran Adipati Qin."
Xiao Chujiu mengangkat alis kiri nya,"memang nya Wangye kenapa di buku itu?."
Pria tua itu semakin bersemangat untuk menjelaskan,"sudah menjadi rahasia umum bahwa Adipati Qin membawa aura misterius yang berwibawa, banyak para makhluk hidup yang bergetar karena mendengar nama nya. Adipati Qin juga terkenal dingin, namun semenjak anda menginjakkan kaki di Qin Wangfu, semuanya berubah, sang hati dingin Adipati luluh dan menghangat."
Xiao Chujiu tersenyum kaku, terlalu berlebihan. Qin Wujing hanya pria b*jingan dan tidak tahu malu.
Xiao Chujiu menoleh ke arah Qin Wujing dan menatap pria itu dari ujung kepala hingga kaki, setelah itu dia memutar bola matanya malas.
"Wangfei, saya menyarankan anda untuk membeli buku ini, buku ini sangat menarik," ujar pria tua pemilik buku.
"Saya dengar para penulis lain juga mulai mencoba membuat cerita tentang Qin Wangye," lanjut pria tua setelah beberapa saat menjeda ucapan nya.
Xiao Chujiu tersenyum tipis,"saya beli ini," lalu dia menoleh ke arah Bu mama dan mengatakan,"Bu mama, tolong beri uang nya kepada pak tua."
Bu mama mengangguk mengerti,"baik."
Xiao Chujiu berjalan menuju kamar nya yang di buntuti oleh Qin Wujing di belakang.
Xiao Chujiu tidak bisa menahan tawa saat membaca, buku cerita ini terlalu melebih-lebihkan Qin Wujing!.
Xiao Chujiu terus membaca, Qin Wujing juga,namun pria itu membaca buku pengetahuan.
Alis Xiao Chujiu menyatu, terkadang dia berkaca-kaca, kadang juga dia tertawa.
Mereka berdua fokus membaca buku masing-masing hingga sore, Xiao Chujiu menutup buku nya, ekspresi nya gelap, mata nya juga berkaca-kaca.
Qin Wujing mengangkat tatapan nya dan menaikan alis kiri nya,"mengapa anda menangis?, cengeng."
Xiao Chujiu tidak menjawab, dia hanya mendengus. Hal ini membuat Qin Wujing mengerutkan keningnya,"apa mulut anda terkunci?. Ada apa?."
"Di akhir cerita anda menceraikan saya!," Xiao Chujiu menatap tajam Qin Wujing, lalu dia menyeruput teh nya.
Qin Wujing mengambil buku itu dan melemparkan nya ke lantai,"buang."
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya, segera dia berdiri dan mengambil buku itu,"mengapa anda membuang nya?, Harga nya mahal!."
"Bukankah suasana hati dan pikiran anda tercemar karena membaca buku seperti itu?, Buku itu memiliki akhir cerita yang omong kosong!," Jawab Qin Wujing.
Xiao Chujiu tertegun, lalu dia tersenyum meledek,"Wangye,apa anda mencintai saya?."
Qin Wujing terdiam sejenak,tidak berharap Xiao Chujiu berani menanyakan hal seperti ini padanya. Padahal menurut buku Yang Li, wanita itu sangat pemalu. Namun sepertinya Wangfei nya tidak tahu malu!.
Qin Wujing menjawab acuh,"apa otak anda mulai mengecil?, jangan berbicara omong kosong."
Xiao Chujiu semakin tersenyum dan mengangkat kedua alis nya ke atas sebanyak tiga kali,"Wangye..."
Qin Wujing melirik ke arah Xiao Chujiu tajam,"ada apa dengan alis anda?, cacingan?."
Xiao Chujiu tertawa,"sudahlah, anda tidak seru!," Xiao Chujiu berjalan berbalik ke arah meja rias nya.
__ADS_1
Qin Wujing terdiam, dia tidak bisa berbicara bahkan di dalam hati.
Namun tiba-tiba Xiao Chujiu berbalik, kedua sudut bibir nya terangkat,"saya juga mencintai anda!."
Qin Wujing mengepalkan tangan nya saat mendengar ini, dia segera berdiri dan berjalan keluar dari kamar Xiao Chujiu. Segera dia meninggalkan Qin Lian.
Qin Wujing masuk kedalam ruang kerja nya, Yang Li tiba-tiba datang dan menepuk pundak Qin Wujing.
"Senior, bagaimana?, berhasil?."
Qin Wujing menggeleng,"semua yang di tulis di buku itu omong kosong!, Hasil nya tidak sama."
Yang Li mengerutkan keningnya,"bagaimana bisa?, Tidak mungkin!. Memangnya bagaimana reaksi Wangfei anda?."
Qin Wujing terdiam sebentar, lalu dia menjawab,"wanita itu seperti tidak mempunyai rasa malu, terang-terangan dia bertanya apakah saya mencintainya?, dan dia juga berkata bahwa dia mencintai saya. Menurut di buku anda, wanita itu pemalu, namun mengapa Xiao Chujiu seperti itu?. Apa maksudnya Wangfei saya tidak tahu malu?."
Yang Li mengelus dagu nya,dan menjawab,"sepertinya Wangfei anda adalah tipe wanita pemberani, ah sebentar, saya mempunyai buku tentang itu."
Qin Wujing menggeleng,"tidak perlu, buku-buku anda tidak ada yang berguna."
Yang Li berdecak,"ck, senior, kali ini pasti berhasil!. Kali ini pasti anda akan mendapatkan hati nya dan mendapatkan maaf tulus nya!."
Qin Wujing menatap tajam Yang Li,"jika gagal maka anda harus mengelilingi Qin Wangfu sebanyak lima puluh kali!."
Yang Li mengangguk,"Baiklah!, Namun jika saya menang anda harus memberi saya lima puluh tael emas. Bagaimana?."
"Hmm."
*
Malam ini, Xiao Chujiu duduk di depan meja rias sambil menyisir rambut panjang nya sendiri, Bu mama berjaga di depan pintu. Rambut panjang Xiao Chujiu di kuncir kuda dengan tusuk rambut Giok putih sebagai aksesoris ringan.
Saat Bu mama melihat Qin Wujing datang, dia hendak mengumumkan, namun di tahan Qin Wujing.
Xiao Chujiu terus menyisir rambutnya, di atas meja rias ada kertas yang bertuliskan "keseharian Qin Wujing."
Xiao Chujiu diam-diam memutuskan untuk memperdekat hubungan nya dengan Qin Wujing, karena dia yakin, Qin Wujing mencintai nya.
Qin Wujing berjalan mendekat dan berdiri tepat di belakang Xiao Chujiu, mata nya melirik ke arah selembar kertas di atas meja. Saat membaca isi nya, bibir nya tersenyum samar.
Qin Wujing segera mengambil kertas itu, hal ini membuat Xiao Chujiu terkejut dan segera menoleh ke arah Qin Wujing.
"Wangye!, berikan kertas nya!."
"Ambil jika anda bisa," Qin Wujing mengangkat tangan nya yang memegang kertas itu tinggi, lalu dengan lantang dia membaca.
"Keseharian Qin Wujing. Saat pagi hari, dia pergi menuju Istana Kekaisaran. Jika sekiranya di Istana terjadi beberapa masalah tentang perbatasan, dia akan pulang terlambat di siang hari, namun jika tidak ada kendala apapun di perbatasan, dia akan pulang lebih awal. Sore hari, Qin Wujing berada di ruang kerja nya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang penting atau hanya membaca buku pengetahuan. Malam hari, dia beristirahat dan memanggil ku untuk di cemooh dan menyuruh ku untuk memijat tubuh nya.
Xiao Chujiu terus berusaha menggapai kertas yang di pegang Qin Wujing, karena tinggi badan Xiao Chujiu hanya mencapai dada Qin Wujing, hal ini membuatnya kesusahan.
"Wangye, kembalikan!," Ujar Xiao Chujiu, kedua alis nya menyatu kesal.
Qin Wujing tetap tidak menggubris dan hanya menjawab,"anda menulis seperti ini seperti sebuah penguntit."
Xiao Chujiu memutar bola mata nya,"tidak ada urusan nya dengan anda, cepat kembalikan!."
Xiao Chujiu berhenti sejenak dan beristirahat, nafas nya terengah-engah, mata nya menatap tajam Qin Wujing.
Xiao Chujiu yang sudah kesal segera melompat ke tubuh Qin Wujing dan mengambil kertas itu dari tangan Qin Wujing.
"Dapat!."
Qin Wujing yang terkejut segera terdiam.
Xiao Chujiu seperti orang bodoh masih berada di gendongan Qin Wujing, dia masih terpaku dengan kertas yang berhasil dia ambil, Xiao Chujiu lupa bahwa dia masih berada di gendongan Qin Wujing. Sampai Qin Wujing berkata,"turun, tubuh anda berat."
Saat mendengar ini senyum di bibir Xiao Chujiu kaku,dia segera melompat turun dan menembakkan tatapan kesal.
"Cih!."
Qin Wujing tidak mengindahkan tatapan tajam Xiao Chujiu dan langsung berjalan duduk di kursi.
"Bagaimana dengan luka anda?."
Xiao Chujiu menjawab sambil merobek kertas,"sudah cukup membaik."
Qin Wujing mengangguk,lalu,"tiga hari lagi ada ulang tahun Gu Junzhu, Benwang ingat anda di undang oleh wanita itu."
Xiao Chujiu mengangguk,"iya, ada apa?, anda berkenan menemani saya datang bukan?."
Qin Wujing menggeleng,"datang ke acar anak-anak seperti itu hanya membuang-buang waktu."
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya,"namun Huangtaihou dan Huanghou ada di sana, Liu Pingle dan Xiao Meng juga hadir."
Qin Wujing menaikan alis kiri nya,"lalu?. Jangan bilang anda takut dengan mereka?."
Xiao Chujiu menggeleng,"bukan seperti itu, maksud qie adalah jika anda datang dan menemani aku, mungkin beberapa tikus tidak akan berani muncul dan membuat masalah. Jadi qie tidak perlu repot mengurusi drama mereka."
Qin Wujing menggeleng lagi,"Benwang tidak akan pernah ikut."
Xiao Chujiu menghela nafas,"ayolah, di pesta nanti qie tidak akan mempunyai pasangan, semua orang membawa pasangan mereka masing-masing. Wangye...."
__ADS_1
"Itu hanya pesta ulang tahun, bukan ajang pamer pasangan," balas Qin Wujing.
Xiao Chujiu memutar bola mata nya malas,"baiklah."
Namun setelah itu kedua sudut bibir Xiao Chujiu naik,"apa barusan secara tidak langsung anda mengakui bahwa kita pasangan?," Xiao Chujiu terus menggoda Qin Wujing tanpa henti.
Qin Wujing menarik nafas dalam diam-diam dan menggertakan gigi, dia harus bisa menghadapi Xiao Chujiu.
Qin Wujing dengan mantap menatap Xiao Chujiu,"memang iya, salah nya dimana?, bukankah Kaisar telah menurunkan Dekrit pernikahan kita?."
Senyum menggoda Xiao Chujiu turun, dia tidak mengharapkan Qin Wujing dapat membalas nya.
"Bagus, saya kira anda tidak mengakuinya," Xiao Chujiu berbalik dan menutup pintu kamar nya.
Setelah itu dia berjalan kembali ke arah Qin Wujing.
"Anda benar-benar melihat saya sebagai Wangfei anda?," Tanya Xiao Chujiu.
Qin Wujing terdiam sejenak,lalu dia menjawab,"bukankah status anda memang seorang Qin Wangfei?."
Xiao Chujiu menggeleng,"bukan gelar di mata publik, namun di hati anda. Katakan, apa saya bertakhta di situ?," Xiao Chujiu mengetuk hati Qin Wujing.
Qin Wujing malah balik bertanya,"katakan, apa anda membenci saya?."
Xiao Chujiu terdiam, lalu dia tersenyum,"apa saya terlihat seperti orang yang mampu membenci orang yang qie cintai?."
Qin Wujing terdiam, bibir nya tertutup rapat.
Xiao Chujiu tersenyum lagi,"qie tahu anda mencintai ku, namun lidah anda di buat gagap jika harus berbicara tentang asmara dan ucapan melodramatis. Anda mungkin sangat baik dalam memimpin ratusan ribu pasukan ke Medan perang, namun anda sangat buruk hanya untuk menghadapi satu wanita seperti saya. Percintaan Anda sangat buruk, anda hambar tentang cinta."
Saat Qin Wujing hendak membuka mulut, Xiao Chujiu menyelak,"saya tahu sedikit lagi anda akan mencibir saya dengan pedas, namun saya tidak peduli dengan itu. Saya ingin hubungan kita berjalan maju dan tidak mogok di sini sampai mati. Wangye, turunkan ego mu."
Qin Wujing menatap mata Xiao Chujiu lurus, dia tersenyum miring,"apa anda tahu saya adalah pangeran perang, tahun depan akan ada perang besar antara Kekaisaran Timur dan Selatan, apa anda-," Xiao Chujiu memotong.
"Saya menunggu anda di dalam gerbang Qin Wangfu, saya akan tetap menunggu anda di sini selama anda perang. Saya tahu suami saya adalah seorang pria yang memiliki julukan 'Dewa perang', saya tahu kapan saja saya bisa menjadi janda jika anda gugur di Medan perang dan gagal membawa kemenangan. Namun, saya tidak takut, sesuai percakapan kita dulu saat pertama kali anda memberikan status resmi kepada saya sebagai Qin Wangfei di Qin Wangfu. " Saya harus terus dan tetap berdiri di samping anda bahkan jika kepala saya hilang". Wangye, bahkan jika tubuh saya hancur, atau bahkan jika saya harus menunggu anda sampai tua karena perang itu, saya masih tetap di Qin Wangfu," pancaran mata Xiao Chujiu membawa keseriusan.
Qin Wujing masih menatap mata Xiao Chujiu,"apa buktinya?, mengapa anda sangat bersikeras meraih perhatian Benwang?."
"Saya mencintai anda!," Xiao Chujiu mengepalkan tangan nya.
"Cinta?,anda pikir cinta adalah bukti akurat?," Alis kiri Qin Wujing terangkat dari balik topeng.
Xiao Chujiu melepas ikatan rambutnya dan menarik tusuk rambut nya. Rambut hitam panjang itu segera tergerai bebas. Segera dia berjalan mengambil gunting dan hendak memotong.
Qin Wujing yang melihat ini segera berdiri dan menahan tangan Xiao Chujiu,"apa anda tahu jika rambut seorang wanita bangsawan sangat berharga?, jika Mufei tahu anda memotong rambut anda sendiri dia akan menyalahkan Benwang."
Xiao Chujiu tersenyum,"bukankah anda menginginkan bukti?."
Qin Wujing terdiam lagi, lalu dia segera melepaskan tangan Xiao Chujiu dan kembali berjalan ke arah kursi.
"Benwang percaya."
Xiao Chujiu tersenyum tipis, lalu dia diam-diam tersenyum penuh kemenangan, rencana nya untuk memberi Qin Wujing pelajaran nanti akan berhasil. Namun kebanyakan dia tersenyum senang karena Qin Wujing mengakui nya.
"Apa anda mencintai saya?," Tanya Xiao Chujiu dengan nada hati-hati.
Qin Wujing tidak menjawab,dia hanya mengambil buku cerita bergambar yang tadi pagi Xiao Chujiu beli.
Xiao Chujiu menggeleng pelan dan menghela nafas. 'memang selalu seperti ini, maka nikmati,' batin nya.
Xiao Chujiu mengangkat bahu acuh, setelah itu, lalu dia mulai bernyanyi untuk menghibur diri nya sendiri.
Xiao Chujiu berjalan ke arah rak buku nya sambil bernyanyi. Qin Wujing diam-diam memperhatikan Xiao Chujiu, saat menemukan nada yang kurang tepat, dia tersenyum tipis.
...Walaupun kita terpisah jauh, terhalang galaksi di antara kita aku telah menunggu ribuan tahun hanya untuk saat ini....
...Menyeberangi ribuan gunung dan sungai, aku memandangi kecantikan mu. Dengan bintang dan bulan mewakili kita,...
...Langit dan samudera bertemu,malam yang kelampun tiba. Kekasih ku berada di luar pintu kota, dengan pilu aku menunggu kekasih ku kembali. ...
...Aku menunggu hingga ruang dan waktu hancur, gunung dan sungai menjadi debu, dan wajahku pun layu. ...
...Ku tinggalkan cinta ku dan menjelma kedalam dunia ini, aku tahu begitu banyaknya lika-liku dalam kebahagiaan dan kesedihan. Aku akan mengikuti mu dalam kehidupan dan kematian. ...
...Kita akan melintasi surga dan dunia yang luas ini. Aku akan terbang bebas bersama mu....
...Merindukan mu lebih baik dari pada hidup menyendiri, kaulah satu-satunya kelemahan ku. ...
...Aku menatap dengan penuh harapan, air mata ku bercucuran bagaikan bintang jatuh. Ku tatap cermin untuk memperbaiki riasan dan alis mata ku. ...
...Jika aku bisa tenang berada dalam hati mu, angin dan hujan tak akan ku takuti. ...
...Hiruk pikuk di dunia akan diam bagaikan air yang tenang....
...Meskipun tubuhku hancur dan jiwaku lebur, aku tidak akan pernah menyesali cinta sejati ku. ...
...Aku telah merasakan cinta dari kabut malam dan awan pagi, namun yang kuinginkan adalah memeluk mu. ...
...Aku tahu begitu banyaknya lika-liku dalam kebahagiaan dan kesedihan, aku akan mengikuti mu dalam kehidupan dan kematian. ...
...Kita akan melintasi dunia dan surga yang luas ini, dan terbang bebas bersama mu. ...
__ADS_1
Judul lagu : Sheng Si Xiang Shui- ost. The King's Woman.