
Qin Wujing berjalan masuk kedalam penjara, dia, Yang Li, dan Bai Shu berniat menemui Putra Mahkota.
Kedua pancaran mata mereka sangat serius dan dingin, membentuk aura mengintimidasi yang kuat dan sulit di dekati.
Saat para penjaga melihat Qin Wujing berjalan mendekat, mereka hanya bisa menunduk untuk memberi salam dan menutup rapat mulut mereka mempersilahkan Adipati itu masuk. Tidak ada penjaga yang berani berkomentar apapun demi melindungi nyawa mereka masing-masing.
Qin Wujing terus berjalan masuk sampai tiba di sel tahanan Putra Mahkota. Saat ini pria di balik jeruji besi itu sedang duduk termenung dengan kedua alis menyatu. Qin Wujing berdehem lalu membungkuk,"adik Kekaisaran ini memberi salam kepada Yang mulia."
Putra mahkota mengangkat tatapan nya dan menatap tajam saat mengetahui sang pemilik suara.
"Untuk apa anda kemari?, menertawakan saya?."
Qin Wujing tersenyum tipis,"Yang mulia salah paham, saya kemari dengan tulus ingin menawarkan bantuan kepada yang mulia."
Putra mahkota tersenyum sinis,"Qin Wujing, tidak perlu sok baik dan menjadi dermawan saya. Saya tidak butuh bantuan anda."
Yang Li merasa tidak senang saat mendengar ini, dia sangat membenci sikap angkuh dan sombong Putra Mahkota yang tetap menyala bahkan di dalam masa kritis nya seperti ini.
Qin Wujing membalasnya dengan kepala dingin,"Yang mulia, saya tahu anda di jebak. Oleh karena ini saya dengan serius dan tulus mau membantu anda melawan Pangeran ketiga!."
Putra mahkota menatap dingin Qin Wujing,"anda tahu bahwa ini perbuatan bed*bah itu?."
Qin Wujing tersenyum,"siapa lagi yang mampu membuat anda sampai seperti ini?, dan lagi, semenjak kepulangan nya setelah hilang selama dua tahun mulai muncul banyak masalah di pengadilan. Tidakkah yang mulia berpikir tentang ini?."
Putra mahkota diam, dia mencengkeram kedua telapak tangan nya saat memikirkan ucapan Qin Wujing. Segera dia menambah kebencian ekstra untuk Di Fuyi.
Melihat Putra Mahkota tetap diam, Qin Wujing menambahkan,"Yang mulia, saya kemari benar-benar dengan tulus mengulurkan tangan untuk anda."
Putra mahkota masih diam, namun matanya menatap wajah Qin Wujing yang setengah tertutup itu, dia sedang menebak-nebak ekspresi di balik topeng hitam itu. Dari suara yang Qin Wujing lontarkan padanya, itu memang benar-benar tulus.
Putra mahkota memikirkan tawaran Qin Wujing dengan matang, dia berpikir sepertinya Qin Wujing memang tulus. Semenjak kembalinya Di Fuyi, Putra Mahkota menjadi melupakan Qin Wujing dan fokus kepada Di Fuyi, saat itu pula dia tidak pernah merasakan atau mendengarkan kabar bahwa Qin Wujing menyerangnya. Jika Qin Wujing benar-benar mengincar takhta, maka seharusnya Qin Wujing mengambil kesempatan menyerang saat dia lengah dan terlalu fokus kepada Di Fuyi.
Qin Wujing merasakan puas di hatinya saat mengetahui isi kepala Putra Mahkota saat ini.
Putra mahkota berdiri dan berjalan mendekat ke arah Qin Wujing,"baiklah, kali ini saya akan setuju."
Qin Wujing tersenyum puas saat mendengar ini,"baiklah, kalau begitu yang mulia hanya perlu berperilaku seperti biasa, anda harus benar-benar menunjukkan bahwa anda suci dan tidak bersalah tentang kasus korupsi ini."
Putra mahkota mengangkat alis kiri nya,"lalu?."
Qin Wujing,"selebihnya yang mulia bisa menyerahkan itu kepada saya, saya akan mengurus yang lain."
Putra mahkota mengangguk puas,"baik, kalau begitu saya akan menunggu kabar baik dari anda."
Qin Wujing tersenyum tipis sebelum membungkuk dan berjalan keluar. Setelah beberapa puluh meter menjauh dari penjara, Yang Li mencibir,"tidak tahu apakah dia benar-benar di didik sebagai Putra Mahkota atau bukan?, otak nya bekerja sangat bodoh dan tidak mencerminkan bagaimana layaknya Putra Mahkota."
Qin Wujing menyunggingkan senyum kecil,"yang satu penuh dengan kebencian dan ambisi, dan yang lain bodoh dan naif."
Bai Shu tersenyum,"memang hanya anda yang berada di jalan yang lurus!."
Qin Wujing melirik Bai Shu sekilas lalu mengembalikan tatapan nya kedepan untuk melihat jalan.
Sementara itu Di Fuyi dan Long Hang sedang berada di halaman terpencil dan yang paling kumuh di Istana, hal ini di sengaja agar mempermudah mereka membahas rencana selanjutnya.
"Kaisar saat ini mulai memperhatikan dan meminta saya untuk membantunya menyelesaikan masalah, cepat atau lambat dia akan memberi nama 'Qin' yang resmi untuk ku."
Long Hang tersenyum,"lalu bagaimana?," semanis apapun dia tersenyum sekarang, itu masih tidak bisa menutup rasa dingin di hati nya.
__ADS_1
"Perintahkan tentara untuk tinggal dan bersembunyi di bagian selatan agar mudah melakukan penyerangan nanti," ujar Di Fuyi, mata biru itu semakin lama semakin memiliki warna biru yang mati. Terlihat banyak sekali kebencian yang telah tertumpuk di dalam hati nya.
Long Hang mengangguk,"baik, akan saya lakukan,"lalu dia melompat dan pergi melewati dinding Istana yang sangat tinggi.
*
Xiao Chujiu berbaring di kursi panjang baru nya, tangan nya seperti biasa memegang buku cerita bergambar.
"Sangat sibuk?."
Xiao Chujiu mengangkat pandangan nya saat mendengar suara berat, bibir nya tersenyum,"Wangye."
"Mulai hari ini anda di larang mengundang siapapun untuk memasuki Qin Wangfu, bahkan jika itu sangat penting."
Xiao Chujiu mengangkat alis kiri nya,"hmm?, kenapa?."
Qin Wujing menggeleng,"tidak ada, baru-baru ini saya memiliki masalah baru, jika anda dengan santai seperti biasa mengundang orang ke Qin Wangfu, saya takut salah satunya adalah mata-mata, atau telah di suap untuk membuat masalah disini."
Xiao Chujiu mengangguk,"baiklah," baru saja Xiao Chujiu ingin melanjutkan ucapan nya lagi, Qin Wujing memotong,"Benwang memiliki beberapa urusan dan mungkin akan menjadi sangat sibuk di ruang kerja hingga tidak bisa menemui anda."
Xiao Chujiu mengangguk,"oh..tidak masalah,"bibir nya tersenyum.
Qin Wujing mengangguk santai lalu mencium kening Xiao Chujiu sebentar, setelah itu berbalik pergi.
Xiao Chujiu menatap punggung Qin Wujing yang perlahan menjauh dengan dingin, dia tahu Qin Wujing sedang menyembunyikan sesuatu. Namun apa?. Apa masalah di pengadilan sangat besar dan kacau?.
*
Liu Pingle berjalan masuk kedalam penjara, wajahnya yang cantik sekarang sedang menunjukkan ekspresi jijik saat melihat Putra Mahkota.
Liu Pingle menatap dingin Putra Mahkota,"yang mulia, saya minta maaf."
Putra mahkota mengerutkan keningnya, saat tangan nya hendak mengelus pipi Liu Pingle, wanita itu menepis nya kencang.
Putra mahkota membelalakkan matanya terkejut dan merasa kecewa,"Pingle Meimei, ada apa?."
"Saya ingin memutuskan pertunangan dengan anda!," Tegas Liu Pingle.
Putra mahkota memperdalam kerutan di keningnya,"apa?!, kenapa?!."
Liu Pingle menatap jijik ke arah Putra Mahkota,"saat ini anda terlibat kasus korupsi dan di jebloskan kedalam penjara oleh Kaisar, gelar Putra Mahkota anda juga akan di cabut. Jika saya terus menjadi tunangan anda, maka masa depan saya tidak akan cerah!."
Putra mahkota sedikit terhuyung kebelakang dan merasakan rasa kecewa yang dalam saya mendengar ini. Dengan marah dia menunjuk Liu Pingle dengan jari telunjuknya,"anda!, bagaimana mungkin anda bisa melakukan ini kepada saya!?."
Liu Pingle tersenyum tipis,"jika anda bisa melakukan ini kepada Xiao Chujiu, mengapa saya tidak bisa melakukan ini kepada anda?."
Putra mahkota menarik nafas dalam untuk menekan seluruh emosi di dalam hati nya,"anda benar-benar ular!, saya memutuskan pertunangan dengan dia untuk anda!, bagaimana bisa anda memperlakukan saya seperti ini sekarang!?."
Liu Pingle menatap dingin Putra Mahkota,"yang mulia, maaf, saya hanya tidak mau masa depan saya buruk."
Putra mahkota maju dan hendak menarik baju Liu Pingle dari dalam jeruji besi, dia ingin mencabik-cabik baju wanita itu karena marah.
"Liu Pingle!, saya tidak akan memaafkan anda!."
Liu Pingle berjalan mundur untuk menghindari gapaian tangan Putra Mahkota, lalu setelah itu dia berjalan keluar dari penjara sambil berkata,"pria bodoh, hanya dengan sedikit godaan anda luluh?, menjijikan."
Putra mahkota mengepalkan tangan nya dan meremas rambutnya, dia diam-diam merasa bersalah dengan Xiao Chujiu.
__ADS_1
Sementara itu di ruang takhta, para pejabat sedang berkumpul, mereka mulai berdebat. Pihak putra mahkota terus membela pria itu, sedangkan pihak Qin Wujing juga melakukan hal yang sama, Di Fuyi juga ternyata memiliki lima pejabat pendukung yang berhasil bertahan dari Dinasti sebelumnya.
"Tidak bisa!, Sudah jelas Putra Mahkota di jebak!, bagaimana mungkin anda meminta Putra Mahkota lengser dari takhta nya!?," Yi Ji Man, kakek dari keluarga keibuan Huanghou membela Putra Mahkota, cucu nya.
"Di jebak apanya!?, sudah sangat jelas dan akurat bahwa semua bukti itu mengarah kepada Putra Mahkota. Dengan bukti ini yang sudah bocor ke publik, akankah Putra Mahkota masih memiliki wajah untuk mempertahankan gelar nya?," Lang Xuan Zhi, kakek Qin Wujing dari keluarga keibuan Huang Guifei membela cucu nya juga.
"Hei hei hei, kalian semua berdebat antara Putra Mahkota dan pangeran ketujuh, apa kalian lupa masih ada pangeran ketiga?, dia bahkan lebih tua dari Pangeran ketujuh!, seharusnya yang menggantikan gelar Pangeran mahkota adalah Pangeran ketiga!," Seru Ruan Deng Li, dia adalah Mentri kehakiman yang telah bertahan dan melayani tiga Dinasti sebelumnya.
Yi Ji Man mencibir,"Pangeran ketiga bahkan tidak di izinkan untuk memakai marga 'Qin' yang sah oleh Kaisar sebelumnya, dan lagi, ibu nya, Ji Guifei adalah putri dari Kaisar dinasti sebelumnya. Jika kita mengangkat dia, itu berarti sama dengan membangkitkan Dinasti yang sudah gugur!."
Ruan Deng Li membalas,"bagaimana bisa dikatakan begitu!?, di dalam tubuh Pangeran ketiga juga terdapat darah Yang mulia Kaisar!."
Lang Xuan Zhi ikut mencibir Ruan Deng Li,"Mentri Ruan, bagaimana pun Pangeran ketiga tidak bisa menaiki takhta, jika dia memaksa, maka akan banyak yang menentang!."
Ruan Deng Li membalas Lang Xuan Zhi,"jadi maksud anda hanya Pangeran ketujuh, cucu anda yang dapat menaiki takhta?."
Lang Xuan Zhi membalas tanpa rasa enggan dan malu,"tentu saja!, pangeran ketujuh sudah terlibat ratusan kali perang demi menjaga kedamaian tanah air kita, bagaimana mungkin dia tidak pantas?."
Yi Ji Man yang mendengar ini tidak setuju,"bagaimana mungkin anda berani mengatakan hal seperti itu?, Putra mahkota bahkan belum lengser dari gelar nya, namun anda sudah mengatakan bahwa Pangeran ketujuh pantas menaiki takhta dan menggantikan posisi nya?."
Lang Xuan Zhi membalas Yi Ji Man dengan nada mengejek,"bukankah kita semua di sini untuk mendiskusikan siapa yang paling cocok untuk menjadi penerus takhta?, dan lagi Putra Mahkota tidak akan bertahan lama di gelar nya."
Kaisar merasa pening di kepalanya mendengar tiga kubu itu berdebat, akhirnya dia membentak,"diam!, Zhen meminta anda semua berdiskusi dengan tenang!, bukan ribut seperti ini!."
Semua mulut para pejabat segera tertutup rapat, Xiao He sedari tadi hanya diam. Dia tidak tahu harus mendukung siapa. Di sisi lain dia dari dulu sudah mendukung Putra Mahkota karena pertunangan pria itu dengan Xiao Chujiu, namun sekarang batal dan Xiao Chujiu malah menikah dengan Pangeran ketujuh.
Jika dia mendukung Putra Mahkota, Lang Xuan Zhi akan menyemprot nya dengan pedas karena tidak mendukung menantu sendiri. Namun jika dia mendukung Qin Wujing, hubungan baik nya dengan keluarga Yi akan rusak. Karena itu, akhirnya dia memilih diam.
Kaisar melirik ke arah Xiao He yang sedari tadi diam, segera pria agung itu bertanya,"Perdana menteri Xiao, bagaimana menurut anda?, siapa yang cocok?."
Seluruh tatapan mata segera mengarah pada tubuhnya saat Kaisar melontarkan pertanyaan ini untuknya.
Xiao He menarik nafas sebelum menjawab,"Yang tua ini akan selalu mendukung hasil keputusan, baik Pangeran mahkota, ketiga, dan ketujuh, mereka sangat cocok untuk menjadi penerus takhta."
Lang Xuan Zhi yang mendengar Xiao He menggantung jawaban nya merasa tidak puas,"Perdana menteri Xiao, bagaimana mungkin anda mendukung ketiga nya?, Bangku takhta hanya muat di isi satu orang. Dan lagi, Pangeran ketujuh adalah menantu anda, anda seharus nya mendukung dia!."
Yi Ji Man ikut angkat bicara," Perdana menteri Xiao, dulu anda sangat mendukung Putra Mahkota, bagaimana mungkin sekarang anda berbalik begitu saja dan memberikan punggung dingin?. Apa kamu sudah tidak menganggap keluarga Yi sebagai kerabat?, Xiao Lao Tai Jun dulu sangat berhubungan baik dengan Yi Lao Tai Jun kami, apa anda berusaha merusak hubungan mereka karena ini?."
Xiao He menggertakan gigi nya saat Yi Ji Man membawa ibu nya kedalam masalah ini, dia hanya melirik dingin dan tidak menjawab.
Lang Xuan Zhi membela Xiao He,"Menteri Yi, mengapa anda membawa hubungan pribadi kedalam urusan politik?, sangat tidak pantas!."
Kaisar menarik nafas lesu saat mendengar kedua orang itu saling berkicau, akhirnya dia memerintah Kasim De untuk membubarkan pertemuan.
Saat Kasim De mengumumkan ini, Lang Xuan Zhi, Yi Ji Man, dan Ruan Deng Li merasa tidak puas. Namun mereka tidak bisa berkomentar banyak, jika Kaisar marah, maka itu juga tidak akan baik untuk mereka.
Sembari berjalan kembali menuju Istana Long Zhi milik Kaisar, Kasim De bertanya,"Yang mulia, menurut anda bagaimana?, siapa yang berhak menggantikan Putra Mahkota?."
Kaisar menarik nafas dingin sebelum menjawab,"Pangeran ketiga."
Kasim De membelalakkan matanya,"Ka-kaisar, namun..."
Kaisar segera melirik tajam,"apa?, anda mau berdebat seperti para menteri itu?."
Kasim De segera menggeleng kencang,"Hamba tidak berani!."
Kaisar mengembalikan tatapan nya kedepan, raut muka nya keras, sangat sulit untuk menebak apa yang berada di dalam kepala putra langit itu.
__ADS_1