
Xiao Chujiu yang merasa suasana tiba-tiba hening segera menarik tatapan nya dari Liu Pingle, namun dia terkejut saat melihat Putra Mahkota dan selir nya kini membungkuk ke arah nya.
Ruangan hening, mata mereka menatap terkejut ke arah diri nya dan Putra Mahkota.
...________________________...
Xiao Chujiu segera membalas mereka dengan membungkuk juga dan berkata,"Yang mulia, tolong jangan memberi salam kepada saya. Saya adalah adik ipar anda, saya tidak pantas menerima salam dari anda."
Putra mahkota dan selir nya segera kembali berdiri tegak, wajah tampan Putra Mahkota tersenyum,"saya hanya ingin mengucapkan terimakasih kepada anda, karena anda saya berhasil keluar dari penjara. Anda dan ketujuh sangat baik hati, saya hanya ingin mengucapkan terimakasih dengan tulus."
Xiao Chujiu tersenyum,"Wangfei ini tidak terlalu mengerti tentang ucapan Yang mulia. Membantu apa?, Wangfei ini tidak pernah membuat hal besar."
Putra mahkota tersenyum, diam-diam ada rasa bersalah di dalam hati nya saat melihat Xiao Chujiu masih begitu baik padanya. Dulu dia mencampakkan Xiao Chujiu dan membuangnya, dia dan Liu Pingle menyingkirkan nya, namun Xiao Chujiu sekarang masih berbaik hati untuk membujuk Qin Wujing agar membantunya.
Dengan ini Putra Mahkota benar-benar ingin mengucapkan kata maaf dan terimakasih yang tulus untuk Xiao Chujiu. Jika diri nya menaiki takhta nanti, Putra Mahkota tidak akan melupakan kebaikan Xiao Chujiu dan memberikan kehidupan nyaman untuk orang-orang Qin Wangfu.
"Anda telah bermurah hati membujuk adik ketujuh untuk menolong saya, saya benar-benar merasa tersentuh. Saat saya jatuh, semua orang menjauhi dan meninggalkan saya, namun anda dengan sangat baik hati meminta adik ketujuh untuk menolong saya. Hati anda dan adik ketujuh sangat bersih dan bijaksana, saya benar-benar mengucapkan terimakasih kepada kalian berdua."
Xiao Chujiu diam-diam merasa sedikit kesal dengan Qin Wujing karena menggunakan nama nya untuk menolong Putra Mahkota, namun dia juga merasa senang saat mendengar ucapan putra mahkota.
'Saat saya jatuh, semua orang menjauhi dan meninggalkan saya,' kata-kata itu di ucapkan untuk menyindir Liu Pingle, Xiao Chujiu tidak bisa menahan senyum dan membalas,"itu hanya hal kecil, bagaimana bisa yang mulia berterimakasih begitu banyak?. Kita adalah keluarga, sudah seharusnya seperti itu."
Putra mahkota mengangguk puas dengan jawaban Xiao Chujiu, lalu dia tersenyum tulus sebelum berjalan pergi ke bangku nya dan mengucapkan sapaan singkat dengan Xiao Loataijun.
Sekarang para gadis dan pria muda di perbolehkan untuk mengelilingi Xiao Fu, para tetua hanya diam di ruangan utama untuk saling berbicara. Karena Xiao Chujiu belum tua, dia memilih keluar dan mengajak Wu Qing Fei berkeliling.
"Chujiu!," suara riang memanggil namanya.
Xiao Chujiu segera menoleh dan melihat Qing Yun Yan berjalan ke arah nya. Rambut putih wanita itu di sanggul setengah, Hanfu nya yang berwarna putih namun masih memiliki beberapa jahitan benang emas sangat menambah ke anggunan nya. Penampilan nya seperti peri suci yang turun dari atas langit, namun sayang. Ada beberapa orang yang menganggap rambut putih nya adalah kutukan!, Padahal fakta yang sebenarnya adalah Qing Yun Yan adalah seorang wanita yang menderita penyakit Albino.
"Yan'er," sapa Xiao Chujiu balik.
Qing Yun Yan tersenyum, lalu matanya melirik ke arah Wu Qing Fei,"Aiya, ternyata ada Da Xiaojie dari Wu Gongfu juga."
Wu Qing Fei segera tersenyum dan sedikit membungkuk,"saya Da Xiaojie Wu Gongfu, Wu Qing Fei."
Qing Yun Yan mengangguk pelan dan ikut membungkuk,"saya San Xiaojie dari Qing Fu, Qing Yun Yan."
Setelah mereka berkenalan, Xiao Chujiu tersenyum dan menggenggam tangan mereka berdua,"bagaimana jika kita ke halaman lama saya saja?, dari pada berkeliaran tidak jelas disini."
Qing Yun Yan tersenyum dan mengangguk,"baik, kami akan mengikuti perkataan Qin Wangfei yang terhormat," nada nya sedikit meledek.
Xiao Chujiu menyentil dahi Qing Yun Yan pelan,"anda masih menggoda ku?, jika masih berani, maka saya akan mencarikan anda suami!."
Qing Yun Yan tersenyum dan menggeleng pelan,"astaga, mengapa tiba-tiba membahas masalah suami untuk saya?. Saya belum cukup umur!."
Xiao Chujiu membalas dengan nada mencibir,"namun umur kamu dan aku adalah sama, bagaimana bisa kamu di bawah umur?."
__ADS_1
Qing Yun Yan hanya tertawa dan tidak lagi menjawab, Xiao Chujiu segera berjalan menuju halaman lama nya dengan Qing Yun Yan dan Wu Qing Fei.
Saat di tengah jalan dan melewati danau buatan Xiao Fu, mereka berpapasan dengan Xiao Meng dan Liu Pingle.
Liu Pingle yang melihat Xiao Chujiu segera berjalan maju dan menampar pipi Xiao Chujiu.
Pa!!
Suara tamparan terdengar sangat nyaring, Qing Yun Yan dan Wu Qing Fei merasa marah!. Mereka segera menarik Xiao Chujiu dan menjauhkan dia dari Liu Pingle.
"Sampah!, begitu berani sehingga menampar Chujiu?!," Qing Yun Yan membentak Liu Pingle.
Liu Pingle menatap tajam Xiao Chujiu,"anda benar-benar j*lang!, saat itu anda bilang tidak mau membantu Putra Mahkota!, namun sekarang apa!?. Apa anda dengan sengaja mau membuat hidup saya berantakan!?."
Xiao Chujiu memegang pipi kanan nya yang di tampar Liu Pingle, itu terasa sangat pedas. Xiao Chujiu menekan rasa kesalnya dan tertawa dingin,"Aiya, lalu apa?, mengapa anda memarahi dan bahkan memaki Wangfei ini?. Bukankah anda dan Putra Mahkota bukan tunangan lagi?. Dan lagi, tadi anda berkata bahwa saya mau menghancurkan hidup anda, apa kepala anda telah terbentur batu hingga bodoh seperti babi?. Apa anda lupa bahwa anda dulu juga sempat bersekongkol dengan Meimei saya untuk menghancurkan hidup saya?. Nona Liu, tolong jangan mencemooh saya. Saya melakukan ini untuk membuat anda membayar hutang, jika anda mencemooh saya j*lang atau apapun itu, berarti anda mencemooh diri anda sendiri. Berarti anda secara tidak langsung mengecap j*lang kepada diri anda sendiri!."
"Memang j*lang," cibir Qing Yun Yan asal dengan pelan.
Liu Pingle menatap marah ke arah Qing Yun Yan,"hati-hati dalam berbicara!."
Wu Qing Fei membuka mulutnya,"anda lah yang seharusnya berhati-hati dalam berbuat dan berbicara, nona Liu, ini adalah Xiao Fu. Anda hanya tamu di sini, anda tidak memiliki kekuasaan apapun di sini!. Jadi sebaiknya jadilah tamu yang baik agar tidak membuat malu wajah keluarga anda!."
Xiao Meng yang tadi hanya diam segera membalas ucapan Wu Qing Fei,"anda juga seorang tamu disini. Saya adalah salah satu tuan rumah di Xiao Fu. Nona Liu adalah tamu terhormat saya, mengapa anda sungguh berani berbicara kasar padanya?."
Xiao Chujiu yang mendengar ini mencibir kebodohan Xiao Meng di dalam hati. Sesuai perkiraan nya, Wu Qing Fei kembali berbicara atas nama nya,"walaupun iya, namun sekarang ada Qin Wangfei. Bagaimana bisa anda bertingkah arogan dan sombong di sini?."
Xiao Meng tersenyum, kedua alis nya menyatu,"Qin Wangfei sudah menjadi keluarga kekaisaran, dia sudah tidak ada urusan nya dengan masalah-masalah di Xiao Fu, mengapa anda tidak mengerti ini?."
Xiao Meng dan Liu Pingle tidak bisa membalas, mereka segera menggertakan gigi mereka masing-masing. Menekan amarah dan rasa benci agar tidak meledak.
Xiao Meng tanpa pikir panjang segera berjalan ke arah danau buatan, Xiao Chujiu yang melihat ini dan mengerti niat Xiao Meng segera menarik tangan wanita itu. Namun Xiao Meng terus menerus memberontak.
Xiao Chujiu menggertakan gigi nya dan berteriak,"Meimei!, bagaimana bisa anda mau memfitnah jiejie anda sendiri dengan cara ini?!. Meimei, tolong jangan lakukan ini!," suara Xiao Chujiu cukup keras hingga memancing perhatian para tamu undangan lain.
Diam-diam para Xiaojie dari keluarga lain yang datang segera menuju tempat mereka dan melihat Xiao Meng yang berusaha melompat kedalam danau dan Xiao Chujiu yang menahan Xiao Meng agar tidak melompat.
Mendengar teriakan Xiao Chujiu tadi, para Xiaojie dari para keluarga bangsawan mulai berpikir bahwa Xiao Meng berusaha membingkai Xiao Chujiu dengan melompat kedalam danau, sedangkan Xiao Chujiu segera menahan Xiao Meng agar tidak melompat. Pikiran ini membuat para Xiaojie lain menatap jijik ke arah Xiao Meng.
Xiao Chujiu dan yang lain menyadari kedatangan para Xiaojie dan beberapa tamu tetua telah datang dan melihat, bahkan Wu Laotaijun dan Xiao Laotaijun juga sudah hadir dan melihat hal ini. Hanya Xiao Meng yang masih tidak sadar.
Liu Pingle merasa cemas, dirinya berniat berjalan ke arah Xiao Meng dan menarik Xiao Meng agar tidak melompat. Namun sayang, niat nya di sadari Xiao Chujiu, Xiao Chujiu tersenyum samar dan segera menceburkan tubuh nya kedalam danau. Kebetulan gerakan Xiao Meng tadi seperti sedang mendorongnya dengan keras, hal ini membuat Xiao Chujiu berhasil untuk membalikkan keadaan yang akan datang setelah ini.
Byur!
Seluruh orang yang melihat ini segera melebarkan matanya, lalu menatap Xiao Meng dengan penuh kebencian dan keterkejutan.
Wu Laotaijun yang melihat Xiao Chujiu di dorong Xiao Meng kedalam danau segera melempar tongkat nya dan berteriak,"lancang!, Er Xiaojie benar-benar adik durhaka!. Seseorang!, cepat masuk kedalam danau dan bawa Chujiu ke daratan kembali!!!."
__ADS_1
Zhang Li Shu yang mendengar ibu mertua nya berteriak ini segera mengingatkan,"namun ibu, jika pria lain yang masuk dan menggendong Chujiu keluar, saya takut itu akan merusak reputasi nya!."
Wu Qing Fei yang mendengar ini mengangguk setuju, lalu kemudian dia bertanya,"dimana Gege?, dia seharusnya bisa!."
Setelah Wu Qing Fei bertanya seperti itu, mata Wu Laotaijun dan Zhang Li Shu segera menyapu liar keseluruh arah untuk mencari cucu laki-laki tertua itu. Wu Qing An.
Byur!
Suara orang mencebur secara tiba-tiba mengejutkan seluruh orang, Wu Qing Fei segera melihat ke arah danau dan melihat Gege nya menyeburkan diri kedalam kolam!. Itu Wu Qing An!.
"Itu Gege!, syukurlah!...," Pekik Wu Qing Fei dengan rasa syukur yang hebat.
Zang Li Shu dan Wu Loataijun segera menghela nafas lega, rasanya seperti batu besar telah terangkat dari bahu mereka. Namun mereka belum sepenuhnya lega karena Xiao Chujiu belum di bawa ke daratan.
Seluruh orang menunggu dengan perasaan campur aduk. Xiao Meng masih sangat terkejut!, seingat dia, diri nya tidak mendorong terlalu kencang tadi!. Bagaimana bisa Xiao Chujiu jatuh?!.
Saat melihat Wu Qing An keluar dari dalam danau dengan Xiao Chujiu di gendongan nya, seluruh orang menghela nafas lega.
Wu Laotaijun, Zhang Li Shu, dan Wu Qing Fei segera berjalan mendekat ke arah mereka.
"Chujiu!," Pekik Wu Laotaijun, air matanya berlinang saat melihat wajah pucat Xiao Chujiu.
"Apa kalian semua buta?!, cepat bawa Qin Wangfei ke halaman lama nya!," Teriak Xiao He membentak kepara pelayan Xiao Fu nya.
Para pelayan wanita segera berlari ke arah Xiao Chujiu dan membantu Xiao Chujiu menuju halaman lama nya.
Saat sampai di sana, Xiao Chujiu dengan wajah pucat dan tubuh yang menggigil segera menarik selimut dan membungkus dirinya hingga tertutup rapat.
Para pelayan mengambil dua selimut lagi untuk Xiao Chujiu untuk meredam rasa dingin nya, namun semua itu sia-sia.
Xiao He akhirnya memerintahkan para pelayan untuk mengganti baju Xiao Chujiu, beruntung Xiao Chujiu saat berangkat tadi membawa baju lain untung berjaga-jaga.
Selesai mengganti baju, orang-orang yang tadinya keluar menunggu Xiao Chujiu memakai baju sekarang kembali masuk. Wu Laotaijun segera berlari ke arah Xiao Chujiu dan mengeringkan rambut basah Xiao Chujiu.
"Anak baik, sungguh malang nasib anda!. Bagaimana bisa anda mempunyai adik yang sejahat itu!?, jika Waizumu tahu bahwa orang-orang Xiao Fu sama sekali tidak menghormati anda seperti ini, maka Waizumu sudah akan mengambil anda sejak anda kecil!. Anda adalah mutiara di telapak tangan!, orang-orang seperti mereka tidak pantas memperlakukan anda seperti ini!."
Xiao He yang mendengar ocehan dan menganggap Wu Laotaijun memandang rendah Xiao Fu merasa marah, jadi dia membalas,"Wu Laotaijun, tidak semua orang memperlakukan Chujiu dengan kasar. Mengapa anda berkata bahwa anda akan mengambil Xiao Chujiu?."
Wu Laotaijun menatap tajam ke arah Xiao He,"bukankah begitu!?, dimana anda saat Xiao Laotaijun tidak memberi muka kepada Xiao Chujiu tadi?. Xiao Loataijun memperlakukan Xiao Chujiu seperti orang asing dan membuatnya malu!, Yiniang rendah anda bahkan mendidik Xiao Chujiu menjadi wanita yang tidak masuk akal sebelumnya, beruntung Xiao Chujiu adalah seorang gadis muda yang cerdas, jadi dia sadar bahwa apa yang dia lakukan selama ini salah!. Jika tidak, mungkin Xiao Chujiu masih memperlakukan kami para orang-orang Wu Gongfu dengan dingin!. Lalu anak kedua anda!, Er Xiaojie!, dia tidak mempunyai rasa hormat apapun dengan Xiao Chujiu!. Dia bahkan berani memanggil nama Xiao Chujiu secara langsung tanpa embel-embel jiejie atau memanggil gelar resmi nya!," Wu Laotaijun saat ini benar-benar marah!, amarah yang dia tahan kepada keluarga Xiao akhirnya dia lepaskan hari ini juga untuk Xiao Chujiu!.
Xiao Chujiu hanya diam sembari mendengarkan perdebatan mereka dan menahan rasa dingin yang sangat meresap kedalam tubuh nya. Dia berpikir tadi saat melompat dia masih bisa naik kedalam permukaan, mengingat di kehidupan sebelumnya dia pandai untuk menyelam. Namun ternyata Wu Ruyi terlalu meremehkan baju orang-orang zaman kuno, Hanfu merah yang dia kenakan tadi berubah menjadi sangat berat saat terkena air. Kepalanya juga terasa berat karena sanggul nya yang basah, hal ini membuat nya gagal untuk naik ke permukaan. Beruntung tadi Wu Qing An datang tepat waktu, jika tidak mungkin Wu Ruyi benar-benar akan mati konyol.
"Qing Wangye dan Huang Guifei datang!."
Pengumuman kedatangan Qin Wujing dan Huang Guifei yang secara tiba-tiba membuat Xiao He berkeringat.
Seluruh orang tanah timur tahu bahwa Qin Wujing dan Huang Guifei sangat peduli dengan Xiao Chujiu. Hari ini Xiao Chujiu jatuh kedalam danau karena ulah putri kedua nya, jika Huang Guifei dan Qin Wujing marah, maka keselamatan nyawa Xiao Meng tidak perlu di pertanyakan lagi.
__ADS_1
Saat Bai Shu melihat Xiao Chujiu di dorong kedalam danau oleh Xiao Meng, dia buru-buru menuju Istana dan melaporkan hal ini kepada Qin Wujing, tidak sengaja Huang Guifei mendengar kabar ini dan langsung bergegas menemui Qin Wujing dan memaksa untuk ikut.
Xiao He hanya bisa pasrah mengenai nyawa anak keduanya, karena Saat ini Huang Guifei adalah wanita paling berkuasa setelah Huangtaihou, mengingat Huanghou sudah di lempar kedalam Istana dingin beberapa hari yang lalu.