
*Gongzi \= Tuan Muda.
____________
Xiao Chujiu tertawa keras saat mendengar kabar Liu Pingle memutuskan pertunangan nya dengan Putra Mahkota, sangat lucu!. Dulu wanita bodoh itu sangat bias dan berkeinginan tinggi untuk merebut Putra Mahkota, namun sekarang setelah dapat, wanita itu sendiri yang memutuskan pertunangan nya.
Bu mama yang melihat Wangfei nya tertawa penuh kegembiraan diam-diam juga merasakan hal yang sama, Putra Mahkota pantas menerima itu. Membuang wanita cantik seperti Xiao Chujiu itu sangat rugi menurut Bu mama, namun jika hal ini tidak terjadi, maka Wangye mereka tidak akan menemukan cinta nya. Haih...siapa sangka wanita yang di anggap sombong dan memiliki rumor kasar, adalah Mutiara di telapak tangan?, Qin Wangfu sangat bersyukur mendapatkan Nyonya besar seperti ini.
Sementara itu Huanghou merasa marah saat mendengar ini, Liu Pingle benar-benar wanita j*lang!. Dia membuang anak nya seperti sampah!, Huanghou akan membuat perhitungan untuk keluarga Liu!.
Dan di Liu Fu juga mengalami keributan, Liu Xie Han sedang membentak anaknya karena memutuskan pertunangan begitu saja!. Walaupun Putra Mahkota di kabarkan benar-benar akan lengser dari gelar nya, namun ibu nya masih seorang Huanghou!, Ibu negara tanah Timur!. Dia sangat marah dan merasa sial karena mempunyai putri yang berpikiran sempit seperti Liu Pingle!.
"Putri bodoh!, bagaimana bisa anda memutuskan pertunangan itu begitu saja!?. Walaupun pangeran itu di kabarkan benar-benar akan lengser dari gelar Pangeran Mahkota nya, namun Ibu nya masih seorang Huanghou!, keluarga keibuan Huanghou adalah Yin Fu!. Apa anda tahu Yin Fu?!, itu adalah salah satu keluarga bangsawan tersohor di tanah Timur!. Bagaimana bisa anda memutuskan pertunangan dengan Putra Mahkota begitu saja!?," Bentak Liu Xie Han
Liu Pingle yang sudah di cambuk oleh Liu Xie Han gemetar, tubuh nya di peluk erat oleh Liu Furen.
"Laoye, tolong redakan amarah anda, Pingle masih labil!," Liu Furen kini ikut menangis.
Liu Xie Han membentak lagi,"anda juga salah!, jika anda mendidik nya dengan benar maka anak itu tidak akan tumbuh dengan hanya tahu kesenangan!. Saya sudah menanggung banyak masalah untuk nya!. Pertama dia merebut tunangan Da Xiaojie dari Xiao Fu yang sekarang telah memiliki gelar Qin Wangfei!, sejak itu saya mulai di persulit oleh Perdana menteri Xiao karena dia!, bagaimana bisa anda begitu tidak tahu malu dan bisa tidur dengan tenang setelah merebut tunangan orang!?. Kedua!, sekarang anda malah memutuskan pertunangan begitu saja setelah dapat!, di masa depan, Huanghou, Huangtaihou, dan Kaisar mungkin akan mempersulit saya sampai kepala saya hilang!," Nafas Liu Xie Han menjadi tidak teratur karena marah, kini rasanya ubun-ubun nya terasa panas karena marah!.
Liu Pingle memberanikan diri untuk menjawab,"namun saya hanya ingin bahagia!, saya iri dengan Xiao Chujiu!."
Liu Xie Han mencambuk Liu Pingle lagi,"anak bodoh!, jika anda mau bersabar dan memiliki kecerdasan sedikit saja seperti dia, mungkin anda akan hidup dengan penuh kemewahan!. Sekarang lihat, Xiao Chujiu itu karena kesabaran dan kepintaran nya dia berhasil menyandang gelar resmi sebagai Qin Wangfei!, belum lagi dia juga berhasil mendapatkan hati Qin Wangye!. Sekarang lihat anda, karena otak anda yang hanya terisi dengan takhta dan takhta, anda menjadi sangat bodoh!, cara berpikir anda benar-benar seperti wanita di rumah bordil!."
Liu Xie Han terus membentak dan memarahi Liu Pingle dengan keras, dia harus mengajari anaknya untuk berpikir dengan benar!.
Kembali lagi kepada Xiao Chujiu, sekarang dia sedang menikmati hari-hari nya dengan penuh senyuman.
Liu Pingle sedikit lagi akan mendapatkan karma sesungguhnya, yang tersisa hanya Xiao Meng, Xiao Chujiu akan mengurus wanita itu nanti.
Xiao Chujiu terkejut saat mendengar kabar halaman depan Qin Wangfu sudah sangat ramai dengan tentara kerajaan, segera Xiao Chujiu berlari ke arah halaman depan Qin Wangfu segera.
Saat sampai di sana, dia melihat bawahan Pangeran ketiga, Chai Su, kedua alis nya menyatu.
"Lancang!, apa anda berniat membuat Qin Wangfu roboh dengan membawa banyak sekali tentara kemari?!," Ujar Xiao Chujiu saat datang.
Chai Su segera membungkuk kepada Xiao Chujiu,"salam Wangfei."
Xiao Chujiu tidak mengatakan apapun lagi dan segera bertanya,"ada apa!?, mencari Wangye?, Wangye sedang berada di ruang kerjanya, tidak ada yang bisa mengganggu nya!."
Chai Su tersenyum,"baik kalau begitu kami tidak akan mengganggu Wangye, namun kami akan merepotkan Wangfei sedikit."
Xiao Chujiu mengangkat alis kiri nya,"ada apa?."
"Kaisar meminta Qin Wangye untuk mengembalikan token militer!."
Xiao Chujiu melotot saat mendengar ini,"lancang!, berani menggunakan nama Kaisar untuk berbohong?!," Xiao Chujiu menatap tajam ke arah Chai Su.
Cahi Su menggeleng pelan,"bawahan ini tidak berani!, saya kemari di perintahkan langsung oleh Kaisar!."
"Bagaimana bisa Kaisar menarik pemberian yang sudah dia berikan kepada Wangye?!, tidak masuk akal!," balas Xiao Chujiu.
Chai Su menjawab,"Wangfei, tolong jangan beri hal-hal sulit untuk saya, saya hanya menjalankan perintah!. Tolong temui Wangye dan minta Token militer nya."
Xiao Chujiu menggeleng keras, dia akan membantu Qin Wujing untuk mempertahankan hak nya.
"Kaisar adalah orang yang berbudi luhur!, tidak mungkin dia mengambil barang yang sudah dia berikan kepada orang lain!."
Saat Chai Su menyadari bahwa akan sulit untuk menerobos masuk karena Xiao Chujiu yang terus menghalangi, dia segera berjalan masuk tanpa malu.
Xiao Chujiu yang melihat ini merasa marah, segera dia menarik pedang milik salah satu penjaga Qin Wangfu yang kini berdiri di dekat nya.
Dia sedikit terkejut bahwa pedang itu ternyata lumayan berat, namun untuk tidak mempermalukan diri sendiri, Xiao Chujiu menahan berat pedang itu di tangan nya.
__ADS_1
Mata pedang itu di arahkan ke arah leher Chai Su.
"Tidak tahu sopan santun!, ini adalah Qin Wangfu!, bukan rumah pribadi anda!," Nada bicara Xiao Chujiu dingin.
Chai Su segera diam, dia tidak bisa melakukan hal kasar kepada Xiao Chujiu karena perintah Di Fuyi.
Para tentara yang ikut menemani Chai Si juga sudah mengarahkan pedang mereka ke arah Xiao Chujiu, Bu mama segera maju dan melindungi Xiao Chujiu, takut salah satu prajurit itu ada yang maju dan melukai Xiao Chujiu.
Para penjaga Qin Wangfu yang melihat ini segera membuat lingkaran untuk melindungi Xiao Chujiu.
"Mengapa berisik sekali seperti suara Anjing menggonggong?," Suara berat datang, hal ini membuat jantung orang-orang semakin tegang. Para pelayan wanita diam-diam menonton dan merasa penasaran.
Chai Su segera menghindar cepat dari pedang Xiao Chujiu dan membungkuk ke arah Qin Wujing,"Wangye."
Qin Wujing tidak membalas apapun dan bertanya,"apa maksud anda membawa segerombolan tentara ke Qin Wangfu?, ingin meratakan bangunan Qin Wangfu?," Nada bicara Qin Wujing terdengar dingin dan tidak senang.
Chai Su segera menjawab,"menjawab Wangye, Kaisar meminta bawahan ini untuk meminta kembali Token Militer."
Qin Wujing menatap dingin ke arah Chai Su, hal ini membuat jantung Chai Su berdetak dengan brutal. Dia benar-benar merasa takut di tatap seperti itu oleh Qin Wujing, tatapan bola mata hitam nya lebih mengerikan dari para bola mata biru Tuan nya.
Chai Su diam-diam merasa waspada, takut jika Adipati di depan nya tidak terima dan malah memilih menebas kepalanya.
Namun siapa sangka respon Qin Wujing sangat santai?.
"Oh, hanya itu?," Qin Wujing merogoh baju bagian luar nya dan melempar token militer ke arah Chai Su.
Chai Su sedikit Linglung untuk sesaat, reaksi Qin Wujing sangat melampaui ekspetasi nya.
Qin Wujing melirik Xiao Chujiu, dia melihat tangan wanita itu sedang memegang pedang. Qin Wujing mengambil pedang itu dari tangan Xiao Chujiu dan menghempaskan nya ke tanah.
"Mengapa anda memegang pedang?, bagaimana jika tangan anda akan terluka?," nada bicara Qin Wujing terlihat sangat khawatir.
Pria itu segera menarik Xiao Chujiu kedalam pelukan nya,"dan lagi, bukankah anda berjanji untuk menunggu saya di Qin Liyun?."
Qin Wujing tersenyum,"ada apa?, apa anda tidak sabar untuk menemui Benwang?. Astaga, Saya juga merasakan hal yang sama," lalu Qin Wujing mengecup dahi Xiao Chujiu di depan banyak orang.
Chai Su mengamati ini dengan diam, mencatat seluruh ucapan dan interaksi mereka di dalam otak nya.
"Namun sayang, maaf. Benwang malam ini harus tinggal di ruang kerja untuk sementara, Benwang masih memiliki beberapa pekerjaan," ujar Qin Wujing lagi.
Xiao Chujiu tersenyum kaku,"ah..baiklah, kalau begitu qie akan menunggu. Permisi," lalu Xiao Chujiu berjalan pergi, kedua alis nya menyatu dan kadang dia bergidik karena mendengar ucapan 'sayang' dari Qin Wujing.
Mungkin jika pasangan pria pada umum nya mengucapkan 'sayang' kepada pasangan wanita itu hal yang normal, namun jika Qin Wujing yang mengatakan nya, maka itu akan berubah menjadi hal yang aneh dan menggelitik telinga.
Belum sempat Xiao Chujiu masuk kedalam Qin Lian, Bai Shu tiba-tiba menyapa nya.
"Wangfei."
Xiao Chujiu menoleh,"Bai Gongzi?."
Bai Shu tersenyum,"Wangfei, Wangye meminta anda untuk pergi keruang kerja nya."
Xiao Chujiu mengangkat alis kiri nya, namun kemudian dia mengangguk,"baik saya akan kesana sekarang."
*
Chai Su telah kembali dan melaporkan semua kejadian kepada Di Fuyi, Long Hang yang kebetulan juga ada di sana ikut mendengarkan.
Walaupun wajah Long Hang tampak acuh tak acuh, namun diam-diam dia sedang menyimak.
Di Fuyi tersenyum,"kalau begitu saya akan diam-diam pergi ke Qin Liyun."
Long Hang,"apa anda yakin?, seingat saya halaman Qin Liyun adalah milik Qin Wujing, sedangkan Xiao Chujiu adalah Qin Lian."
__ADS_1
Di Fuyi,"saat ini masalah dimana-mana, tentu Qin Wujing akan memperketat keamanan Xiao Chujiu dan memilih memindahkan Xiao Chujiu ke Qin Liyun nya. Karena Qin Wujing kebetulan berada di ruang kerja, saya akan menemui Xiao Chujiu untuk sebentar."
Long Hang hanya diam dan tidak menjawab, Di Fuyi membuka mulut nya lagi untuk menambahkan,"anda pergi ke ruang kerja Qin Wujing untuk memantau pria itu."
Long Hang,"Qin Wangfu memiliki keamanan yang sangat ketat, saya tidak sanggup."
Di Fuyi membalas,"jangan pikir saya tidak tahu anda pergi beberapa kali dan berhasil mematahkan keamanan Qin Wangfu."
Long Hang hanya tersenyum dan menatap Di Fuyi dengan mata rubah nya.
Saat malam, Di Fuyi dan Long Hang diam-diam memasuki Qin Wangfu. Sesuai perintah Di Fuyi tadi, Long Hang berjalan ke arah ruang kerja Qin Wujing.
Mata nya menatap lekat ke arah ruang kerja itu, namun alis nya berkerut saat melihat Qin Wujing sangat tenang di dalam ruangan nya. Dengan penasaran dia berjalan ke arah jendela dan mengintip. Dirinya terkejut saat melihat Xiao Chujiu sedang tertidur di meja kerja Qin Wujing.
Long Hang tersenyum dan masuk kedalam ruang kerja Qin Wujing melewati jendela.
Dia segera berjalan mendekat dan melihat wajah Xiao Chujiu yang sedang tertidur.
"Seperti babi," ujar Long Hang, lalu dia tersenyum manis.
Long Hang duduk di samping Xiao Chujiu dan memperhatikan wajah Xiao Chujiu, saat melihat Xiao Chujiu sedikit merasa Kedinginan, segera dia berdiri dan mencari kain. Namun dia tidak menemukan apapun selain mantel Qin Wujing.
Tanpa pikir panjang Long Hang segera mengambil mantel biru Dongker itu dan dia lampirkan di punggung Xiao Chujiu.
Long Hang kembali duduk dan tersenyum, namun kemudian dia menyadari sesuatu.
Jika Xiao Chujiu ada di sini, lalu yang di Qin Liyun?. Long Hang menahan tawa, dia segera berjalan keluar untuk menonton film bagus, namun sebelum itu tak lupa dia mengecup dahi Xiao Chujiu.
'mencium dahi Istri orang tidak dosa kan?,' batin nya.
Setelah kepergian Long Hang, Xiao Chujiu merasa terusik karena kecupan tadi. Segera dia dengan pelan membuka matanya dan melihat sekeliling.
Xiao Chujiu mengerutkan alis nya,"Qin Wujing benar-benar, dia membuat ku menunggu sangat lama di sini."
Tadi nya Qin Wujing meminta dia untuk menemani pria itu di sini, namun setelah itu Qin Wujing merasa sakit di perut nya dan harus ke kamar kecil. Namun sampai sekarang pria itu tak kunjung kembali.
Xiao Chujiu mendengus kesal, namun saat menyadari mantel biru Dongker melekat padanya, dia merasa bingung.
'apa Qin Wujing sudah kembali?,' tanya nya dalam hati.
Xiao Chujiu berdiri dan menyapu pandangan nya ke seluruh pojok ruangan,"Wangye?."
Tidak ada jawaban, lalu dia kembali memanggil,"Wangye?."
Masih tetap tidak ada jawaban sampai dia memanggil sepuluh kali. Xiao Chujiu menghela nafas gusar dan kembali ke meja kerja Qin Wujing dan memilih untuk menunggu pria itu kembali. Mungkin Qin Wujing bukan membuang kotoran, namun batu.
Sementara di Qin Liyun, Di Fuyi membuka pintu dan berjalan masuk.
Di balik tirai terdapat bayangan manusia, cahaya lilin yang redup membuat bayangan itu sedikit nampak.
"Chujiu?."
Di Fuyi berjalan ke arah balik tirai dan menepuk pundak orang di balik tirai, namun dia terkejut saat melihat sepasang mata dingin yang menatap nya dari balik topeng hitam.
"Entah apa yang membuat Pangeran ketiga mengunjungi Qin Wangfu saya di tengah malam?."
Di Fuyi diam, bola mata biru nya yang dingin bertemu bola mata hitam pekat Qin Wujing yang tak kalah dingin.
Kedua pria itu sekarang saling tatap, bola mata biru memancarkan kebingungan, sedangkan yang hitam memancarkan ketidak senangan.
__________
Kalo ada typo mohon maaf🙏, Author masih kurang ter ter kesehatan nya. Hidung dari tadi gak bisa di ajak kerja sama, bikin kesel :'D
__ADS_1