
Qin Wujing berjalan masuk ke gerbang Qin Wangfu dengan menggendong Xiao Chujiu. Xiao Chujiu hanya diam dan memasang wajah marah.
Setelah berada di Qin Lian dan masuk kedalam kamar Xiao Chujiu, Qin Wujing menaruh Xiao Chujiu di atas kasur lalu dia berjalan duduk ke kursi yang letak nya tak jauh dari kasur.
"Mengapa anda keluar Qin Wangfu tanpa izin?, jika anda kembali di culik itu hanya membuat repot Benwang," nada bicara Qin Wujing dingin seperti biasa.
Xiao Chujiu menatap Qin Wujing sebentar, lalu dia berdiri ke arah meja rias tanpa menjawab pertanyaan Qin Wujing.
Qin Wujing yang di perlakukan seperti ini menaikan alis kirinya,"Chujiu, saya bertanya pada anda!."
Xiao Chujiu terkejut sedikit saat Qin Wujing membentak nya, dia menarik nafas untuk menekan ketakutan di hati nya dan tetap diam.
Qin Wujing merasa jengkel, dia tidak pernah di perlakukan seperti ini oleh orang lain. Qin Wujing segera berdiri dan berjalan ke arah meja rias, dia duduk di belakang Xiao Chujiu.
"Saya bertanya kepada anda," tangan nya mengambil tusuk rambut Xiao Chujiu.
Qin Wujing mencopot mahkota giok laki-laki dari kepala Xiao Chujiu, rambut panjang wanita itu segera tergerai bebas.
Xiao Chujiu diam, dia hanya menatap bayangan mereka di cermin.
Qin Wujing memainkan rambut Xiao Chujiu, dia sedang berpikir bagaimana cara menyanggul rambut wanita?.
Qin Wujing melakukan ini karena petunjuk buku Yang Li, di buku itu di tuliskan wanita akan luluh hati nya jika sang pria menyanggul rambut mereka lembut. Dengan penuh keraguan sekarang Qin Wujing mencoba nya, jika nanti tidak berhasil dia akan benar-benar membakar buku itu.
Xiao Chujiu yang rambut nya malah di buat berantakan oleh pria itu segera menoleh marah,"anda sedang apa?, ini rambut, bukan pakaian kotor!."
Xiao Chujiu mengambil sisir dan menyisir rambut nya sendiri.
Qin Wujing mengerutkan kening nya,"bukankah anda tidak bisa menyanggul rambut?."
Xiao Chujiu menjawab acuh,"memang tidak, maka dari itu jika tidak ada Bu mama saya hanya mengikat nya dengan tali pita."
Xiao Chujiu mengambil tali pita dari meja rias nya lalu mulai mengikat, dia terkejut saat Qin Wujing mengambil alih paksa.
Xiao Chujiu diam, dia menatap bayangan Qin Wujing yang sedang sangat serius mengikat rambut nya.
Xiao Chujiu menarik nafas untuk menormalkan suasana hati nya, dia harus membahas masalah ini dengan Qin Wujing.
"Apa yang anda lakukan di rumah bordil?. Wangye, hanya orang-orang hidung belang dan sesat yang selalu pergi kesana," tanya Xiao Chujiu sembari menasehati.
Qin Wujing menjawab acuh,"bisnis."
Xiao Chujiu berdecak,"Ck, Wangye, anda sudah mengatakan itu kemarin."
Setelah mengatakan itu, Xiao Chujiu teringat ciuman nya bersama Qin Wujing kemarin, hal ini membuat nya kembali gugup.
Qin Wujing selesai membuat pita di rambut Xiao Chujiu, walaupun tidak terlalu bagus, namun setidaknya lumayan.
Qin Wujing melirik ke arah cermin, dia melihat wajah Xiao Chujiu yang sangat serius.
"Ada beberapa orang yang hendak melakukan pemberontakan pada Kaisar, Benwang di tugaskan untuk menyelidiki hal ini," jawab Qin Wujing.
Xiao Chujiu mengerutkan alis nya,"di rumah bordil?," nada bicaranya mengejek.
Qin Wujing mengangguk,"para pemberontak itu membicarakan rencana mereka di rumah bordil."
Xiao Chujiu yang mendengar ini mengangguk pelan, lalu tatapan nya kembali tajam,"lalu mengapa anda memeluk wanita penghibur itu?."
Qin Wujing,"wanita itu menyimpan segala informasi, dia menjadi alat perantara pesan," Qin Wujing memberi jeda sebentar lalu melanjutkan,"saat Benwang datang tadi, dia baru saja menerima pesan dari dalang utama, mungkin karena terlalu gugup dan terkejut, dia menyembunyikan kertas itu di pakaian belakang nya," lalu Qin Wujing merogoh pakaian nya dan mengeluarkan selembar kertas.
Xiao Chujiu menghela nafas lega,"jika ada masalah seperti ini anda seharus nya membicarakan ini dulu dengan qie, jadi aku tidak perlu marah-marah di rumah bordil!, itu sangat memalukan jika sampai ke telinga orang-orang istana!."
Qin Wujing menaikan alis kirinya dari balik topeng,"untuk apa anda harus marah?."
Xiao Chujiu melotot,"karena saya Wangfei anda!."
Qin Wujing terkejut, dia tidak menyangka Xiao Chujiu sangat berterus terang.
Xiao Chujiu kembali menatap cermin dan bertanya dengan nada ragu, pertanyaan ini telah dia timbun sejak lama,"Wangye, mengapa anda memakai topeng?."
Qin Wujing terdiam sebentar lalu menjawab,"anda mau tahu?."
Xiao Chujiu mengangguk dan berbalik duduk menghadap Qin Wujing.
Qin Wujing dengan santai berkata,"buka. Namun jika anda telah melihatnya, jangan bicarakan ini di depan umum, yang lebih penting lagi, jangan beri tahu orang lain seperti apa rupa Benwang."
Xiao Chujiu mengangguk, kedua sudut bibir nya tersenyum,"saya janji," jari kelingking nya terangkat.
Qin Wujing mengerutkan keningnya bingung, Xiao Chujiu tertawa pelan lalu menarik tangan Qin Wujing dan mengaitkan kelingking Qin Wujing dengan milik nya.
"Ini nama nya janji kelingking. Jika kita sudah melakukan janji kelingking, haram hukum nya untuk melanggar!," ujar Xiao Chujiu.
Qin Wujing mencibir,"kekanak-kanakan."
__ADS_1
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"terserah saya!."
Setelah itu keadaan ruangan kembali hening, Xiao Chujiu menatap mata Qin Wujing.
Xiao Chujiu mengangkat tangan nya dan melepas ikatan topeng Qin Wujing, perlahan topeng itu lepas dan turun dari wajah pria itu.
Xiao Chujiu tertegun saat melihat wajah Qin Wujing, segera dia berdiri dan berkata,"wajah macam apa itu!?, sangat berbahaya!," Wajah Xiao Chujiu memerah.
Qin Wujing melirik Xiao Chujiu,"apa?."
Xiao Chujiu menatap Qin Wujing lagi,"ketampanan anda terlalu berlebihan!, harus di kurangi!. Memang lebih baik memakai topeng," Xiao Chujiu segera mengambil topeng itu lagi dan hendak memakaikan nya kepada Qin Wujing, namun pria itu menghentikan nya,"mengapa kamu lebih suka Benwang memakai topeng?."
Tentu saja Qin Wujing mempertanyakan hal ini, karena banyak yang mengatakan lebih baik dia melepas topeng nya, bahkan Huang Guifei mengatakan hal itu. Namun sekarang Xiao Chujiu sebaliknya.
Xiao Chujiu menjawab dengan nada serius,"wajah anda berbahaya!, Jika para wanita itu melihat wajah anda, maka kota Timur bisa penuh darah mimisan!. Dan lagi, anda pikir saya mau berbagi suami?, amit-amit!."
Qin Wujing tiba-tiba tertawa.
Xiao Chujiu tertegun, tawa pria itu sangat indah, setiap suara tawa yang keluar seperti alunan lagu merdu.
Xiao Chujiu menekan pipi Qin Wujing dengan jari telunjuk nya,"anda tertawa?."
Qin Wujing menaikan alis kirinya,"masalah?."
Xiao Chujiu menggeleng,"ti-tidak juga, namun...."
Qin Wujing mengecup dahi Xiao Chujiu lama, lalu setelah itu dia berkata,"lain kali jangan keluar sembarangan, semua yang saya lakukan di luar adalah bisnis dan tugas dari kaisar, kamu tidak perlu khawatir," lalu dia berdiri dan mengambil topeng nya, dengan santai Qin Wujing berjalan keluar sambil memakai topeng, namun sebelum itu dia berkata,"jika Benwang mendengar anda berani keluar tanpa izin, saya benar-benar akan mematahkan kaki anda. Dan lagi, sebagai hukuman hari ini, jadi pelayan pribadi saya seperti beberapa waktu lalu selama seminggu."
Perasaan senang Xiao Chujiu runtuh saat mendengar ini, mungkin sekarang pria itu mengatakan seminggu, namun jika dia berbuat kesalahan lagi walaupun sekecil debu, waktu hukuman itu bisa menjadi sebulan bahkan mungkin lebih!.
Dengan malas Xiao Chujiu menjawab,"ya."
*
Saat malam hari, Xiao Chujiu di kejutkan dengan Bu mama yang tiba-tiba masuk seperti biasa dengan panik.
"Ada apa Bu mama?, tidak bisakah sehari saja anda tidak membuat saya terkejut?," tanya Xiao Chujiu.
Bu mama mengatur nafas nya dan menjawab,"Wangfei, Kaisar meminta anda dan Wangye mengunjungi Istana malam ini juga!."
Xiao Chujiu melotot kaget,"Kaisar!?."
Bu mama mengangguk,"benar!."
Bu mama mengangguk dan dengan gesit membantu Xiao Chujiu, tiga puluh menit berlalu, setelah selesai mereka segera berlari menuju gerbang utama Qin Wangfu.
Qin Wujing mencibir seperti biasa,"anda benar-benar mempunyai kebiasaan buruk."
Kasim De yang mendengar ini tersenyum,"tidak apa-apa, Wangfei adalah seorang wanita, itu wajar."
Xiao Chujiu tersenyum,"terimakasih Kasim De sudah mengerti."
Kasim De mengangguk,"sama-sama Wangfei, sekarang Wangye dan Wangfei silahkan masuk."
Xiao Chujiu mengangguk dan segera masuk ke dalam kereta di susul Qin Wujing.
Di dalam kereta Xiao Chujiu bertanya,"kira-kira Kaisar memanggil kita untuk apa?."
"Mungkin menghukum anda, mengingat anda mengacau di rumah bordil tadi pagi," jawab Qin Wujing acuh lalu memejamkan matanya.
Xiao Chujiu yang mendengar ini menelan air liur nya dengan susah payah, dengan ragu dia bertanya,"apa hukuman nya jika telah mengganggu tugas Istana?."
"Mati," jawab Qin Wujing singkat.
Xiao Chujiu menarik nafas,"Wangye, saya masih mau hidup!."
Qin Wujing tidak membalas apapun, pria itu hanya diam sambil memejamkan matanya.
Xiao Chujiu bersender di dinding kereta dengan lemas,"tamat sudah," gumam Xiao Chujiu.
Setelah menunggu lumayan lama, mereka sampai di Istana Kekaisaran.
Qin Wujing dan Xiao Chujiu keluar dari kereta, sekarang mereka menuju aula Istana.
Saat masuk, Xiao Chujiu melihat Kaisar. Seperti biasa mereka memberi salam hormat.
Kaisar mengangguk sebagai tanda menerima salam mereka, lalu pria agung itu bertanya,"Qin Wangfei, apa anda tahu kesalahan anda?."
Xiao Chujiu yang di tanya seperti ini segera berlutut,"Kaisar, Chujiu benar-benar tidak tahu jika Wangye sedang menjalankan tugas dari anda!."
Qin Wujing masih diam dan melirik Xiao Chujiu.
Kaisar mendengus,"sekarang berita itu telah menyebar ke seluruh tanah timur!, Chujiu, anda benar-benar membuat masalah besar!."
__ADS_1
Xiao Chujiu yang terus di salahkan segera protes dan mengoreksi,"Kaisar, Chujiu benar-benar tidak mengetahui jika Wangye menjalankan tugas dari anda di rumah bordil. Kaisar, seluruh Istri di muka bumi ini akan merasa cemburu dan marah saat mengetahui suami mereka bermain di rumah bordil!. Kaisar, seluruh Istri di manapun mereka berada akan merasa malu jika orang-orang mengetahui suami mereka lebih menyukai wanita penghibur dari pada diri mereka sendiri!. Kaisar, tolong pengertian dan kebijaksanaan nya!."
Kaisar mendengus,"anda sangat berani!, pasti ketujuh sangat memanjakan anda!."
Qin Wujing yang melihat Kaisar marah segera membungkuk,"yang mulia, tolong redakan amarah anda, saya sudah menghukum Xiao Chujiu di Qin Wangfu tadi."
Kaisar menggebrak meja,"bahkan anda membela dia dari pada Zhen!?, aku ini ayah mu!."
Qin Wujing mengerutkan alis nya, perasaan nya mulai menjadi rumit.
Xiao Chujiu masih berlutut dan tidak bergerak.
"Seret Xiao Chujiu ke penjara!, dia sudah melakukan pelanggaran besar!," Ujar Kaisar.
Para penjaga segera masuk, hal ini membuat Qin Wujing tidak senang. Qin Wujing menghadang jalan penjaga itu dan berkata,"jika anda berani mendekat maka kematian menunggu kalian."
Para penjaga yang mendengar ancaman Qin Wujing merasa takut, lalu mereka melirik Kaisar.
Kaisar berdiri, wajah nya sangat marah,"Qin Wujing!, saya membesarkan anda dengan penuh kasih sayang!, namun sekarang anda melawan ayah mu!?."
Qin Wujing berbalik dan membungkuk,"Kaisar, anak ini tidak bermaksud kesitu!."
Kaisar melotot marah,"lalu apa!?."
Qin Wujing mengepalkan tangan nya,"Kaisar, anda tahu sendiri jawaban nya."
Alasan ini sederhana, ini tentang hati. Kaisar seharusnya mengerti.
Kaisar membalas,"beri jawaban yang lebih jelas!."
Qin Wujing diam, dia tidak mungkin mengatakan itu terang-terangan.
Kaisar yang melihat putra nya tak kunjung menjawab, segera memerintahkan penjaga lagi,"seret Xiao Chujiu ke penjara!."
Xiao Chujiu membelalakkan matanya,"Kaisar, anda seharusnya mengerti posisi saya!. Kaisar, coba anda bayangkan jika ada suami yang mengunjungi rumah bordil tanpa sepengetahuan Istri nya, istri manapun pasti akan merasa marah dan segera menyeret suami nya kembali!."
Kaisar menggeleng,"tidak ada alasan, yang Zhen tahu anda telah mengganggu pekerjaan penting dari Istana."
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya dan menatap Kaisar dengan kesal.
'astaga, pria tua ini!,", gerutu Xiao Chujiu di dalam hati.
Para penjaga itu kembali maju, kali ini Qin Wujing menedang mereka dan menarik Xiao Chujiu kepelukan nya.
Qin Wujing berbalik dan menatap Kaisar,"Kaisar, tolong ampuni Wangfei saya!. Saya berjanji hal seperti ini tidak akan terulang kembali!."
Qin Wujing saat ini memohon, ini pertama kalinya dia memohon untuk seseorang. Sejenak Kaisar tertegun.
Kaisar dengan nada dingin bertanya,"mengapa anda lebih memebela wanita itu dari pada ayah anda sendiri?."
Qin Wujing menjawab dengan alasan yang sama,"anda tentu mengerti!."
Kaisar menaikan alisnya,"beri jawaban lebih jelas!."
"Jika tidak saya benar-benar akan memenggal kepala Wangfei anda!," lanjut Kaisar.
Qin Wujing masih diam, dia merasa ragu, itu sangat tidak cocok jika dia mengatakan hal ini di depan Kaisar!.
Kaisar yang melihat anak nya lagi-lagi diam, segera berkata,"kali ini sudah tidak ada negosiasi, segera seret Xiao Chujiu ke penjara!."
Para penjaga lain datang dan mendekat ke arah mereka, Qin Wujing segera memperdalam dekapan pelukan nya.
"Mundur!," bentak nya.
Qin Wujing tidak bisa berbuat kasar, hal ini karena di larang di Istana. Di tambah Kaisar ada di sini, jika dia membunuh seseorang, itu akan menjadi tidak pantas.
Saat Xiao Chujiu mulai di tarik paksa, Qin Wujing segera menoleh ke arah Kaisar,"Kaisar, tolong!. Kali ini putra ini memohon!," Ekspresi Qin Wujing sudah sangat suram.
Kaisar kembali bertanya,"untuk apa Zhen mendengarkan?, dan untuk apa anda mengkhawatirkan nyawa kecil wanita itu?."
Qin Wujing menggertakan gigi nya,"karena saya mencintai dia!."
"Wangye!," pekik Xiao Chujiu saat sudah ada tangan lain yang menarik tangan nya.
Xiao Chujiu berkali-kali menendang dan mendorong para penjaga itu, namun gagal karena Qin Wujing mendekapnya erat.
Suara tawa Kaisar tiba-tiba memenuhi ruangan.
"Kalian boleh pergi," ujar Kaisar memberi perintah kepada para penjaga.
Qin Wujing yang segera menyadari keisengan Kaisar segera menatap Kaisar tidak senang.
Xiao Chujiu masih bingung, dia berpikir apa Kaisar menjadi gila karena anak nya lebih membela dia tadi?.
__ADS_1