
Semenjak kejadian di acara ulang tahun Gu Jingyi, kini telah tiga hari berlalu.
Xiao Chujiu sejujurnya mengkhawatirkan Huang Guifei, dia takut Huang Guifei akan di persulit oleh Huanghou.
Dia berniat mengunjungi Istana untuk menemui Huang Guifei, namun sayang tubuh nya terlalu malas.
Xiao Chujiu sekarang sedang meminum teh dingin, hari ini sangat panas, ingin rasanya dia melepas seluruh pakaian nya dan berendam, namun sama seperti alasan di atas. Dia terlalu malas.
Kemarin dia sama sekali tidak melihat Qin Wujing, hal ini membuatnya merasa aneh. Qin Wujing selalu datang tanpa di undang seperti setan untuk mengganggu nya. Namun kemarin dan hari ini Qin Wujing tak kunjung mengunjungi diri nya.
Xiao Chujiu mengutus Bu mama untuk mengikuti Qin Wujing diam-diam saat pria itu keluar, namun sampai saat ini Bu mama tak kunjung kembali, entah apa yang terjadi.
Namun setelah itu Xiao Chujiu di kejutkan oleh Bu mama yang tiba-tiba masuk dengan raut wajah takut.
"Bu mama, ada apa?," Xiao Chujiu bertanya sambil menyeruput teh nya santai.
Bu mama mengatur nafas nya sebelum menjawab, lalu," Wangfei, Wangye mengunjungi rumah bordil!."
Xiao Chujiu segera menyemburkan teh nya saat mendengar ini!.
"A-apa!?, rumah bordil!?, anda tidak salah lihat!?," Xiao Chujiu segera berdiri dan menatap Bu mama dengan terkejut.
Bu mama mengangguk,"sangat yakin Wangfei!."
Xiao Chujiu terdiam, ada raut wajah jijik di wajah nya.
"Anda yakin orang itu Wangye?," Tanya Xiao Chujiu untuk memastikan.
Bu mama mengangguk,"benar Wangfei, saya tidak mungkin salah lihat!. Rambut hitam, topeng hitam, baju bangsawan kerajaan berwarna biru Dongker, dan yang paling penting dia berjalan keluar dari kereta Qin Wangfu lalu segera masuk kedalam rumah bordil!."
Xiao Chujiu menarik nafas,"itu memang Wangye."
"Wangfei, lalu apa yang akan kita lakukan?," Tanya Bu mama dengan nada khawatir.
Xiao Chujiu berpikir, apa yang harus dia lakukan?. Tidak mungkin dia mendatangi rumah bordil dan menyeret Qin Wujing kembali, yang paling dia takutkan adalah para pembunuh yang selalu memantau pergerakan nya jika keluar.
"Yang perlu kita lakukan hanya menunggu Wangye kembali," ujar Xiao Chujiu, mata nya menyipit tajam.
*
Qin Wujing berjalan masuk ke dalam kamar nya, saat membuka pintu dia terkejut karena Xiao Chujiu tiba-tiba menghunuskan pedang padanya.
"Wangye pasti sangat lelah telah bekerja seharian," nada bicara Xiao Chujiu sangat manis.
Qin Wujing diam-diam merasa merinding di punggung nya, segera dia menurunkan pedang Xiao Chujiu perlahan,"ada apa?."
Xiao Chujiu tersenyum manis,"tadi siang anda pergi kemana?."
Qin Wujing menjawab dengan nada santai dan ekspresi dingin seperti biasanya,"barak."
Xiao Chujiu yang mendengar ini memajukan mata pedang ke arah Qin Wujing, Qin Wujing dengan respon cepat segera berjalan mundur.
"Bohong!," Sentak Xiao Chujiu.
Qin Wujing terdiam sebentar, lalu dia menjawab,"Chujiu, ada apa dengan anda?."
Xiao Chujiu menaikan alis kirinya lalu menurunkan pedang yang dia pegang,"katakan, apa wanita penghibur itu sangat cantik!?."
Qin Wujing tersenyum samar, 'wanita ini mengetahui hal ini?,' batin Qin Wujing.
"Sangat cantik!, tubuh mereka sangat bagus!," balas Qin Wujing sambil berjalan menuju kursi dan duduk.
Xiao Chujiu yang mendengar ini segera membalik badan nya mengikuti Qin Wujing,"Wangye!."
Qin Wujing menaikan alis kirinya,"apa?."
Xiao Chujiu menghela nafas,"mengapa anda pergi kerumah bordil?, jika orang-orang mendengar ini reputasi anda akan menjadi sangat buruk!."
"Kapan reputasi Benwang baik?," balas Qin Wujing sambil meminum air.
Xiao Chujiu berjalan mendekat,"namun anda seorang bangsawan!, anda salah satu anggota keluarga kerajaan!."
"Chujiu, berhenti berbicara omong kosong, ini masalah bisnis," ujar Qin Wujing.
Xiao Chujiu menembakkan tatapan tajam, kedua mata nya menyipit,"anda yakin hanya bisnis?."
"Hm."
Xiao Chujiu berjongkok di depan Qin Wujing dan bersender di paha pria itu, mata nya masih menatap tajam Qin Wujing,"hanya bisnis?."
Qin Wujing yang di tatap seperti itu segera menjawab,"ya."
"Namun mengapa aroma tubuh anda sangat wangi dengan parfum yang biasa di pakai para wanita penghibur itu?," tanya Xiao Chujiu lagi, nada bertanya nya dingin.
Qin Wujing terdiam, Xiao Chujiu yang melihat Qin Wujing tidak segera menjawab merasa kesal, segera dia bangkit,"Wangye!, anda sungguh bermain dengan mereka!?," Xiao Chujiu melotot marah.
Qin Wujing masih diam, mata nya mengamati ekspresi Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu yang melihat Qin Wujing hanya diam sambil menatap nya seperti orang bisu segera mengguncang tangan pria itu,"Wangye!, jawab saya!."
Qin Wujing masih diam, Xiao Chujiu yang kesal segera berbalik dan berjalan ke arah pintu dengan langkah besar.
Qin Wujing yang melihat Xiao Chujiu berjalan pergi segera berdiri dan menarik Xiao Chujiu kepelukan nya, dengan nada dingin dia berkata,"anda banyak bicara," lalu dia mencium bibir Xiao Chujiu!.
Xiao Chujiu membelalakkan matanya saat Qin Wujing mencium nya.
Ciuman itu berlangsung lumayan lama, sampai akhirnya Qin Wujing melepaskan nya dan berbalik memunggungi nya.
"Kembalilah, soal rumah bordil, itu hanya urusan bisnis," ujar Qin Wujing.
Xiao Chujiu mematung, dia tidak bisa bergerak, namun segera dia menyadarkan diri dan berkata,"ba-baik."
Xiao Chujiu keluar dengan berlari kencang, otak nya masih kosong karena adegan barusan.
__ADS_1
Astaga....dia dan Qin Wujing barusan itu....
Xiao Chujiu memukul kepalanya pelan lalu tertawa sendiri, jari-jari lentik nya menyentuh bibir nya lembut.
Semakin dia memikirkan nya, semakin dia tidak bisa berhenti tersenyum!.
Itu adalah ciuman pertamanya!, dan itu dilakukan bersama Qin Wujing!, astaga....
Xiao Chujiu masuk kedalam kamarnya, pipi nya memerah dan dia masih terus tertawa kecil saat memikirkan ini.
Sedangkan Qin Wujing, pria itu merasa ada benda yang berdetak kencang di tubuh nya, hal ini membuatnya tidak bisa berpikir jernih!.
Qin Wujing berjalan mengambil pakaian tidur nya dan segera ganti, lalu dia naik ke tempat tidur dengan perasaan aneh.
*
Xiao Chujiu bangun pagi-pagi sekali, dia sarapan dengan tenang sampai Bu mama masuk dan membawakan surat.
"Wangfei, ada pria misterius yang mengirim anda ini."
Xiao Chujiu mengangkat tatapan nya ke arah Bu mama dan berkata,"bawa kemari, terimakasih Bu mama."
Bu mama tersenyum dan mengangguk ringan, lalu dia berjalan kembali keluar dan berjaga pintu.
Xiao Chujiu membuka kertas yang di gulung kecil itu, kedua sudut bibir nya terangkat.
"Bagaimana kabar anda?, jika anda penasaran dengan kabar saya, jawaban nya adalah baik - pria berambut merah."
Xiao Chujiu tahu jika surat ini berasal dari Di Fuyi, namun bukankah Di Fuyi adalah pria bermata biru itu?, lalu siapa pria berambut merah yang selalu menggoda nya ini?. Dan lagi, pria ini tidak pernah muncul lagi sekarang, hal ini membuatnya semakin penasaran.
Saat Xiao Chujiu hendak berjalan mengambil buku di rak, Bu mama tiba-tiba masuk kembali sambil berlari,"Wangfei, Wangye sudah pergi lagi!."
Xiao Chujiu yang mendengar ini tersenyum,"bagus, sekarang cepat siapkan baju laki-laki untuk ku."
*
Saat ini Xiao Chujiu dan Bu mama telah memakai pakaian pria, mereka diam-diam keluar dari Qin Wangfu dan berjalan menuju rumah bordil.
Saat sampai di sana, lima orang wanita cantik segera menyerbu mereka.
"Tuan, sepertinya anda pendatang baru?, silahkan masuk dan bermain bersama kami," ujar salah satu wanita.
Xiao Chujiu tersenyum dan mendorong mereka sedikit,"ba-baik, tolong ruang VIP."
Xiao Chujiu sengaja meminta ruang VIP karena tahu pasti pria sekelas Qin Wujing akan memesan kamar bagus.
Saat Xiao Chujiu dan Bu mama ke atas, Xiao Chujiu diam-diam bertanya kepada wanita yang menggunakan Hanfu merah,"kamu tahu dimana ruangan Adipati Qin?."
Wanita berbaju merah itu menjawab sambil menggandeng tangan Xiao Chujiu,"di sebelah kita tuan."
Saat Xiao Chujiu dan Bu mama telah masuk kedalam ruangan, Xiao Chujiu memikirkan alasan untuk keluar sebentar dan mengintip ruangan Qin Wujing, dia penasaran apa yang pria itu lakukan!?.
Namun tiba-tiba pintu mereka terbuka, semua penghuni ruangan terkejut, namun Xiao Chujiu menghela nafas saat melihat Xie Rong yang berpakaian seperti pria.
Xie Rong tersenyum,"bukankah ini Tuan Muda Xiao?, astaga, kebetulan sekali kita bertemu di sini. Bolehkah saya ikut bergabung?," Wajah Xie Rong melemparkan kode agar Xiao Chujiu menjawab iya.
Xiao Chujiu membalas dengan tersenyum juga,"tentu saja boleh, Tuan Muda Xie, silahkan masuk."
Para wanita bordil yang mengetahui bahwa pria muda itu adalah kerabat Xiao Chujiu segera bangkit dan membawa Xie Rong untuk duduk bersama.
Xiao Chujiu terus menatap Xie Rong dengan bingung, untuk apa dia juga kemari!?.
Akhirnya Xiao Chujiu membuka mulut dan berkata,"para wanita cantik saya, tolong tunggu di sini sebentar, saya mempunyai beberapa hal untuk di bicarakan secara pribadi dengan Tuan Muda Xie."
Xiao Chujiu segera bangkit dan menyeret tangan Xie Rong keluar, saat di luar Xiao Chujiu segera bertanya,"untuk apa anda kemari??."
Xie Rong menjawab dengan berbisik,"saya dengar senior dan bocah k*parat Yang Li itu bermain kesini!."
Xiao Chujiu tersenyum,"apa anda cemburu para Yang Li?."
Xie Rong diam sejenak, lalu dia menjawab dengan wajah memerah,"Qin Wangfei, anda membicarakan omong kosong. Saya khawatir karena Yang Li di titipkan kepada saya untuk di jaga, saya tidak mau bocah itu mempunyai reputasi yang buruk, karena ujung-ujungnya yang akan di salahkan adalah saya!."
Xiao Chujiu hanya tersenyum dan tidak menjawab lagi, Xie Rong setelah ini bertanya,"dimana ruangan senior dan Yang Li?."
Xiao Chujiu menunjuk dengan lirikan matanya, Xie Rong yang mengerti ini melebarkan matanya,"di sebelah kita!?."
Xiao Chujiu mengangguk, Xie Rong segera menarik tangan Xiao Chujiu dengan maksud ingin mendobrak masuk, namun Xiao Chujiu segera menahan,"apa anda gila!?, jangan masuk sembarangan!, kita pantau mereka saja dulu.
Beruntung pintu itu memiliki celah, hal ini dapat mempermudah Xiao Chujiu dan Xie Rong mengintip.
Saat mengintip, mereka melihat Yang Li merangkul dua wanita cantik, lalu mata mereka bergeser ke arah Qin Wujing yang diam namun kadang melemparkan senyum kepada dua wanita.
Xie Rong yang melihat Yang Li merangkul dua wanita sekaligus merasa marah, dia segera ingin masuk, namun Xiao Chujiu tahan lagi,"sabar, tunggu sebentar, momen ini belum pas!."
Xie Rong menarik dan menghembuskan nafas untuk memenangkan dirinya, mereka pun lanjut mengintip.
Di intipan kedua, mereka melihat Qin Wujing masih dengan gaya yang sama, dan Yang Li yang kini meminum anggur dan memandang wanita sexy yang sedang menari.
Xie Rong kembali marah dan ingin segera masuk, namun lagi-lagi Xiao Chujiu tahan,"hei hei!, sudah ku bilang sabar!."
Xie Rong menggeleng,"ini sudah keterlaluan!."
Xiao Chujiu mengelus punggung Xie Rong,"sabar oke?."
Xie Rong kembali menarik nafas dalam dan menghembuskan nya dengan penuh amarah, lalu mereka berdua kembali mengintip.
Di intipan ketiga mereka melihat Yang Li yang masih memandangi wanita sexy menari, lalu mereka melihat Qin Wujing yang memeluk wanita ber Hanfu biru.
Xiao Chujiu membulatkan matanya dengan marah, sekarang gantian dia yang ingin menerobos masuk, namun Xie Rong tahan,"apa yang anda lakukan?, bukankah anda bilang kita harus bersabar?!."
Xiao Chujiu mengangguk dan menarik nafas,"benar, kita harus bersabar."
Mereka kembali mengintip, mata Xiao Chujiu menatap tajam ke arah Qin Wujing yang sekarang sedang memandang wajah wanita berhanfu biru!. Xiao Chujiu mengepalkan tangan nya untuk menahan emosi nya, lalu saat Qin Wujing hendak mendekatkan wajah nya dengan wanita itu dia menegakkan badan dan berkata dengan ekspresi gelap,"Xie Rong, kita tidak bisa menahan lagi," nada bicaranya menahan amarah.
__ADS_1
Xie Rong yang mendengar ini ingin segera menahan, namun dia gagal karena Xiao Chujiu sudah menendang pintu!.
Brak!
Pintu terbuka keras, seluruh orang di rumah bordil terkejut kaget.
Qin Wujing segera menoleh ke arah pintu dan melihat Xiao Chujiu dan Xie Rong yang berpakaian laki-laki.
Sedangkan Yang Li sudah menelan air liur nya dengan susah payah saat melihat Xie Rong.
"Wangye!," Bentak Xiao Chujiu.
Salah satu wanita maju dan menatap sinis ke arah Xiao Chujiu,"siapa anda?, sangat berani sehingga menerebos masuk ke ruangan Adipati Qin!?."
Xiao Chujiu yang melihat wajah wanita itu sangat sombong merasa kesal dan tangan nya mulai gatal untuk menampar.
Xiao Chujiu menarik nafas untuk menekan emosi nya dan menjawab,"Qin Wangfei!."
Wanita itu terdiam sejenak, lalu kemudian dia tertawa di susul yang lain,"anda gila?, Qin Wangfei tidak mungkin keluar dari Qin Wangfu. Lagi pula dia tidak mungkin berperilaku kasar seperti ini kepada Wangye!."
Xiao Chujiu menaikan alis kirinya,"mengapa tidak?."
"Wangye bercerita bahwa Xiao Chujiu si Qin Wangfei itu sangat penakut dan jelek, Wangye tidak menyukai nya!," Balas wanita lain yang segera berjalan mendekat ke arah nya.
Xiao Chujiu yang mendengar ini segera melirik ke arah Qin Wujing dengan tajam, pria itu sekarang sedang duduk di kursi dengan tenang.
"Tuan, tolong pergi, jangan mengganggu Adipati Qin!," Wanita berbaju biru yang tadi berpelukan dengan Qin Wujing maju dan melemparkan satu keping emas.
Xiao Chujiu yang di perlakukan seperti ini merasa marah, namun saat di lempar uang itu dia segera memasukan nya kedalam kantong.
Wanita berbaju biru itu tersenyum saat melihat Xiao Chujiu memasukan uang nya kedalam kantong, namun tanpa dugaan Xiao Chujiu mengeluarkan uang kertas puluhan lembar ke arahnya.
"Anda pikir saya butuh uang!?. Uang saya lebih banyak dari pada hasil mel*cur anda selama setahun!," Balas Xiao Chujiu.
Wanita berbaju biru itu merasa marah dan segera maju, tangan nya terangkat hendak menampar Xiao Chujiu, Xiao Chujiu yang melihat ini segera menahan tangan perempuan itu menggunakan tangan kirinya, tangan kanan Xiao Chujiu sekarang terangkat dan...
Pa!!
Xiao Chujiu menampar pipi wanita itu.
Wanita berbaju biru yang di tampar segera menoleh dan berbalik ke arah Qin Wujing,"Wangye!,tolong saya!."
Qin Wujing tidak menggubris wanita itu dan tetap menatap Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu melotot ke arah Qin Wujing,"pulang!."
Qin Wujing lagi-lagi tidak menjawab, sekali lagi Xiao Chujiu membentak,"saya katakan sekali lagi untuk anda!, jika Wangye tidak menjawab berarti telinga anda tuli!. Qin-Wu-Jing!, Pulang!!."
Mata Xiao Chujiu memerah, Qin Wujing masih tetap tidak menjawab.
Xie Rong yang melihat ini merasa kesal dan berjalan ke arah Yang Li, dengan sekuat tenaga dia menjewer kuping Yang Li dan menyeret nya keluar, namun sebelum itu,"senior, saya salah tentang anda," lalu kepala Xie Rong bergeser ke arah Xiao Chujiu,"Wangfei, ayo kembali."
Xiao Chujiu masih tidak bergerak, mata nya masih menatap Qin Wujing dengan berkaca-kaca.
"Wangye...!," teriak Xiao Chujiu sekali lagi dengan lirih.
Qin Wujing masih tidak menjawab, Xiao Chujiu semakin kesal,"jika anda mempunyai mulut maka bicara!, tolong jangan memperlakukan saya seperti ini!. Wangye!!!."
Satu tetes air mata Xiao Chujiu jatuh, hati nya merasa kesal dan benci untuk Qin Wujing.
Xiao Chujiu berjalan maju dan menarik tangan Qin Wujing, namun pria itu tak kunjung menggubris dan masih terus menatap Xiao Chujiu.
"Wangye!, pulang!. Jika Mufei tahu anda pergi kerumah bordil, satu-satunya orang yang akan di salahkan adalah qie!."
Xiao Chujiu melepaskan tangan Qin Wujing dan menatap Qin Wujing,"pulang!."
Kali ini Xiao Chujiu sudah habis kesabaran, segera dia membalik meja dan berjalan keluar,"Bu mama!!!."
Bu mama yang di panggil segera keluar dari ruangan dengan terburu-buru,"saya Wangfei."
Xiao Chujiu melirik dingin,"perintahkan orang untuk membakar rumah bordil ini untuk saya!."
"Jika Wangye tidak mau pulang, biarkan pria itu mati terbakar!," Lanjut nya, lalu Xiao Chujiu berjalan keluar.
Bu mama yang mendengar ini menghela nafas, jika dia membakar rumah bordil dan membunuh Wangye itu sangat berdosa karena, pria itu juga majikan nya.
Bai Shu tiba-tiba datang dan menepuk pundak Bu mama,"Bu mama, tidak perlu khawatir, Wangye hanya benar-benar melakukan bisnis."
Qin Wujing yang melihat Xiao Chujiu telah keluar segera mendorong para wanita yang menempel dari tubuhnya, Bai Shu masuk dan menatap intens wanita berbaju biru.
"Bai Shu, seret wanita itu ke Qin Wangfu dan interogasi dia, Benwang sudah menemukan bukti!," Lalu Qin Wujing berlari keluar menyusul Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu berjalan turun dengan langkah penuh amarah, saat hendak melangkah keluar dari pintu, tangan kuat menarik tangan nya.
Xiao Chujiu otomatis tertarik ke belakang dan menabrak dada si penarik, saat melihat orang itu Qin Wujing segera dia mendorong,"pria gila!, saya benci kamu!. Qin Wujing, saya salah tentang kamu!, kamu ternyata hanya pria hidung belang yang tidak tahu malu!."
Qin Wujing mengerutkan keningnya,"Chujiu, anda tidak tahu apa-apa, jadi tolong berhenti menyalahkan Benwang!."
Sekarang semua orang menatap ke arah mereka dengan penuh minat, Qin Wangye dan Qin Wangfei sedang bertengkar di depan umum, sepasang suami istri terkemuka itu sedang berdebat, tentu ini menjadi tontonan yang seru bukan?.
Xiao Chujiu yang di bentak seperti itu menatap Qin Wujing kecewa,"anda sekarang membentak saya?, yang seharusnya marah adalah saya!, bukan anda!."
Xiao Chujiu berbalik dan berjalan keluar, Qin Wujing segera menyusul dan mengangkat Xiao Chujiu ke gendongan nya. Pria itu menggendong Xiao Chujiu di depan umum dengan gaya bridal style.
Xiao Chujiu memberontak,"Adipati hidung belang!, cepat lepaskan saya!, menjijikan!."
Qin Wujing tidak menggubris dan terus berjalan dengan santai menuju Qin Wangfu.
Di sepanjang jalan seluruh mata menatap ke arah mereka, mereka menganggap ini sangat lucu. Si wanita terus memberontak dengan ekspresi kesal, sedangkan si pria dengan acuh tak acuh menggendong si wanita dengan ekspresi datar.
Banyak para orang tua yang melihat ini geleng kepala, menurut mereka, darah muda sangat penuh drama cinta.
Xiao Chujiu yang sudah lama berteriak merasa lelah, akhirnya dia dengan wajah di tekuk kesal diam di gendongan Qin Wujing seperti bayi merajuk yang menginginkan permen.
__ADS_1
IG: @nanadwriter (ini IG khusus cerita-cerita nanad yaaa, monggo difollow xixixi)