
"Mengapa anda melamun?, Kamu harus yakin bahwa Jing'er akan baik-baik saja," Huang Guifei mengupas kulit apel secara pribadi untuk Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu yang baru sadar akan hal ini segera mengambil alih pisau dan apel,"Mufei, biar Chujiu yang akan mengupas."
Huang Guifei hanya tersenyum dan mengangguk pelan, kemudian dia berkata,"besok pagi kita akan pergi ke Qin Wangfu, sangat tidak baik jika anda terus menetap di Istana."
Xiao Chujiu mengangguk mengerti, lalu dia segera fokus mengupas apel.
Setelah mengupas apel, tiba-tiba Su mama, pelayan pribadi Huangtaihou datang. Xiao Chujiu dan Huang Guifei segera berdiri, tatapan mata Huang Guifei segera berubah dingin.
"Apa mama memerlukan sesuatu?," tanya Huang Guifei dengan nada bicara yang tidak bersahabat.
Su mama tersenyum, dia membungkuk sedikit lalu matanya menatap Xiao Chujiu,"Wangfei, Huangtaihou memanggil anda ke istana nya."
Huang Guifei yang mendengar ini segera berjalan maju selangkah,"saya akan ikut menemani, kebetulan saya juga ingin mengunjungi Huangtaihou."
Su mama hanya mengangguk ringan dan tersenyum, lalu kemudian dia berbalik dan berjalan keluar di ikuti oleh Xiao Chujiu dan Huang Guifei.
Saat sampai di Istana Phoenix Pallace milik Huangtaihou, Xiao Chujiu dan Huang Guifei segera membungkuk,"selir ini dan Chujiu menyapa yang mulia, semoga yang mulia hidup seribu tahun."
Huangtaihou tersenyum, lirikan matanya yang tajam segera menatap perut Xiao Chujiu, Huang Guifei yang menyadari ini tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menekan rasa gelisah nya.
"Bangkit," suara Huangtaihou terdengar sangat ringan dan bersahabat.
Xiao Chujiu dan Huang Guifei segera menegakkan badan mereka kembali dan menatap Huangtaihou.
Huangtaihou melemparkan senyum ke arah Xiao Chujiu,"aija dengar Qin Wangfei saat ini tengah mengandung janin kembar?, sungguh kabar yang sangat membahagiakan. Aija harap, anak itu adalah laki-laki."
Xiao Chujiu hanya tersenyum dan mengangguk halus, namun Huang Guifei yang mendengar ini tidak bisa menahan diri untuk membalas,"baik laki-laki atau perempuan, yang terpenting adalah kesehatan mereka. Jika yang lahir adalah perempuan, maka bukan masalah besar, itu juga salah satu berkah dari Tuhan."
Huangtaihou segera menatap dingin ke arah Huang Guifei saat wanita itu berani membalas ucapan nya, dia juga membalas,"yang di katakan Huang Guifei benar, namun aija hanya berharap bahwa anak itu laki-laki dan bisa menjadi penerus ketujuh dengan baik."
Xiao Chujiu yang melihat Huangtaihou dan Huang Guifei sedang beradu mulut merasa gerah, hanya beberapa dialog mereka berbicara, namun suasana ruangan sudah menjadi berat dan panas.
Xiao Chujiu angkat bicara,"Chujiu juga mengharapkan hal yang sama seperti Huangtaihou, namun jika memang yang keluar nanti adalah perempuan, Chujiu juga akan sangat bersyukur. Karena baik laki-laki atau perempuan, kedua kelamin itu adalah berkah dari Tuhan untuk Chujiu."
Huangtaihou dan Huang Guifei hanya tersenyum dan mengangguk, senyum mereka bahkan sangat terlihat jika itu di paksakan.
Xiao Chujiu merasa jika Huangtaihou ingin menyulitkan diri nya dengan Huang Guifei selama Qin Wujing pergi ke perbatasan. Jika Qin Wujing pergi, maka tidak akan ada yang melindungi mereka. Xiao Chujiu tidak bisa menahan rasa dingin di hati nya saat mengetahui isi kepala Huangtaihou, wanita tua itu berpikir bahwa dia akan dengan mudah di gertak?.
"Semenjak kejahatan Yin Tian terungkap dan dia masuk kedalam Istana dingin, aija menjadi sering merasa sendirian. Saya harap anda berdua dapat menemani saya di sini sembari menunggu kepulangan ketujuh," nada bicara Huangtaihou sangat manis.
Xiao Chujiu tersenyum,"namun Chujiu saat ini sedang hamil dan masih dalam kesehatan yang kurang baik, Chujiu takut jika terus berada di dekat Huangtaihou, Huangtaihou akan merasa risih dan terganggu dengan rasa mual dan batuk yang terkadang datang."
Xiao Chujiu menatap tegas ke arah Huangtaihou. Huangtaihou ingin menahan nya untuk kembali ke Qin Wangfu?, Chujiu masih mempunyai seribu satu alasan untuk bebas.
Huang Guifei yang mendengar ini segera membantu,"astaga, anda lupa memakai mantel anda?, cuaca saat ini lumayan dingin, Mufei takut itu akan mempengaruhi kesehatan janin dan anda. Chujiu, jika anda di Qin Wangfu sendirian, maka Mufei tidak akan bisa tenang. Setelah ini Mufei akan meminta izin kepada Kaisar untuk menemani anda di Qin Wangfu."
Huangtaihou yang mendengar ini menatap dingin ke arah Huang Guifei dan Xiao Chujiu, segera dia bertanya dengan nada mengejek,"lalu bagaimana dengan Harem Kaisar?, anda ingin melepas tanggung jawab?."
Huang Guifei yang mendengar ini menggeleng pelan, wajahnya menunjukkan ekspresi tidak berdaya,"selir ini tidak akan berani untuk melepas tanggung jawab, selir ini akan meminta bantuan kepada Wu Guifei, dia akan menggantikan posisi saya untuk beberapa saat. Tolong Huangtaihou jangan salah paham, selir ini sekarang benar-benar merasa takut dengan kesehatan Chujiu dan kandungan nya, mengingat ketujuh pergi ke perbatasan."
Huangtaihou hanya mengangguk acuh sebagai jawaban, dia merasa malas untuk melihat wajah Xiao Chujiu dan Huang Guifei, jadi dia berkata,"baiklah, karena Qin Wangfei sedang tidak enak badan, maka aija tidak akan menahan nya di sini terlalu lama," kepala Huangtaihou menoleh ke arah Su mama dengan malas,"ambil beberapa jamu dan vitamin untuk Qin Wangfei, dia harus terus sehat di masa kehamilan nya."
Xiao Chujiu yang mendengar ini segera berdiri dan membungkuk,"Chujiu mengucapkan banyak terimakasih kepada Huangtaihou."
__ADS_1
Huangtaihou hanya tersenyum ringan dan menatap Xiao Chujiu acuh. Setelah itu Xiao Chujiu dan Huang Guifei membungkuk hormat dan mengucapkan beberapa kata manis untuk pamit, kemudian mereka berjalan keluar dengan Bu mama dan Dong mama mengikuti majikan mereka dari belakang.
"Huangtaihou benar-benar tidak akan melepaskan kita, jika anda tidak tanggap maka Mufei juga tidak bisa berbuat apa-apa tadi," ujar Huang Guifei dengan nada frustrasi.
Xiao Chujiu tersenyum lembut,"Mufei tidak perlu khawatir selagi ada Chujiu di sini."
Huang Guifei mengangguk ringan dan menghela nafas panjang.
Saat malam hari, Kaisar berkunjung ke istana Xing'an milik Huang Guifei, hal ini tentu akan memancing kecemburuan para selir, namun sepertinya Huang Guifei sudah terbiasa dengan ini.
Saat ini mereka tengah makan malam bersama, dengan Kaisar dan Huang Guifei duduk bersebelahan, dan Xiao Chujiu yang duduk sendirian di sebrang meja.
Xiao Chujiu berbicara dengan nada sungkan,"maaf jika kehadiran Chujiu membuat Mufei dan yang mulia merasa terganggu, Chujiu sungguh malu dan merasa sangat merepotkan."
Huang Guifei menggeleng, kedua sudut bibir wanita itu terangkat tulus,"Aiya, Chujiu, apa yang anda katakan?. Mufei sudah tua dan akan menjadi seorang nenek-nenek, kamu masih menggoda Mufei mu ini?."
Xiao Chujiu tertawa ringan,"Mufei, wajah anda masih terlihat sangat muda dan cantik. Buktinya Kaisar bahkan tidak bisa berpaling dari anda walaupun sudah melihat ratusan selir muda yang baru."
Kaisar yang mendengar ini tersenyum dan melirik Huang Guifei, kemudian dia menyadari kembali bahwa wajah istri nya ini benar-benar masih sangat muda dan cantik, masih sama persis dengan pertama kali mereka bertemu.
Huang Guifei hanya tersenyum malu saat mendengar ini, lalu dia berkata,"Ck, sudah-sudah cepat makan."
Xiao Chujiu dan Kaisar tertawa, kemudian mereka melanjutkan makan mereka yang sempat berhenti karena obrolan singkat tadi.
Xiao Chujiu diam-diam tidak habis pikir, umur Huang Guifei baru menginjak tiga puluh lima tahun, namun sudah menganggap diri nya tua?. Di era ini memang umur segitu sudah di anggap tidak lagi muda, namun di era modern umur tiga puluhan masih di anggap muda, bahkan masih ada yang di umur segitu belum menikah.
Melihat keharmonisan Kaisar dan Huang Guifei, Xiao Chujiu tidak bisa berhenti memikirkan Qin Wujing. Saat ini Xiao Chujiu terus menerus memikirkan pria itu, entah Qin Wujing sudah makan atau belum, entah pria itu dalam bahaya atau tidak, Xiao Chujiu tidak mengetahui hal ini.
Semakin dia memikirkan ini, semakin dia merasa gelisah. Namun tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar, kaisar dengan santai berkata,"masuk."
"Salam Kaisar, salam Huang Guifei, salam Wangfei."
Merek bertiga segera mengangguk, lalu Kaisar membuka mulut nya,"ada apa?."
Bai Shu,"menjawab yang mulia, bawahan ini kemari untuk mengantarkan surat Wangye kepada Wangfei."
Xiao Chujiu yang mendengar ini segera bertanya,"benarkah?, kalau begitu dimana surat nya?."
Bai Shu segera merogoh baju bagian luar nya dan memberikan amplop cokelat kepada Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu segera mengambil surat itu dan membukanya dengan tidak sabaran.
..."Pastikan anda tidak terlalu stres dan memikirkan Benwang. Anda harus makan dan melakukan keseharian dengan teratur. Jangan membuat masalah selagi Benwang tidak di sisi kamu. Saya sudah makan dan hendak tidur bersama para tentara lain."...
Xiao Chujiu tersenyum saat membaca surat nya, kemudian dia berdiri dan menatap ke arah Huang Guifei dan Kaisar,"yang mulia, Mufei, Chujiu izin untuk kembali ke kamar."
Huang Guifei yang mengerti dan segera mengangguk ringan,"tentu saja," Kaisar juga mengangguk.
Xiao Chujiu segera melangkah keluar dan di ikuti Bai Shu di belakang nya.
Bai Shu menunggu di luar pintu kamar selagi Xiao Chujiu menulis balasan surat Qin Wujing.
Xiao Chujiu kembali berjalan keluar kamar dan menyerahkan amplop cokelat kepada Bai Shu, kemudian Bai Shu membungkuk dan segera pergi.
Xie Rong tiba-tiba muncul,"Chujiu, mengapa anda masih belum tidur?," Saat ini sepertinya Xie Rong mulai merasa akrab dengan Xiao Chujiu, pasalnya Xie Rong mulai memanggil nama belakang Xiao Chujiu.
__ADS_1
Xiao Chujiu tersenyum,"saya baru saja membalas surat dari Wangye. Rong-rong, apa anda mau tidur bersama?, terlalu menakutkan rasanya jika tidur sendirian."
Xie Rong yang mendengar ini mengangguk antusias,"baiklah, saya akan menemani anda. Lagi pula di Istana ini sangat berbahaya untuk anda sendirian."
Xiao Chujiu mengangguk kemudian mempersilahkan Xie Rong masuk kedalam kamar nya.
*
"Wangye, ini adalah balasan surat Wangfei," Yang Li masuk kedalam tenda Qin Wujing.
Qin Wujing melirik Yang Li dan memerintahkan Yang Li untuk segera memberikan surat itu padanya.
Yang Li berjalan sedikit cepat kemudian menyerahkan surat Xiao Chujiu kepada Qin Wujing, kemudian dia berjalan keluar.
..."Malam ini qie makan malam bersama Mufei dan Kaisar, melihat mereka begitu mesra sangat membuat saya iri. Saya harap Wangye bisa segera kembali dengan cepat. Saya sangat rindu!, belum ada satu hari namun rasanya sudah seperti menunggu lebih dari seribu tahun!."...
Qin Wujing tersenyum samar saat membaca balasan surat Xiao Chujiu yang penuh arti kerinduan yang berlebihan, kemudian dia bergumam,"sebelum anda melahirkan anak kita, maka Benwang pasti akan kembali. Janji," lalu Qin Wujing berjalan ke meja nya dan menuliskan kalimat balasan untuk Xiao Chujiu.
Setelah selesai, pria itu menaruh surat balasan di atas meja kerja nya dan berniat memerintahkan Yang Li untuk mengirim surat itu ke ibu kota besok.
*
Pagi-pagi sekali, Xiao Chujiu dan Huang Guifei sudah sangat rapih dan bersiap untuk pergi ke Qin Wangfu.
Kaisar secara pribadi mengantar mereka untuk menaiki kereta.
"Yu'er, saat tiba di Qin Wangfu jangan lupa memerintahkan orang untuk mengabarkan nya kepada Zhen."
Huang Guifei mengangguk ringan,"tentu saja."
Xiao Chujiu tersenyum saat melihat mata mereka saling tatap, kemudian untuk menyadarkan mereka, Xiao Chujiu membungkuk sembari berkata,"kalau begitu, Chujiu dan Mufei pamit."
Kaisar menggeser tatapan nya ke arah Xiao Chujiu, kemudian dia tersenyum,"ya."
Saat hendak menaiki kereta, tiba-tiba orang-orang Putra Mahkota datang.
"Salam yang mulia," Putra Mahkota membungkuk.
Xiao Chujiu yang tadi hendak menaiki kereta mengurungkan niat nya dan segera membungkuk ringan,"adik ipar memberi salam kepada Putra Mahkota."
Putra mahkota tersenyum,"kamu terlalu sopan," kemudian pria itu menoleh kebelakang menatap pengawal pribadi nya dan beberapa prajurit lain,"orang-orang saya akan mengantar anda kembali ke Qin Wangfu, hal ini untuk mencegah terjadinya bahaya di jalan."
Xiao Chujiu tersenyum dan membungkuk lagi,"Putra Mahkota terlalu baik, kalau begitu Chujiu mengucapkan banyak terimakasih."
Putra mahkota mengangguk,"tidak perlu sungkan, mengingat adik Kekaisaran sedang berjuang di perbatasan, saya harus membantunya untuk menjaga anda agar dia merasa tenang dan bisa lebih fokus ke masalah di depan."
Kaisar tersenyum puas ke arah Putra sulung nya saat mendengar ini, Kaisar merasa, semenjak kejadian itu, Putra sulung nya semakin bersikap dewasa dan lurus.
Xiao Chujiu membungkuk lagi sebelum naik kedalam kereta. Kereta berangkat menuju Qin Wangfu. Sekitar sampai satu setengah dupa, kereta mereka telah tiba dengan aman di gerbang Qin Wangfu.
Xiao Chujiu segera turun bersama Huang Guifei di bantu dengan mama masing-masing.
Huang Guifei dan Xiao Chujiu berjalan masuk, Xiao Chujiu segera berkata,"Mufei, jika anda lelah, anda bisa beristirahat di Qin Tang. Para pelayan pasti sudah membersihkan halaman anda."
Huang Guifei tersenyum dan mengangguk, sebelum pergi dia berkata,"kalau begitu anda juga harus beristirahat."
__ADS_1
Xiao Chujiu mengangguk sebagai jawaban dan segera berjalan ke Qin Lian saat Huang Guifei telah pergi.