
Xiao He yang mendengar ini semakin merasa takut, dia segera menendang Su yiniang.
"Yiniang rendah!, cepat keluar!. Tolong sadar akan status anda yang sangat rendah!, disini para tamu terhormat sedang berdiskusi!."
Xiao Meng yang mendengar Xiao He tanpa perasaan menghina ibu nya, dia segera merasa marah. Xiao Meng segera berdiri dan menatap Xiao He dengan air mata deras.
"Ayah, mengapa anda sangat tega kepada saya dan ibu!?," Lalu tatapan nya bergeser ke arah Xiao Chujiu yang hanya diam sedari tadi,"ini semua pasti ulah Xiao Chujiu!. Wanita licik itu telah merencanakan semuanya!, saya benar-benar muak!. Seharusnya anda mati saat gantung diri dulu!."
Qin Wujing menembakkan tatapan dingin ke arah Xiao Meng,"jika anda masih mau hidup, maka jaga mulut anda."
Xiao Meng menggertakan gigi nya, dia segera merasa takut dengan ancaman Qin Wujing. Hati Xiao Meng merasa hancur saat Qin Wujing berbicara dengan nada dingin dan tajam padanya hanya untuk membela Xiao Chujiu.
Xiao Meng segera berlutut dan menatap Qin Wujing dengan penuh rasa sakit,"Wangye, saya tulus mencintai anda. Wangye, mengapa anda tidak bisa melihat saya?. Wanita itu, Xiao Chujiu adalah ular betina!, dia sangat jahat dan keji!."
Huang Guifei yang mendengar Xiao Meng terus menerus mengejek Xiao Chujiu merasa marah. Xiao Chujiu sudah memohon berkali-kali padanya hanya untuk mengampuni nyawa Xiao Meng, namun Xiao Meng tidak pernah mengucapkan terimakasih kepada Xiao Chujiu!. Saat mendengar Xiao Meng menyukai Jing'er nya, Huang Guifei tidak bisa menahan rasa jijik.
"Mimpi anda terlalu besar!, saya tidak akan pernah membiarkan ketujuh menikah dengan wanita seperti anda!."
Xiao Meng menggertakan gigi nya, dia sangat benci. Bukan benci ke Huang Guifei maupun Qin Wujing, namun benci Xiao Chujiu!.
Xiao Chujiu tertawa keras di dalam hati, hasil nya benar-benar membuatnya puas. Ah tidak... maksudnya sangat puas!.
Xiao He yang melihat Huang Guifei memberinya tatapan segera mengerti, dia segera memerintahkan pelayan untuk menarik keluar Xiao Meng.
Xiao Chujiu bersorak hore dengan gembira di dalam hati karena keberhasilan nya. Usaha menceburkan diri sendiri kedalam danau membuahkan hasil yang sempurna.
Qin Wujing berdiri secara tiba-tiba dengan menggendong Xiao Chujiu dengan gaya bridal style, hal ini membuat Xiao Chujiu terkejut namun dia tetap diam.
"Benwang akan kembali ke Qin Wangfu," lalu matanya melirik ke arah ibu nya dan Putra Mahkota,"ketujuh pamit," lalu dia berjalan pergi.
Saat pintu terbuka, Su yiniang bersiap untuk berteriak dan memaki Xiao Chujiu, namun saat melihat mata dingin Qin Wujing, dia segera menutup mulutnya kembali.
Saat di dalam kereta Qin Wangfu, Qin Wujing tetap membuat Xiao Chujiu duduk di pangkuan nya, hal ini membuat Xiao Chujiu memutar bola matanya malas dan mencibir,"Wangye, tolong lepaskan saya."
Qin Wujing menatap wajah Xiao Chujiu yang masih terlihat pucat,"anda hari ini membuat masalah besar, jika Biaoge anda tidak datang tepat waktu, apa anda pikir anda masih bisa berbicara di atas pangkuan Benwang saat ini?."
Xiao Chujiu tersenyum, dia kemudian menyenderkan tubuhnya ke dada bidang Qin Wujing,"namun pada akhirnya saya selamat, mengapa harus repot-repot membahas hal itu?."
Saat Qin Wujing hendak membalas, tiba-tiba Xiao Chujiu membuat suara khas orang muntah.
Huek!
Qin Wujing mengerutkan keningnya,"apa anda masuk angin?," lalu pria itu mengeratkan pelukan nya.
Xiao Chujiu menggeleng,"tidak-huek!, tahu..."
Qin Wujing mengurut tengkuk Xiao Chujiu pelan, membantu membuat angin di dalam Xiao Chujiu keluar.
Xiao Chujiu menepuk perut nya pelan, tidak ada suara kembung.
"Wangye, saya sepertinya tidak masuk angin. Jadi berhenti memijat tengkuk saya seperti itu!," protes Xiao Chujiu.
Qin Wujing hanya mengerutkan keningnya bingung, dia segera memerintahkan Bai Shu untuk mempercepat kereta menuju Qin Wangfu.
Saat tiba di Qin Wangfu, Bu mama segera menyambut Xiao Chujiu dan berniat membantu Xiao Chujiu untuk keluar, namun dia terkejut saat melihat Wangfei Qin Wangfu mereka keluar di dalam gendongan Qin Wujing dengan tiga lapis selimut yang membungkus tubuh nya. Bu mama semakin merasa khawatir saat melihat wajah pucat Xiao Chujiu.
Qin Wujing segera melangkah ke Qin Liyun dan merebahkan Xiao Chujiu di kasurnya, lalu dia memerintahkan Bu mama untuk memanggil tabib.
"Apa anda yakin baik-baik saja?," Tanya Qin Wujing memastikan, karena pasalnya, Xiao Chujiu tidak bisa berhenti untuk merasa mual.
Xiao Chujiu hanya menggeleng lemah, perutnya sekarang benar-benar terasa mual. Xiao Chujiu ingin segera muntah, namun tidak ada yang keluar dari mulutnya.
Tak lama tabib wanita datang, segera Qin Wujing memerintahkan tabib wanita untuk memeriksa Xiao Chujiu.
Tabib wanita itu segera memeriksakan denyut nadi Xiao Chujiu, wajahnya sangat serius karena takut salah mendiagnosis.
__ADS_1
Namun tiba-tiba kedua sudut bibir tabib wanita itu terangkat, hal ini membuat Qin Wujing bertanya dengan nada penasaran,"bagaimana keadaan Qin Wangfei?."
Tabib wanita itu segera membungkuk,"selamat Wangye, Wangfei. Wangfei saat ini tengah mengandung janin kembar!."
Qin Wujing terkejut, dia sangat terkejut. Mulutnya berubah kaku dan tidak bisa berbicara. Sedangkan Xiao Chujiu melotot kaget dan mengusap perut nya,"sa-saya hamil?."
Tabib wanita itu menoleh dan mengangguk halus,"benar Wangfei, selamat."
Xiao Chujiu melirik ke arah Qin Wujing yang tengah berdiri kaku, Xiao Chujiu segera melupakan seluruh suhu dingin di badan nya dan berjalan kedepan Qin Wujing lalu memegang kedua tangan pria itu erat.
"Wangye!, saya hamil!, astaga!..."
Bu mama yang mengerti bahwa mereka harus mempunyai waktu pribadi meminta tabib wanita itu untuk keluar dengan dirinya mengantar tabib wanita hingga kedepan gerbang.
Bu mama juga merasakan rasa senang yang luar biasa, dirinya segera berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan sup sarang burung hangat untuk Xiao Chujiu.
Qin Wujing tidak bisa menahan senyum, dia segera memeluk Xiao Chujiu,"bagus."
Walaupun hanya satu kosa kata itu yang keluar dari mulut Qin Wujing, namun Xiao Chujiu tahu, Qin Wujing juga sangat bahagia!.
Xiao Chujiu tersenyum hangat di dalam pelukan Qin Wujing, rasa dingin yang tadi mendiami tubuh nya segera hilang.
"Apa kita akan memberi tahu Mufei kabar gembira ini?," tanya Xiao Chujiu, kepalanya mengadah menatap Qin Wujing.
Qin Wujing menjawab,"tidak perlu, kita akan memberi tahu nya nanti saat perut anda sudah terlihat membesar."
Xiao Chujiu mengangguk, bibir nya tidak pernah berhenti tersenyum.
*
Satu Minggu kemudian.....
"Wangye, tolong berhenti memakai baju berwarna biru Dongker, itu sangat membuat mata qie bosan!."
Qin Wujing mengerutkan keningnya,"mengapa?, bukankah anda sudah terbiasa?."
Qin Wujing semakin memperdalam kerutan di keningnya saat menyadari dari hari ke hari, Xiao Chujiu semakin cerewet dan sulit di tebak. Perasaan Xiao Chujiu juga suka naik turun, hal ini membuat Qin Wujing frustrasi.
Melihat Qin Wujing hanya diam dan memandangnya dengan aneh, Xiao Chujiu membuka mulutnya lagi,"Wangye, apa anda mendengar saya?."
Qin Wujing menghela nafas,"ya," lalu dia berjalan keluar menuju Qin Liyun untuk mengganti baju.
Bu mama setelah itu masuk membawa satu mangkuk sup sarang burung yang masih hangat.
"Wangfei, ini adalah sup sarang burung anda."
Xiao Chujiu melirik Bu mama dengan kesal,"Bu mama, saya sudah sangat sering memakan sup itu, tolong beri saya makanan lain!."
Bu mama menggeleng,"Wangfei, ini adalah perintah Wangye untuk menjaga kandungan anda, anda harus memakan ini."
Xiao Chujiu mendesah kesal karena sudah sangat bosan memakan sup itu. Xiao Chujiu dengan malas mengambil mangkuk sup sarang burung dan memakan nya dengan wajah cemberut.
Tiba-tiba Qin Wujing kembali memakai baju berwarna biru muda yang cerah.
Xiao Chujiu menilai penampilan Qin Wujing dari ujung kaki hingga kepala, setelah itu bibir nya tersenyum puas,"memang suami saya yang paling tampan!."
Qin Wujing tidak membalas apapun dan segera berjalan mendekat lalu duduk di samping Xiao Chujiu.
"Anda puas?," suara dingin Qin Wujing terdengar seperti biasa.
Xiao Chujiu tersenyum dan mencolek dagu Qin Wujing,"Aiya, tentu saja. Suami tampan, gelar tinggi, harta berlimpah, wanita mana yang tidak bahagia?."
Bu mama yang melihat Xiao Chujiu menggoda Qin Wujing tersenyum malu, dia segera berjalan keluar sembari menggelengkan kepalanya.
"Chujiu, berhenti berkomentar aneh!. Ini sangat membuat Benwang kesal!," Qin Wujing berbicara serius kepada Xiao Chujiu, namun di balas dengan santai dan candaan oleh Xiao Chujiu,"Wangye, saya hanya mau di manja. Wangye, apa anda mau bermain salon-salonan dengan saya?."
__ADS_1
Qin Wujing menahan rasa kesalnya, dia berusaha tersenyum dan membalas,"jika Benwang menolak?."
Xiao Chujiu tersenyum,"saya memaksa."
Qin Wujing menarik nafas dan berdiri, lalu dia melirik Xiao Chujiu dengan dingin,"hanya sekali."
Xiao Chujiu berdiri dan menarik Qin Wujing kedepan meja rias nya dengan penuh kegirangan.
Xiao Chujiu memerintahkan Qin Wujing untuk duduk di depan cermin, dia segera membuka ikatan rambut Qin Wujing dan melepas topeng nya.
"Selamat datang di salon Qin Wangfei, silahkan menikmati layanan eksklusif kami," ujar Xiao Chujiu.
Qin Wujing hanya diam dan menatap diri nya sendiri di depan cermin dengan datar.
Xiao Chujiu mulai mengambil bedak dan memoles nya di wajah tampan Qin Wujing, kemudian dia mengambil pemerah bibir dan mengoleskan nya pada bibir Qin Wujing. Xiao Chujiu menggunakan seluruh alat berdandan nya dan dia gunakan semua pada wajah Qin Wujing.
Setelah selesai, Xiao Chujiu tidak bisa menahan tawa, dia segera tertawa keras.
"Muka macam apa itu!!!, sangat lucu!!," maki Xiao Chujiu.
Qin Wujing hanya melirik Xiao Chujiu lalu menatap bayangan nya di depan cermin dengan dingin.
"Chujiu, cepat hapus!."
Xiao Chujiu masih tertawa, perutnya sampai terasa sakit hingga dia berhenti tertawa.
"Cantik, sangat cantik. Wangye, anda tidak perlu merasa malu."
Qin Wujing merasa kesal, segera dia mencium mulut Xiao Chujiu. Qin Wujing membuat lipstik tebal yang berada di bibir nya berpindah ke bibir Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu sedikit terkejut namun kemudian dia memejamkan matanya. Setelah berciuman cukup lama, Xiao Chujiu segera becermin dan melihat bibir nya sudah banyak noda lipstik yang acak.
Xiao Chujiu tertawa kecil dan bangkit untuk mengambil baki air yang kecil, Qin Wujing yang melihat Xiao Chujiu kembali sembari membawa baki air segera berdiri dan merebut baki air itu dari tangan Xiao Chujiu.
"Apa yang anda lakukan?, anda tidak boleh membawa barang-barang berat. Mengingat tabib mengatakan kandungan anda sempat melemah karena tercebur danau satu Minggu yang lalu!."
Xiao Chujiu tersenyum,"baiklah-baiklah, kalau begitu cepat mencuci wajah anda. Jika ada orang lain yang melihat, itu bukan salah qie!."
Qin Wujing yang kembali teringat dia harus mencuci wajahnya segera menaruh baku itu di atas meja dan mulai mencuci muka.
Setelah selesai, Qin Wujing kembali berjalan ke arah cermin untuk melihat jika ada noda yang masih tertinggal di wajahnya.
Xiao Chujiu dengan iseng segera mengambil lipstik dan memakai lipstik itu dengan tebal di bibir nya sendiri. Setelah itu Xiao Chujiu mencium pipi Qin Wujing.
Qin Wujing terkejut, dia menoleh ke arah Xiao Chujiu dan melihat bibir wanita itu sangat merah merona karena terlalu tebal memakai lipstik.
"Anda-," belum sempat Qin Wujing melengkapi kalimatnya, Bai Shu tiba-tiba masuk.
"Wangye!."
Qin Wujing yang tidak sempat melihat wajahnya lagi di cermin segera menoleh ke arah Bai Shu,"ada apa?."
Saat melihat wajah Qin Wujing, Bai Shu menahan tawa. Namun dia dengan cepat menahan dan mengembalikan wajah serius nya,"Kaisar meminta kehadiran anda di istana!. Sangat penting!, ini membahas masalah perbatasan!."
Qin Wujing mengangguk dan segera berdiri,"ya," lalu kepalanya menoleh ke arah Xiao Chujiu,"Benwang pergi dulu."
Xiao Chujiu ingin memberi tahu Qin Wujing tentang noda kecupan lipstik di pipi pria itu, namun karena Qin Wujing terlihat terburu-buru Xiao Chujiu mengurungkan niat nya. Hal ini sekaligus untuk menjahili pria itu SEDIKIT.
Saat Qin Wujing berjalan melewati Bu mama dia melirik Bu mama dengan tatapan dingin nya yang biasa,"jaga Wangfei, jangan biarkan wanita itu membuat kekacauan di kehamilan nya."
Bu mama sedikit terkejut saat melihat noda lipstik di pipi Qin Wujing, namun dia tidak berani berkomentar dan hanya menjawab,"baik."
Saat Qin Wujing sudah berjalan keluar dari Qin Lian, Bu mama berjalan masuk kedalam kamar.
"Wangfei, soal pipi Wangye...?," Tanya Bu mama, terlihat dari wajahnya menahan tawa.
__ADS_1
Xiao Chujiu menggeleng dan mengangkat bahu nya acuh,"bukan salah ku. Saat saya hendak memperingati dia, pria itu sudah sangat terburu-buru untuk berjalan keluar," lalu beberapa saat kemudian Xiao Chujiu tertawa pelan.