Rumor Istri Pangeran Ketujuh

Rumor Istri Pangeran Ketujuh
Harus cepat kembali


__ADS_3

Pagi ini Xiao Chujiu bangun dengan penuh semangat, dia sangat terkejut bahwa semalam dia dapat tertidur dengan cepat dan pulas hanya dengan bermodal pelukan dan belaian kepala dari Qin Wujing.


Xiao Chujiu menoleh dan melihat Qin Wujing masih memejamkan mata nya, kedua sudut bibir Xiao Chujiu tiba-tiba naik dengan lembut, lalu Xiao Chujiu berjalan bangkit dari kasur hendak memanggil Bu mama. Namun tangan besar menarik nya kembali.


Xiao Chujiu jatuh di atas dada bidang Qin Wujing,"Wangye, sudah pagi."


Qin Wujing menjawab dengan mata yang masih terpejam,"6 hari lagi."


Xiao Chujiu tersenyum,"apa anda sangat khawatir?."


Qin Wujing mengangguk kecil,"bagaimana tidak?, Benwang pergi saat anda tengah mengandung. Huangtaihou, Gu Junzhu, dan beberapa musuh Benwang di pengadilan mungkin mengambil kesempatan ini untuk melukai anda."


Xiao Chujiu,"ada Mufei dan orang-orang Wu Gongfu, aku akan selalu aman."


Qin Wujing mengangguk,"saya akan meninggalkan Bai Shu dan Xie Rong di sini, jadi keamanan anda akan lebih terjamin."


Xiao Chujiu menggeleng,"tidak perlu, cukup tinggalkan Xie Rong. Jangan Bai Shu. Anda tidak boleh kekurangan orang saat di perbatasan."


Qin Wujing menggeleng juga,"itu hanya masalah kecil, anda tidak perlu khawatir. Bai Shu akan menjadi perantara komunikasi kita untuk mengirim surat, dan Xie Rong menjaga anda."


Xiao Chujiu,"tetap pada ucapan saya."


"Tetap kepada keputusan Benwang," balas Qin Wujing.


Xiao Chujiu hendak membalas, namun Qin Wujing menyela,"saya mau yang terbaik untuk anda saat saya tidak ada di ibu kota."


"Namun saya juga mau yang terbaik untuk anda saat di perbatasan, anda tidak boleh kekurangan orang seperti Bai Shu," balas Xiao Chujiu.


Kedua mata mereka saling menatap dalam dan serius, hati mereka sama-sama menginginkan yang terbaik untuk pasangan nya.


Xiao Chujiu,"Wangye, anda tidak perlu sangat khawatir."


Qin Wujing tidak menjawab dan memeluk Xiao Chujiu, lalu wajah nya turun dan menempelkan nya di perut Xiao Chujiu.


Xiao Chujiu memejamkan mata, tangan nya bergerak untuk mengelus kepala Qin Wujing.


Tiba-tiba suara ketukan pintu kamar terdengar.


"Wangfei, Wangye, maaf mengganggu tidur anda berdua. Namun Wu Laotaijun, Wu Furen, Da Xiaojie, dan Shaoye Wu Gongfu datang mencari anda."


Xiao Chujiu yang mendengar ini segera membuka matanya dan mengambil sikap duduk, lalu dia membalas,"ya, tolong minta Waizumu dan yang lain menunggu di ruang keluarga. Saya dan Wangye harus bersiap dulu, dan jangan lupa sampaikan maaf saya kepada Waizumu dan yang lain karena membuat mereka menunggu."


Bu mama dari balik pintu mengangguk,"baik."


Xiao Chujiu segera turun dari kasur dan menoleh ke arah Qin Wujing,"Wangye, sebaiknya anda kembali ke Qin Liyun untuk mandi. Jika anda menunggu saya, itu akan memakan waktu yang cukup lama."


Qin Wujing bangkit dari kasur dan berjalan mendekati Xiao Chujiu, dia menarik tangan Xiao Chujiu sambil berkata,"bersama."


Xiao Chujiu mengerutkan keningnya, dan tidak bergerak saat Qin Wujing menarik tangan nya. Dengan nada tidak setuju dia bertanya,"untuk apa?."


Qin Wujing menoleh dan menatap aneh ke arah Xiao Chujiu,"bukankah anda tidak mau membuang waktu?, jika saya harus kembali ke Qin Liyun untuk mandi, itu dapat memakan waktu lebih banyak."


Qin Wujing menarik tangan Xiao Chujiu lagi secara tiba-tiba, Xiao Chujiu hanya diam dan merasa jantung nya mulai berdegup kencang.


Saat di dalam kolam, mereka berpisah. Qin Wujing di bagian barat kolam dan Xiao Chujiu di bagian timur kolam. Tidak ada yang membuka percakapan.


Xiao Chujiu buru-buru membilas tubuh nya setelah selesai, dia segera naik ke permukaan untuk memakai Hanfu putih nya.


Qin Wujing tidak menoleh sama sekali, sebaliknya, dia menahan diri untuk berhenti memikirkan hal-hal yang tidak baik.


"Wangye, aku sudah selesai memakai Hanfu putih. Anda bisa naik dan memakai handuk."


Setelah mengucapkan itu, Xiao Chujiu buru-buru keluar dan memakai Hanfu nya yang baru.


Saat Qin Wujing keluar, Xiao Chujiu sudah duduk manis di depan meja rias nya.


Qin Wujing mengambil baju nya dari dalam lemari Xiao Chujiu, beberapa Minggu lalu dia dan Xiao Chujiu sepakat untuk saling menaruh beberapa baju masing-masing di lemari masing-masing kamar.


Jadi di lemari pakaian Qin Wujing ada pakaian Xiao Chujiu, dan di lemari Xiao Chujiu ada pakaian Qin Wujing. Hal ini di lakukan jika salah satu dari mereka menginap di salah satu kediaman mereka, mereka tidak perlu repot-repot memerintahkan pelayan untuk mengambil baju mereka di kediaman.


Xiao Chujiu menyisir rambut nya dengan santai, tiba-tiba Qin Wujing yang sudah selesai memakai baju duduk di samping nya.


Qin Wujing memainkan rambut Xiao Chujiu, hal ini membuat rambut nya yang sudah rapih menjadi berantakan.


"Wangye, berhenti memainkan nya!."


Qin Wujing hanya mengangkat bahu acuh dan mengambil topeng hitam nya yang tergeletak di atas meja rias Xiao Chujiu.


Setelah Qin Wujing memakai topeng, Xiao Chujiu memanggil Bu mama untuk masuk dan menyanggul rambut nya.


Bu mama masuk dan segera menjalankan apa yang Xiao Chujiu minta.


"Pakai tusuk rambut Phoenix itu," ujar Qin Wujing dengan suara acuh, mata nya menatap jepit rambut emas yang bermotif Phoenix.


Xiao Chujiu mengangkat alis kirinya,"untuk apa?, kita tidak ada acara resmi hari ini kan?."


Qin Wujing mengerutkan keningnya,"lalu kenapa?, tusuk rambut Phoenix itu melambangkan Wangfei dari Qin Wangfu kita. Anda Qin Wangfei hanya memakai tusuk rambut Giok putih setiap hari."


Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"nanti saja saat mengunjungi Mufei ke Istana."


Qin Wujing mengambil tusuk rambut itu dan segera menusukkan nya di rambut Xiao Chujiu.


"Pakai."

__ADS_1


Xiao Chujiu terkejut, dia hanya menatap aneh ke arah Qin Wujing. Setelah itu mata nya kembali melirik ke arah cermin,"setiap kali memakai tusuk rambut ini rasanya saya sudah menjadi ibu-ibu!."


Bu mama yang mendengar ini tersenyum,"Wangfei, anda sangat cantik dan cocok ketika memakai tusuk rambut kebesaran Qin Wangfu. Bagaimana mungkin anda beranggapan bahwa anda seperti ibu-ibu?."


Xiao Chujiu tersenyum,"jika mama yang mengatakan itu, maka saya akan memakainya."


Qin Wujing yang mendengar ini hanya melemparkan tatapan dingin ke arah Xiao Chujiu, lalu dia bangkit dan berjalan keluar sambil berkata,"cepat, kita tidak bisa membuat Waizumu anda menunggu."


Xiao Chujiu mengangguk cepat dan segera bangkit, Bu mama yang melihat Xiao Chujiu bangkit secara kasar merasa takut dan segera berkata,"Wangfei, hati-hati."


Saat memasuki ruang keluarga, Wu Laotaijun, Wu Furen, Wu Qing Fei dan Wu Qing An segera berdiri dan membungkuk hormat. Xiao Chujiu yang melihat ini segera berlari kecil ke arah mereka,"sudah-sudah, tidak perlu membungkuk!."


Wu Laotaijun tersenyum dan segera menggenggam tangan Xiao Chujiu,"nak, bagaimana keadaan kandungan dan kesehatan anda?."


Xiao Chujiu menjawab sambil membantu Wu Laotaijun duduk kembali, lalu dia duduk di samping Qin Wujing di bangku utama.


"Chujiu baik-baik saja, kandungan ini juga semakin lama semakin baik. Wangye merawat saya dengan sangat baik."


Ada perasaan bangga yang muncul di hati Qin Wujing saat mendengar ini.


Wu Laotaijun tersenyum dan mengangguk puas,"syukurlah, semoga kalian akan terus harmonis sampai tua."


Xiao Chujiu hanya tersenyum dan ekspresi malu yang di buat-buat. Lalu tatapan nya bergeser ke arah Wu Qing An,"Biaoge, saya mengucapkan banyak terimakasih karena anda sudah mau menolong saya saat di Xiao Fu satu Minggu yang lalu. Maaf karena saya baru mengucapkan terimakasih sekarang."


Wu Qing An mengangguk dan tersenyum tipis,"Wangfei tidak perlu sungkan."


Xiao Chujiu menggeleng saat mendengar panggilan formal Wu Qing An,"Biaoge cukup memanggil saya Chujiu atau Meimei. Anda tidak perlu memanggil gelar resmi saya."


Wu Qing An mengangguk dan tersenyum lagi,"baik, jika itu yang Chujiu minta."


Xiao Chujiu mengangguk puas, lalu matanya bergeser ke arah Wu Qing Fei,"Biaojie, bagaimana kabar anda?."


Wu Qing Fei yang akhirnya di ajak bicara dengan Xiao Chujiu merasa senang, dia sedari tadi gatal ingin bicara dengan Xiao Chujiu. Namun saat melihat Qin Wujing di samping Xiao Chujiu duduk tanpa ekspresi dan aura dingin, hati nya merasa takut.


"Aku baik-baik saja, Kamu tidak perlu khawatir dan fokus pada kesehatan kandungan!," Jawab Wu Qing Fei dengan nada yang ceria.


Wu Furen yang sedari tadi diam segera membuka mulut,"Chujiu, bibi dan Laotaijun membawa beberapa jamu yang sangat bagus untuk kesehatan kandungan," lalu tangan Wu Furen melambai untuk memerintahkan pelayan pribadi nya masuk membawa kotak kayu yang berisi botok jamu.


Saat kotak di letakkan di meja dan di buka, Xiao Chujiu melihat berbagai macam botol dan jenis jamu.


Wu Furen tersenyum saat melihat botol jamu itu, lalu mata cantik nya segera menatap Xiao Chujiu,"anda harus rajin meminum jamu itu. Bahan-bahan jamu nya sangat sulit di dapatkan dan hanya muncul di beberapa tahun beruntung. Ketika anda rajin meminum ini, maka kedua anak kembar anda akan menjadi anak yang cerdas dan kuat."


Xiao Chujiu tersenyum dan menatap lembut ke arah Wu Furen dan Wu Laotaijun,"Aiya, banyak terimakasih kepada Waizumu dan bibi. Chujiu merasa bersalah karena merepotkan kedua senior."


Wu Loataijun yang mendengar ini menggeleng pelan,"merepotkan apanya?, anda adalah mutiara di telapak tangan Wu Gongfu. Tentu saat anda hamil, Wu Gongfu secara pribadi dan otomatis akan memberikan bantuan dan pelayanan tambahan terbaik juga!. Tidak seperti orang-orang Xiao Fu, mereka bahkan tidak mengunjungi atau mengucapkan selamat kepada anda!, saya sangat kecewa dengan Xiao He!."


Xiao Chujiu hanya diam dan tersenyum mendengar omongan Wu Laotaijun, namun diam-diam di hati nya dia juga mengutuk Xiao He yang tidak peduli dengan anak sendiri!.


Setelah kepergian Wu Laotaijun dan yang lain, Xiao Chujiu dan Qin Wujing segera menaiki kereta dan pergi ke Istana Kekaisaran.


Saat sampai di depan pintu gerbang istana Xing'an, Huang Guifei tiba-tiba berlari ke arah mereka. Kedua sudut bibir Istri favorit Kaisar itu terangkat.


"Chujiu!, Jing'er!."


Xiao Chujiu dan Qin Wujing hendak membungkuk, namun segera Huang Guifei cegah,"tidak perlu, ayo cepat masuk."


Xiao Chujiu tersenyum dan mengangguk ringan, kemudian di berjalan bersama Huang Guifei dan Qin Wujing kedalam ruang utama.


"Mufei sangat bahagia saat mendengar kabar bahwa kamu hamil, rasanya seperti tidak menyangka bahwa saya benar-benar akan menjadi nenek!."


Xiao Chujiu tersenyum dan mengelus tangan Huang Guifei,"Mufei, anda tidak akan menggendong satu cucu tetapi dua!. Chujiu mengandung bayi kembar!."


Mata Huang Guifei melebar, lalu kemudian dia menangis karena terharu,"Mufei sangat bahagia."


Xiao Chujiu memeluk Huang Guifei untuk menenangkan wanita itu, Xiao Chujiu paham betul mengapa reaksi Huang Guifei sangat heboh dan berlebihan. Di dalam wanita Harem senior, hanya Huang Guifei yang belum mempunyai cucu. Hal ini membuat diri nya kadang diam-diam menjadi bahan ejekan para wanita Harem.


Qin Wujing yang sedari tadi diam dan mengamati wajah bahagia ibu nya sekarang berbicara,"Mufei, Minggu depan saya akan berangkat ke perbatasan. Saya meminta maaf karena harus merepotkan Mufei untuk menemani Chujiu di Qin Wangfu."


Huang Guifei menoleh ke arah Putra nya dan mengangguk,"tentu saja, itu tidak masalah!."


Xiao Chujiu yang mendengar ini mengerutkan keningnya,"mengapa tidak saya saja yang tinggal di istana?, jika Mufei harus pergi ke Qin Wangfu, siapa yang akan mengurus Harem?."


Huang Guifei tersenyum,"Wu Guifei akan mengurus Harem untuk sementara, dia adalah sahabat saya di Harem."


Xiao Chujiu hanya mengangguk mengerti, namun otak nya sekarang berpikir tentang Huang Guifei mempunyai sahabat di Harem?. Sungguh sulit di percaya dan mengagumkan bisa menjaga persahabatan di dalam Harem. Karena menurut kebanyakan novel yang sudah Xiao Chujiu baca, dua wanita yang tadi nya bersahabat pecah karena menjadi Istri Kaisar dan memasuki Harem.


"Apa kalian sudah memikirkan nama untuk bayi itu?," Huang Guifei melirik perut Xiao Chujiu.


Xiao Chujiu menggeleng pelan,"belum," kemudian dia tersenyum malu.


Huang Guifei semakin merasa senang,"kalau begitu Mufei akan membantu!."


Mereka bertiga terus berdiskusi, terkadang mereka tertawa ringan karena pikiran nama yang konyol.


Akhirnya mereka sepakat. Jika anak itu laki-laki kembar, maka nama nya akan Qin Fei Jing dan Qin Jiang Chen. Namun jika anak nya kembar wanita, maka nama nya akan menjadi Qin Zhao Jiu dan Qin Liyue Jing. Tetapi jika anak nya kembar tidak seiras (satu lelaki satu wanita), berarti nama nya akan menjadi Qin Fei Jing dan Qin Zhao Jiu.


Tiba-tiba Bai Shu masuk dengan wajah khawatir,"salam Wangye, Wangfei, Huang Guifei."


Mereka bertiga segera menoleh ke arah Bai Shu, Qin Wujing segera bertanya,"ada apa?."


Bai Shu dengan berat hati menjawab,"Kaisar meminta anda berangkat ke perbatasan hari ini juga!."


Xiao Chujiu dan Huang Guifei yang mendengar Ini segera berdiri,"apa!?, bukankah Kaisar memberi waktu untuk Jing'er selama satu Minggu?."

__ADS_1


Xiao Chujiu mengangguk setuju saat mendengar pertanyaan Huang Guifei,"benar. Ini baru satu hari!."


Qin Wujing menyatukan alis nya,"katakan, apa yang terjadi di perbatasan?."


"Orang-orang Kekaisaran barat kembali menyerang perbatasan. Jenderal Fu dan Lang terluka parah!," jawab Bai Shu.


Huang Guifei yang mendengar ini segera bergumam dengan nada khawatir,"Gege."


Kakak laki-laki Huang Guifei adalah Jenderal besar Lang, menggantikan ayah mereka yang sekarang fokus di pengadilan.


Qin Wujing mengangguk mengerti,"kalau begitu siapkan pasukan dan kuda Benwang, perintahkan Yang Li untuk kemari membawa baju zirah saya!. Segera!."


Bai Shu mengangguk mantap,"baik!," Lalu dia pergi.


Xiao Chujiu merasa gelisah, segera dia berjalan mendekat ke Qin Wujing,"Wangye..."


Qin Wujing memeluk Xiao Chujiu,"semua pasti akan berjalan dengan baik dan aman, anda harus yakin bahwa saya akan kembali dengan tubuh utuh."


Huang Guifei tidak bisa menahan tangis saat mendengar Qin Wujing akan berangkat ke perbatasan hari ini. Tahun lalu saat dia kembali dari perang, anak kesayangan nya ini mengalami koma selama satu bulan penuh karena luka yang cukup parah, bagaimana bisa sekarang Huang Guifei tenang?.


"Ketujuh, anda harus berhati-hati dan cepat kembali!," Huang Guifei meletakkan telapak tangan nya di bahu Qin Wujing.


Qin Wujing melepaskan pelukan nya dari Xiao Chujiu dan beralih memeluk ibu nya,"Mufei tidak perlu khawatir."


Yang Li tiba-tiba masuk memakai baju zirah, tangan nya memegang bahu zirah Qin Wujing,"Wangye," tangan nya terulur untuk memberikan nya kepada Qin Wujing.


Qin Wujing mengambil baju zirah nya dan memakai nya dengan cepat, setelah selesai, Qin Wujing menoleh ke arah Xiao Chujiu, kedua sudut bibir nya sedikit terangkat,"mau mengantar sampai gerbang?."


Xiao Chujiu mengangguk dan segera mendekat ke arah Qin Wujing bersama Huang Guifei.


Yang Li mengikuti mereka dari belakang, saat sudah sampai di gerbang utama Kekaisaran, Xiao Chujiu melihat Kaisar bahkan secara pribadi menunggu nya.


Qin Wujing memberi salam singkat, Kaisar tersenyum,"hati-hati saat berperang nanti."


Qin Wujing mengangguk ringan, kemudian dia menoleh ke arah Xiao Chujiu, untuk waktu yang lumayan lama dia menatap mata Xiao Chujiu. Kemudian Qin Wujing bertanya,"dimana Xie Rong?."


"Saya di sini," suara yang sangat percaya diri terdengar.


Xie Rong berjalan mendekat dari luar gerbang, kemudian dia memberi salam kepada Kaisar dan yang lain, lalu mata nya menatap Qin Wujing,"Wujing Gege, anda tidak perlu khawatir dengan Wangfei anda. Saya akan menjaga nya."


Qin Wujing mengangguk ringan, lalu dia kembali menatap Xiao Chujiu dan berlutut di depan Xiao Chujiu. Dengan mata terpejam diam mencium perut Xiao Chujiu yang belum terlalu membesar.


Xiao Chujiu merasakan sesak di hati nya, bagaimana tidak?. Di saat tengah mengandung janin kembar seperti ini, suami tidak ada di sisi untuk menemani. Apa lagi perang itu memakan waktu berbulan-bulan, Xiao Chujiu tentu merasa gelisah dan khawatir.


Qin Wujing kembali berdir dan mengecup kening Xiao Chujiu, lalu dia memeluk Xiao Chujiu untuk terkahir kali nya,"anda harus berjanji untuk selalu sehat dan baik-baik saja. Jika anda melahirkan sebelum saya kembali, maka cukup ceritakan dongeng untuk mereka tentang saya."


Xiao Chujiu mengangguk, mata nya sudah berkaca-kaca,"tentu...tentu saja."


Qin Wujing menoleh ke arah Huang Guifei, lalu dia beralih memeluk Mufei nya,"Mufei juga harus menjaga kesehatan, anda akan menjadi nenek yang cantik."


Huang Guifei tersenyum dengan mata nya yang memerah karena menangis,"tentu saja."


Qin Wujing mencium kening ibu nya kemudian beralih menatap Kaisar,"Yang mulia, saya akan segera berangkat."


Kaisar mengangguk,"ya, hati-hati."


Setelah itu Qin Wujing naik ke atas kuda perang nya, sebelum memerintahkan kuda nya berjalan maju, kepalanya menoleh ke belakang untuk melihat Xiao Chujiu dan Huang Guifei. Kemudian dia kembali menatap depan dan segera berjalan maju.


Xiao Chujiu menatap kepergian dan bendera kebangsaan Kekaisaran Timur yang berkibar, tangan nya mengelus perut nya.


'anda harus kembali sebelum saya melahirkan, saya ingin ketika kedua anak ini lahir, mereka melihat wajah ayah nya secara langsung, bukan hanya lukisan.'


...♥️♥️♥️♥️...


...Walaupun kita terpisah jauh, terhalang galaksi di antara kita aku telah menunggu ribuan tahun hanya untuk saat ini....


...Menyeberangi ribuan gunung dan sungai, aku memandangi kecantikan mu. Dengan bintang dan bulan mewakili kita,...


...Langit dan samudera bertemu,malam yang kelampun tiba. **Kekasih ku berada di luar pintu kota, dengan pilu aku menunggu kekasih ku kembali....


...Aku menunggu hingga ruang dan waktu hancur, gunung dan sungai menjadi debu, dan wajahku pun layu**....


...Ku tinggalkan cinta ku dan menjelma kedalam dunia ini, aku tahu begitu banyaknya lika-liku dalam kebahagiaan dan kesedihan. Aku akan mengikuti mu dalam kehidupan dan kematian....


...Kita akan melintasi surga dan dunia yang luas ini. Aku akan terbang bebas bersama mu....


...Merindukan mu lebih baik dari pada hidup menyendiri, kaulah satu-satunya kelemahan ku....


...Aku menatap dengan penuh harapan, air mata ku bercucuran bagaikan bintang jatuh. Ku tatap cermin untuk memperbaiki riasan dan alis mata ku....


...Jika aku bisa tenang berada dalam hati mu, angin dan hujan tak akan ku takuti....


...Hiruk pikuk di dunia akan diam bagaikan air yang tenang....


...Meskipun tubuhku hancur dan jiwaku lebur, aku tidak akan pernah menyesali cinta sejati ku....


...Aku telah merasakan cinta dari kabut malam dan awan pagi, namun yang kuinginkan adalah memeluk mu....


...Aku tahu begitu banyaknya lika-liku dalam kebahagiaan dan kesedihan, aku akan mengikuti mu dalam kehidupan dan kematian....


...Kita akan melintasi dunia dan surga yang luas ini, dan terbang bebas bersama mu....


Judul lagu : Sheng Si Xiang Shui- ost. The King's Woman.

__ADS_1


__ADS_2