
* Guifei atau Noble Consort, Selir Resmi Tinggi.
(Ingat ya, Huang Guifei sama Guifei beda. Gelar Guifei berada di bawah Huang Guifei.)
__________________________________
Xiao Chujiu berjalan bergandengan dengan Qin Wujing menuju ruang kumpul keluarga Kekaisaran.
Saat datang, kedatangan mereka di umumkan oleh Kasim De.
Xiao Chujiu dan Qin Wujing memberi hormat kepada Kaisar dan yang lain, setelah itu mereka berjalan duduk ke bangku mereka.
"Terang bulan sampai kalah karena cahaya bahagia kalian," ujar Kaisar, kedua sudut bibir nya terangkat.
Huang Guifei menimpal,"sepertinya beberapa bulan kedepan akan hadir pangeran baru."
Gelak tawa terdengar, hal ini membuat Xiao Chujiu menahan malu namun Qin Wujing tidak menampilkan ekspresi apapun, dia masih seperti patung dan duduk dengan tegak.
"Baiklah, cukup bercanda dan menggoda mereka. Sekarang mari kita makan dan nikmati momen kebersamaan ini!," ujar Kaisar.
Huanghou, Huang Guifei, dan Wu Guifei dan juga yang lain mengucapkan terimakasih dan selamat makan.
Xiao Chujiu menikmati makan malam itu dengan sepenuh hati, malam ini dan besok dan hari seterusnya akan terasa berbeda.
Keadaan masih sangat santai dan asik sebelum Putra Mahkota berbicara.
"Qin Wangfei, saya dengar anda mengusir selir dan anak saya?."
Aktivitas makan Xiao Chujiu terhenti, suasana hati Xiao Chujiu berubah dingin. Sepertinya Putra Mahkota akan mengajak dia bermain lidah beberapa saat.
Xiao Chujiu menaruh sumpit nya, pandangan nya terangkat menatap Putra Mahkota.
"Saya mengusir selir pangeran mahkota dan anak pangeran?," Tanya Xiao Chujiu balik untuk mengoreksi ucapan Putra Mahkota.
Putra mahkota mendengus,"apa pangeran ini harus mengulangi perkataan nya lagi?."
Xiao Chujiu tersenyum,"tidak perlu, pendengaran Wangfei ini masih sangat baik."
Putra mahkota menatap dingin ke arah Xiao Chujiu.
Huang Guifei yang melihat Putra Mahkota hendak mempersulit Xiao Chujiu menatap dingin ke arah pria itu, dia sudah tahu pokok masalah yang membuat Jing'er dan Chujiu bertengkar, hal ini karena selir rendah itu yang tidak tahu aturan dan dengan sesuka hati masuk kedalam Istana Xing'an milik nya.
"Chujiu, saya tahu kamu adalah seorang Qin Wangfei, namun jika kamu mengusir kasar selir dan anak saya itu berarti kamu menghina wajah saya," ujar Putra Mahkota.
Xiao Chujiu masih tersenyum,"siapa yang memberitahukan ini kepada yang mulia?."
"Selir Qu, orang yang anda usir dengan kasar!," jawab Putra Mahkota.
Xiao Chujiu menggeleng pelan,"sepertinya selir yang mulia mengarang cerita, saya jelas-jelas membenarkan perilakunya yang salah."
Putra mahkota mengerutkan keningnya,"yang salah dalam berperilaku adalah anda, mengapa anda menyalahkan selir saya?."
Xiao Chujiu tersenyum dingin,"putra mahkota, sepertinya anda harus mendisiplinkan Harem anda, jangan sampai para selir anda keluar dan masuk dengan bebas dari Istana belakang anda. Putra mahkota, saya sudah hidup selama hampir dua puluh tahun di tanah timur, namun baru mendengar seorang selir biasa dapat masuk dan keluar dengan bebas dari Istana seorang Huang Guifei?."
Putra mahkota yang mendengar ini melotot marah,"kamu!-," Xiao Chujiu memotong ucapan Putra Mahkota,"Yang mulia, saya tahu selir Qu telah melahirkan seorang anak laki-laki untuk anda, namun hal itu bukan berarti dia dapat mempunyai akses bebas masuk dan keluar seenaknya di setiap pintu Istana. Putra mahkota, selir Qu tadi siang baru saja masuk tanpa izin kedalam Istana Xing'an milik Huang Guifei, dan sangat santai nya juga dia berjalan masuk sampai kedalam kamar saya dan Wangye!."
"Putra mahkota, maaf, bukan maksud saya untuk menyinggung anda, namun tolong disiplinkan selir anda. Perilakunya sudah sangat melewati batas!," lanjut Xiao Chujiu.
Kaisar yang mendengar seorang selir biasa dengan sembarangan memasuki Istana selir tercintanya merasa marah, segera dia menembakkan tatapan dingin kepada putra mahkota,"Putra Mahkota, selir anda benar-benar berani sehingga dengan tidak tahu diri akan status nya memasuki Istana Xing'an milik Huang Guifei dengan bebas."
Huanghou yang melihat anaknya di pojokkan merasa marah, segera dia angkat bicara,"Chujiu, mengapa anda begitu keras dengan selir putra saya?, apa karena cerita masalalu suami anda dengan selir Qu hal ini membuat anda kesal dan berniat menjelekkan namanya?. Chujiu, anda terlalu cemburuan."
Huang Guifei membalas ucapan Huanghou,"baiklah-baiklah, anggap saja menantu saya sangat pencemburu di sini. Namun Huanghou, selir Qu sudah sangat berani masuk dan keluar tanpa izin kedalam Istana saya, ini juga salah satu tindakan tidak tahu aturan dan kesopanan!."
Huanghou diam, mata Phoenix nya menatap tajam Huang Guifei.
Kaisar membuka mulut nya dan tidak menanggapi perdebatan kedua istri nya.
"Putra mahkota, anda harus bisa mendisplinkan para selir anda. Kelemahan seorang raja adalah wanita, di tambah anda akan menjadi penerus takhta milik Zhen, Harem anda harus stabil dan tertib jika mau urusan politik anda bagus. Jika Harem sudah berantakan, maka semuanya akan berantakan."
Putra mahkota menggertakan gigi nya,"baik, saya akan menghukum Qu Ruo Li setelah pulang dari acara ini untuk mendisiplinkan dia."
Kaisar mengangguk ringan,"baiklah, lanjutkan makan malam nya."
Xiao Chujiu tersenyum tipis, saat dia hendak memasukkan makanan ke mulut nya lagi, Jenderal dengan wajah panik datang.
"Yang mulia, Fu Sheng datang melapor!."
Kaisar mengangkat pandangan nya ke arah Jenderal Fu,"ada apa?."
"Pintu Gerbang utama kota kita di serang!, dilihat dari senjata dan seragam yang mereka pakai, mereka adalah orang-orang Timur kita!."
Kaisar yang mendengar ini segera berdiri dan menggebrak meja,"apa?!, siapa yang berani melakukan pemberontakan!?."
__ADS_1
Qin Wujing yang mendengar ini segera berdiri,"Jenderal Fu, jangan panik dan bawa tentara kesana, yang terpenting kita harus memukul mereka mundur untuk sekarang, jangan lupa untuk mengevakuasi warga!."
Jenderal Fu menarik nafas dalam untuk menenangkan pikiran dan hati nya, segera dia mengangguk dan menjawab sebelum pergi,"baik!."
Xiao Chujiu merasa gelisah,'pemberontakan?, apa Qin Wujing akan ikut turun tangan?, apa pria itu akan baik-baik saja?,' berbagai pikiran negatif mulai muncul di kepala Xiao Chujiu.
Qin Wujing melirik Xiao Chujiu, dia melihat wanita itu sedang merasa gelisah. Qin Wujing diam-diam menggenggam tangan Xiao Chujiu, Xiao Chujiu sedikit terkejut, dia segera menoleh ke arah Qin Wujing.
Qin Wujing menggeleng pelan, pancaran matanya mengatakan jika semuanya akan baik-baik saja.
Xiao Chujiu menghela nafas, dia memejamkan mata sebentar lalu membukanya lagi, dengan tatapan penuh keyakinan Xiao Chujiu menatap Qin Wujing.
Huang Guifei yang melihat ini tersenyum diam-diam, namun Di Fuyi menggenggam sumpit kencang, sumpit itu hampir patah.
'pencuri,' batin Di Fuyi.
Di Fuyi menarik nafas dalam untuk menormalkan pikiran nya, dia menahan seluruh amarah, menurutnya rasa kesal nya akan terbayar nanti. Jadi dia harus bersabar.
Kaisar dengan berat hati membubarkan makan malam keluarga, akhirnya seluruh anggota keluarga Kekaisaran kembali kedalam Istana mereka masing-masing dan menjaga seluruh harta benda mereka masing-masing. Mengingat pintu masuk utama kota Kekaisaran sudah mulai di serang.
Qin Wujing buru-buru membawa Xiao Chujiu kedalam Istana Fanghua milik nya, istana ini adalah tempat dulu dia tinggal sebelum pindah ke Qin Wangfu.
Di dalam kamar, Xiao Chujiu masih terus mengeratkan genggaman tangan nya, Qin Wujing menatap Xiao Chujiu lalu memeluknya.
"Mengapa kamu sangat khawatir?, ini hanya masalah kecil, dulu Benwang pernah-," Xiao Chujiu memotong,"masalah umur tidak ada yang mengetahui nya, Wangye, mungkin ini terlihat mudah di mata anda, namun-," sekarang Qin Wujing yang memotong,"semua baik-baik saja."
Xiao Chujiu menghela nafas, dia mempererat pelukan nya.
"Kamu sudah tahu masalah Di Fuyi dan pria berambut merah, Long Hang?," Tanya Qin Wujing tiba-tiba.
Xiao Chujiu mengangguk,"ya."
"Lupakan masalah itu, itu tidak penting," ujar Qin Wujing.
Xiao Chujiu diam, dia tidak menjawab atau mengangguk.
Xiao Chujiu melepaskan pelukan nya, dia berjalan ke arah meja rias berniat untuk melepaskan seluruh hiasan kepalanya, namun tiba-tiba Qin Wujing menarik tubuh nya kebelakang dan mencium bibir Xiao Chujiu.
Qin Wujing merasa ini harus di lakukan, selain hal ini tertulis di dalam buku Yang Li, dia juga merasa gelisah saat mendengar penyerangan tadi. Qin Wujing tidak pernah merasakan perasaan gelisah seperti ini setiap mendengar ada penyerangan atau usaha pemberontakan. Diam-diam dia menyadari dan mengakui, bahwa sekarang diri nya mempunyai kelemahan, Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu melepaskan ciuman nya,"Wangye, ada apa?," Xiao Chujiu tersenyum sebentar kemudian melanjutkan,"lihat, sekarang anda yang terlihat gelisah."
Qin Wujing diam, dia tidak menjawab, mata nya masih menatap Xiao Chujiu.
Qin Wujing mengikutinya dan duduk di belakang Xiao Chujiu, tangan nya melepas seluruh hiasan rambut Xiao Chujiu. Rambut Xiao Chujiu yang semulanya di sanggul kini telah tergerai bebas.
"Benwang menyukai rambut anda, jangan pernah berani memotongnya bahkan jika hanya satu centi."
Xiao Chujiu tersenyum,"saya menyukai wajah anda yang tersenyum, maka sering-seringlah tersenyum," Xiao Chujiu berbalik menghadap Qin Wujing, tangan nya terangkat untuk melepas ikatan topeng Qin Wujing.
Saat topeng itu telah terlepas, wajah tanpa cacat itu terlihat.
Xiao Chujiu menunjuk bibir nya yang tengah tersenyum dengan jari telunjuknya,"ayo senyum!, caranya hanya dengan menaikkan kedua sudut bibir mu."
Qin Wujing yang melihat tingkah laku kekanak-kanakan Xiao Chujiu tersenyum tipis,"senyum anda jelek."
Xiao Chujiu menaikan alis kirinya, kedua tangan nya segera melingkar di leher Qin Wujing,"namun anda menyukainya bukan?."
Qin Wujing menggeleng,"tidak."
Xiao Chujiu tersenyum,"jika anda berkedip tanda nya berbohong!."
Awalnya Qin Wujing tidak berkedip sama sekali, Xiao Chujiu meniup mata Qin Wujing, hal ini membuat pria itu berkedip.
"Lihat!, anda berkedip!," Xiao Chujiu tertawa ringan.
Qin Wujing tersenyum,"anda curang."
Xiao Chujiu mendengus,"anda yang tidak menerima kekalahan."
Qin Wujing,"hari ini saya sudah banyak mengalah."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"namun hari-hari sebelumnya, saya lah yang bersabar dan mengalah!."
Qin Wujing,"lalu apa?, anda meminta ganti rugi?."
Xiao Chujiu tersenyum dan mengangguk,"sepertinya tidak buruk."
Qin Wujing menjawab singkat dengan santai,"katakan."
"Berikan hati anda untuk saya, sepenuhnya!. Berikan segala-galanya yang anda punya untuk saya!, anda hanya boleh menjadi milik saya dan tidak yang lain!," ujar Xiao Chujiu.
Qin Wujing memejamkan matanya seperti sedang berpikir serius, Xiao Chujiu mencubit hidung Qin Wujing,"jika anda terlalu banyak berpikir maka saya pergi."
__ADS_1
Qin Wujing membuka matanya,"lalu bagaimana dengan saya yang sudah mengalah besar hari ini?, Benwang mengejar anda menuju gerbang utama Istana Kekaisaran, Benwang malah sempat menjadi bahan tertawaan di sana. Bukankah ini membuat martabat saya turun?."
Xiao Chujiu menyipitkan matanya,"cih, baiklah-baiklah, lalu apa yang anda inginkan?."
"Belum dipikiran," jawab Qin Wujing.
Xiao Chujiu menarik tangan nya kembali dan berbalik lagi ke arah kaca,"baiklah, tidak saya tunggu."
Qin Wujing menaikan alis kirinya,"apa kata-kata mu tidak salah barusan?."
Xiao Chujiu terkekeh,"sepertinya tidak."
Qin Wujing,"sesuka hati anda," lalu dia berdiri dan berjalan ke arah meja lain dan membaca buku, namun sebelum itu,"cepat tidur, ini sudah sangat malam."
Xiao Chujiu tersenyum menggoda,"jika tidak ada anda maka tidak bisa tidur."
Qin Wujing melirik Xiao Chujiu,"apa anda buta?, saya masih di dalam ruangan yang sama dengan anda."
Xiao Chujiu memutar bola matanya malas,"bodoh," cibir nya, lalu dia berjalan ke arah kasur dan memejamkan matanya secara paksa.
Tiba-tiba ada yang menarik selimut nya, Xiao Chujiu segera menoleh dan terkejut saat wajah Qin Wujing sudah berada di hadapan nya.
"Wa-Wangye!."
Qin Wujing menaikan alisnya,"apa?."
Xiao Chujiu mengambil sikap duduk untuk menjauhkan wajah nya dari wajah Qin Wujing.
"Tidak ada, namun tadi sangat membuat saya terkejut!."
Qin Wujing tersenyum samar,"lalu?."
Xiao Chujiu mengerutkan keningnya,"lalu?."
"Apa?," tanya Qin Wujing lagi, kedua sudut bibir nya terangkat sedikit.
Xiao Chujiu melotot,"apa!?."
"Bukankah anda yang mengatakan tidak bisa tidur tanpa Benwang?," jawab Qin Wujing.
Xiao Chujiu yang mendengar ini segera membalas,"bukankah anda yang mengatakan bahwa saya buta!?, cukup anda berdiri di ruangan yang sama!."
Qin Wujing,"apa anda tahu Mufei saya adalah satu-satunya wanita Kaisar yang belum mempunyai cucu?."
Xiao Chujiu menaikan alis kirinya,"lalu?."
Qin Wujing mengulangi ucapan Xiao Chujiu,"lalu?," Qin Wujing menarik tangan Xiao Chujiu, hal ini membuat Xiao Chujiu menubruk tubuh Qin Wujing. Qin Wujing mencium bibir Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu terkejut, namun dia berusaha tenang dan akhirnya memejamkan mata untuk menikmati momen mereka.
Qin Wujing menyingkap rambut Xiao Chujiu kebelakang, lalu dia membuka paksa Hanfu Xiao Chujiu.
*
"Pangeran, serangan gagal!."
Di Fuyi yang mendengar ini segera melempar buku kelantai,"Qin Wujing!."
Di Fuyi menarik nafas dalam penuh amarah,"hubungi tuan Long, katakan padanya bahwa besok saya mau bertemu."
Bawahan Di Fuyi mengangguk,"di mengerti," lalu dia segera pergi.
Di Fuyi mengepalkan tangan nya,"saya terlalu meremehkan anda adik Kekaisaran, ternyata gelar anda bukan omong kosong."
*
Saat empat jam sebelum mata hari terbit, Qin Wujing berdiri di depan pintu kamar nya.
"Selesai?."
Bai Shu dan Yang Li mengangguk,"sudah. Pangeran ketiga benar-benar mau melakukan pemberontakan, sepertinya dia akan kembali bersekutu dengan Long Hang."
Qin Wujing,"terus pantau pergerakan nya," pancaran mata Qin Wujing berubah dingin,"Pangeran ketiga terlalu banyak menyimpan kebencian di hati nya, dia sudah gelap."
Yang Li dan Bai Shu mengangguk, namun suasana serius itu pecah saat Yang Li menggoda,"Senior, apa anda habis melakukan...," kedua jari telunjuk Yang Li menyatu.
Qin Wujing menembakkan tatapan dingin ke arah Yang Li,"anda tidak perlu tahu!."
Bai Shu tertawa ringan,"Wangye, sesuai janji anda dulu, anda akan menaikkan gaji saya seratus tael perak. Dulu anda mengatakan akan membunuh Wangfei ketika Kaisar meninggal, anda juga mengatakan tidak akan mencintai nya, namun sekarang?."
Qin Wujing berbalik dan melambaikan tangan nya untuk mengusir Bai Shu dan Yang Li,"kalian boleh pergi."
Bai Shu,"namun seratus tael perak saya?."
__ADS_1
Qin Wujing tidak menjawab, dia langsung masuk dan menutup pintu kamar.