Rumor Istri Pangeran Ketujuh

Rumor Istri Pangeran Ketujuh
Ayo mulai film nya!


__ADS_3

*Yatao\= bentuk sayang untuk memanggil seorang gadis.


____________


Xiao Chujiu melirik ke arah pintu dan melihat Qin Wujing dan Huang Guifei berjalan mendekat, raut wajah Huang Guifei sudah sangat khawatir, dan Qin Wujing yang menggelap.


"Chujiu....," Huang Guifei berjalan mendekati Xiao Chujiu.


Xiao He dan Wu Laotaijun segera berdiri dan memberi salam. Baik Qin Wujing dan Huang Guifei tidak ada yang membalas, mereka hanya fokus kepada Xiao Chujiu.


Wu Laotaijun yang melihat Huang Guifei sangat peduli dengan Xiao Chujiu menghela nafas lega, dia diam-diam merasa senang.


"Wu Laotaijun, bagaimana bisa Chujiu tercebur kedalam danau?," Huang Guifei bertanya kepada Wu Laotaijun, walaupun dia sendiri sudah tahu jawaban nya. Huang Guifei hanya mau menyindir Xiao He.


Wu Laotaijun mendengus, namun dia dengan hormat menjawab,"menjawab Yang mulia, ini semua karena er Xiaojie Xiao Fu. Adik Chujiu sendiri. Yatao itu mendorong Chujiu hingga tercebur kedalam danau. Saya dan para tamu undangan terhormat lain menjadi saksi nya!."


Qin Wujing melirik dingin ke arah Xiao He,"perdana menteri Xiao, bisa anda jelaskan ini kepada Benwang?."


Xiao He segera berlutut,"Wangye, tolong ampuni nyawa putri kedua saya!. Putri kedua saya sudah menjadi gila sehingga berani mendorong Qin Wangfei kedalam danau!."


Huang Guifei segera menoleh ke arah Xiao He dan berkata,"bawa putri anda untuk menghadap saya!."


"Wanita kecil itu sudah berani berbuat tidak sopan dengan menantu saya!, ini adalah yang kedua kalinya!. Saya tidak akan mentolelir perbuatan nya kali ini!," lanjut Huang Guifei.


Xiao Chujiu tersenyum samar saat pengorbanan nya tidak sia-sia, sekarang dia hanya perlu memasang wajah tidak berdaya.


Qin Wujing berjalan mendekat ke arah kasur dan memeluk Xiao Chujiu, berniat untuk menambah suhu hangat pada tubuh nya.


"Wangye....," lirih Xiao Chujiu.


Qin Wujing mengecup dahi Xiao Chujiu,"diam."


Wu Laotaijun semakin merasa senang dan lega saat melihat Qin Wujing memperlakukan Xiao Chujiu begitu lembut dan mesra, sekarang dia benar-benar lega untuk Xiao Chujiu. Pikiran buruk yang selama ini menggerayang di otak nya tentang nasib Xiao Chujiu sekarang telah hilang sepenuh nya.


Xiao He segera berjalan keluar untuk mencari Xiao Meng, wajahnya memucat karena ketakutan yang dahsyat menggerogoti hati nya.


Saat Xiao He kembali dengan membawa Xiao Meng dan Liu Pingle, Huang Guifei segera menatap tajam ke arah kedua wanita itu dengan mata bulat nya yang cantik.


Xiao Meng dan Liu Pingle segera berlutut dan memberi salam, Huang Guifei tidak menjawab salam mereka dan bertanya,"mengapa anda berani mendorong menantu saya?, siapa anda hingga begitu berani?."


Xiao Meng menelan air liur nya dengan susah payah, dan menjawab,"Huang Guifei, sesungguhnya Qin Wangfei lah yang membingkai saya!."


Xiao Chujiu yang mendengar ini tidak bisa berhenti mengolok-olok Xiao Meng karena kebodohan wanita itu. Sementara Huang Guifei segera mengambil cangkir dan melempar nya ke lantai.


"Anda pikir saya bodoh!?, jika ingin membuat hidup anda sulit, menantu saya tidak perlu menceburkan diri nya kedalam danau yang dalam!. Saya mendengar jika Wu Gongzi tidak datang tepat waktu, maka nyawa menantu saya dalam bahaya!. Anda hanya seorang nona muda Xiao Fu, jika menantu saya mau membuat hidup anda sulit, menantu saya dapat memerintahkan orang untuk memukul anda puluhan kali menggunakan papan kayu hingga mati!."


Xiao He yang melihat keadaan semakin memburuk segera ikut berlutut,"yang mulia, tolong tenangkan amarah anda. Meng'er adalah wanita muda yang gila, dia suka asal bicara dan berbuat sembarangan. Tolong Huang Guifei memaafkan nyawa nya!."

__ADS_1


Huang Guifei melotot ke arah Xiao He,"anda adalah ayah dari Chujiu!, Chujiu hampir mati tenggelam karena anak kedua anda yang terlahir dari rahim seorang Yiniang!. Anda lebih memilih membela seorang putri durhaka seperti dia yang terlahir dari garis tidak sah dari pada membela anak anda yang terlahir dari garis yang sah?!."


Wu Laotaijun yang mendengar ini tiba-tiba juga tersulut emosi,"Xiao He!, masihkah anda menganggap Xiang'er saya yang telah meninggal dan memberi wajah untuk Wu Gongfu!?."


Xiao He bungkam, dia tidak bisa menjawab apapun.


Xiao Chujiu kembali memainkan peran nya sebagai kakak perempuan yang baik. Dia berusaha bangkit dan berlutut di depan Huang Guifei.


Huang Guifei yang melihat ini segera menahan Xiao Chujiu dan memerintahkan nya untuk kembali duduk di atas kasur untuk menghangatkan diri. Namun Xiao Chujiu menggeleng keras, mata nya berkaca-kaca,"Mufei, saya mohon. Maafkan nyawa Meimei saya."


Ekspresi Huang Guifei menggelap, dia hanya membalas,"tidak akan, adik anda sudah keterlaluan. Chujiu, anda terlalu baik!."


Xiao Chujiu menangis,"namun Mufei, saya sangat menyayangi Meimei saya. Chujiu mohon...."


Huang Guifei menatap sendu ke arah Xiao Chujiu, namun dia tetap mengeraskan hati nya,"tidak akan!."


Qin Wujing yang menyadari akting Xiao Chujiu dari awal tersenyum samar, dia akhirnya angkat bicara,"Benwang akan mengampuni nyawa Meimei anda, namun dia harus di kirim ke kuil dan menjadi biksu di sana," nada bicara Qin Wujing acuh tak acuh.


Xiao Chujiu menoleh ke arah Qin Wujing, wajahnya yang tadi sangat sedih kini mulai membaik. Xiao Chujiu hendak melakukan Kowtow, namun Huang Guifei menahan nya,"Chujiu, cukup. Jangan membuat Mufei kamu marah karena kamu terus menerus berbuat baik pada nya!."


Putra mahkota tiba-tiba datang dan masuk, ekspresi wajahnya sangat gelap. Saat pertama kali menginjakkan kaki, dia membentak nama Liu Pingle,"Liu Pingle!."


Liu Pingle tersentak kaget dan dengan takut-takut menoleh ke belakang.


Xiao Chujiu kembali duduk di atas kasur dan membungkus tubuh nya dengan selimut lagi, namun setelah itu Qin Wujing tiba-tiba menarik tubuhnya, hal ini membuat Xiao Chujiu sekarang duduk di pangkuan nya.


Putra mahkota menatap tajam ke arah Liu Pingle,"anda benar-benar wanita yang tidak tahu malu!, sangat menjijikan!."


Huang Guifei yang melihat Putra Mahkota sangat marah segera berdiri dan menepuk pundak Putra Mahkota,"Putra Mahkota tolong tenang, saya dan ketujuh sedang mengurus masalah ini."


Putra mahkota menoleh ke arah Huang Guifei, lalu dia segera membungkuk,"salam Yang mulia, saya meminta maaf karena tidak menyadari kehadiran anda."


Putra mahkota harus memberi salam kepada Huang Guifei, mengingat posisi Huang Guifei saat ini yang tertinggi di Harem. Dan lagi, gelar Huang Guifei ini hanya berbeda dengan Huanghou, tentu Putra Mahkota harus menghormati nya.


Putra mahkota tidak merasa benci atau marah kepada Huang Guifei yang mengambil alih Harem dari tangan ibu nya. Sebaliknya dia merasa ibu nya memang harus di hukum, dia juga sangat terkejut saat mengetahui ibunya lah penyebab kematian Ji Guifei.


Huang Guifei tersenyum,"Putra Mahkota terlalu sopan, silahkan duduk dulu," Huang Guifei melirik kursi yang berada di samping kursi nya.


Putra mahkota mengangguk dengan sopan dan segera duduk, matanya kembali menatap tajam Liu Pingle.


Sekali lagi ada orang baru datang, Liu Xie Han dengan terburu-buru masuk dan berlutut,"salam kepada Huang Guifei, Putra Mahkota, dan Adipati Qin!."


Xiao Chujiu tersenyum, diam-diam dia bergumam di dalam hati,'semuanya sudah berkumpul, ayo cepat mulai film nya!.'


"Menteri Liu, saya mendengar keluarga anda memutuskan pertunangan begitu saja tanpa rasa hormat kepada Putra Mahkota?. Ini seperti menampar wajah Kaisar dan Huangtaihou!," Huang Guifei tidak lupa untuk menekan Liu Pingle dan Liu Xie Han.


Liu Xie Han merasakan keringat dingin mulai muncul di punggung nya, dia segera memperdalam Kowtow nya,"yang mulia, ini adalah kebodohan anak saya. Huang Guifei, tolong ampuni nyawa anak saya, saya berjanji akan membawanya ke tempat pengasingan!."

__ADS_1


Liu Pingle yang mendengar ini segera menoleh cepat ke arah Liu Xie Han, matanya menatap tidak setuju kepada Liu Xie Han.


"Ayah!, anda tidak bisa melakukan hal seperti ini padaku!," Liu Pingle berkomentar dengan tidak setuju.


Liu Xie Han hanya membalasnya dengan tatapan garang,"masih ada hari untuk memanggil saya ayah!?, anda benar-benar membawa masalah untuk saya dan keluarga besar Liu!."


Liu Pingle merasa marah, dia sekarang sudah tidak peduli lagi. Toh dia juga akan di kirim ke pengasingan, akhirnya Liu Pingle mengacau. Dirinya segera berdiri dan menatap ke arah Xiao Chujiu dengan tajam.


"Ular!, saya membenci anda sampai ketulang!. Xiao Chujiu!, saya tidak akan melupakan dendam ini bahkan ke reinkarnasi ke seratus!," Liu Pingle tiba-tiba berjalan cepat ke arah Xiao Chujiu hendak mencekik Xiao Chujiu.


Karena posisi Xiao Chujiu yang saat ini berada di pangkuan Qin Wujing, Qin Wujing tanpa bekas kasihan dan perasaan segera menarik pedang yang selalu berada di sampingnya dan dia arahkan ke Liu Pingle.


Liu Pingle yang terkejut segera berhenti dan kaku. Liu Xie Han yang melihat ini segera menarik Liu Pingle kembali dan menampar pipi Liu Pingle.


Pa!!


Suara tamparan yang cukup keras menggema di kamar lama Xiao Chujiu, Liu Pingle segera jatuh kelantai karena tamparan keras itu.


Pikiran nya mendadak kosong.


"Saya tidak pernah mempunyai putri yang memiliki hati keji seperti anda!. Anda!, cepat tarik Da Xiaojie anda keluar!," Liu Xie Han menunjukan pelayan pribadi Liu Pingle.


Pelayan wanita itu segera mengangguk cepat dan menarik Liu Pingle keluar.


Huang Guifei diam sembari menatap tontonan di depan nya, lalu matanya bergeser ke arah Xiao Meng.


Xiao He yang menyadari kini giliran putri nya segera mendekat ke arah Xiao Meng dan menampar pipi wanita itu.


Pa!!


Suara tamparan keras kembali menggema di dalam kamar lama Xiao Chujiu. Xiao Chujiu sangat menikmati momen ini.


Huang Guifei merasa sedikit puas karena Xiao He bergerak lebih dulu sebelum dirinya berteriak dan membentak.


Xiao He berbalik dan menatap ke arah Huang Guifei,"yang mulia, saya akan segera mengirim putri kedua saya ke kuil. Yang mulia tidak perlu khawatir!, ini adalah kesalahan saya karena tidak bisa mendidik anak saya dengan benar!."


Suara teriakan tiba-tiba datang, Su yiniang masuk tanpa memberi salam.


"Laoye!, anda tidak bisa melakukan ini kepada putri kita!. Laoye!, anda-!."


Pa!!


Suara tamparan yang lebih ganas terdengar di dalam kamar lama Xiao Chujiu.


Su yiniang jatuh kelantai, matanya memerah dan menatap Xiao He dengan bingung,"Laoye, mengapa anda tega melakukan hal ini kepada saya dan putri kita?!."


"Sepertinya Perdana menteri Xiao benar-benar tidak bisa mendidik selir nya dengan baik. Seorang Yiniang tiba-tiba berani masuk tanpa memberi salam kepada Benwang, Mufei, dan Putra Mahkota?," suara dingin Qin Wujing menyadarkan Su yiniang. Segera keringat dingin muncul di dahi nya yang cantik.

__ADS_1


__ADS_2