
Setelah memasuki kamar nya dan berbaring di atas kasur, Bu mama masuk membawakan sup sarang burung.
"Wangfei, sup sarang burung anda sudah matang. Makan selagi hangat."
Xiao Chujiu segera melirik ke arah Bu mama dan mengangguk, kemudian dia bertanya,"apa Bai Shu sudah datang dan membawa surat?."
Bu mama menggeleng,"belum, mungkin-," omongan Bu mama terpotong saat suara ketukan pintu terdengar.
Xiao Chujiu segera melirik ke arah pintu dan melihat Bai Shu yang memegang amplop cokelat. Senyum Xiao Chujiu segera merekah saat melihat ini, segera dia memerintahkan Bai Shu masuk dengan nada yang tidak sabaran,"cepat, bawa kemari surat nya."
Bai Shu mengangguk dan segera berjalan masuk lalu memberikan surat itu kepada Xiao Chujiu.
Xiao Chujiu dengan cepat segera mengambil surat nya dan membuka amplop cokelat untuk mengambil selembar kertas putih yang berisi balasan.
Bai Shu segera berjalan keluar untuk menunggu, karena tidak pantas rasanya jika dia terus berlama-lama di kamar Xiao Chujiu.
..."Untuk kedepan nya mungkin akan sangat sulit bagi kita untuk saling membalas surat. Keadaan di perbatasan sangat kacau, kamu tidak perlu membalas surat ini dan cukup dengan sabar menunggu kedatangan Benwang kembali. Saya juga merasakan hal yang sama."...
Walaupun ada rasa kecewa saat membaca nya, namun Xiao Chujiu kembali tersenyum saat membaca kalimat akhir.
'Ya, saya juga merasakan hal yang sama.'
Arti dari Kalimat itu adalah Qin Wujing juga merindukan Xiao Chujiu seperti dia merindukan Qin Wujing, hanya saja pria itu tidak menuliskan nya secara jelas.
Xiao Chujiu melirik ke arah pintu untuk melihat Bai Shu berdiri dengan tegak di sana,"Bai Gongzi, anda bisa kembali. Wangye meminta saya untuk tidak membalas surat nya, anda bisa bersantai."
Bai Shu mengangguk kemudian membungkuk,"kalau begitu bawahan ini pamit."
Xiao Chujiu mengangguk ringan sebagai jawaban, walaupun dia tidak terlalu yakin Bai Shu benar-benar kembali untuk beristirahat. Xiao Chujiu lebih yakin jika saat ini Bai Shu telah melompat ke atas pohon dan mengawasi Qin Lian dengan teliti untuk mencegah lalat masuk.
Semenjak hari itu, Xiao Chujiu tidak menerima kabar apapun dari Qin Wujing.
Saat ini kandungan nya sudah menginjak delapan bulan, namun tidak ada kabar pasti tentang Qin Wujing, hal ini membuat Xiao Chujiu benar-benar merasa gelisah.
Apa lagi mulai ada desas desus bahwa Qin Wujing menikah dengan Putri barat untuk menjaga perdamaian dua negara.
Xiao Chujiu sudah berusaha menutup telinga untuk tidak mendengar rumor bodoh ini. Huang Guifei juga sudah membantunya untuk yakin bahwa Qin Wujing tidak akan menikahi wanita lain sebelum mendapat izin darinya, namun rumor itu sekarang benar-benar sudah meledak dan menjadi topik pembicaraan terhangat di tanah timur!.
"Cari dalang di balik rumor ini!, sangat berani menyebarkan rumor yang tidak bertanggung jawab seperti ini!?," Huang Guifei memerintahkan Bai Shu dengan nada penuh amarah.
Bai Shu mengangguk, dia juga sangat ingin menyelidiki hal ini,"baik, saya akan menyelidiki nya sekarang," kemudian dia pergi keluar dari ruang utama.
Huang Guifei mengelus perut Xiao Chujiu yang sudah sangat membesar,"berhenti berpikiran negatif!, kamu harus menjaga kesehatan dan sedikit lagi akan melakukan persalinan," nada bicaranya sangat perhatian.
Xiao Chujiu hanya mengangguk ringan untuk meredakan kekhawatiran nya.
Jika Qin Wujing benar-benar menikah dengan Putri barat, maka Xiao Chujiu akan segera menulis surat cerai dengan langsung!.
*
"Wangye, jika kita terus maju maka kita semua akan gugur!," Yang Li berbicara dengan nada cemas, wajah putih mereka berdua sudah kotor karena debu.
Qin Wujing membalas,"kita tidak perlu maju bersama, Benwang sudah mempunyai rencana sendiri, untuk saat ini kita harus membiarkan para prajurit yang tersisa beristirahat!."
Yang Li,"jangan bilang jika rencana anda adalah meledakkan diri sendiri dengan menekan seluruh kekuatan dalam anda?. Wangye, jika Wangfei tahu ini-," omongan Yang Li di sela,"patuh," mata dingin Qin Wujing menatap tatapan khawatir Yang Li.
"Cepat dirikan tenda, jangan membuat cahaya dan keributan apapun, jika tidak pasukan barat akan mengetahui lokasi kita," kemudian Qin Wujing berjalan pergi meninggalkan Yang Li untuk menemui Jenderal Lang.
"Jiujiu."
Saat mendengar ada yang memanggilnya seperti ini, Jenderal Lang segera menoleh. Saat melihat orang itu adalah Qin Wujing, dia segera bertanya,"ada apa?."
Qin Wujing memberikan kotak berukuran sedang yang memiliki bentuk persegi panjang,"jika anda selamat, maka tolong berikan ini kepada Wangfei Benwang."
Lang Wu Zhang yang mendengar ini mengerutkan keningnya,"apa yang anda katakan?, kita semua akan selamat."
Qin Wujing menggeleng,"tidak akan. Saat kita kembali bentrok dengan prajurit Barat, saya akan-," omongan Qin Wujing di potong Lang Wu Zhang dengan tatapan marah,"meledakkan diri!?, tidak!. Jiujiu tidak akan membiarkan anda gugur di Medan perang!."
Qin Wujing menatap dingin ke arah Lang Wu Zhang,"saya sudah membuat keputusan, kita sudah kehabisan tenaga tentara dan strategi, tidak ada jalan keluar. Satu-satunya jalan keluar ya rencana saya," kemudian Qin Wujing berbalik untuk berjalan ke tenda nya.
Lang Wu Zhang membalas dengan nada membentak, dia sudah tidak peduli dengan pangkat Wangye dan Jenderal besar biasa mereka. Lang Wu Zhang sekarang berbicara untuk hubungan paman dan keponakan.
"Saya sudah berjanji kepada Mufei anda untuk selalu memastikan bahwa anda tidak akan mati!, anda tidak boleh melakukan ini seenaknya!."
Qin Wujing membalas dingin, kaki nya masih terus berjalan ke arah tenda,"tidak ada perang yang tidak mengorbankan darah dan keringat. Jiujiu yang sebagai Jenderal besar Timur tentu mengetahui hal ini."
Saat mendengar jawaban acuh dan dingin Qin Wujing, Lang Wu Zhang mengerutkan keningnya dan memijit pelipis kepalanya. Dia segera menulis surat dan menggunakan burung merpati untuk mengirim surat itu ke istana kekaisaran.
Dalam waktu lima hari, burung merpati yang membawa surat sudah memasuki gerbang kota utama Kekaisaran Timur.
Bai Shu yang sepanjang hari berdiri di atas pohon tinggi untuk memantau keamanan Qin Wangfu, melihat burung merpati yang membawa surat.
Saat melihat leher merpati itu menggunakan gelang pribadi Jenderal Lang, Bai Shu tidak bisa tidak menembak burung itu jatuh.
Bai Shu segera mengambil surat nya dan membaca isi nya. Matanya melebar tak percaya bahwa di surat itu berisi pesan jika Qin Wujing mau meledakkan diri untuk kemenangan Timur!.
Dunia Bai Shu mendadak terasa gelap, segera dia menutup surat itu dan mengikatkan nya di kaki merpati baru. Tidak lupa dia juga menggantungkan gelang pribadi Jenderal besar Lang di leher merpati.
Bai Shu segera berlari menuju Qin Lian dan masuk tanpa mengetuk pintu.
Xiao Chujiu yang terkejut segera bertanya,"ada apa?."
"Wangfei, Wangye berniat meledakkan diri karena kehabisan strategi dan prajurit!."
__ADS_1
Prang!
Mangkuk sup sarang burung jatuh ke lantai!.
Xiao Chujiu segera berdiri,"saya tidak akan membiarkan pria k*parat itu mati!, pria itu sudah berjanji akan kembali sebelum saya melahirkan!," Lalu Xiao Chujiu berjalan ke arah meja belajar nya.
"Saya mempunyai beberapa strategi perang yang saya tahu. Mungkin ini berguna," ujar Xiao Chujiu, dia adalah dosen. Dia mengetahui sejarah dan pernah membaca buku sejarah.
Saat perang dunia pertama dan kedua, dia pernah membaca strategi perang mereka.
"Wangfei, apa anda yakin?," Nada bicara Bai Shu nampak ragu.
Xiao Chujiu mengangguk, kedua mata nya mengeluarkan air mata,"ya, tentu!. Pasti bisa!."
Xiao Chujiu segera menuliskan rencana strategi perang dunia yang tercatat di dalam sejarah untuk membantu Qin Wujing. Seharusnya orang-orang China di era ini belum mengetahui strategi perang seperti ini.
Serangan Frontal, pasukan penyerang menyerang dari depan dan berusaha menghancurkan dengan kekuatan bagaikan ombak. Serangan ini seperti serangan pasukan Korea Utara terhadap Korea Selatan pada tahun 1950
Serangan Satu lambung, musuh ditahan dari depan dengan kekuatan minimal, sedangkan kekuatan utama digerakkan menyerang satu lambung musuh dan menghancurkannya. Serangan Letjen Erwin Rommel ketika merebut kota Tobruk di Afrika bagian utara pada tahun 1941 menggunakan serangan ini.
Serangan Dua Lambung, dilakukan serupa dengan serangan satu lambung tetapi kekuatan utama dibagi dua untuk menyerang lambung kanan dan lambung kiri.
Serangan melingkar, dilakukan dengan menggerakkan kekuatan utama pasukan penyerang ke belakang pertahanan musuh dan menyerang serta menghancurkannya dari belakang. Serangan Jerman terhadap Prancis pada perang dunia .
Serangan Penetrasi, dilakukan dengan menggerakkan kekuatan utama untuk menembus garis pertahanan musuh dengan cepat. Yang pertama menggunakan serangan ini adalah Jerman pada perang dunia II.
Serangan Lintas Udara, dilakukan dengan menerjunkan pasukan di daerah belakang atau lambung pertahanan musuh. Serangan ini telah dilakukan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya dalam perang dunia II dan dinamakan Operation Market Garden pada tahun 1944.
Serangan Pendaratan Amphibi, dilakukan dengan mendaratkan pasukan di pantai wilayah musuh seperti pendaratan amfibi Sekutu Barat di Pantai Normandi Prancis Barat yang dinamakan Overlord Operation pada tahun 1944 dibawah pimpinan Jenderal Dwight Eisenhower dan
Serangan Dalam, merupakan serangan gabungan. Konsep serangan ini lahir untuk menghadapi kemungkinan serangan Uni Soviet di Eropa Barat. Serangan AS ke Irak pada tahun 2003 merupakan contoh pertama dalam sejarah yang mempraktikkan konsep serangan dalam.
Xiao Chujiu terus menulis berbagai macam strategi yang dia ingat, dia benar-benar tidak akan membiarkan Qin Wujing meledakkan diri!.
Setelah selesai, Xiao Chujiu segera memberikan surat itu kepada Bai Shu,"segera cepat kirim surat ini ke Wangye!, tidak boleh terlambat!."
Bai Shu mengangguk mengerti,"baik!," kemudian dia berjalan keluar.
Setelah hari itu, Huang Guifei diam-diam juga merasa sangat cemas.
Hari ini kandungan Xiao Chujiu tepat menginjak sembilan bulan, perut nya benar-benar sudah sangat membesar.
Para dokter wanita senior sudah berada di samping Xiao Chujiu, takut jika Xiao Chujiu mengalami kontraksi secara tiba-tiba.
Huang Guifei dengan setia dan rasa cemas menemani Xiao Chujiu, dia terus menerus meyakinkan Xiao Chujiu untuk selalu tenang dan bahwa surat Xiao Chujiu pasti akan sampai tepat waktu.
Namun tiba-tiba perut Xiao Chujiu terasa sangat sakit, sepertinya dia benar-benar akan kontraksi!.
"Cepat!, cepat bawa Chujiu ke atas kasur!, ayo cepat!," Pekik Huang Guifei.
"Kenapa sangat sakit!?," Teriak Xiao Chujiu, ini benar-benar menyakitkan.
Huang Guifei mengusap kepala Xiao Chujiu,"sabar nak, ayo tarik nafas dulu."
Dua dokter wanita segera mempersiapkan berbagai macam alat untuk membuat persalinan nanti akan menjadi lebih mudah.
Tiba-tiba, Dong mama mendekat ke arah Huang Guifei dan mengatakan bahwa pasukan dari perbatasan sudah kembali!.
Huang Guifei tidak berbicara apapun selain meminta Bu mama untuk tetap di samping Xiao Chujiu, kemudian dia berlari ke arah gerbang Qin Wangfu.
Saat sampai di sana, Huang Guifei melihat Jenderal Lang dan Fu. Kemudian ada tandu yang di atas nya berbaring mayat yang di tutupi kain putih.
Huang Guifei sudah merasakan sesuatu yang tidak enak, namun dia masih bertanya,"dimana Jing'er saya?."
Jenderal Lang menggeleng pelan,"dia meledakkan diri."
Huang Guifei terhuyung ke belakang kemudian Dong mama dengan sigap menahan.
Huang Guifei menangis, mata bulat nya yang cantik segera memerah dan menatap kakak laki-laki nya,"katakan jika anda berbohong!. Apa surat Chujiu datang terlambat!?."
Bai Shu juga yang melihat keributan segera berjalan ke arah mereka dan mendengar ini, segera tubuh nya merasa tegang.
Jenderal Lang mengangguk,"ya."
Huang Guifei segera menangis histeris lalu kepalanya menoleh ke arah mayat yang terbaring di atas tandu,"apa itu Jing'er?."
Jenderal Lang mengangguk lagi, sekarang Jenderal perkasa itu ikut menangis. Wajahnya menunduk, tidak membiarkan orang lain melihat sisi lemah nya.
Huang Guifei segera berlari dan memeluk mayat Qin Wujing,"Jing'er!, Mengapa anda meninggalkan Mufei dan Chujiu?!. Apa anda tahu?, saat ini Chujiu tengah melahirkan!, mengapa anda sangat tega !!?," Huang Guifei terus menangis histeris, Isak dan teriakan tangis nya sangat memilukan hati.
Bai Shu diam-diam menutup matanya dan menangis, kemudian dia berlutut dan melakukan Kowtow di depan mayat Qin Wujing,"saya bersumpah akan menjaga Huang Guifei, Wangfei, dan dua penerus Wangye dengan nyawa saya!."
Sekarang langit tiba-tiba menjadi sangat mendung, Isak tangis Huang Guifei benar-benar memperdalam suasana yang sangat berduka dan melukai hati.
Saat Huang Guifei dengan susah payah berdiri dan kembali berjalan menuju Qin Lian, saat masuk kedalam kamar Xiao Chujiu, bau darah yang pekat segera tercium. Kemudian teriakan yang sangat memekakkan telinga dari Xiao Chujiu terdengar.
"Wangfei, sedikit lagi!, tolong berusaha dan jangan menyerah!," Ujar Dokter memberi semangat.
Bu mama yang sudah menggendong bayi pertama segera mendekat ke arah Huang Guifei dan memberikan bayi itu kepada nya.
Huang Guifei dengan mata memerah dan menahan tangis menggendong bayi pertama.
Saat mengetahui bayi pertama adalah perempuan, hati nya mulai gelisah.
__ADS_1
Qin Wujing telah gugur, jika bayi nya kembar perempuan, maka tidak akan ada yang menjadi pewaris Qin Wujing.
Huang Guifei berjalan mendekat ke arah Xiao Chujiu dan mengelus dahi Xiao Chujiu,"Chujiu, ayo semangat!, ini demi Qin Wujing!. Ayo!."
Xiao Chujiu berkali-kali mengatur nafas dan mengeluarkan tenaga besar, hingga akhirnya dia kembali berteriak kencang.
"Haaaaaaa!!!!."
Tak lama suara Isak tangis bayi terdengar, Xiao Chujiu segera pingsan karena kelelahan. Huang Guifei segera berjalan mendekat ke arah bayi yang baru saja keluar.
Saat melihat bayi kedua adalah laki-laki, dia tersenyum penuh rasa syukur. Ternyata Xiao Chujiu mengandung janin kembar tidak seiras!, Tuhan masih sangat baik pada mereka!.
Saat bayi kedua sudah di bersihkan, Huang Guifei segera menggendong bayi kedua di tangan kiri nya. Saat ini lengan nya menggendong dua bayi.
Huang Guifei menangis lagi, dia tidak bisa merasa sedih dan kasihan kepada kedua cucu nya karena tidak sempat mengenal ayah nya.
Huang Guifei benar-benar merasa terpukul. Ini adalah tahun terburuk yang pernah dia jalani.
Dua jam kemudian, Xiao Chujiu bangun dari pingsan nya. Kini dia sudah memakai Hanfu putih yang baru, sudah tidak ada lagi noda dan bau darah.
Saat bangun, dia melihat Huang Guifei tengah termenung dengan ekspresi sendu di sisi tempat tidur nya.
Xiao Chujiu berusaha mengambil sikap duduk dan menepuk pundak Huang Guifei,"Mufei."
Huang Guifei segera menoleh, Xiao Chujiu sedikit terkejut saat melihat mata Huang Guifei yang sangat bengkak dan merah.
"Mufei, ada apa?, dan dimana kedua bayi saya?," Tanya Xiao Chujiu.
Huang Guifei tersenyum,"kedua bayi anda saat ini sedang tidur di kamar sebelah, mereka sudah di tangan perawat basah masing-masing. Anak pertama anda adalah perempuan, dan yang kedua laki-laki."
Xiao Chujiu tidak bisa menahan senyum dan mengucapkan rasa syukur di dalam hati.
"Jika Wangye tahu ini dia pasti akan senang, saya yakin sekarang dia sudah membaca surat yang saya kirim. Dalam waktu satu atau dua Minggu lagi Wangye pasti akan kembali."
Huang Guifei tersenyum pahit saat mendengar ini, kemudian dia dengan ragu berkata,"Chujiu, sebenarnya Jing'er..."
Melihat mata Huang Guifei kembali memerah saat membahas Qin Wujing, kedua alis Xiao Chujiu menyatu dan jantung nya segera berdegup kencang. Dengan ragu dia bertanya,"ada apa?, apa terjadi sesuatu?."
Huang Guifei menangis,"Ketujuh gugur!."
Bagai di sambar petir di siang bolong, senyum di wajah Xiao Chujiu berangsur-angsur hilang!.
Xiao Chujiu menggeleng kan kepalanya,"tidak mungkin!, saya sudah mengirim surat strategi yang bagus untuk Wangye!. Tidak mungkin!," Xiao Chujiu menatap Huang Guifei dengan mata berkaca-kaca.
Huang Guifei memeluk Xiao Chujiu saat melihat Xiao Chujiu mulai bergerak kacau,"surat anda datang terlambat!, Qin Wujing sudah meledakkan diri nya sendiri untuk kedamaian tanah Timur!. Chujiu, anda harus kuat demi kedua anak anda yang baru lahir!."
Xiao Chujiu menggeleng keras,"tidak....tidak!, Wangye tidak akan mati!. Wangye berjanji akan kembali dengan tubuh utuh!, tidak...itu pasti berita bohong!."
Huang Guifei mengusap punggung Xiao Chujiu,"tenanglah nak, tenang. Mufei tahu anda sangat terpukul, Mufei pun begitu. Tenang Chujiu, kamu harus kuat demi kedua anak kamu!."
Xiao Chujiu menangis dan menjerit kencang, dia benar-benar kesal, marah, dan sedih!. Dia sangat kesal dan marah karena surat itu harus datang terlambat!, dia sedih karena Qin Wujing gugur dan membuatnya menjadi janda setelah melahirkan!.
Setelah semua yang terjadi, setelah semua kisah dan perjalanan, setelah semua usaha nya untuk merebut dan menaklukkan hati Qin Wujing, Xiao Chujiu benar-benar menangis saat tahu akhir cerita cinta nya akan menjadi seperti ini.
Ini di luar ekspektasi nya, ini di luar keinginan nya. Tuhan mendatangkan nya ke sini benar-benar untuk menguji kekuatan hati nya. Hati terus menerus di banting, Xiao Chujiu merasakan sakit yang luar biasa.
Seluruh kisah mesra itu sekarang hanya menjadi kenangan. Qin Wujing dan kenangan. Pria itu berjanji akan kembali dengan tubuh utuh, namun dia kembali dengan tubuh hancur, bahkan tanpa nyawa!. Xiao Chujiu benar-benar ingin tertawa saat memikirkan ini.
Qin Wujing....Qin Wujing.... percakapan kita saat saya bertanya seperti apa rupa anda ketika anda tua nanti, itu hanya bisa menjadi memory yang menyayat hati. Pertanyaan itu hanya bisa menjadi angan-angan angin. Xiao Chujiu tidak akan bisa melihat wajah tua Qin Wujing, begitu pula sebaliknya.
...🍃🍃🍃...
...Seusai itu senja jadi sendu awan pun mengabu....
...Kepergian mu menyisakan duka dalam hidupku....
...Ku meminta rindu menyesali waktu mengapa dahulu......
...Tak ku ucapkan aku mencintaimu sejuta kali sehari....
...Walau masih bisa senyum,...
...namun tak selepas dulu...
...Kini aku kesepian......
...Kamu dan segala kenangan...
...Menyatu dalam waktu yang berjalan...
...dan aku kini sendirian...
...Menatap dirimu hanya bayangan....
...Tak ada yang lebih pedih...
...Daripada kehilangan dirimu...
...Cintaku tak mungkin beralih...
...Sampai mati hanya cinta padamu ...
Kamu dan kenangan- Maudy Ayunda.
__ADS_1
Kali ini lagu Indonesia 😁👍. Selamat menikmati Chapter ini, dan jangan lupa vote 😁👍