Rumor Istri Pangeran Ketujuh

Rumor Istri Pangeran Ketujuh
Semua mimpi// End


__ADS_3

Lima tahun berlalu semenjak kematian Qin Wujing. Saat ini kedua anak kembar itu sudah tumbuh menjadi anak kecil menggemaskan.


Sesuai dengan diskusi dengan Huang Guifei dan mendiang Qin Wujing dulu. Jika anaknya kembar tidak seiras maka yang laki-laki akan di beri nama Qin Fei Jing dan perempuan adalah Qin Zhao Jiu.


Qin Fei Jing yang sebagai adik memiliki sifat seperti Xiao Chujiu, anak itu murah senyum dan ramah. Sedangkan Qin Zhao Jiu, walaupun dia perempuan, namun nampak nya anak perempuan pertama nya ini memiliki sifat Qin Wujing.


Qin Zhao Jiu lebih cuek dan tenang, sedangkan Qin Fei Jing lebih ceria.


Saat ini mereka bertiga sedang berada di kamar Xiao Chujiu, Qin Fei Jing menunjuk lukisan Qin Wujing dengan dia dulu yang sengaja Xiao Chujiu tempel di dinding.


"Ibu, apa itu Ayah?. Mengapa saya tidak pernah melihat nya?," Tanya Qin Fei Jing dengan wajah yang menggemaskan.


Qin Zhao Jiu uang mendengar ini segera menepuk bokong Qin Fei Jing,"adik bodoh, bukankah ibu sudah menceritakan tentang mendiang ayah yang gugur di Medan perang sebelumnya?, mengapa saat ini anda bertanya lagi?, apa anda berniat membuat hati ibu sedih?."


Saat melihat sikap dan sifat Qin Zhao Jiu, Xiao Chujiu tidak bisa tidak mengingat Qin Wujing. Sifat dan cara bicara anak ini sama seperti Qin Wujing.


Qin Fei Jing yang mewarisi wajah tampan Qin Wujing namun memiliki sifat Xiao Chujiu membalas dengan tatapan bersalah ke arah Qin Zhao Jiu lalu menggeser tatapan lucu nya itu ke Xiao Chujiu,"Ibu, anak tidak bermaksud!."


Xiao Chujiu tersenyum dan membelai kepala anak laki-laki nya,"bukan masalah besar. Sebaiknya kalian kembali ke ruang belajar masing-masing untuk mengerjakan PR yang di berikan guru He."


Qin Zhao Jiu menggeleng, tatapan nya sedingin es,"guru itu sangat cerewet dan menyebalkan, Jiu'er tidak suka."


Xiao Chujiu yang mendengar ini tertawa pelan, lalu menatap anak perempuan nya,"Jiu'er, anda tidak bisa bicara seperti itu!, ayo cepat kembali keruangan masing-masing."


Saat Qin Zhao Jiu dan Qin Fei Jing ingin berbicara, Bai Shu tiba-tiba mengetuk pintu.


"Wangfei."


Xiao Chujiu segera melirik ke arah pintu,"ada apa?."


"Terjadi keributan di pintu masuk ibu kota, ada seorang pria yang mengaku sebagai mendiang Wangye!."


Xiao Chujiu yang mendengar ini segera berdiri dan merasa marah,"lancang!, sungguh manusia yang mempunyai nyali besar!."


"Segera siapkan kereta dan pergi ke pintu masuk ibu kota!," lanjut Xiao Chujiu lalu berjalan keluar, dia lupa dengan kedua anaknya.


Saat Xiao Chujiu suda berjalan keluar, Qin Zhao Jiu dan Qin Fei Jing saling pandang.


"Wangye?, apakah yang di maksud Wangye ayah kita?," Tanya Qin Fei Jing.


Qin Zhao Jiu hanya mengangkat bahu nya acuh,"orang itu pasti mengigau, sudah cukup, ayo kembali."


Qin Fei Jing menyipitkan matanya,"namun bagaimana jika orang itu asli?, setelah saya cari tahu dua Minggu yang lalu, mayat yang di verifikasi sebagai ayah sudah hancur. Jadi bagaimana jika itu bukan mayat ayah yang sebenarnya?."


Langkah Qin Zhao Jiu terhenti, dia segera berbalik dan melirik Qin Fei Jing dengan dingin.


"Kita pergi?," Tanya Qin Fei Jing dengan kedua sudut bibir yang naik.


"Ya," jawab Qin Zhao Jiu singkat kemudian berjalan keluar yang di buntuti oleh Qin Fei Jing dengan ceria.


Saat ini Xiao Chujiu sudah turun dari kereta Qin Wangfu. Alasan nya datang kesini adalah untuk melihat orang gila yang sangat berani menggunakan nama suami nya untuk lelucon.


"Saya benar-benar Adipati Qin!, jika tidak percaya, panggil Huang Guifei dan Qin Wangfei kemari!."


Penjaga gerbang mengoreksi ucapan pria yang mengaku-ngaku,"maksud anda Lang Taifei niangniang?, saat ini gelar nya sudah naik karena Putra Mahkota telah menduduki takhta kaisar."


"Adipati Qin tidak mungkin menjadi orang sekotor anda. Dia adalah pahlawan tanah Timur yang berani gugur di medan perang, kamu sangat berani sehingga mengaku-ngaku sebagai dia?," Cibir salah satu penjaga gerbang yang lain.


"Qin Wangfei yang terhormat datang!."

__ADS_1


Saat kedatangan Xiao Chujiu di umumkan, lautan manusia segera terbelah menjadi dua.


Mata Xiao Chujiu segera menatap pria yang memiliki rambut panjang acak-acakan, dan kulit sawo matang. Baju nya compang-camping seperti seorang tahanan.


Saat melihat detail wajahnya, Xiao Chujiu membelalakkan matanya tidak percaya.


"Chujiu," ujar pria yang yang segera mendekat ke arah Xiao Chujiu namun di blokir oleh Bai Shu.


"Bai Shu, minggir, apa anda lupa dengan wajah Benwang?."


Saat Bai Shu mendengar nada bicara pria di depan nya dan melihat tatapan dingin matanya, tubuh Bai Shu menegang.


Xiao Chujiu segera mendorong tubuh Bai Shu kesamping dan mendekat ke arah pria berkulit sawo matang.


"Anda.... sungguh-sungguh Wangye?, Qin Wujing?," Mata Xiao Chujiu berkaca-kaca.


Pria itu mengangguk,"ya. Bagaimana dengan anak kembar kita?."


Xiao Chujiu saat ini menangis dan melompat kedalam pelukan pria yang telah dia konfirmasi sebagai Qin Wujing!.


Qin Wujing dengan sigap menangkap Xiao Chujiu kedalam pelukan nya dan memeluk Xiao Chujiu erat di depan umum.


Walaupun ini sebenarnya tidak pantas, namun Xiao Chujiu yakin siapapun akan mengerti.


"Ibu...."


Suara anak kecil yang sangat manis membuat Xiao Chujiu menoleh.


"Jing'er," ujar Xiao Chujiu yang segera melepaskan Qin Wujing dan berjalan ke arah Qin Fei Jing dan Qin Zhao Jiu.


Tatapan mata Qin Wujing segera menatap kedua anak kembar tidak seiras.


Setelah Xiao Chujiu mengatakan itu, seluruh orang dan seluruh prajurit yang menyaksikan dan mendengar ini segera berlutut ke arah mereka.


"Kami menyapa Adipati Qin!."


Xiao Chujiu merasa senang sampai menangis. Qin Zhao Jiu menatap Qin Wujing dengan mata dingin nya.


Berbeda dengan Qin Fei Jing yang sudah tersenyum hangat ke arah Qin Wujing.


Qin Wujing segera jongkok di hadapan kedua anak itu dan memeluk mereka,"akhirnya bisa melihat kalian. Qin Zhao Jiu, Qin Fei Jing."


Xiao Chujiu sedikit terkejut saat Qin Wujing masih mengingat diskusi nama bayi di istana Xing'an dulu.


Qin Fei Jing membalas pelukan Qin Wujing dan tersenyum hangat,"Putra ini menyambut ayah."


Qin Zhao Jiu masih diam, namun tangan mungil nya diam-diam sudah bergerak untuk membalas pelukan Qin Wujing.


Setelah melepas rindu bersama, Qin Wujing mengangkat kedua anaknya kedalam gendongan nya. Xiao Chujiu berdiri di samping Qin Wujing dengan senyum bahagia yang sangat cerah.


Sekarang keluarga kecil nya menjadi lengkap, tidak ada yang kurang.


Namun tiba-tiba darah keluar dari hidung Xiao Chujiu, pandangan nya menjadi kabur dan menggelap.


Sebelum benar-benar pingsan, Xiao Chujiu hanya mendengar ucapan orang yang sangat panik dan kebingungan.


"Wangfei!."


"Chujiu, ada apa!?."

__ADS_1


"Ibu!!."


"Cepat bawa Wangfei masuk kedalam kereta!."


"Cepat panggil tabib!."


Sampai akhirnya pandangan benar-benar gelap dan mata tertutup.


*


Di dalam ruangan canggih ada satu tempat tidur yang di tiduri oleh wanita cantik. Kepala wanita itu di penuhi kabel dan berbagai macam benda canggih dan asing lain nya.


Tiba-tiba mata wanita itu terbuka dan segera mengambil sikap duduk. Kening wanita itu juga muncul bulir-bulir keringat.


Seorang wanita dewasa yang mengenakan jaz dokter segera mendekati diri nya.


"Wu Ruyi, anda sudah bangun?."


Wu Ruyi menyatukan alis nya,"mengapa saya di sini?, tunggu...."


Dokter wanita itu menjawab,"apa anda lupa?, anda baru saja menjalani mimpi yang sangat panjang ke masalalu."


Wu Ruyi mengerutkan keningnya,"apa maksudnya?."


"Untuk memenangkan lomba dan seleksi sebagai ilmuan penemu teknologi terhebat, saya membuat alat mimpi ke masalalu ini, dan anda dengan suka rela menjadi orang pertama yang menggunakan penemuan ini," jawab dokter wanita.


Wu Ruyi menggelengkan kepalanya,"apa?, mimpi?, anda yakin?, tunggu...siapa anda?, saya lupa!."


"Bukankah saya terpeleset kulit pisang saat sedang berjalan-jalan di kota Tianning dan akhirnya melakukan transmigrasi?, mengapa menjadi mimpi?," sambung Wu Ruyi sembari melemparkan berbagai macam pertanyaan kepada wanita di depan nya.


Wanita itu segera menyipitkan matanya ke arah Wu Ruyi,"saya adalah sahabat SMP anda, Yiyi!."


Saat mendengar ini Wu Ruyi segera menatap Yiyi,"anda...Yiyi?."


Yiyi menghela nafas,"ya. Sepertinya penemuan ku kali ini gagal karena memiliki efek samping seperti yang anda derita."


Wu Ruyi tiba-tiba merasa sesak di hati nya karena tidak percaya bahwa semua itu mimpi!. Bahkan Qin Wujing dan rasa sakit nya juga mimpi!?, itu tidak masuk akal!.


"Apa anda yakin?, tidak. Pasti sekarang aku ini sedang bermimpi!, justru dunia ini yang mimpi!," Ujar Wu Ruyi, kemudian dia mencubit pipi nya berkali-kali berharap bahwa dia akan bangun dari mimpi.


Yiyi segera memegang kedua bahu Wu Ruyi dan membuat mata mereka bertemu,"sekarang tenang. Saya tahu bahwa semua mimpi anda terasa nyata, namun itu benar-benar mimpi. Saya minta maaf dan berjanji akan berhenti menggunakan barang penemuan ini!."


Wu Ruyi mendorong Yiyi,"anda pasti berbohong!."


Yiyi mengerutkan keningnya dan menatap sedih ke arah Wu Ruyi,"untuk apa saya berbohong!?, begini saja, apa anda ingat kejadian apalagi yang terjadi sebelum anda terpeleset kulit pisang?, tidak kan?. Itu adalah salah satu efek samping kesalahan dari mesin ini!, saya tahu pikiran anda sedang kacau sekarang."


Wu Ruyi meremas rambut nya untuk mengingat jawaban tentang apa yang di tanyakan Yiyi tadi, namu nihil. Sesuai yang di katakan Yiyi, Wu Ruyi tidak mengingat apapun.


Yiyi keluar dari ruangan itu dan membiarkan Wu Ruyi memilki waktu sendiri.


Wu Ruyi ingin tertawa saat ini, namun hati nya juga merasa sakit yang luar biasa. Dia masih tidak terima bahwa apa yang dia lalui adalah mimpi.


Perlahan ingatan mulai muncul, sekarang dia ingat semuanya. Apa yang dikatakan Yiyi tadi adalah kebenaran.


Hati Wu Ruyi saat ini benar-benar hancur seperti di injak-injak oleh kaki gajah. Wu Ruyi masih tidak bisa menerima fakta ini. Tetapi apa mau di kata?, fakta nya memang ini.


Semua hanya mimpi omong kosong belaka.


...-End-...

__ADS_1


__ADS_2