
Tiba saatnya presentasi, Ammar mendapat jatah presentasi kedua.
Icha berbicara panjang lebar mengenai manfaat salat bagi kesehatan jasmani seseorang. Ia kemudian menjelaskan manfaat waktu-waktu salat. Ia lebih fokus mempresentasikan tentang keutamaan waktu salat subuh yang notabene sering dilalaikan banyak orang.
“Ketika seseorang bangun pada sepertiga malam terakhir, kemudian ia mendirikan salat guna mendekatkan diri kepada Tuhannya, maka daya tahan tubuhnya berangsur-angsur meningkat. Kemungkinan ia terserang suatu penyakit pun sangat minim. Kenapa bisa begitu?.
Mulutnya masih gemetaran. Ia sebenarnya tidak terlalu grogi berbicara di hadapan orang banyak karena pengalamannya dulu sebagai BEM fakultas sering memaksanya dalam kondisi yang seperti ini, tetapi tidak ketika di samping Ammar. Ia seakan menjadi Icha yang lain.
“Sebagai seorang muslim, kita pasti yakin bahwa perintah Allah kepada manusia pasti mempunyai nilai positif. Namun, tak banyak orang yang dengan serius memikirkan dan mencoba membuktikan hal itu. Satu di antara yang sedikit itu adalah Prof. Dr. Mohammad Sholeh. Guna meraih gelar doktor-nya di universitas airlangga, bapak 4 anak ini pun melakukan penelitian bertajuk pengaruh shalat tahajud terhadap peningkatan perubahan respons ketahanan tubuh imonologik.
__ADS_1
“Hasil penelitian itu ternyata mencengangkan. “Salat tahajud itu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.” Ujar dosen yang sekaligus guru besar di fakultas tarbiyah UIN Sunan Ampel ini. Berbekal hasil penelitian ini pula, Sholeh lantas membuka rumah sehat, yang berbeda dengan bukan rumah sakit pada umumnya. Rumah sehat yang sudah mendapat sertifikasi dari departemen kesehatan ini berprinsip membangun motivasi dan kepercayaan diri pasien bahwa mereka bisa mencapai kesehatan dengan mengikuti terapi berkelanjutan yang berbasis pada ibadah kepada Allah swt.
“Ketika itu, ia menghirup udara yang benar-benar segar tanpa ada campur tangan dari manusia yang menyebabkan polusi sehingga pikirannya menjadi fresh dan ia bisa berpikir dengan leluasa. Hatinya juga semakin tenang disebabkan pikiran yang tenang. Icha mengakhiri penyampaiannya dengan permohonan maaf diikuti salam. Jho membuka kesempatan bertanya bagi peserta. Moderator hanya memberi kesempatan satu pertanyaan di tiap-tiap pembicara.
Icha mengakhiri penyampaiannya dengan sambutan hangat dari para audien.
Tepuk tangan bergema di dalam ruangan. Kini, tiba saatnya Ammar mempresentasikan apa yang sudah ada di dalam otaknya. Nada bicaranya santai, tidak ada perasaan gugup sedikitpun. Ia sudah biasa berceramah di depan khalayak umum semenjak mondok. Ia memulai dengan salam dan sholawat dilanjutkan menyapa peserta seminar.
Ammar membuka pemaparan dengan sesuatu yang unik.
__ADS_1
“Ibnu Athaillah berkata di dalam kitabnya al-Hikam bahwa Allah sudah mengetahui umat Rasulullah adalah umat yang lemah. Oleh sebab itu, Allah hanya mewajibkan salat sehari semalam hanya lima kali dengan perantaraan nasehatnya Nabi Musa A.s. Walaupun demikian, Allah tetap melipatgandakan pahala salat lima kali sehari menjadi lima puluh kali.
“Rasulullah pernah bersabda bahwasanya perumpamaan salat itu sama dengan sungat yang mengalir di depan rumah seseorang. Orang tersebut mandi di sana lima kali sehari. Rasulullah pun bertanya kepada para sahabat “Apakah masih ada kotoran yang tersisa darinya?”. Sahabat menjawab tidak. Rasulullah meneruskan “demikian itulah salat lima waktu yang menghapus dosa”.
Audien mengangguk tanda mereka memahami apa yang disampaikan Ammar. Dengan perumpamaan mandi sebagai pembersih kotoran, manfaat dari salat sebagai pembersih rohani dapat dengan mudah dicerna khalayak umum.
“Sesungguhnya Allah membukakan pintu-pintu langit bagi orang yang sedang salat. Berkata Muhammad bin Ali at-Tirmidzi bahwa gerakan dalam salat itu bagaikan makanan dan bacaannya bagaikan minuman, dan hidangan tersebut disediakan oleh Allah kepada hambanya tiap hari lima kali.
“Sesungguhnya kebaikan itu memiliki cahaya dalam hati, sinar pada wajah, energi pada tubuh, keluasan rezeki dan cinta di hati para makhluk. Sedangkan keburukan membawa kegelapan dalam hati, warna hitam pada wajah, kelemahan pada tubuh, sempitnya rezeki dan kebencian di hati para makhluk.” Ammar menyudahi penyampaiannya dengan ucapan maaf dan salam.
__ADS_1
Adzan Duhur berkumandang, moderator mempersilahkan audien untuk salat terlebih dahulu sekaligus jeda pembagian konsumsi. Sesi tanya jawab akan berlangsung setelah istirahat.