Salahkah Cinta

Salahkah Cinta
Niat Seorang Adrian 2


__ADS_3

Kejadian sebelum masuk kelasku


Setelah pertemuan itu, ternyata Adrian terus mengikuti Sella sedangkan sahabat yaitu Ibrahim hanya memberi kan isyarat


"Semangat ya bos"


Sedangkan Adrian sendiri hanya menggeleng pelan


Sella yang sadar sahabat nya menghilang pun mencari


"Loh kemana nih si Ibrahim kok malah ilang"


Sella pun terus berjalan dan tidak lama seseorang menghadang jalannya


"Minggir!" ucapnya datar


Namun bukannya minggir orang itu malah membawa teman temannya


"Eh kawan kawan, lihat. Aku bertemu bidadari cantik nih" dan tidak lama segerombolan orang pun datang


"Hei cantik, jangan marah dong, nanti cantik nya hilang" ucap salah satu sahabat dari pria itu


"Hahaha hahaha kau hebat Yanto kita mendapatkan santapan empuk nih" saat itu orang yang menggoda Sella pun hendak menyentuh dagu gadis itu


Tiba tiba


Greepp!!!


Tangan sang pelaku langsung di cengkeram oleh Sella sambil berkata "Lancang sekali kau! ingin menyentuh ku!"


Namun pemuda itu malah tertawa mengejek


"Hahaha eh eh jangan kasar dong" ucapnya lagi


Seperti nya mereka memang ingin menantang nyali mereka Sella menatap mereka satu persatu


"Mereka ini memang cari gara sama gue rupanya"


Sedangkan tidak jauh dari Sella berada seorang pemuda yang tidak lain adalah Adrian hanya menatap dengan pandangan datar walaupun dalam hatinya ia sangat khawatir terhadap gadis itu


"Kalian ini sebenarnya mau apa haah?"


Pemuda yang bernama Yanto itu pun berjalan dengan memutari Sella sambil berkata


"Ya tentu saja bermain, kau tahu cantik, aku belum pernah loh di tolak seorang gadis, dan kau baru orang pertama yang menolak ku"


"Trus aku harus apa, menerima ajak kamu haah? Hih tidak sudi!" tolaknya dengan ekspresi jijik


Mendengar penolakan yang di lontarkan Sella membuat Yanto pun geram


"Heh, cewek sombong kau berani menolak seorang Yanto?"


"Kenapa tidak, eh lo itu bukan level gue"


Saat itu si Yanto yang merasa terhina ingin menampar gadis itu namun


Greepp!!

__ADS_1


"Aakkkhhh!! Sa sakit! pekik pemuda itu


"Lo kira, gue takut sama lo haah!" Saat itu teman teman nya hendak membantu namun


"Kalian ingin menolong nya?" tanya Sella dengan tangan masih memelintir tangan Yanto


Langkah mereka pun terhenti mereka pun takut akan bernasib sama dengan sahabat nya


"Lo lihat temen temen lo nggak berani nolong lo kan?"


Yanto yang melihat itu pun "Heeh! kalian tolongin gue, masa ringkus cewek satu aja kalian nggak berani!" ucapnya marah sambil menahan rasa sakit


Kraakk!!


"Aaakkkk!! Apa yang lo lakukan haah sakit tahu!!" teriak Yanto


Saat itu seorang pemuda bertepuk tangan


prok prok


"Yanto Ardava anak seorang pengusaha yang selalu membanggakan kekayaan nya dan selalu menunduk kan wanita" Sambil menatap remeh


"Lihat dia takut pada seorang gadis bernama Sellandra"


Mendengar ucapan dari pemuda itu Yanto merasa terhina "Heh lo! berani sama gue?!"


Saat itu lag Yanto pun melawan laki laki itu yang tidak lain adalah Adrian


"Kenapa tidak, lo itu kan hanya seonggok manusia" ucapnya santai


"Bang dia, ngajak teman nya main keroyokan" bisik gadis itu


Adrian melirik sekilas "Hn aku tahu"


"Hei kalian semua serang dia!" pekik Yanto


Namun saat itu tiba tiba sebuah tangan menggenggam tangan Sellandra


"Siap?"


"Hah, apa?" tanya gadis itu bingung


Tiba tiba Adrian dengan sigap menendang satu persatu anak buah Yanto dan Sella pun turut membantu


Buukkk


Duaakk


Braakk


Aku tidak menyangka ternyata bang Adrian pintar karate


Diam diam Sellandra kagum melihat pemuda itu


"Lo, siapa lo sebenarnya, kenapa lo menghalangi gue mendapatkan Sellandra?!"


Adrian pun mencengkram kerah baju Yanto

__ADS_1


"Apa lo bilang lo ingin dapetin Sella?! Lo sadar nggak dia mau sama lo apa tidak?"


"Sel kamu mau sama cowok urakan macam dia?"


Sellandra pun menggeleng cepat


"Enggak lah"


Saat itu Yanto pun menatap tajam


"Heh. lo nggak usah jual mahal, gadis miskin seperti mu itu itu tidak tergila gila dengan uang"


Mendengar itu Sella menunduk, sedangkan Adrian yang dari tadi sudah sangat marah pun kembali melancarkan aksinya


Buukkk!!!


"Lo kira lo paling kaya di sini?"


Saat itu tidak lama seseorang bersuara


"Hei semuanya! Cepat masuk keruangan dosen Karyo mau menuju kesini!"


Mendengar itu semuanya pun pada lari begitu juga Adrian dan Sellandra mereka juga berlari kearah lain.


"Bang! Kita mau kemana?" tanyanya sambil berlari


Adrian bukannya menjawab malah terus berlari, tidak lama mereka berhenti juga


"Bang! Lepasin! Sakit tahu!" sambil melepaskan tangannya dari cengkraman pria itu


Akhirnya Adrian melepaskan genggaman tangan nya pada Sellandra


"Bang kita akan di marahi oleh pak Karyo nih kenapa sih pakai kesini segala" ucapnya kesal


"Udah tenang saja dia nggak akan marah kalau aku yang ngomong"


."Halah, kayak nggak tahu sifat pak Karyo aja. Dimatanya aku ini selalu salahkan?"


"Udah tenang, nanti aku yang ngomong"


🌺 Flashback end🌺


"Begitu lah pak kejadian nya, jadi semua ini nggak ada hubungan dengan Sella" jelas Adrian


Pak Karyo pun mengangguk mengerti


"Kalau begitu kamu Sella duduk dengan Adrian ya kali ini"


"APAAA! pak masa gitu sih, kan dia yang membuat saya terlambat kenapa aku harus duduk dekat dia" menunjuk ke arah Adrian


Dengan tatapan tidak bersahabat Karyo pun berkata


"Sella, kau itu nilai nya kan minim, seharusnya kau bersyukur bisa duduk dengan orang sepintar Adrian"


Sedangkan Adrian tersenyum kearah Sella


"Udah duduk aja. Aku nggak gigit kok" ucapnya sambil mengedipkan satu matanya

__ADS_1


__ADS_2