
"KAU TIDAK BISA MELAKUKAN NYA SELL!!" teriak Adrian
Kedua orang itu menatap kearah pria muda yang berada tidak jauh
Bang Adrian" panggil nya lirih
Adrian dengan langkah besar menghampiri Sellandra sambil berkata "Kau tidak bisa melakukan ini Sell"
"Dan kau papa, aku tahu niat mu. Kau sebenarnya ingin menjodohkan ku dengan wanita yang bernama Yuniar kan?"
Degh
Betapa terkejut nya Farhat saat tahu jika putra nya mengetahui wanita itu.
"Kenapa, terkejut?"
Farhat tidak bisa berkata kata dan tanpa berbicara Adrian membawa Sellandra masuk kedalam mobil nya dan pergi begitu saja.
Sedangkan Farhat dengan kesal langsung meminta pada sang supir "Ayo kejar mobil anak itu, aku tidak ingin gadis itu berhasil masuk ke rumahku"
Dengan cepat mobil itu melaju kencang ke rumah dan tidak lama Adrian dan Sella sudah sampai di kediamannya
"Bang kenapa kau membawa ku ke sini?"
Adrian hanya mengangguk dan tidak lama seorang wanita cantik datang dengan pandangan terkejut
"Sayang, ada apa ini?"
Lalu matanya beralih menatap gadis yang kini tepat di samping Adrian "Siapa gadis ini Adrian?"
Mendengar pertanyaan itu Adrian tersenyum
"Dia adalah calon istri ku mama, nama nya Sellandra"
"Benarkah nak, cantik sekali" puji Miranda
Sedangkan Sellandra tersenyum
Namun dari kejauhan terdengar sebuah suara
"AKU TIDAK AKAN MERESTUI NYA!!"
Adrian menatap tajam kearah pria itu
__ADS_1
"Aku tidak butuh restu mu papa! Bukankah aku sudah mengatakan bahwa aku tidak mau di atur siapa yang nanti menjadi istri ku" jedanya
"Oh aku lupa. Bukankah kau bertanya dari mana aku tahu tentang wanita itu. Wanita yang kau bayar dengan sejumlah uang untuk memata mataiku. Atau kau bisa jadi membayar nya agar dia mau di jodohkan dengan ku. Benar begitu?"
Farhat sangat terkejut putra nya tahu akan rencana nya "B bagaimana bisa kau tahu rencana ku?"
Mendengar itu Adrian menyeringai "Kau lupa tuan Farhat, kau memiliki putra seperti ku"
"Jika kau tidak merestui ku, tak apa" dia pun kini menatap sang ibu
"Mama, apakah kau merestui kami, aku tahu kau pasti ingin yang terbaik untuk ku"
Miranda menatap sang putra "Ma, lihat dia, dia adalah gadis yang selama ini aku cintai, ya memang dia gadis yang sederhana, bukan gadis yang selevel dengan apa yang dikatakan papa"
Sambil menatap Sella yang menunduk dan pada akhirnya gadis cantik itu membuka suara nya
"Nyonya, aku tahu aku tidak sepadan untuk putra anda. Tapi saya tulus mencintai putra anda, saya tidak memiliki apa yang dibanggakan sebagai wanita berada pada umumnya. Tapi saya tulus mencintai putra anda, saya juga tidak akan menuntut apapun pada Adrian jika dia memilih membiayai hidup ku dengan sederhana"
Tanpa sadar Miranda menitikkan air mata nya
"Nak, kau gadis yang baik, mungkin benar, apa yang dikatakan putra ku ini, hanya kau lah yang mencinta nya dengan tulus"
Farhat terkejut dengan ucapan istrinya itu
Sambil menatap tajam kearah Sella, Farhat pun melanjutkan ucapannya
"Aku tahu gadis miskin seperti mu tidak pernah tulus mencintai putra ku! Kau pasti ingin hartanya kan. heh, kehidupan mu yang miskin itu mendapatkan Adrian pria kaya tentu saja ini adalah kesepakatan untuk merubah hidup mu" hina nya
"CUKUP!! CUKUP FARHAT!!"
Degh
Miranda maupun Farhat pun terkejut mendengar teriakkan Adrian
"Kau bilang jika Sella menginginkan aku karena harta kan? Baik! Aku Adrian Dwipangga akan meninggalkan rumah ini tanpa membawa apapun dari rumah yang di agungkan pria ini" tunjuk nya pada sang ayah.
"Kakak! apa yang kau katakan, kau tahu kau berhak atas rumah ini!" ucap Erlan yang terkejut mendengar jika Kakak nya akan pergi
"Kau bilang apa Adrian, kau ingin pergi? Tidak! Kau tidak bisa melakukan ini"
"Kenapa Pa? Bukankah kau menghina Sella, kau tahu aku kan, sifat kita berdua sama"
Farhat diam dengan tatapan tajam
__ADS_1
"Dengar ini tuan Farhat yang terhormat, aku akan meninggalkan seluruh kemewahan yang ku punya. Bahkan aku rela hidup sederhana demi wanita yang tulus mencintai ku apa adanya dan aku pun rela terusir dari rumah ini. Aku akan mempertahankan Sella dan tidak ada satu orang pun bisa memudahkan nya" tegas pria itu
Miranda yang mendengar itu pun menangis
"Nak tidak hiks~ jangan tinggalkan mama hiks~ apa kau tega melakukan ini" ucap wanita itu
Adrian yang melihat ibunya menangis pun sebenarnya tidak tega, akan tetapi demi membuktikan jika dia bisa berdiri tanpa sang ayah maka dia akan melakukan apapun itu
"Mama, kau jangan menangis, aku tidak akan pergi jauh dari mama"
"Aku hanya ingin membuktikan pada laki laki arogan itu" sambil melirik ke arah Farhat yang kini membuang muka, wajah nya terlihat begitu marah.
"Bahwa anaknya ini bisa berdiri tanpa bantuan darinya"
Dengan tatapan sinis Farhat pun berkata
"Heh, kau seyakin itu kah bisa hidup tanpa harta Adrian?"
Dengan tatapan remeh Farhat pun melanjutkan ucapannya "Aku akan akan mencabut seluruh fasilitas yang di miliki oleh pria sombong ini!"
Dan kalian berdua!" menatap kearah Miranda dan Erlan
"Jangan ada yang membantu nya terutama kau Erlan!"
Erlan menatap terkejut pada sang ayah
"Papa, apa yang kau katakan! Kau melarang ku membantu kakak ku? Tega sekali, aku tidak percaya memiliki seorang ayah begitu arogan!"
Setelah mengatakan itu Erlan pun pergi
Dan itu membuat Adrian pun menyeringai
"Kau bisa saja membuang ku papa, ups! Tuan Farhat yang terhormat"
Farhat tercengang mendengar panggilan yang berubah pada dirinya
"Kau ingin mengambil apa yang dulu ku miliki , silahkan saja" tantang Adrian
Namun tanpa terduga Adrian pun mendekat
"Dan saat itu juga kau akan menyesal, dengan apa yang kau lakukan itu. Lihat saja nanti"
Apa maksud dari ucapan Adrian??
__ADS_1