
Dahulu kala Abah dan Ambu tinggal di desa yang makmur.... Subur dan damai... Desa itu sama sekali tak tersentuh oleh orang asing yang
Tapi sayangnya di desa itu mereka belum mengenal ajaran islam... Mereka masih menggunakan hukum rimba. Yang terkuatlah yang akan menang.
Ambu adalah wanita yang sangat cantik didesa itu... Bisa dikatakan dia adalah kembang desa. Semua lelaki ingin mempersuntingnya...
Orang tua ambu adalah seseorang yang disegani dikampung... Jadi tak ada yang berani melawan perintahnya... Tapi sebaik apapun orang dan sekuat apapun orang dia pasti memiliki seseorang yang tidak suka...
Orang tua Ambu sangat selektif memilih menantu untuk anak semata wayangnya.
Dan hanya Abah lah yang memenuhi syarat menjadi suami ambu... Dia berpawakan tinggi dan tegap berkulit putih dan memiliki pribadi yang baik.
Suatu ketika orang tua Ambu sedang pergi ke kota... Mereka pergi untuk membeli kain untuk Ambu yang masih remaja.. Sedangkan Ambu sendiri tinggal bersama neneknya dirumah.
Pada saat Orang tua Ambu di perjalanan pulang yang melewati hutan ... Mereka dihadang oleh para perampok dari desa lain. Ayah Ambu saat itu berusia 60th... Ya... Mereka dikaruniai anak saat usia mereka tak lagi muda. Dan saat itu Ambu berumur 15 th.
Syukurnya mereka di tolong oleh Abah... Yang saat itu sudah berusia 20 th... Abah memang memiliki kemampuan beladiri yang cukup lumayan ..
5 orang perampok itu dapat dilumpuhkan oleh Abah. Bahkan keempatnya meninggal dunia dan hanya tersisa 1 orang... Karena mereka merampok memggunakan senjata tajam. Sayangnya mereka meninggal dengan senjata mereka sendiri. Dan 1 orang yang selamat itu, juga terluka parah. Hingga dia diselamatkan oleh orang tua dari seseorang yang mencintai Ambu.
Orang Tua itu sengaja sembunyi di balik pohon saat peristiwa itu terjadi.. Dia memang sangat membenci Ayah Ambu.. Lantaran peristiwa pelamarannya ditolak oleh Ayah Ambu...Mulai saat itupun dia berusaha untuk membalas Keluarga Ambu.. Dia merasa sangat dipermalukan lantaran lamaranya yang ditolak.
Disatu sisi Orang tua Ambu menolak lamaran tersebut dikarenakan Ambu yang masih berusia 15 th saat itu. Menurutnya Ambu masih terlalu kecil untuk berumah tangga.
__ADS_1
Saat itu Abah sedang diperjalanan pulang dari rumah neneknya. Abah tidak dibesarkan oleh orang tuanya... Sedari bayi Abah sudah tinggal bersama neneknya.. Dan saat neneknya sudah tiada dia pun mendatangi orang tuanya... Yang ternyata bertempat tinggal tidak jauh dari rumah Ambu.
Ambu adalah wanita yang berkepribadian penurut. Meskipun dia adalah anak semata wayang, lantas dia tidak menjadi anak yang manja . diumurnya yang masih remaja dia sudah pandai mengerjakan pekerjaan rumah.
Dia juga jarang sekali bermain diluar rumah seperti kawan- kawanya.
Saat Ambu berusia 20 th... ia dipaksa oleh teman- temannya... Untuk menghadiri acara pesta pernikahan sahabatnya... Ambupun terpaksa mengikuti acara pesta itu lantaran perasaan tidak enak karena temannya yang sedang melangsungkan pernikahan. Itu adalah kali pertama Ambu mengikuti acara pesta.
Ambu sangat cantik dan menjadi sorotan para tamu undangan. Bahkan mempelai wanita kalah cantiknya dengan Ambu. Itulah awal mula Ambu menjadi terkenal... Setiap penjuru desa menceritakan kecantikan Ambu...
Saat semua orang membicarakan kecantikan Ambu.. Abah tidak pernah satu kalipun bertemu bahkan dia juga tidak pernah mendengar nama Ambu. Karena Abah selalu memfokuskan diri untuk kerja di kebunya. Dia akan berangkat pagi dan pulang petang. Sesampainya dirumah dia sudah cukup kelelahan. Dia cenderung menghabiskan waktunya untuk istirahat dirumah.
Saat Ambu berusia 30 th dia belum juga menikah seperti teman- temannya yang telah memiliki anak. Entah sudah berapa banyak orang yang lamaranya ditolak oleh orang tua Ambu... Ambu pun semakin cantik diusianya yang kepala 3.
Sayangnya dia salah jalan hingga ia bertemu dengan 3 orang pemuda yang dulu pernah melamarnya. Ambu segera lari dan berteriak meminta bantuan. Tapi apa daya... Baju yang dikenakan Ambu sepat terkoyak hingga memperlihatkan bagian yang seharusnya ditutupi.. Ambu terjatuh tapi dia bisa bangkit dan berlari lagi... tak sengaja saat berlari ia menabrak seseorang . Ambu langsung bersembunyi pada tubuh orang yang ia tabrak. 3 pemuda yang mengejar Ambu mengetahui jika yang dikejarnya sedang bersembunyi di balik tubuh pria yang ada dihadapan mereka kini.
" Hai....!!!!!serahkan wanita itu pada kami.! Kalau kau mau selamat. " ucap salah satu pemuda itu.
"Tolong tuan selamatkan saya... Tolong jangan serahkan saya pada mereka.. Mereka ingin memperkosa saya...." ucap ambu dengan lirih di belakang tubuh pria itu.
"Jangan mimpi ! Aku akan menyerahkan wanita ini pada kalian ! Dasar manusia sampah !" hardiknya pada ketiga pemuda itu.
Akhirnya perkelahian sengit itu terjadi... Ketiga pemuda itu dihajar hingga mereka berlari sambil bertabrakan satu sama lain.
__ADS_1
"Terima kasih tuan ... Tuan telah menyelamatkan saya... Perkenalkan nama saya Ningsih. " ucap ambu pada lelaki itu.
"Iya sama -sama.... Dan memang sudah seharusnya aku membantumu.. Namaku Jaka. Dan ijinkan saya mengantarmu pulang... Karena saya tidaklah tega melihatmu pulang sendiri dalam kondisi seperti ini. " ucap Abah...
Pertemuan yang tanpa sengaja itu mempertemukan Abah dan Ambu. Abah memberikan bajunya untuk menutupi tubuh Ambu... Lantaran baju Ambu yang dipakainya sudah tidak utuh.
Sesampainya dirumah Ambu. Ternyata ayah Ambu sudah pulang.. Melihat kondisi anak semata wayangnya yang sangat memprihatinkan ... ia segera menyuruh istrinya agar mengurus putrinya itu. Abah dipersilahkan masuk. Ambu yang sudah berganti baju ,dia lantas mengembalikan baju abah.
"Ayah... Perkenalkan pemuda ini bernama Jaka... Dia tadi yang menyelamatkanku dari ketiga pemuda brengsek itu. " kata Ambu pada ayahnya..
"iya nak.... Ayah sudah mengenalnya... Dia adalah lelaki yang 15 th lalu menolong ayah saat akan dirampok... Tapi saat itu Ayah tak pernah lagi bertemu denganya. "
"Iya pak selama ini saya hanya fokus dikebun dan harus menjaga orang tuaku yang terkena lumpuh...ya... Keduanya mengalami kelumpuhan dan akupun tak tau apa penyebabnya. Aku adalah anak semata wayang dari pak kodir dan bu suprih. "
" Jadi kamu adalah anak dari pk. Kodir sama Bu suprih itu.... ? Dulu memang mereka pernah menceritakan anak lelakinya... Yang tinggal bersama neneknya. Bu suprih sempat keguguran saat kandunganya baru berusia 5bulan . Dan saat itu ia tak pernah lagi punya anak... keguguran itu yang menyebabkan ia harus mengalami kelumpuhan. Kejadian itu sudah 16 th yang lalu. Tapi kalau pk. Kodir saya tidak tau kenapa dia bisa lumpuh. "
"kalau Bapak saya tau penyebab dia menjadi lumpuh.... Sewaktu saya pulang dari kebun saya mendapati bapak yang sudah terjatuh dari pohon kelapa. Karena lambat mengetahuinya hingga bapak jadi lumpuh. Mereka lumpuh semua... Dan akulah yang harus merawat mereka. "
" Pantas saja kita tak pernah bertemu... Tapi kamu memang orang baik... Nak.. "
Ayah Ambu berbicara panjang lebar kepada Abah... Dia juga mengucapkan terimakasih padanya ... Ayah Ambu pun mengutarakan kondisinya yang sudah tak lagi muda ,sehingga tak mampu untuk melindungi putrinya. Dia pun lantas berharap agar Jaka mau menjadi pendamping putrinya itu..
Dengan bahasa yang sangat halus dan sopan Jaka mengiyakan namun ia tetap harus mendengar pendapat ningsih . Ningsih yang duduk disebelah ayahnya iapun mengangguk... Dengan wajah yang merona.
__ADS_1
Jaka lantas pamit dan ia akan datang lagi untuk melamar Ningsih.