SANG PEMILIK TUYUL

SANG PEMILIK TUYUL
Menikmati Kamar Raja


__ADS_3

Cakra Bintang... Jujur aku lebih suka memanggilnya dengan Kelana. Tapi untuk menghargai orang....kini aku akan memanggilnya dengan Cakra.


Lagi -lagi aku melirik ke sebuah pintu yang ada di kamar ini. Aku penasaran .... Membuang rasa kesopananku, lantas akupun membukanya. Didalamnya ternyata tempat penyimpanan baju-baju


"wah ini indah... Gaun ini indah... . Tapi bukankah dia belum menikah terus kenapa ada pakaian Raja dan Ratu. Lebih baik aku lekas keluar.... "sambil terburu meletakkan gaun yang ku pegang ke dalam sebuah lemari penyimpanan. Akupun membuka pintu kamar ganti untuk duduk kembali di kasur saja. Aku merasa takut... "bisa-bisa gara-gara aku lancang masuk ke ruangan ini kepalaku di penggal."ucapku lirih sambil membuka pintu.


"Cklek " suara pintu terbuka... Dan


"Astaga...." jantung ini seperti mau lepas dari dadaku. Ya... Cakra... Raja cakra kembali kini dia berdiri di hadapanku.


"ma..... Maaaaafff" ucapku agak gugup.


"aku tidak bermaksud lancang.. Maafkan aku?.... Raja cakra... " sambil menundukkan kepalaku.


"Ooooo.... Kamu sudah tau... Rupanya.... Ini semua milikmu dan milikku... Lebih baik kamu segera mandi dan Pilihlah baju yang kau sukai di sini. Kau akan menjadi istriku lebih baik kau memanggilku cakra saja."


"ba..... Baiklah Raja... Eh Cakra. " jawabku mematuhinya.


Akupun segera memasuki kamar kaca yang pasti itu kamar mandi... Begitu aku di dalam .... Tiba-tiba 6 orang pelayan wanita ikut masuk ke kamar mandi.


"mau apa kalian....!"


"Ampun Ratu kami hanya diperintah Raja untuk membantu dan melayani Ratu mandi" ucap salah seorang pelayan mewakili.


"Tidak usah!... Sebaiknya kalian keluar dari kamar mandi ini!" perintah ku tegas.


"Tapi Ratu .....nanti Raja bisa memarahi kami" jawab mereka serempak.


"Aku tidak bisa mandi beramai ramai. Bilang saja begitu pada Rajamu!"...


"Tapi..... Kami tidak bisa melawan perintah yang mulia Raja".

__ADS_1


Akupun keluar dari kamar mandi lantas merebahkan badanku di atas kasur. Aku malas berdebat.. Tapi aku juga tidak bisa mandi diliat dengan begitu banyak orang....


Pelayan itu... Mereka keluar dan menghampiriku .


"maaf Ratu.... Kenapa Ratu tidak jadi mandi?"


"Tidak... ! Aku capek! Aku ingin istirahat. Kalian pergilah keluar dan jagalah aku di luar... Biarkan aku istirahat sendiri. " titahku....


"Baik ratu kami akan berjaga di luar dan jika ada apa-apa panggilah kami.... Kami mohon diri.."


"Baiklah aku akan memanggil kalian nanti."


Merekapun pergi meninggalkan kamar dan berjaga di depan pintu. Ku pastikan mereka keluar dan pintu tertutup.


Setelah itu aku bangun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi. Gaun yang ku pakai ku lepas semua hingga aku tak memakai apa- apa lagi.


Ada seperti kolam untuk berendam... Biasanya aku dulu berendam di sungai... Ini di dalam kolam yang nyaman dan penuh dengan bunga mawar didalamnya. Aku suka wanginya menenangkan . Lantas aku masuk kedalamnya dan menikmati aroma bunga-bunga ini... Benar-banar tenang dan nyaman. Ini lah alasanku aku tak mau di ganggu dengan pelayan-pelayan itu. ....


Tak sadar aku malah tertidur didalam kamar mandi.


"ALLAH HU AKBAR ALLAH HU AKBAR"


Seketika aku terbangun dan kupandangi dinding ruangan . Sepertinya aku mengenali ruangan ini... Dan y... Memang ini dikamarku...


Tapi baju yang kugunakan sudah berubah... Awalnya aku menggunakan daster kimono kini baju tidur yang transparan berwarna merah.


Akupun berfikir sambil kududukkan tubuh ini...


"jadi tadi itu mimpi ataukah nyata?"tanyaku sendiri.


Kulihat bayi itu masih terpejam . Ku ingat lagi pesan mimpi itu. Bahwa ini adalah cakra yang dikutuk menjadi Tuyul.

__ADS_1


"dan dia harus minum susu kalau tidak dia akan mati... Y a sampai bulan purnama ini saja. Akupun mulai menghitung... Dan tinggal 15hari lagi bulan purnama. Baguslah.... Kalau begitu. "


"oh iya aku ada janji bertemu dengan lina ... Lebih baik aku mandi dulu... Kulihat waktu masih menunjukkan pukul 05:00 pagi... Nanti saja jam 6 aku mandi... aku masih punya waktu 1 jam ... "


Lebih baik aku menyusui dulu sebelum aku pergi meninggalkanya, takutnya kalau terlalu lama aku pergi dan dia di rumah sendiri...


Baju tidur yang ku pakai ini sangat mudah sekali membukanya.. wajah cakra ku pandangi sangat imut ... Berbeda sekali dengan wajah dewasanya...


bayi ini bulu matanya lentik. Bibir merah dan mungil. Dia tidur dengan damai.


Kudekatkan pu**ng ke mulut kecilnya dan dia pun langsung menyesapnya. Dasar cakra.... Instingnya sangat kuat... Biar sajalah ini juga salahku dari pertama ketemu bayi ini aku langsung menyodorkan milikku.


Ketika waktu menunjukkan pukul 06:00 perlahan mulai kutarik ... Dan diapun melepaskanya... Baguslah ... Aku langsung berdiri tapi kusadari tubuhku bahkan sangat wangi rambutku pun masih basah.


Lalu ku putuskan aku tidak jadi mandi. Aku memilih ganti baju aja... Akupun memilih baju syar'i untuk keluar rumah.. bukan apa-apa.... Hanya saja aku ini cantik. Yang kutakuti mata lelaki banyak yang naksir. Aku bingung menolaknya. "Hehehe. ....."


Longdress hitam dan cokat tua yang kupilih... Dengan memakai jilbab segitiga warna coklat susu...


Pokoknya aku gak tau darimana aku pintar memakai jilbab?.... Tapi aku senang dengan diriku yang sekarang karena aku tak perlu susah berburu untuk makan daging.


Ngomong-ngomong soal daging... Bagaimana dengan 1 dus makanan ku yang belum terbuka. Akupun keluar dan membuka kardus makanan itu. Setelah ku buka ada aroma tidak sedap di beberapa sayur yang berkuah... Kuputuskan membuang sayur yang sudah basi.


Dagingnya tidak basi... Akupun memakannya dan menghabiskan makanan yang tidak basi. Perut kenyang baju sudah rapi tinggal apa lagi y.... Aku perlu menyiapkan uang untuk pelunasan Rumah itu....


Aku hampir saja lupa ... Aku butuh kantongan plasrik untuk membawa uang uang itu." ah sudah lah nanti di jalan aja. "


Cakra ku biarkan di kamar. Aku mengambil kunci mobil dan aku langsung melesat. Bersama mobilku... Sambil terus aku perhatikan toko plasrik yang sudah buka. "itu dia!" ku bawa mobilku kesana." Permisi saya mau beli plastik kantongan warna hitàm?"


"iya neng ada...... per paknya isi 25 pcs harganya 15 rb "


"iya bang saya ambil 2.... Dan ini uangnya kembalianya buat bapàk saja." bapak yang menerima uangku sangat senang.

__ADS_1


Setelah di dalam mobil kututup semua pintu. Agar aku bisa leluasa berpikir . Aku memandang ke sekeliling sambil berpikir apa yang akan aku lakukan setelah ini.


__ADS_2