
Hendra adalah generasi ke 4 dari seseorang yang bernama Dajali. Dajali sendiri adalah orang yang pernah akan memperkosa ambu waktu itu. Tapi niat jahatnya tak terlaksana karena ada abah yang menolong ambu.
"Tapi bukan kah dia sudah meninggal dalam ceritamu sebelumnya? Bagaimana dia bisa memiliki keturunan?"
" Begini, Dajali adalah salah satu dari ketiga pemuda yang hendak memperkosa ambu dan dihajar oleh abah waktu itu. Kedua teman Dajali adalah orang baik sebelumnya tapi ia menjadi tak baik lantaran hasutan Dajali. Semenjak kasus perkelahian dengan abah, kedua teman Dajali mengalami trauma dan mereka berdua bertobat untuk melakukan hal yang hina lagi.
Ketiganya menglami luka yang cukup parah. Sesampainya mereka dirumah masing- masing, keluarga mereka langsung merawat luka. Dajali yang anak tunggal dirawat oleh ibunya, seorang ibu yang melihat anaknya terluka sontak dia langsung menangis. Dan menasehati anaknya itu. Sedangkan kedua teman Dajali mereka di rawat oleh adik dan kakak perempuan mereka. Mereka pun sama seperti orang tua Dajali, menangis dan menasehati. Hingga membuat kedua teman Dajali menjadi bertaubat. Dan tidak lagi melakukan hal- hal yang tercela, yang kemungkinan dapat merugikan orang banyak.
Ketika mereka telah sembuh dari sakitnya, Dajali mencoba mendatangi kedua temanya itu, sayangnya ia mendapatkan penolakan dari keduanya. Dajali pulang dengan kecewa.
Sesampainya di rumah, Dajali berteriak memanggil ibunya.
"Mak mana makananku! "
dengan tergopoh ia lari dari belakang menghampiri putranya, " ini makananmu." sambil mengulurkan nasi dengan sayur daun ubi tanpa lauk.
" Ini aja mak ! Yang bener aja , masak tak ada lauknya, hanya nasi dan sayur aja. Mak inget aku ini manusia bukan kambing ! "
"Sabar ya nak.... Sepeninggal ayahmu 3 bulan yang lalu mamak tak bisa memberimu makanan yang kau mau. Biasanya ayah selalu membawakan ikan kesukaanmu. Sedangkan ayam kitapun sudah habis dipotong hampir setiap hari untuk lauk mu makan selama 3 bulan ini. "
"Mamak itu terlalu banyak alasan tak seperti ayah yang memang sayang dengan ku ! Atau jangan - jangan karena aku bukan anak kandung mamak ? Jadi mamak juga bisa seenaknya aja denganku, sepeninggal Ayah hahh...!"
"Tidak nak... Mamak sangat sayang padamu. Kamu kan tau sendiri mamak tak punya anak selain dirimu. Buat mamak kamu lah anak kandung mamak ."
"Bohong ! Semua ucapan mamak Bohong ! Aku tak percaya sama sekali ! Dan aku juga tak mau makanan tak jelas ini !" dengan wajah yang penuh amarah dan membanting piring yang ia pegang "pranggg.... " piring hancur berkeping.
__ADS_1
Dengan wajah yang berderai air mata, " beginikah anak yang ku sayang selama ini? " ucapnya sambil terbata.
Dajali yang masih kesal lantas mencabut senjata tajam dari pingganya. Dajali menghujam mamak yang selama ini membesarkan dan merawatnya dari bayi tanpa rasa ampun.
Mamak Dajali mati seketika dengan banyak luka tusukan di bagian perut.
"Memang Dajali anak siapa? "
"Aku tau kau pasti mau menanyakan hal ini padaku istriku. Sabar dan dengarkan segalanya."
" heum" sambil mengangguk.
"Begini Dajali sebenarnya adalah titisan Raja iblis. Dajali terlahir dari seorang perempuan yang menyembah Raja iblis. Perempun itu bekerja sebagai pekerja ****, dia akan mendapatkan banyak uang dari pria hidung belang. Dia sengaja bersekutu dengan Raja iblis untuk membuat dirinya tetap cantik dan menarik. Raja iblis menyanggupinya tapi dengan syarat dia harus rela dititipi titisanya. Ya... Hanya untuk melahirkanya saja bukan untuk merawatnya.
Ketika Dajali sudah terlahir ,perempuan itu meletakkan bayi Dajali di depan rumah orang. Orang yang sengaja dipilih Raja iblis untuk merawat anaknya. Orang itu adalah sepasang suami istri yang tak dapat mempunyai keturunan. Di umur pernikahan yang sudah 10 th mereka masih mendambakan kehadiran seorang anak dalam rumahnya.
Semenjak saat itulah keduanya merawat Dajali dari bayi hingga tumbuh besar. Mereka selalu memberikan apa yang Dajali mau. Bahkan mereka rela melakukan semuanya untuk anaknya, Dajali bagaikan seorang Raja dirumahnya. Tapi semenjak ayahnya meninggal , mamaknya yang sudah tua tak mampu lagi memberikan yang Dajali mau.
Hingga peristiwa Dajali membunuh mamaknya tanpa rasa ampun. Bukan hanya membunuhnya, Dajali juga memotong tubuh mamaknya menjadi beberapa bagian, kemudian ia cuci dan semuanya ia rebus. Termasuk bagian kepala yang ia bakar terlebih dahulu rambutnya, lantas merebusnya.
"aku akan makan enak .... Mamak... Mamak... Sama anak sendiri aja kok pelit- pelit." sambil menyungingkan senyum di bibirnya.
Rumah Dajali ada di pinggir kampung yang Jarak nya berjauhan dari rumah warga ,hingga kejadian mengerikan itu pun tak diketahui warga.
Dajali yang masih dendam dengan Jaka dan Ningsih, dia terus berusaha membalas. Lantas ia pun ke kota dan meninggalkan kampungnya. Di kota ia bertemu dengan seorang lelaki yang sudah berumur.
__ADS_1
"Nak kamu tinggal dimana? saya perhatikan dari tadi hanya duduk termenung di bawah pohon ini. Hari sudah mau malam ."
"aku tak tau pak mau kemana , aku tak mempunyai rumah maupun keluarga disini. Orang tuaku sudah meninggal. "
"marilah ikut bapak kerumah bapak?"
"baiklah pak terimaksih banyak."
Mereka lantas berjalan menuju ke rumah. Sesampainya di rumah mereka saling bercerita.
"ini segelas kopi minumlah nak, dan makan lah nasi seadanya ini !"
"terima kasih pak ... Tapi Ini lebih dari cukup. Bapak tinggal seorang diri? Sebelumnya perkenalkan nama saya Dajali... "
"oh ya.. Nak Dajali kamu panggil saya bapak saja anggap saja saya sebagai pengganti bapakmu. Saya memang tinggal sendiri selepas anak dan istriku meninggal. "
"iya pak saya sangat senang akhirnya memiliki bapak lagi. Tapi kenapa anak dan istri bapak bisa meninggal?"
" anakku mati bunuh diri lantaran lamaranya ditolak seorang gadis bernama Ningsih yang tinggal di kampung. Sedangkan istriku sendiri dia terus mengalami sakit- sakitan karena terus meratapi kepergian anak tunggal kami. Sebulan dari sepeninggal anakku , istriku pun mati. "
"maaf kan saya .... Saya gak bermaksud membuat bapak sedih. Tapi sepertinya saya kenal dengan Ningsih dia seorang gadis berkulit putih dan berparas cantik yang kecantikanya tak ada yang menandinginya bukan?"
"Tidak apa- apa semua sudah berlalu tapi hanya masih meninggalkan pedih. Sepertinya itu Ningsih yang sama dia adalah anak tunggal dan orang tuanya cukup disegani di kampung. "
"Iya pak itu adalah Ningsih yang sama. Cintaku pun ditolak nya hingga membuat ibuku mati ." sambil menunduk dan raut muka yang sedih.
__ADS_1
"Kenapa bisa ditolak Nak? Bukan kah ia kini seharusnya sudah besar?"
"iya pak mamakku yang sakit- sakitan berharap aku lekas beristri. Dan aku pun mepamar Ningsih tapi yang ku terima adalah sebuah penolakan lantaran aku dari keluarga miskin. Mendengar penolakanya membuat jantung mamakku kumat hingga menghembuskan nafas terakhir."