Sang Penakluk Kaisar

Sang Penakluk Kaisar
Rasa khawatir yang menghantam


__ADS_3

Dan keesokan harinya, semua orang mulai berkumpul di istana kekaisaran xiu untuk melakukan perjalanan menuju kekaisaran ang yang menjadi tuan rumah untuk mengadakan festival tahun ini.


Para putri dan pangeran mulai berdatangan dan tandu milik keluarga jendral jiang tiba selanjutnya, Xia mei yang berada didalam tandu benar benar tidak mood hari ini, sungguh jika saja dia diperbolehkan untuk dirumah saja dia bisa memilih itu, sayang sekali festival besar harus diikuti oleh orang orang penting diistana untuk turut memeriahkan festival besar tersebut.


Dan ketika tandu miliknya mulai berhenti yue turun lebih dulu untuk membantu xia mei kelak. Dan ketika yue mengulurkan tangannya xia mei menghela nafasnya kasar kemudian menerima uluran tangan itu dan turun dari tandu secara perlahan.


Dan ketika wajah xia mei perlahan terlihat, semua orang menahan nafas mereka, menatap kagum terhadap paras xia mei hari ini, entah mengapa kecantikan gadis itu seolah bertambah di setiap harinya, dan mungkin itu pengaruh dari kultivasinya yang meningkat hingga membuat kulitnya semakin mulus dan berseri pipinya yang dulu tirus mulai sedikit berisi sehingga membuat semua orang merasa gemas dengan pipi bulat itu.


Xia mei mengenakan hanfu biru laut yang dibuat nyonya huo untuknya, dengan perhiasan yang juga didesain sendiri olehnya beberapa waktu, dia hanya mengikat rambutnya keatas diberi perhiasan dirambut dan antingnya yang terlihat senada.



"dia putri xia mei? Wahhh kenapa dia bisa berubah secantik itu"


"ya dewa ini kecantikan yang mematikan yang bisa meruntuhkan kekaisaran"


"sepertinya kedudukan putri fangyin sebagai bunga dari kekaisaran ziu akan tergantikan oleh putri xia mei"


Bisik bisik itu terdengar begitu ramai membuat fangying yang mendengarnya mengepalkan tangannya, dia menatap penuh kebencian terhadap xia mei, terlebih kini tatapan putra mahkota Xiu ming juga tertuju pada gadis itu.


"kenapa gadis itu yang menjadi pusat perhatian bukankah seharusnya perhatian semua orang itu milikku"


Batin fang ying yang menggeram penuh kemarahan.


"lihat hanfu yang kenakan oleh putri xia mei begitu indah, dari mana dia mendapatkan hanfu itu aku juga menginginkannya"


"aku juga ingin memilikinya, benar benar terlihat begitu indah"


"heii apakah kalian melihat perhiasannya juga, itu juga begitu indah"


"ohh ya dewa dari mana dia mendapatkan semua yang melekat pada tubuhnya, itu sangat indah"


Para putri yang melihat penampilan xia mei tidak bisa untuk berdecak kagum, hanfu dan perhiasan model seperti itu baru pertama kali mereka melihatnya, dan juga begitu indah saat xia mei memakainya sehingga membuat nafsu mereka menggebu-gebu untuk memiliki hal yang sama yang dimiliki oleh xia mei

__ADS_1


sedangkan gadis yang saat ini menjadi pusat perhatian teramat tidak peduli dengan keadaan, perubahan sikap hangli pria tampan yang baik padanya benar benar membuatnya kesulitan untuk tidur maupun makan semenjak semalam


Yue bahkan merasa heran dengan sikap nonanya yang kini menjadi pendiam dan tidak banyak bergerak seperti biasanya. Bahkan nonanya hanya makan sedikit di pagi tadi, sedangkan dia tau betul jika nonanya itu memiliki kegemaran makan.


"xiaer apakah kamu sakit? Atau ada yang mengganggumu?"


Kini nyonya meilan tampak bertanya dengan khawatir, karna melihat putrinya yang hanya diam sedari tadi.


Xia mei menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum tipis.


"aku tidak apa apa ibu, hanya saja merasa lelah"


Jawabnya kemudian.


"kau bisa beristirahat di tandu nanti, tahanlah sebentar lagi"


Timpal nyonya meilan yang mengerti akan kelelahan yang dirasakan oleh putrinya, terlebih xia mei memberitahu mereka jika gadis itu melakukan terobosan sebanyak tiga tingkat, sehingga nyonya meilan mengerti jika xia mei merasa lelah


Jendral jiang kini berbincang dengan kaisar xiu, ada yang harus mereka bicarakan lebih dulu.


Ditandu yang berbeda, yang bernuansa mewah tampak seorang pria tampan duduk dengan gagahnya. Dia adalah putra mahkota Xiu ming, pria tampan itu tampak larut dalam lamunannya, dimana kini wajah xia mei berputar putar di otaknya.


"sepertinya tanpa menang taruhan pun aku akan akan tetap mempertahankan mu xia mei"


Gumam putra mahkota Xiu ming yang kini tidak bisa lagi mengelak dari kecantikan yang dimiliki calon tunangannya itu.


"lagi pula kau tidak perlu cukup kuat, kau hanya perlu menjaga kecantikanmu dan selalu menyambut ku dengan suka rela kelak"


lanjut pria itu.


Dia pikir tidak masalah jika gadis itu tidak memiliki kemampuan apapun karna kecantikan yang dimiliki xia mei sudah cukup baginya, kelak nanti gadis itu hanya perlu melayaninya saja bukan.


Dia butuh kecantikan seorang gadis untuk menghilangkan rasa lelahnya, dan untuk fang ying dia pikir gadis itu bisa dia jadikan selir bukan, karna kecerdasan dan kemampuan fangying kelak akan bisa dia gunakan suatu saat nanti.

__ADS_1


Ditempat yang berbeda, suasana yang begitu mencekam kini tampak seorang pria dengan jubah yang didominasi warna hitam dan merah miliknya kini tampak terkoyak di beberapa sisinya, bahkan wajah pria itu tampak memiliki beberapa luka.


Langit tampak bergemuruh dengan hebatnya, bahkan petir seolah dengan begitu gila memperlihatkan kilatannya, saat ini hangli tengah melangsungkan pembabtisan surgawi untuk masuk ke alam immortal.


Dalam sejarah dunia ini belum ada yang bisa mencapai alam immortal, namun keberanian seorang hangli untuk mendapatkan kehormatan besar membuatnya tanpa ragu melakukan pembabtisan untuk masuk kealam immortal.


Kilatan petir kembali menggila, sudah lima ratus cambukan yang diterima oleh hangli namun tidak sampai disitu sebuah pedang yang berukuran cukup besar kini muncul di langit yang didominasi warna gelap.


pedang tersebut meluncur kearah hangli, dan dengan sigap ditangkap oleh pria itu, kilatan petir tak hanya diam dia turut bergerak menyerang hangli dengan begitu gila. tidak ada keresahan yang terlihat dari wajah pria itu, dia masih dalam posisi tenangnya dengan melawan pedang surgawi itu.


Dan ketika petir itu mulai menghantam kembali tubuh hangli seekor naga yang dikenal dengan naga demsurg kuno tampak muncul ditengah suasana yang mencekam, membuat tanah bergoyang dengan begitu hebatnya.


Naga demsurg kuno menyelimuti tubuh hangli dengan sesegera mungkin, dengan naga demsurg ditangannya dan telah menyatu dengan jiwa hangli hingga membuat kekuatan fisik hangli hampir mustahil untuk dilawan atau di tandingi.


"Hancurlah"


Hangli berteriak dengan lantangnya


Kekuatan petir surgawi dengan kekuatan naga demsurg dan hangli seolah seimbang hingga menimbulkan ledakan yang disertai guncangan besar yang bisa dirasakan oleh seluruh penghuni dialam surgawi


Disisi lainnya, tampak xia mei bangun dari tidurnya dengan perasaan gelisah, dia menggenggam dadanya yang sedikit terasa sesak, keringat dingin mengucur dipelipis gadis itu.


"ada apa denganku"


Batin xia mei yang merasa ketidak tenangan.


Nyonya meilan dan yue yang terkejut dengan gerakan tiba tiba xia mei seketika melototkan mata mereka ketika melihat wajah xia mei yang kini pucat bagaikan kapas.


"Berhenti"


Teriak nyonya Meilan dengan lantang hingga para prajurit yang membawa tandu berhenti dengan sesegera mungkin.


"cepat panggilkan tabib"

__ADS_1


Teriak nyonya meilan kembali dengan khawatir pada yue


__ADS_2