
Beberapa saat pun berlalu, kini xia mei perlahan turun dari tandu miliknya, dilihatnya kini ada banyak orang yang ada diluar dan ada beberapa tenda yang telah dibangun sedemikian rupa.
Namun saat xia mei hendak berjalan masuk ke tenda miliknya, tampak beberapa putri berjalan mendekati dirinya.
"Salam hormat putri Xia Mei"
Ketiga putri tersebut membungkukkan badan mereka.
Xia Mei tampak mengerutkan keningnya, menatap heran ketiga gadis yang tiba tiba menghampirinya itu.
"apakah ada sesuatu yang penting sehingga membuat kalian menghampiriku"
Ucap Xia Mei tanpa basa basi.
Ketiga gadis itu tampak tersenyum, tidak peduli dengan ekspresi Xia Mei yang tidak terlihat peduli pada mereka.
"ahh itu kami sangat penasaran dengan hanfu dan perhiasan yang kau kenakan"
Ucap putri hien yang merupakan salah satu putri dari pedagang tersohor di kekaisaran xiu. Dia begitu tertarik dengan hanfu dan perhiasan milik Xia Mei sebagai wanita dia tentu saja ingin memilikinya
Mendengar itu membuat ekspresi Xia Mei berubah, Bukankah ini awal mula dari bisnisnya? Dia tampak tersenyum manis kemudian berkata.
"apakah menurut kalian ini terlihat bagus?"
Sahut Xia Mei yang kemudian memperlihatkan beberapa sisi dari hanfu miliknya.
Ketiga gadis itu tampak mengangguk dengan semangat.
"Tentu saja itu terlihat bagus, Bahkan terlihat sangat indah"
Timpal salah satu gadis di antara mereka, Yang bernama putri Peiyu.
"Bisakah kau memberitahu kami dimana kau membeli hanfu dan perhiasan yang kau kenakan, Kami juga ingin memilikinya"
Sahut Xinxin dengan begitu antusias.
Xia Mei melebarkan senyumnya, Jika saja dia berada di dunia modern mungkin bisa dikatakan saat ini dia telah menjadi brand ambassador dari nyonya Huo.
"Tentu saja aku dengan senang hati memberitahu kalian"
Jawab Xia Mei dengan ramah.
"Kalian kenapa repot repot mendekati gadis sampah hanya untuk sebuah hanfu dan perhiasan saja, Bukankah jika kalian menginginkannya kalian bisa mendapatkannya di nyonya Huo"
Sebuah suara yang begitu dikenal Xia Mei tampak masuk ditelinganya dan suara itu benar benar membuat telinganya sakit sekaligus jengkel.
"Heii kau gadis jelek, Asal kau tau aku yang membuat model dari hanfu ini, Dan tentu saja kau tidak akan bisa mendapatkan hanfu dan perhiasan ini tanpa izinku"
__ADS_1
Ucap Xia Mei yang menatap jengkel pada Fang ying yang kini mendekat kearah mereka.
Sedangkan ketiga gadis itu tampak terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan xia mei baru saja.
"Apakah itu benar putri Xia Mei? Kau yang membuat hanfu dan model dari perhiasan ini?"
Xinxin bertanya dengan ekspresi terkejutnya menatap tidak percaya pada Xia mei.
Fang ying tampak merasa kesal karna diacuhkan oleh mereka, Dia menatap dengan penuh kemarahan pada Xia Mei
"Tentu saja, Kalian bisa menanyakannya langsung pada nyonya Huo nantinya"
Jawab Xia Mei santai
"Tapi kalian harus tau jika kalian harus berlomba lomba mendapatkannya karna nyonya Huo hanya akan membuat beberapa hanfu"
Lanjut Xia Mei kemudian
"Lalu apakah kau bisa membantu kami untuk mendapatkan hanfu itu, kami benar benar begitu menginginkannya"
Pinta putri Hien dengan bersungguh sungguh
"Tentu saja"
Namun Fang ying kembali berbicara
Fang ying tampak terkekeh, Mengejek mereka yang merasa begitu bodoh mempercayai Xia Mei yang jelas tidak tau apapun. Membuat model hanfu dan perhiasan? Yang benar saja gadis itu yang bahkan mengatakan jika menguasai teknik menyulam saja bisa kalah dengannya.
"Percaya atau tidak itu urusan kalian, Tapi kalian bisa memastikannya sendiri pada nyonya Huo"
Sahut Xia Mei santai, dia tampak tidak peduli dengan apa yang dikatakan fangying padanya. Lagi pula mereka semua akan tau kebenarannya jika langsung ke nyonya Huo bukan?
"Apakah kau akan menghabiskan waktumu untuk meladeni mereka? Kau akan menyesalinya jika kau terlambat sedikit saja"
Jiao tampak mengoceh ditelinga Xia Mei, dia terlalu jengah mendengar perdebatan para gadis yang mengenai pakaian dan perhiasan saja.
"Ini bisnis dan menghasilkan uang, ini juga penting untukku"
Xia Mei membalas tak kalah ketus, dia kemudian berlalu dari sana tanpa mempedulikan para gadis itu
Sedangkan putri Hien berfikir jika perginya Xia Mei dikarenakan merasa tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh fang ying. Lantas dia kemudian menatap gadis itu dengan kesal.
"Putri fang ying apakah ku tidak bisa mencampuri urusan orang lain, kau tiba tiba datang dan membuat kekacauan dalam urusan kami"
putri Hien berteriak dengan kesal kearah fang ying, dia tampak tidak takut dengan gadis yang saat ini juga menatap kesal kearahnya. Dia berfikir jika Fang ying merupakan putri dari seorang mentri maka dia juga seorang putri dari saudagar tersohor dikekaisaran ini, Bahkan orang orang begitu menghormati keluarganya.
"Aku hanya memperingatkanmu putri Hien"
__ADS_1
Ketus Fang ying kemudian berlalu dari sana.
Putri Hien menghentakkan kakinya kesal, Dia tidak ingin hanya karna Fang ying dia gagal mendapatkan hanfu dan perhiasan yang persis dengan milik Xia mei.
"Jangan khawatirkan apapun putri Hien, kita bisa membujuk putri Xia Mei besok"
Sahut Xinxing yang menenangkan temannya yang tampak kesal.
Sedangkan di sisi yang berbeda, Di tandu milik Xia Mei
Setelah memberitahu para pelayan dan prajurit untuk tidak ada yang masuk ke tendanya hingga besok pagi kini gadis itu terlihat bersiap siap. Dia ingin menggunakan ilmu teleportasinya karna jika ingin mengendap endap keluar dia takut ketahuan karna jendral Jiang masih berada diluar untuk berjaga. Namun di saat dia ingin menggunakan ilmu teleportasi dia masih ragu, takut jika dia berada ditempat yang berbeda dari yang seharusnya.
"Kau benar benar payah"
Jiao kembali mengejeknya diseberang sana.
"ckck aku bukan payah tikus jelek, hanya saja aku belum yakin dengan ilmu teleportasi yang diajarkan Hangli padaku"
"Maka terima saja jika dirimu itu bodoh"
Karna tidak ingin berdebat maka Xia Mei langsung saja menggunakan ilmu teleportasi sesuai yang diajarkan hangli padanya.
Swusshhhhhhhhh
Dan beberapa detik kemudian, Disaat Xia Mei membuka matanya kini dia telah berada disebuah hutan yang begitu mencekam.
Disaat dirinya ingin membuka mulutnya, Suara Jiao mengejutkan dirinya.
"Jangan bersuara atau kau akan membangunkan sosok yang kini ada dihadapanmu"
Mendengar itu membuat Xia Mei menutup kembali mulutnya, Kini dia menajamkan penglihatannya untuk melihat dengan jelas sosok yang dimaksud oleh Jiao.
Dan didetik kemudian Xia Mei melototkan matanya, Menatap tidak percaya dengan sosok yang kini dilihatnya.
"Dia adalah burung Phoenix surgawi yang menguasai dua elemen yaitu api dan air"
Sahut Jiao yang seolah mengerti apa yang ingin dikatakan Xia Mei padanya.
Di seluruh Alam Ilahi , burung phoenix dikenal sebagai roh api dan berdiri di puncak semua Hukum Kebakaran. Intensitas apinya dapat membakar ruang angkasa selama ribuan tahun.
Seekor burung phoenix memiliki panjang ribuan mil, bahkan 10.000 mil. Jika darahnya berjatuhan, ia bisa menenggelamkan seluruh kota dan menyebabkan sungai-sungai besar meluap!
Sayap Phoenix dewasa sejati bahkan melampaui harta roh Empyrean dalam hal daya tahan. Dalam hal pelanggaran, mereka bisa membelah dunia menjadi dua. Dalam hal pertahanan, mereka bisa menahan serangan habis-habisan.
Seekor burung phoenix adalah satu-satunya keberadaan di dunia yang dapat dengan sembarangan membakar esensi darah mereka namun esensi darah mereka tidak pernah memudar. Berdasarkan kemampuan ini saja, seekor burung phoenix ditakdirkan untuk berdiri di level tertinggi dari semua Dewa Binatang!
"Jika kau bisa menaklukkannya kau bisa seolah bisa memegang dunia ini ditanganmu, kau harus tau jika Phoenix itu merupakan incaran para kultivator diseluruh dunia"
__ADS_1