
Putri Ming adalah sosok yang cantik, kuat, ceria dan dan sangat cerdas, yah tentu saja, putri Ming telah memasuki dunia militer sejak berusia 14 tahun,
Ratu memang sangat melarang putrinya menggunakan pedang namun sang raja malah sangat mendukung keinginan sang putri hingga di masa lalu Ming Hui lebih sering berada di Kamp militer dari pada di istana,
Ia melewati hari dengan latihan beladiri, ia akan menjadi seorang jendral besar seperti harapannya, menduduki kursi putri mahkota bukanlah keinginannya, ia hanya ingin menjadi seorang pejuang bagi negaranya.
Sebelum adiknya terkena racun putri Ming masih sering menyelinap ke luar istana untuk sekedar berkeliling di pasar atau perayaan dan berbaur dengan rakyat,
Setelah adiknya jatuh sakit 3 tahun lalu putri Hui harus mengemban tanggung jawab menjadi putri Mahkota mengantikan sang adik yang sudah lama terlelap, serta ayah yang telah meninggal dunia
"Tentu saja ada, saat mengatakannya maka aku sudah memikirkan caranya" Ming Hui berucap dengan anda ringan
Ia sudah berhasil menemukan ide terbaik yang sekitanya tak akan membuat orang orang tersinggung
ia tak ningin melukai orang lain lebih banyak lagi, cukup sudah selama ini, ia harus menanggung rasa bersalah hanya karena kegagalannya dalam menjaga sang saudara
"Kau ini tuan begitu bersemangat jika perihal uang" Lie terkekeh pelan
Mereka sudah bekerja keras mengumpulkan uang, hanya saja kemana uang itu akan pergi tentu saja harus di pikirkan secara matang, semua harus di rencanakan, dengan begitu barulah bisa menjadi orang yang bisa di andalkan
"Uang adalah segalanya, aku tak mengatakan jika uang segalanya, namun jika tak ada uang maka hidup akan menderita" Ming Hui menjawab dengan nada ringan
Manusia mana yang tidak butuh uang di dalam kehidupanya, uang adalah benda yang paling di perlukan untuk bertahan di perantauan seperti ini, mereka tak bisa melakukan hal sesuka hati, mereka tak bisa menghamburkan uang dengan begitu gamblang karena proses mencari uang tidaklah mudah
__ADS_1
Meski mengandalkan judi namun ada begitu banyak orang sialan yang akan mengepung dan merampok mereka
"Kau ini tuan bahkan kau merencanakan semuanya, lalu bagai mana rencananya, kau tak akan menyimpannya sendiri bukan" Lin berucap pelan
Saat sang tuan sudah memutuskan kemana uang uang itu akan pergi, dan sebagai seorang bawahan yang baik tentu saja hanya bisa membiarkan sang tuan melakukan apa yang ia inginkan
"Kita harus mengumpulkan orang orang, kita harus menjadi orang kaya, jika di lihat sepertinya ketentraman kekaisaran ini tak akan bertahan lama, para pangeran bahkan sudah mulai memperebutkan tahta saat sang kaisar masih bernafas dengan bugar, hanya perlu mempersiapkan diri, karena apapun bisa terjadi" Ucap Ming Hui pelan,
Ia dapat melihat jika kehancuran akan datang, sebagai orang yang tak tau apa apa ia tak ingin terkena dampak itu, dari itu ia harus mempersiapkan diri,
"Apakah seperti membuat kelompok untuk pertahanan?" Ucap Lie pelan
Mereka ke tempat ini untuk mencari teratai hitam sebagai tumbuhan penting yang bisa menyembuhkan putra mahkota kerajaan Yifan, lalu?, mengapa harus memiliki pasukan membeli begitu banyak budak hanya akan membebani, biaya idup tidaklah mudah, bagai mana mereka bisa bertahan?
Mereka masuk kekaisaran ini menggunakan identitas keponakan dari keluarga Ye, namun mereka tak akan di lepaskan jika istana menyadari jika kedatangan mereka untuk merebut sebuah harta berharga, dari itulah mereka harus menyediakan pasukan, setidaknya bisa bertahan sampai mereka keluar dari kota ini
"Benar tuan, kita harus memiliki persiapan untuk mengantisipasi segala kejadian buruk dan kesalahan yang bisa saja terjadi di masa depan" Ucap Lin mengangguk dengan semangat begitupun lie,
Mereka membutuhkan orang untuk di lihat, kediaman ye memang ramai, namun semua di sisi oleh orang biasa, tak ada pemandangan prajurit yang berlatih, tak ada pemandangan indah saat melihat prajurit berkeringat dan penuh seksi
"Tak perlu cemas tuan, serahkan saja pada kami, dapat di pastikan jika mengurusnya, kau hanya perlu fokus pada trik memasuki istana, saat ini istana lah yang menjadi penghalang terbesar kita, jika kita bisa masuk maka kita akan mendapatkan bunga itu dengan mudah, kembali dan menjalani hari yang membahagiakan di kerajaan Yifan" Ucap lie tersenyum lebar
Mereka akan mengurus perihal ini, biarkan sang tuan memfokuskan diri untuk masuk ke dalam istana dan menghindar dari kepelikan kehidupan berpolitik
__ADS_1
"Semoga saja, hm baik lah, mari bersenang senang, terlalu banyak berfikir hanya membuat pusing, mari nikmati waktu terlebih dahulu sebelum permainan sesungguhnya di mulai" Ucap Ming Hui tersenyum lebar,
Keduanya tentu saja mengikuti sang nona, mereka sudah berjanji akan selamat maka tentu saja akan tetap selamat sampai kembali ke kerajaan Yifan dan membangunkan sang putra mahkota kembali
"Lin, kupikir kau yang lebih tau di mana kita bisa mendapat berita mengenai pelelangan pasar gelap, kita harus menemukan orang yang kuat, karena di tempat itu ada banyak orang yang bisa kita lihat, kita pun bisa memilih siapa yang pantas untuk di rekrut, siapa yang memiliki semangat juang untuk bertahan hidup" Ming Hui berucap
Lin dan memiliki koneksi cukup luas, dan perihal pasar budak ia fikir Lin bisa di andalkan terlebih Lin juga sudah pernah membeli budak untuk di latih sebagai pasukan tempur
"Baik tuan"
"Kalau seperti itu malah kembalilah, kau dan lie akan pergi ke perdagangan budak itu, ingat jangan membawa barang yang sekiranya tak memiliki manfaat bagi kita" Ming Hui berucap pelan
mereka mencari budak untuk di jadikan pasukan rahasia, jika budak yang di bawa bahkan tak memiliki sedikit kemapuan maka sama saja dengan membuang uang bukan?
"Tapi nona?" Lie berucap, jika mereka berdua pergi ke pasar gelap lalu siapa yang akan menjaga Ming Hui?, apakah baik baik saja jika Ming Hui sendirian
"Kalian harus pergi, sekarang berangkat, aku akan baik baik saja"
Bagai manapun pelelangan budak bukanlah tempat yang bisa di datangi semua orang, mereka harus memiliki kenalan jika ingin masuk ke sana, jika tidak maka tentu saja tak di izinkan
Terlebih ia tak ingin jika ada orang lain tau lebih banyak tentang mereka, meskipun ia yakin sang kusir pasti bungkam,
Namun ia adalah manusia, ia memiliki pendengaran yang baik, dan tentu saja Ming Hui tak akan membiarkan orang lain tau tujuan mereka ke tempat ini
__ADS_1