Sang Putri

Sang Putri
Anda Sangat Baik Hati


__ADS_3

"Tuan, apa yang sedang kau pikirkan?"


"Ah, ada keperluan apa kau datang?"


"Tuan, malam sudah begitu larut dan sedari tadi tuan melamun, semuanya juga sudah melihat, jika memiliki keluhan dengan kerja kami kami akan memperbaiki diri"


"Xi Lang, bibi Ling jangan berfikir yang tidak tidak, pekerjaan kalian cukup baik, dan beberapa waktu ini pasti sangat melelahkan karena banyaknya pelanggan"


"Tuan, seorang pelayan akan merasa begitu bahagia karana berhasil melayani tamunya dan membuat mereka puas hingga kembali ke sini lagi"


"Karena terlalu lelah bekerja maka aku akan memberikan kalian waktu libur satu hari, biarkan toko ini tutup besok, bibi dan yang lain bisa keluar dan bersenang senang"


"Tuan, tuan memperlakukan kami dengan begitu baik, selain mengabdikan diri pada tuan kami tak butuh apapun lagi, saat pemimpin membawa kami mengikuti tuan, tuan telah banyak mengeluarkan uang untuk kami"


"Bibi, kau ini begitu perhitungan, bukankah saat ini semua sudah kalian bayar dengan perlahan, bekerja dan menghasilkan uang, aku memerlukan Yao Ling itu karena ia memerlukan kalian maka aku tak keberatan untuk membawa kalian ikut"


"Tuan, anda begitu dermawan, bibi tua ini berharap tuan memiliki umur yang panjang dan nyonya yang sangat mencintai tuan"

__ADS_1


"Bibi, kau suah berfikir terlalu jauh, sekarang akan lebih baik membantu para pekerja untuk menutup toko, besok tak perlu datang, besok adalah hari libur"


"Tuan, hari libur mengapa harus ada hari libur"


"Bekerja itu melelahkan, dan aku sudah menetapkan hari libur, dalam satu bulan ini kalian bekerja dengan penuh giat bahkan tak memiliki waktu beristirahat, di masa depan, setiap hari Sabtu Minggu toko ini akan tutup para bibik dan yang lain bisa melakukan hal lain"


"Tapi tuan, hari libur ini sangat tidak pantas, bagai mana mungkin bisa berlibur, sebagai bawahan dan pelayan toko tentu saja harus bekerja dan menghasilkan uang setiap hari"


"Hanya dua hari dalam satu bulan saja, menutup toko selama dua hari tak akan membuat toko ini rugi, lihatlah, ada begitu banyak pelanggan yang datang"


"Tuan kau terlalu baik pada kami"


Setelah berucap Ming Hui bergerak meninggalkan toko, ia menghela nafas pelan sembari menatap langit nan biru


"Siapa?, Mengapa begitu ribut di malam hari seperti ini?" Ming Hui menjerngit


Ia hanya bisa menyembunyikan diri saat melihat sekelompok orang yang sedang melakukan pengejaran pada seseorang pria malang

__ADS_1


"Huh, pembunuhan lagi, apakah kehidupan ini tak bisa tenang sebentar saja" batinnya sembari melempar bongkahan batu


Lemparan itu berhasil mengenai beberapa titik syaraf yang membuat para pengejar tak berdaya


"Kalian bahkan masih menyerangnya saat ia terluka begitu parah"


Ming Hui menghela nafas pelan sembari mendekati pria malang itu, namun saat melihatnya niat membantu seketika menghilang begitu saja


"Kau begitu angkuh dan sombong sebelumnya, nyatanya kau hanya seorang tuan muda yang malang" Ucapannya sembari menatap pangeran ke sepuluh yang bahkan masih terbaring lemah di ranjang


"Tuan, apakah ini tak akan menyeret kita ke dalam masalah, tuan muda ini sepertinya berasal dari bangsawan kelas atas"


"Masalah akan di perhitungkan nanti, nyawanya lebih penting, perihal ia bangsawan kelas atas ataupun menengah jangan di pikirkan, panggil Lan Xi"


"Baik tuan"


"Beruntung kita memiliki Lan Xi sebagai tabib di kediaman, kemapuan seperti itu malah tengelam bersama sekelompok bandit"

__ADS_1


"Emas bukankah memang selalu berada di antara pasir"


"Kau benar"


__ADS_2