
Ming Hui menghela nafas pelan sembari melangkah untuk meninggalkan kamarnya dengan Lie dan Lin yang selalu berada di belakangnya, ia sudah memutuskan jika hari ini ia akan berkeliling kota hari ini
Berdiam diri tak akan menghasilkan apapun, mereka harus bergerak untuk menemukan petunjuk dari tumbuhan yang mereka cari, tujuan mereka ke tempat ini adalah teratai hitam, bukan hanya bermain dan menikmati kota kekaisaran yang ramai
"Tuan, kita kekaisaran begitu ramai, meskipun kerajaan Yifan jura ramai, namun jika di bandingkan tak ada apa apanya dengan kota kekaisaran ini" Lie berucap dengan kagum
selama ini mereka hanya menetap di kerajaan Yifan, dan jikapun keluar maka langsung masuk ke dalam Medan peperangan, mereka adalah seornag gadis, namun tentu saja dengan izin istimewa bisa memasuki Medan perang yang di kuasai oleh para pria
"Tentu saja mereka ramai, apakah sepanjang jalan kau tak melihat?, banyak pendatang asing di sini, dan juga ini adalah pusat kota"
"Aku tidak ingin mengatakan Itu Lin aku hanya sedang mengagumi kota saja"
"Kau mengatakan seolah kota ini lebih indah dari Yifan"
"Kau juga bisa melihat dengan mata mu, jangan menjadi gadis yang pura pura buta"
"Sudahlah, kalian ini sangat suka ribut, dari pada merenung dan ribut di sini, mari ke luar, kalian ingin melihat kota kan?"
"Apakah ini akan baik baik saja?" Lin berucap pelan,
Mereka bukan penduduk asli kota ini, mereka hanya pengunjung legal, bagai mana jika mereka tertangkap, ia tak memikirkan dirinya yang ia cemaskan kelangsungan kerajaan Yifan, bagai mana jadinya kerajaan Yifan jika putra mahkotanya jatuh sakit dan sang putri mahkota malah di tahan di penjara
"Kita datang ke sini karena undangan keluarga Ye, dan itu resmi, kita tak akan di anggap sebagai penyusup, tenang saja"
"Kau ini selalu mencemaskan hal yang tidak penting, ayo tuan, kita pergi, biarkan dia sendirian di sini dan mati kebosanan" Lie menggandeng tangan Ming Hui, dan setelahnya ketiganya bergerak untuk meninggalkan kediaman Ye
Kota kekaisaran begitu terkenal, dan selama beberapa waktu di sini mereka belum memiliki kesempatan untuk melihat lihat, dan kali ini tentu saja tak akan membuang waktu lagi
"Wow, indah sekali tuan muda, lihat lah pasar yang begitu ribut dan sangat ramai" Ucap Lie dan Lin mengagumi keindahan perayaan musim salju ini,
__ADS_1
Sepanjang jalan terdapat begitu banyak pedagang yang menawarkan berbagai jenis dagangannya, mulai dari makanan ringan, perhiasan, serta pakaian musim dingin, dan jangan lewatkan ribuan orang yang berlalu lalang di tengah keramaian hanya untuk sekedar menikmati perayaan tahunan ini
"Lihatlah itu" Ucap Lin menujukan sebuah rumah bordir yang dan begitu terang karena lentera merah dan membuat rumah bordir itu terlihat begitu indah,
Benar banyak hal yang harus di cari tahu, dan jalanan dan rumah bordir adalah sumber informasi yang akurat pada masa ini
"Silahkan tuan" Ucap seorang gadis muda yang terlihat begitu cantik,
Dan jangan lewatkan tersenyum yang begitu ramah untuk menyambut tamu yang datang, ia tersenyum pada setiap pengunjung, di lihat sekilas saja Ming Hui sudah mengetahui jika gadis cantik ini adalah pemilik rumah bordir.
"Dia tampan sekali, dia adalah tuan muda yang begitu tampan memiliki kulit yang sangat halus, gadis yang dia pilih pasti sangat beruntung" Terdengar bisik bisik para gadis di sana, menatap Ming Hui dengan tatapan memuja,
Ming Hui berjalan angkuh menuju tempat yang ia pesan, ia tersenyum puas menatap penari yang berada di panggung sana, mereka terlihat begitu indah layaknya kupu kupu yang berwarna warni yang melayang di udara, Kota Kekaisaran ini sungguh indah, begitu banyak hal menarik di dalamnya
"Tuan" Ucap gadis tadi menyapa Ming Hui yang terlihat sibuk dengan menikmati para penari itu,
Sebagai pemilik rumah bunga Si gadis tentu saja harus bersikap ramah pada pelanggan, ia berjalan perlahan untuk mendekati Ming Hui dan menuangkan anggur untuk Ming hui
Ia bahkan dapat melihat Ming Hui adalah tuan mudah yang sangat berkelas, dan pastinya tuan muda yang terlahir dari bangsawan kelas atas, hal ia tentu saja sudah begitu biasa dengan hal ini, lihatlah pakaian yang di gunakan Ming Hui yang harganya bahkan tidak main main.
"Benar, aku baru berada di kota ini beberapa hari yang lalu, rumah bunga mu begitu terkenal se Antero kota, membuat aku pendaran untuk segera mendatanginya" Ming Hui berucap dengan nada angkuh
"Ah tentu saja tuan, gadis yang ada di rumah bunga ini adalah gadis kualitas terbaik, Su yi, Min Huang, Chai Yi, Lou Ying" Gadis itu memanggil beberapa yang nampak berbincang tak jauh dari mereka,
Dan sebenarnya yang sedang mereka bincangkan adalah mengenai pengunjung baru yang tampan itu, sungguh ciptaan dewa yang sangat Sempurna, bagai mana bisa seseorang terlihat cantik dan tampan secara bersamaan,
Mereka tentu saja senang saat di panggil oleh si pemilik rumah bordir, mereka berkesempatan untuk mendekat pada si pria tampan yang dalam sekejap menjadi buah bibir di seluruh rumah bordir ini
"Layani tuan muda ini, layani tuan muda ini dengan baik dan jangan mengecewakan pelanggan, kalian pasti tau bagai mana caranya" Ucap si gadis dengan nada lembut pada para gadis pekerjanya,
__ADS_1
Sungguh keindahan dunia berada di rumah bordir ini, tempat ini memang pantas dengan gelarnya yang di juluki sebagai surga dunia yang selalu di rindukan
"Baik nona" Gadis para gadis dengan senyuman indah
Melayani pelanggan adalah keahlian mereka, tentu saja mereka akan melakukan yang terbaik, terlebih pelanggan yang satu ini begitu tampan dan mempesona, gadis mana yang bisa menolak pria kaya dan tampan seperti ini
"Tuan muda nikmatilah waktumu, saya permisi, untuk menyambut tamu lain" Ucapan si gadis dengan nada pelan dan setelahnya meninggal kan Ming Hui dengan para gadis cantik itu
"Tuan" Ucapnya dengan nada manja dan segera mengambil tempat untuk duduk di pangkuan Ming Hui, sebenarnya ia merasa sedikit geli,
Namun?, Tentu saja ia tak bisa menunjukan itu, ia akan mengorek beberapa informasi dari tempat ini, toh ini juga bukan yang pertama kali, saat di kerajaan Yifan Ming Hui bahkan sering melakukan hal seperti ini saat melakukan penyelidikan
"Gadis gadis yang sangat cantik, bunga bunga yang begitu indah dan menyegarkan mata" Ucapan Ming Hui meneguk arak yang baru saja di tuangkan oleh gadis yang di sebut Su yi,
Sedangkan gadis lainya segera mengambil tempat dan melakukan pekerjaan mereka masing masing, seperti membukakan buah menuang arak dan bahkan memijit bahunya, Ming Hui nampak sangat menikmati kota ini, Para gadis muda melayani Ming Hui dengan layanan terbaik, para gadis rumah bordir memang memiliki kinerja
"Tuan" Ucapnya dengan nada nan begitu manja dan menggoda dan dengan gerakan lembut Su Yi mengelus pipi Ming Hui,
Jika ia pria mungkin ia sudah terangsang dan langsung menerkam Su Yi saat itu juga, tapi ini lain ceritanya, ia adalah seorang perempuan,
Ia memang sangat suka di layani dan suka melihat keindahan, tapi ia adalah gadis normal yang masih menyukai pria, ia belum belok dan menyukai sejenisnya
"Eee, segera tuangkan anggur untuk ku" Ucap Ming Hui menghindar saat Lou Ying ingin mencium pipinya
Sebagai gadis penghibur mereka harus membuat pelanggan mereka bahagia, dengan begitu barulah bisa mendapatkan banyak uang dan tak mendapatkan siksaan dari pemilik rumah bunga
Jujur saja kehidupan di rumah bunga bukanlah kehidupan yang indah, pemilik rumah bunga yang kejam pada para wanita, ia bahkan tak segan memukuli para pekerja hanya karena masalah sepele
"Tuan" Ucap Lie dan Lin memberi hormat pada Ming Hui yang terlihat sangat menikmati pelayanan itu,
__ADS_1
Mengangkat tangannya meminta para gadis meninggalkan mereka, mereka gadis muda itu perlahan berdiri dari duduknya dan kembali melayani tamu tamu yang baru saja tiba.