Sang Putri

Sang Putri
Tak Ada Hasi


__ADS_3

Acara rapat sudah berlalu Ming Hui juga sudah bertindak seperti biasa, dan saat ini keduanya sedang berada di atas kereta untuk segera kembali ke kediaman


"Ming Er, kau yakin dengan keputusan yang kau buat?"


"Tentu saja paman, aku memiliki sedikit kemapuan dan hanya perlu di kembangkan, dalam beberapa bulan ini bisnis yang kamu jalani maju dengan cukup pesat, kami telah membeli kediaman, dan tak akan menganggu paman lagi"


"Ming Er, kau tak pernah menganggu paman, kedatangan mu adalah kebahagiaan, dan kepergian mu adalah hal yang paman takutkan"


"Paman, aku masih berada di sekitar kota kekaisaran ini saja, jika paman merindukan ku maka aku akan datang ke kediaman ye"


"Huh, sepertinya paman sudah tak bisa menghentikan mu lagi"


"Baiklah, paman, aku akan turun di depan sana, paman bisa melanjutkan perjalanan untuk kembali"


"Paman bisa mengantar mu sampai di depan kediaman"


"Paman, malam sudah begitu larut, jamuan kali ini pasti membuat paman sangat kelelahan, beristirahat lah dengan baik dan jaga kesehata Paman" Setelahnya keduanya berpisah


Ming Hui melangkah menyusuri kegelapan, tak butuh waktu lama ia sudah sampai di kediaman barunya

__ADS_1


Sudah layak di huni dan cukup ramai, kediaman yang indah ini miliknya, dengan begitu ia bisa lebih leluasa mengumpulkan orang untuk menyelinap ke dalam istana


"Tuan, anda sudah menyelesaikan acara jamuan?" Lin datang dengan Napan berisi semangkuk sup kelinci


"Hm, jamuan istana, masih penuh dengan para penjilat, membuat ku muak"


"Tuan, kita adalah orang istana, hal hal seperti ini tentu saja dengan mudah terjadi di"


"Hm, kau benar, sedari kecil aku sudah berada di lingkungan ini, hanya saja orang orang kota kekaisaran ini terlalu mengerikan, ia bahkan dengan mudah menyelipkan kata tajam di balik senyum indahnya"


"Orang Yuan jin  memang seperti itu, orang orang dataran tengah begitu gemulai, bahkan menjadi lahan teratai putih terbanyak di daratan ini"


"Kau benar, gadis yang berpura pura lemah dan pria yang berpura pura memiliki martabat dan etika, dan kenyataanya hanya kebohongan yang di tutupi oleh kebohongan lainya"


"Kau benar, ah, tuan, kesampingkan perihal negri Yuan jin ini, ada beberapa hal yang akan kami laporkan"


"Baiklah kalian bisa mengatakannya, kalian telah berada di istana sedari pagi, dan pastinya sudah melihat ke beberapa tempat, apa kalian temukan di istana?"


"Penjagaan begitu ketat, beberapa istana sudah di periksa, hanya tinggal beberapa istana yang belum bisa di dekati, menurut perkiraan tumbuhan itu berada di salah satu kediaman yang tersisa"

__ADS_1


"Kalian belum menemukan petunjuk apapun?, berapa tempat yang kau periksa"


"kediaman ke tiga putri dan beberapa pangeran"


"Huh, begitu sulit menemukan tumbuhan itu, karena telah di berikan harapan kita hanya bisa bekerja keras untuk menemukan tumbuhan hebat itu, aku penasaran dengan rupanya, di dunia ini, apakah tumbuhan yang berkemampuan seperti dewa itu benar benar ada?, Atau hanya bualan manusia saja"


"Tuan, kita boleh tak percaya dengan segala bualan orang orang tengah ini, namun kita harus percaya jika hanya tumbuhan itu lah  yang bisa membuat sang putra mahkota kembali terjaga"


"Kau benar, betapa sulit pun hal yang ada di depan, kita hanya bisa bekerja dengan keras mendapatkannya"


"Kami tidak bisa menjalankan tugas dengan baik, kami pantas mendapatkan hukuman"


"Sudah lah, jika tidak di temukan hari ini maka hanya perlu mencari, kalian berkata seolah aku adalah tuan yang begitu kejam"


"Ah mana mungkin tuan yang baik hati seperti tuan menjadi mahluk kejam dalam sesaat"


"Ah ia tuan, sebelumnya kami menemukan orang yang kuat, hanya saja ia sedikit tidak patuh"


"Lalu?"

__ADS_1


"Nona akan menemuinya?"


"Boleh, ayo kita lihat, tangkapan seperti apa yang kalian dapatkan sedari tadi" Ming hui dan kedua bawahan bergerak menuju tempat Yang akan di datangi


__ADS_2