Sang Putri

Sang Putri
Kau Bisa Melakukan Apapun


__ADS_3

Kereta berhenti di depan gerbang istana, Ming Hui berjalan pelan menuju aula jamuan


"Ming Er, seperti yang telah di katakan saat berada di kereta, lakukan apapun yang kau inginkan, paman akan menyelesaikan semuanya untuk mu" Tuan tua Ye berucap dengan nada pelan


Saat ini mereka telah berada di istana, umunya orang tua akan meminta anaknya untuk menjaga sikap saat berada tengah keramaian seperti ini namun berbeda dengan tuan tua Ye


Ia malah memperingatkan Ming Hui untuk menujukan sikap yang semena mena, Ming Hui di berikan akses bebas untuk melakukan apapun yang ia inginkan


"Paman kau begitu baik, Ming Er sangat menyukai sebuah kekacauan, paman bisa menghentikan ku jika menganggap aku sudah terlalu berlebihan" Ming Hui berucap dnegan nada pelan


Meskipun membuat onar adalah ke ahlinya namun saat di rencanakan dan di suruh malah terasa sedikit tak nyaman, orang tua mana yang membuat seorang anak melakukan hal sesuka hati di istana seperti ini


Selain tuan tua Ye maka tak akan ada pejabat yang berani melakukan ini, karena hal ini terlalu beresiko, jika salah bergerak maka akan menyinggung orang lain, dan jika telah menyinggung maka akan meninggalkan Maslah yang besar bagi keluarga Ye

__ADS_1


"Di istana ini kedudukan paman juga tak bisa di remehkan, selain anggota inti istana kau bebas melakukan apapun, setidaknya Ming Er bisa bertahan di balik nama paman mu ini" Tuan tua Ye berucap dengan senyuman lebar ia tak akan membiarkan keponakannya celaka karena menjadi teman belajar sang kponakan


Putra mahkota memiliki kebiasaan yang begitu menjijikan, dan ia tak ingin mengorbankan keponakannya hanya untuk menyenangkan hati iblis tak tau malu itu


"Paman, kau yang terbaik, selama bertahun tahun aku bahkan selalu bersemangat jika berurusan dengan sebuah kekacauan" Ming Hui tersenyum lebar


karena telah di berikan arahan maka ia hanya perlu bergerak sesuai yang telah di tentukan, jika tuan tua Ye mengatakan tak perlu sopan pada siapapun kecuali keluarga inti istana


"Kau ini, ah ia, ibu mu mengirimkan surat pada paman, ia mengatakan jika kau telah menyingkirkan orang orang yang berada di sisi mu?" Tuan tua Ye berucap dengan nada pelan


"Kau ini, dalam beberapa tahun kau bahkan sudah begitu dewasa"


"Paman, sedari muda kau adalah paman yang paling menyayangi ku, paman tak perlu gelisah aku bisa mengatasinya, aku tau kau ingin mengatakan jika kaisar negri ini begitu menyebalkan bukan?"

__ADS_1


Keluarga ye, memang kerabat jauh dari ayahnya, namun tuan tua Ye adalah kerabat yang selalu mengunjungi mereka setiap memiliki kesempatan


Jika pun tak memiliki waktu maka ia akan mengirimkan surat hanya untuk menanyai kabar mereka


"Cih sombong sekali" Ming Hui berkomentar saat melihat pria yang bahkan tak menghargai keberadaan Mentri ye


"Ming Er, dia adalah putra Mentri Wang, Mentri Wang adalah orang yang selalu bertentangan dengan paman, kau bisa melakukan yang kau inginkan padanya"


"Tentu saja, mahluk menjijikan ini, dunia mengatakan ia pria yang sopan dan begitu berbudaya, namun kenyataanya?, Tak lebih dari seekor rubah yang licik"


"Ah baiklah paman, Ming Er menyelesaikannya, pria angkuh seperti itu selalu di manja oleh keluarganya, dan tentu saja tak akan tahan jika mendapatkan kritikan" Ming Hui hanya bisa menyengir saja.


Namun langkah tentu saja terus membawanya menuju aula jamuan

__ADS_1


"Tuan ye, ternyata anda juga datang di acara jamuan ini"


__ADS_2