Sang Putri

Sang Putri
Pria Ini


__ADS_3

"Bagai mana keadaanya?, Sepertinya tidak memiliki kemajuan sedikit pun" Ming Hui berucap dengan nada pelan


"Saat ini masih dalam keadaan kritis, para pembunuh berhasil memukul syaraf pentingnya, meskipun tidak terlalu berbahaya namun ini membuat racun lama di dalam tubuhnya kembali pecah"


"Racun?, Racun sejenis apa?, Biasanya ia terlalu sombong, tak menyangka malah menjadi orang yang rapuh di dalam"


"Racun berada dalam tubuh tuan muda ini, sepertinya racun lama yang hanya bisa di tekan dengan obat obat langka"


"Jika langka pasti harganya mahal"


"Jika tak salah mengingat tumbuhan itu ada di kebun kediaman bandit hutan Lao"


"Jika tak terlalu menguras uang ku maka aku tak akan perhitungan, minta beberapa orang untuk mengambil tumbuhan itu"


"Baik tuan, Lan Xi segera berangkat"


"Nona Lan Xi, kau bisa menyuruh orang lain memetiknya, kau telah bekerja keras akhir akhir ini"


"Jamur Tin sulit di bedakan dengan jamur lain, Lan Xi akan pergi melihat sendiri"


"Baiklah, jika begitu, beberapa orang akan menemani mu"

__ADS_1


"Baik tuan, Lan Xi mohon diri"


Lan Xi melangkah mundur meninggalkan sang tuan


Sudah terhitung satu bulan mereka pindah ke kota, meninggalkan keheningan hutan Lao dan kembali ke hiruk pikuk di tengah kota


Ming Hui memperlakukan mereka dengan begitu baik, memperlakukan semua orang dengan sama, Ming Hui bahkan tak segan menghukum beberapa pengacau yang tak bisa menghormati orang tua dan wanita


"Pria ini, sebelumnya bersikap terlalu sombong, lihatlah?, Kesombongan tak akan membantu di saat keadaan sulit seperti ini" Ming Hui menghela nafas pelan sembari mendudukkan dirinya di samping sang pemuda


"Tuan"


"Ini adalah surat mengenai ibu ratu"


"Baiklah, kita bicarakan di tempat lain"


"Baik tuan"


Ketiganya melangkah menuju ruang baca milik Ming Hui, ia bisa menjadi orang yang begitu toleran di sini, hanya saja ia tak akan membiarkan orang lain tau identitasnya


"Tuan, keadaan ibu ratu semakin memburuk akhir akhir ini, tubuhnya terlalu lemah dan bahkan malah membuatnya hampir tumbang"

__ADS_1


"Ibu jatuh sakit, meskipun kerajaan Yifan kerajaan yang begitu makmur masih ada saja yang memupuk rasa dengki di hati, lie kau ikuti Lan Xi ke hutan Lao, beberapa tumbuhan obat ada di sana, dan setelahnya kau segeralah kembali ke kerajaan Yifan"


"Tapi tuan, Lie tidak bisa meninggalkan tuan di kota kekaisaran ini"


"Ibu membutuhkan mu saat ini, tenang saja aku masih memiliki Lin dan yang lainya, aku bisa menjaga diri ku dengan baik"


"Tapi tuan, kota kekaisaran begitu mengerikan"


"Aku bisa, kau bawalah Lao Yan ke kerajaan Yifan untuk membantu mu menyelesaikan para rubah licik itu"


"Tuan, apakah ini baik?, Lao Yan adalah seorang penjahat identitas kita akan di ketahui jika membawanya kembali ke negara Yifan?"


"Ia telah menelan bubuk penghancur jantung, jika ia berkhianat maka ia akan mati sebelum melanjutkan keinginannya, kau terlihat dekat dengannya akhir akhir ini, dan ku fikir kalian akan menjadi rekan yang cocok"


"Kau menggoda ku lagi tuan"


"Hahah, kau ini, sudahlah, segera bersiap, bawa tumbuhan itu ke negara Yifan, jangan biarkan penyakit ibu ratu di ketahui orang luar, ini akan membuat kerajaan menjadi goyah"


"Mematuhi tuan, ku harap tuan bisa menjaga diri dengan baik"


"Tentu saja, pergilah"

__ADS_1


__ADS_2