
Alangkah baiknya mengucapkan basmalah lalu kemudian berzikir dan melangkah kakinya menuju kantor
"Selamat pagi pak, perkenalkan saya Muhammad arslan"
"Selamat pagi juga, silahkan masuk"
Satu persatu diinterview lalu kemudian arslan masuk untuk dites
"Baik semua nya terimakasih sudah datang ke kakantor Merideras yang artinya kebangaan orangtua nya, nama itu diagungkan didepan tuhan nya"
"Perkenalkan saya HRD kalian namanya raisa"
"Baik"
"Puji Tuhan karena telah mengikuti tes maka tunggu hasilnya besok yah!"
Arslan pulang dari kantor itu lalu bertemu dengan suami nya delisha
"Assalamu'alaikum arslan"
"Waalaikumsalam"
"Semoga berhasil yah arslan"
"Iya, assalamu'alaikum"
Diperjalanan pulang arslan tidak menyangka akan bertemu lagi dengan herlambang yaitu suami nya delisha, ntah mengapa rasanya sakit walaupun sudah mengikhlaskan
"Assalamu'alaikum abi umi aisyah"
"Waalaikumsalam"Umi
"Abi sama aisyah kemana umi?"
"Abi nungguin aisyah, abi rasa kalau aisyah harus jaga pandangan nya dari laki-laki lain" Umi
"Nah kan kata abang juga apa"
"Sekarang aisyah sudah tumbuh dewasa, hari ini hari pertama dia halangan jadi umi ingin menjaga nya"
"Masya allah mesti harus sabar nih ngehadappi cewek pms"
"Gimana tadi abang?"
"Besok bakalan dikasih tau umi"
"Yaudah gih istirahat yang cukup"
Arslan menghampiri kamar nya lalu
"Assalamu'alaikum Arslan" Pesan amerisla
"Waalaikumsalam kenapa?"
"Sebelumnya makasih udah kasih kado yang bener-bener menurut aku istimewa tapi aku ga bisa"
"Gabisa kenapa?"
"Emm aku belum bisa belajar ngaji ataupun sholat arslan"
"Masya allah yaudah gapp nanti aku ambil lagi kalau kamu ga pake"
"Aku sebenernya pengen belajar tapi belum bisa aja"
"Kamu sudah menjadi milik orang apalagi jika nanti menjadi seorang istri, kamu harus bisa segala-galanya untuk mengajarkan anak mu nanti"
"I-iya arslan maaf yah
"Semoga kamu mendapatkan suami yang bisa menuntunmu kejalan nya allah"
Amerisla tidak membalas pesan dari arslan, begitu sakit melihat nya namun tidak diubah dengan takdir nya
04:00pm
"Assalamu'alaikum abang yuk sholat"
"Waalaikumsalam iya dek nanti abang turun"
"Iya"
"Bukannya aisyah halangan"
Setelah selesai mandi arslan turun kebawah, ternyata hanya ada umi dan juga abi
__ADS_1
"Umi tadi abang denger suara aisyah"
"Aisyah kan sudah biasa bangun jam segini bang"
"Itulah penting mendidik anak, agar belajar bangun pagi walaupun sedang haid" Abi
"Yaudah yu sholat"
Setelah melaksanakan sholat subuh dan juga makan, abi menunggu aisyah untuk diantar kesekolah
GRUB KANTOR
"Selamat pagi semuanya untuk yang kemarin diinterview selamat yah kalian lulus" Grub kantor
"Puji tuhan terimakasih pak!"
"Makasih pak"
"Iya sama-sama, nanti akan ada yang bantu kalian jadi jika saya tida ada akan digantikan pak herlambang"
"Masya allah itu kan suaminya delisha" Hati arslan
Setelah itu arslan memberitahu kepada umi abi dan juga aisyah
"Alhamdulillah tabarakakaallahhu semoga sukses yah sayang" Umi
"Alhamdulillah selamat yah bang"
"Jangan pernah tinggalkan sholat yah" Abi
"Abi umi HRD abang bahkan suaminya delisha"
"Alhamdulillah masih ada ikatan silaturahmi antara abang dan juga delisha"
"Ko bisa yah ka herlambang HRD dikantor baru nya abang"
"Ingat yah aisyah tidak boleh souzon"
"Tapi abi inikan hari pertama di kantor nya terus ujug-ujug ka herlambang jadi HRD itu kan aneh?"
"Umi tau aisyah lagi haid tapi umi gamau sampe ucapan aisyah menyakiti hati orang lain walaupun orang lain itu tidak ada disini"
"Yaudah yuk abi berangkat"
"Abang gpp pake motor kekantor?"
Kantor Merideras yang diambil dari nama amerisla dan juga anderas supaya key selalu mengingat nama keduanya yang diberikan tuhan untuk menjaga nya
"Selamat pagi semua nya"
"Pagi pak"
Herlambang usia 25 suaminya delisha sekaligus HRD nya arslan
"Perkenalkan nama saya pak herlambangherlambang"
"Baik Pak" Semua anak kantor
"Ini ruangan kalian, selamat bekerja"
Setelah nya bekerja key menghampiri ruangan itu yang menggunakan kalung salib dari amerisla
"Astaghfirullah itukan pacar nya amer"Hati arslan
"Kayanya gw kenal loh?"
"I-Iiya ini saya"
"Wah selamat yah di kantor nya gw"
"Iya pak"
"Yaudah gw mau keruangan dulu"
"Masya allah gaada yang bisa menjauhkan ikatan silahturahmi persaudaraan maupun pertemanan, ga disangka key yang memiliki perusahaan ini" Hati arslan
__ADS_1
Setelah selesai bekerja hari ini tidak ada lembur karena ini hari pertama mereka masuk kerja, arslan lalu berjalan untuk makan dan
Ada perempuan cantik dan juga istimewa sedang berjalan untuk menghampiri kantor
"Delisha?"
Delisha tidak menatapnya lalu
"Waalaikumsalam, maaf saya tidak bisa berbicara dengan laki-laki yang bukan suami saya"
Delisha melanjutkan perjalanannya tanpa memandang sedikitpun, hati arslan merasa gagal menjaga pandangannya dari perempuan lain maupun delisha
"Astaghfirullah arslan kamu ini apa-apan sih, dia kan sudah menikah" Arslan
Arslan melanjutkan perjalanan lalu pergi untuk makan siang setelah selesai makan
"Arslan kerjaan kamu bagus sekali" Key
"Makasih pak"
"Aduh slan loh kan udah kenal gw jadi gausah panggil pak"
"Bpk kan atasan saya , tidak sopan jika saya memanggilnya nama"
"Yaudah lah itu seterah kamu, kamu kan udah selesai jadi bisa pulang"
"Terimakasih pak"
Delisha menghampiri herlambang keruang kantor nya yang dilihat oleh key dan juga arslan
"Siapa perempuan itu?"
"I-itu istri nya pak herlambang"
"Astaga jadi istri nya pak herlambang seorang muslim"
"I-iya pak, emangnya bpk belum mengenal pak herlambang?"
"Bukan saya yang kenal tapi ayah mertua saya"
"Oh iya pak"
"Kamu ko bisa kenal?"
"Saya ga kenal pak, kan bpk liat sendiri perempuan itu masuk keruangan nya pak herlambang"
"Iya sih"
"Seorang perempuan muslim tidak akan bertemu laki-laki lain kecuali suaminya sendiri"
"Puji tuhan setia sekali istri nya"
"Bukan setia pak tapi itulah keindahan seorang muslim, perempuan bisa menjaga mahkota nya sehingga menemukan calon iman nya"
"Ya udah saya pergi dulu yah, kamu hati-hati"
"Iya pak"
Setelah itu arslan pergi dari kantor merideras dan bertemu amerisla
"Apa amerisla seorang muslim atau juga bukan, karena tidak mungkin seorang muslim ga pernah diajarkan mengaji maupun sholat" Hati arslan
Amerisla melewati arslan bukan karena menjaga pandangan namun tidak mengenalli arslan
"Tapi jika amerisla bukan seorang muslim mengapa dia menjaga pandangannya dari ku" Hati arslan
Setelah diperjalanan menuju rumah lalu amerisla menghampiri key
"Hai sayang"
"Astaga kamu ko ga bilang-bilang sih?"
"Ini kan kejutan dari aku untuk kamu"
"Sayang kamu tau ga?"
"Tau apa?"
"Arslan juga kerja disini"
"Oh astaga apa bener?"
"Iya sayang dia udah pulang karena kerjaan dia udah selesai"
__ADS_1
"Mengapa aku harus bertemu dengan arslan lagi, aku harus apa" Hati amerisla