
Pagi telah tiba di mana arslan membangunkan aisyah untuk melaksanakan sholat subuh namun aisyah umi dan abah sudah menunggu arslan terlebih dahulu
"Umi kenapa abang tidak dibangunkan?" Ucap arslan
"Umi tadi berusaha membangunkan abang tapi abang tidak menjawab salam umi" Ucap umi
"Abang ini susahlah bangun umi sampe cape bediri" Ucap aisyah
"Aisyah jangan bilang kaya gitu, umi faham pasti pelajaran dikampus banyak sekali" Ucap umi
"Yaudah yu sholat" Ucap abi
Mereka melaksanakan sholat berjama'ah lalu arslan mengantarkan aisyah kesekolah
"Alhamdulillah sudah nyampe" Ucap arslan
"Abang jangan lupa jemput aisyah yah" Ucap aisyah
"Abang takut pelajaran abang banyak aisyah" Ucap abang
"Ya udah abang jika telat aku akan ikut dengan teman ku" Ucap aisyah
"Alhamdulillah yaudah abang berangkat dulu yah" Ucap arslan
Setelah mengucapkan salam Arslan pergi untuk menuju kampus dan memasuki kelas
"Kapan yah gw bisa natap wajahnya arslan"
"Eh loh ngayal yah, Arslan itu punya selera yang tinggi
Bisikan dari kelas
"Astaga arslan yang kutu buku bisa populer juga" Ucap natali
"Itu karena dia udah ngobrol sama gw" Ucap amerisla
"Inget ya mer loh itu udah punya crush" Ucap natali
"Arghh tapi kapan zakson pulang ke Indonesia" Ucap amerisla
Setelah pelajaran dimulai jam makan berbunyi
TRENGGGGGGGG
"Akhirnya gw bisa makan juga!" Ucap natali
"Bentar-bentar itu sih arslan bakalan makan kan?" Ucap amerisla
"Ya kalau ga makan berati dia bawa bekel mer"
"Yaudah yu ke kantin gw harap bisa ketemu arslan"
Dikantin amerisla tidak melihat arslan sesampainya makanan sudah selesai lalu diperjalanan menuju kelas arslan berjalan ke arah kantin dengan kepala nya yang melihat kebawah
"A-arslan loh baru makan?" Ucap amerisla
Tanpa melihat nya arslan berjalan dengan cepat
"HAHA amerisla yang popularitas dicuekkin cowok ganteng!" Ketawa puas natali
"I-ih nat loh gitu seh"
"Ya makanya mer udah tau dicuekin terus masih nanya duluan"
"Gimana kalau kita ke kantin lagi?"
"Iya ayok"
Natali dan amerisla membuntuti arslan dari belakang dan setelah itu ada gadis cantik bercadar menghampiri arslan
"Assalamu'alaikum arslan"
Mendengar suara lembut wanita itu arslan mengetahui nya tanpa memandang nya
"Delishah?"
(Delishah erina azhara usia 19taun)
"Iya arslan, bagaimana dengan keadaan umi abah dan juga aisyah"
"Alhamdulillah mereka baik, bagaimana dengan mu?"
"Alhamdulillah baik"
"Nat loh denger ga yang dibicain sama mereka?"
"Boro-boro"
__ADS_1
"Aku baru tau kamu ada di kampus ini" Ucap arslan yang tidak sengaja melihat wajah delishah
"Kampus ku khusus perempuan jadi aku tidak pernah bertemu siapa-siapa, namun waktu berjalan ke kantin seperti kenal"
"MashaAllah maaf sudah melihat wajahmu tadi"
"Tidak apa, aku pamit dulu assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
"Selera arslan ternyata wanita seperti itu"
"Tunggu dulu mer, seperti agama mereka berbeda"
"Maksudnya loh?"
"Ya cewek itu islam sedang kan arslan bukan Islam"
"Bisa jadi sih soal nya cara arslan berdoa sama kaya kita"
"Iya, cinta beda agama itu sangat menyakitkan"
"Cuman gw yang bisa dapetin arslan"
"Cielah mulai lagi" Sambil pergi menuju kelas
"Eh tunggu!"
Setelah itu disekolah aisyah ada tes pelajaran agama dan cuman cralos yang tidak mengikuti pelajaran seketika itu
"Bu apa boleh saya keluar? " Ucap aisyah
"Aisyah kenapa?"
"Izinkan saya menemani cralos setelah pulang sekolah saya bisa melakukan tes ngaji"
"Baik lah aisyah saya izinkan"
Aisyah pergi keluar dan menemui cralos
"Cralos aku ada disini"
"Aisyah kamu tidak ikut belajar?"
"Aku akan belajar setelah habis pulang sekolah"
"Makasih ya aisyah"
Cralos tidak menjawab pertanyaan aisyah setelah pembelajaran selesai aisyah memulai tes nya dan cralos dijemput oleh sopir
"Mari tuan"
"Tunggu sebentar"
Setelah beberapa jam aisyah telah selesai
"Seperti nya abang masih banyak tugas disekolah"
"Aisyah sini masuk"
Aisyah masuk kedalam mobil mereka duduk berdua dibelakang dan didepan ada seekor binatang anjing
Guk Guk Guk
"Itukan suara anjing" Hati aisyah
"Kenalin aisyah ini doggy ku"
Aisyah terseyum tipis sehingga sampai rumah
"Te-terimakasih"
Aisyah langsung membuka pintu tanpa mengucapkan salam maupun memberi salam kepada orang tua nya
DOR
"Abi itu kan aisyah"
"Iya umi, seperti nya aisyah langsung masuk ke kamar"
"Kenapa ya abi, umi takut"
"Assalamu'alaikum aisyah kamu kenapa nak?"
Beberapa jam kemudian arslan pulang kerumah
"Assalamu'alaikum abi umi"
"Waalaikumsalam" Ucap umi
__ADS_1
"Umi kenapa dengan wajah umi"
"Dari tadi aisyah tidaj keluar kamar"
"Astaghfirullah, abi tidak kita dobrak?"
"Tidak abang dalam surat (HR-AL tirmidzin dari Abu Dzar Radhiyallahu'anhu, Ash-Shiha 34:63, tidak diizinkan untuk memasuki ruang tertutup tanpa izin"
Arslan mengerti apa yang diucapkan abi kemudian aisyah membuka pintu
"Aisyah" Ucap umi memeluk aisyah
"Maaf umi abi dan juga abang,aisyah tidak bermaksud untuk membuat orang panik"
"Emang nya kenapa aisyah sehingga lupa mengucapkan salam maupun memberi salam"
aisyah mencium kedua tangan orangtua nya dan juga arslan lalu menceritakan nya
"Tadi aisyah bareng sama teman aisyah tapi teman aisyah membawa seekor anak anjing"
"Jadi aisyah langsung kekamar untuk mengantikan pakaian aisyah?"
"Iya abi, karena aisyah takut ada air liur yang menempel dibaju aisyah"
"Orang Islam ko bawa seekor anjing dimana letak agamanya"
"Astaghfirullah abang, gaboleh seperti itu jika memang teman aisyah bisa menjaga nya makan diperbolehkan"
"ingat ya abang, umi sama abi tidak pernah mengajarkan kamu ataupun aisyah seperti itu"
"Agama islam ataupun memeluk agama lainnya kita harus menjaga silaturahmi kita sebagai umat islam"
"Ma-maaf abi umi"
"Aisyah tidak mengatakan perkataan yang menyakitti teman aisyah tadi?"
"Tidak umi, aisyah hanya terdiam"
"Diam itu lebih baik dari pada bicara namun bicara juga harus menjaga perkataan kita"
"Iya abi"
Setelah berbicara mereka pun makan bersama dan sesudah makan
"Bang aku tadi di jalan kaya liat teh delishah"
Mendengar hal itu wajah arslan langsung memerah
"Cie masih pengen ketemu teh delishah yah?"
"Sebenarnya tadi abang sudah ketemu delishah di kampus, dia nanya keadaan keluarga kita"
"Alhamdulillah bagaimana kabar delishah?"
"Alhamdulillah dia sudah menggunakan cadar abi"
"MashaAllah makin cantik aja teh delishah"
"Katanya tadi kamu bertemu dengan delishah?"
"A-aku salah lihat"
"Apa delishah udah menikah?"
"Abang gatau abi, tapi waktu itu delishah pernah bilang kalau abang bisa hadist al-qur'an tentang pernikahan maka delishah akan menggunakan cadar"
"Umi bertemu delishah karena delishah baik hati nya sempai abi inginkan delishah menjadi istri kamu, tetapi karena kamu belum siap dengan surat itu maka delishah menolak nya"
"Apa abang udah hapal?
"QS. Al Fathir ayat 11 tentu saja abang sudah hapal"
"MashaAllah ternyata surat yang abang belum hapal tentang pernikahan"
"Iya abi, waktu itu kan abang gapernah baca kitab cara"
"Suttt abang ada aisyah"
"Ya begitulah abi, sekarang abang sudah tau mengenal pernikahan secara islam"
"Alhamdulillah apa mau abi datang kerumah delishah"
"Seperti nya abang harus melaksanakan sholat istiqoroh biar bisa tau jodoh abang itu delishah atau bukan"
"Aisyah berharap jodoh abang teh delishah"
"Tidak boleh berharap kepada manusia, sesungguhnya jodoh itu di tangan allah"
"Abang kalau jodoh abang bukan orang muslim bagaimana?"
__ADS_1
"Abang ajak dia masuk islam karena insyaallah selain mendapatkan pahala abang juga mendapatkan barokah telah mengajar kan dia agama Islam"
Arslan selalu berdoa agar diberikan jodoh yang menurut allah itu baik sehingga lupa dengan agamanya